Tips Menulis Di Saat Sedih

1315380350338834027

Bila anda sedang berada dalam situasi yang sedih dan bahkan menyedihkan, menulis dapat menjadi sarana anda untuk menumpahkan segala kesedihan. Menulis bisa menjadi semacam obat yang akan membuat kita merasakan ada orang lain yang membaca resah dan gelisah kita. Oleh karena itu, saya berikan beberapa tips menulis di saat sedih. Persis seperti anak kedua saya Berlian yang bersedih hati karena diganggu oleh kakaknya Intan.

 

Pertama, menulislah dengan deraian air mata. Bila matamu tak juga keluar air mata, mungkin irisan bawang atau cabe bisa membantumu menangis. Tetapi bila sulit juga, suruh orang lain menampar pipimu dengan kencang. Dijamin kamu akan menangis meraung-raung sesunggukan. (Sakit Ni yee…!)

Kedua, menulislah dengan menyiapkan sapu tangan. Sebab di saat itu air mata akan turun dengan sangat deras. Bila kamu tak menyiapkan sapu tangan, bisa rusak tuh laptop atau komputer pc kamu terkena oleh air matamu itu. jangan lupa kalau air matanya terlalu banyak, siapkan baskom seember, dan kamu bisa memeras air matamu itu, macam kanebo mobil saya kalau sedang mencuci mobil. Hehehe.

Ketiga, menulislah dengan hati-hati sekali. Siapkan kata-kata yang mendayu hati. Pilihlah kata yang sangat memilukan. Jangan biarkan orang lain tertawa membaca tulisanmu itu. Buatlah mereka bersedih dan menangis sesunggukan di depan komputernya masing-masing. Dengan begitu, mereka pun akan segera menyiapkan sapu tangan atau selembar tisu karena melihat tulisanmu yang menyedihkan itu.

Keempat, menulislah dengan tempat yang sangat sunyi. Di tempat yang sunyi itu, kamu bisa menuliskan deritamu. Mungkin kuburan akan menjadi tempat yang paling cocok untuk menulis di tempat sunyi. Tapi jangan kuburan yang ada di jakarta yah! Soalnya kuburan di jakarta sudah penuh sesak sama orang mati. hehehe.

Kelima, menulislah dengan seorang kawan yang bisa diajak bersedih hati. Dengan begitu kamu bisa menumpahkan segenap isi hatimu itu bersama kawan baikmu itu. Kalian akan menangis sesunggukan. Akan lebih seru bila menangisnya di kuburan yang sunyi. Dijamin, gak bakalan ada orang yang berani mendekati. Sebab mereka takut mendengar ada poconggg yang sedang menangis.

Seorang teman yang selalu menyemangati saya di saat sedih selalu menuliskan ini kepada saya:

TIDAK ADA ORANG GAGAL KECUALI ORANG ITU MEMBUKA PINTU KEGAGALAN. BIARKAN SIKAP POSITIF ANDA YANG MENENTUKAN  CARA ANDA MEMANDANG DIRI, BUKAN KEADAAN SEKITAR ATAU MASA LALU ANDA. BERKALI KITA GAGAL, LEKASLAH BANGKIT DAN CARI AKAL. BERKALI KITA JATUH, LEKASLAH BERDIRI DAN JANGANLAH MENGELUH.

Demikianlah sedikit tips menulis di kala sedih. Semoga anda semakin sedih dan menyadari bahwa kesedihan itu adalah bagian dari kebahagiaan. Sedih dan gembira adalah dua kegiatan yang akan dilalui oleh manusia. Kita lahir pasti akan menangis, dan semoga kita mati dalam keadaan tersenyum. Namun, kalau anda lahir dalam keadaan tertawa, saya yakin dokter dan bidan yang menangani anda akan lari terbirit-birit ketakutan, seraya berkata, ini anak setan ya…!!!,  hihihihi….hahhahaha…hehhehhehe….wkwkwkwkwkwk…..Gubrak!!!

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

About these ads

One response to “Tips Menulis Di Saat Sedih

  1. Iya bang, ada yang bilang jika menulis dikala hati sedih itu lebih mengena dan memiliki ruh dibanding dikala sedih (..meskipun tidak semuanya demikian). Menulis dikala sedih bisa menjadi obat sekaligus motivasi untuk bangkit dari berbagai kesempitan hidup yang sedang dialami. Semangat.. :D