Ada Pohon Tumbuh di Dalam Kelas

ibu Guruku

ibu Guruku

Bulan Januari lalu ada hal yang membuat kami kaget plus senang. Di dalam kelas telah tumbuh sebatang pohon.  Daunnya yang rimbun serta batangnya yang kokoh selalu menjadi tontonan kami setiap hari. Kami selalu menantikan pohon itu berbuah. Setiap hari kami selalu memperbincangkan bagaimana bentuk buah pohon itu. Setiap hari selalu ada saja anak-anak yang berkerumun di depan pohon . Tak hanya anak-anak perempuan yang menyenangi pohon itu, anak laki-laki pun suka sekali memandangi pohon yang tumbuh di dalam kelas. Bahkan teman kami yang terkenal suka jahil, terpincut juga hatinya untuk sekedar melihat pohon itu dari kejauhan.

Berharap-harap cemas, akankah …..pohon itu berbuah……? Pasti! Demikian ibu guru kami menyakinkan bahwa suatu saat pohon dalam kelas kami itu akan berbuah. Hmmmm……Tentulah akan ranum dan manis rasanya!

Suatu hari tepatnya di hari Senin, ibu guru kami berkata: “Anak-anak pohon ini telah berbuah!” Kami pun bersorak Horeeeeee……!!!! Saling menatap dan bertanya-tanya bagaimana bentuk buahnya. Ibu guru pandai sekali mempermainkan rasa keinginan tahuan kami yang hampir meledak. Kami sudah tak sabar bu guru…..

“Baiklah. Alhamdulillah.., pohon kita ini sudah berbuah. Lihat inilah buahnya!” Bu guru memperlihatkan buah apel yang merah ke hadapan kami.
“Anak-anak, pohon ini telah menghasilkan buah. Siapakah yang telah menghasilkan buah ini? buahnya ada di sekitar kalian. Buah dari pohon ini adalah….” Bu guru berhenti sejenak. Sungguh !, hal ini membuat kami ingin segera mendengarkan lanjutannya.
“Buah dari pohon ini adalah… Sani..!” Bu guru memanggil salah seorang teman kami yang bernama Firsani yang sering kami panggil Sani. Mengapa Sani dipanggil bu guru ke depan kelas? Karena Sani adalah buah pertama dari pohon itu. Seperti yang selalu bu guru katakan pada kami bahwa pohon yang tumbuh di dalam kelas ini bernama ‘POHON KEBAIKAN’. Pohon itu akan berbuah jika kami melakukan perbuatan baik. Bu guru akan memberikan penghargaan kepada teman-teman yang selalu berbuat baik setiap hari yaitu dengan cara menggantungkang gambar buah apel yang ditulisi nama anak yang telah berbuat baik. Kini pohon itu telah berbuah…… Maka buah apel bertuliskan nama Sani tergantung pada salah satu dahan pohon kebaikan. Pohon kebaikan buatan tangan ibu guru yang ditempel di dinding kelas. Sani telah melakukan perbuatan baik yaitu membantu bu guru merapikan kursi-kursi kelas karena kata bu guru masih ada anak-anak yang lupa membereskan kursi setelah belajar. Sani lah orangnya yang dengan senang hati merapikan kursi teman-teman.

Sejak saat itu kami senang sekali menantikan saat-saat pohon itu berbuah. Ternyata bentuk perbuatan baik kami berbeda-beda. Ada yang selalu tertib saat belajar, rukun dengan teman, membuang sampah pada tempatnya dll. Dan yang lebih penting lagi, sejak saat itu kami berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan.

Ditulis oleh Ibu guru kami: Resty Rasyid

About these ads

One response to “Ada Pohon Tumbuh di Dalam Kelas

  1. haha…sebuah analogi kebaikan yg menarik ibu…mohon saran untuk kami..yg terus belajar ini.