Arsip Tag: labschool jakarta

Kisi-Kisi Penyusunan Soal Tes Pilihan Ganda

KAIDAH PENULISAN KISI-KISI DAN SOAL TES PILIHAN GANDA

 

A.     Kisi-Kisi Soal dan Indikator

 1.      Syarat kisi-kisi yang baik:

  1. mewakili isi kurikulum/kemampuan yang diuji
  2. komponen-komponen rinci,jelas, dan mudah dipahami
  3. soal-soalnya dapat dibuat berdasarkan indikator

2.      Syarat Indikator yang baik

  1. Memuat memuat cirri-ciri komponen yang akan diukur
  2. Memuat kata kerja operasional yang akan diukur
  3. Berkaitan dengan materi (bahan ajar) yang dipilih
  4. Dapat dibuatkan soalnya

B.     Kaidah Penulisan Soal

 1.      Kaidah Penulisan Soal Secara Umum:

  1. Petunjuk pengerjaan dan rumusan soal harus jelas  dan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
  2. Rumusan soal harus sesuai dengan indikator
  3. Butir soal tidak bergantung pada jawaban soal sebelumnya
  4. Rumusan soal tidak boleh mengandumg petunjuk (clue) kepada kunci jawaban
  5. Materi soal harus sesuai dengan jenjang/jenis pendidikan atau tingkatan kelas
  6. Rumusan sal harus mempertimbangkan tingkat kesulitan soal

2.      Kaidah Penulisan Soal Pilihan Ganda

 

a.      Materi;

  1. Butir soal harus sesuai dengan indicator
  2. Pilihan jawaban homogeny dan logis
  3. Setiap soal harus memiliki satu jawaban yang benar

b.      Konstruksi:

  1. Pokok soal dan pilihan jawaban harus di rumuskan secara jelas, singkat, padat    dan tegas
  2. Rumusan pokok soal dan pilihan jawaban hanya mencakup pernyataan yang diperlukan saja
  3. Pokok soal dan pilihan jawaban tidak mengandung pernyataan yang bersifat negatif ganda
  4. Panjang rumusan pilihan jawaban harus relative sama
  5. Pokok soal jangan memberi petunjuk kearah jawaban yang benar
  6. Pilihan jawaban sebaiknya jangan mengandung pernyataan “semua pilihan jawaban di atas salah” atau “semua pilihan jawaban di atas benar”
  7. Pilihan jawaban berbentuk angka harus di susun berdasarkan urutan kecil ke besar atau sebaliknya
  8. Gambar,grafik, tabel yang terdapat pada soal harus jelas dan berfungsi
  9. Butir soal jangan bergantung pada jawaban soal sebelumnya

c.       Bahasa:

 

  1. Menggunakan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar
  2. Bahasa yang digunakan Komunikatif
  3. Jangan menggunakan bahasa yang berlaku setempat
  4. Pilihan jawaban jangan mengulang kata atau frase yang bukan merupakan satu kesatuan pengertian

Olahraga Pagi di Sekolah Kami

Membangun School Culture melalui Olahraga.

Para siswa Berbaris rapi di lapangan
Para siswa Berbaris rapi di lapangan

Setiap hari Jum’at Pagi di sekolah kami selalu diadakan kegiatan olahraga lari pagi. Kegiatan ini telah menjadi budaya sekolah (School Culture) di tempat kami. Sebelum berlari, biasanya kami dikumpulkan dulu dalam sebuah barisan besar di lapangan upacara layaknya apel pagi. Setelah kami berbaris rapi, biasanya kami mendapatkan arahan dari pimpinan sekolah dulu, berdoa, dan baru kemudian berlari.

Sebelum berlari pagi mengelilingi kampus UNJ yang berdekatan dengan sekolah, kami berdoa terlebih dahulu. Berharap kepada Tuhan Yang Maha Esa agar merestui lari pagi dan tidak ada diantara kami yang cedera akibat terjatuh atau kecelakaan pada hari ini. Doa dipimpin oleh salah satu guru, dan setiap guru yang bertugas sebagai wali kelas diwajibkan mendampingi kelasnya masing-masing dalam berlari pagi.

Para Siswa Berdoa Sebelum Lari Pagi
Para Siswa Berdoa Sebelum Lari Pagi

Olahraga lari pagi di SMP labschool Jakarta, adalah kegiatan yang sudah menjadi tradisi sejak 40 tahun lalu. Olahraga ini sangat murah dan nyaris tanpa biaya. Sangat menyehatkan karena siswa berlari mengelilingi kampus UNJ yang asri. Meski kampus UNJ tak- se asri dan se-alami dulu, namun  lari pagi tetap memberikan kebermanfaatan tersendiri buat kami civitas akademika SMP Labschool Jakarta. manfaat yang paling terasa dari olahraga adalah tubuh menjadi sehat dan segar kembali. Itulah yang kita tanamkan kepada anak didik kami di sekolah.

Di hari itulah saatnya kita mengendurkan otak syaraf dari banyaknya mata pelajaran dengan berjoging ria. Mengeluarkan keringat dengan deras setelah berolahraga.  Maklumlah, sekolah kami adalah sekolah yang ber-AC jadi kami jarang berkeringat, terkecuali bila AC itu mati. Di situlah pentingnya kita berolahraga. Menghirup udara segar alami di pagi hari dan bersama-sama mengelilingi kampus UNJ yang masih sepi dan berharap menghirup udara pagi yang masih terasa segar.

Membangun School Culture Melalui Olahraga
Membangun School Culture Melalui Olahraga

Olahraga jum’at pagi telah membuat kami menciptakan budaya sekolah yang tetap eksis dan semakin disempurnakan. Di jum’at itulah para guru biasanya melakukan evaluasi diri dari apa yang telah kami lakukan selama minggu ini. Para guru melakukan refleksi diri dan mensharingkannya kepada para siswa.  Labschool telah berhasil Membangun School Culture melalui Olahraga.

Berlari Mengelilingi Kampus UNJ
Berlari Mengelilingi Kampus UNJ

Salam Blogger Kompasiana

Omjay

Setelah Sertifikasi, lalu Apalagi???

Kemarin banyak teman guru di sekolah saya yang tersenyum. Mengapa? Karena mereka baru saja ke ATM Bank DKI dan mendapatkan pencairan dana sertifikasi guru. Ada yang jumlahnya sepuluh juta dan ada juga yang sembilan jutaan. Tergantung dari masa kerja atau pangkat dari guru tersebut. Adapun tata aturan yang jelas tentang pemberian dana sertifikasi guru belum semua guru mengetahui.

Lanjut membaca

Pelaporan Pembuatan Buku Teks di Labschool Jakarta

100_2647Sabtu, 20 Desember 2008 di Ruang Sidang Lantai-3 Labschool Rawamangun Jakarta diadakan pelaporan pembuatan buku Teks semua pelajaran.

Dari pertemuan itu ada beberapa buku pelajaran yang sudah siap.

Pengarahan dari Penerbir Rajagrafindo

Pengarahan dari Penerbir Rajagrafindo

Semoga bulan depan tanggal 24 Januari 2008 semua buku sudah selesai semuanya.

Dibalik Cerita Pesta Blogger 2008

Terus terang baru tahun ini saya ikut pesta blogger. Tahun kemarin saya belum ikut, karena saya belum tertarik banget sama kedahsyatan blog. Saya pikir blog cuma mainan anak-anak kemarin sore yang cuma ngabisin waktu untuk curhat alias orang yang nggak ada kerjaan.

Orang yang pertama kali mengenalkan blog adalah sahabat saya di pascasarjana UNJ, bapak dedi dwitagama yang kemarin baru saja menerima penghargaan sebagai juara kedua e-Learning award dari Pustekkom Depdiknas RI. Lalu kemudian saya banyak belajar tentang blog dari para blogger favorit dan idola, seperti Mas Budi Putra yang ngajarin saya bikin blog video di acara depkominfo. Mereka inilah yang membawa saya menjadi aktif dalam dunia blog. Terima kasih Ya!

Lanjut membaca

Pesta Blogger 2008

“Blog”
Upaya Menjadi Lebih Dipercaya
Kamis, 20 November 2008 | 01:19 WIB. Sumber: Kompas Cetak

Oleh PEPIH NUGRAHA

Sederhana saja mengukur penerimaan masyarakat atas blog di negeri ini. Tahun lalu, pada Pesta Blogger 2007, jumlah peserta hanya 500 orang. Kini, ketika Pesta Blogger 2008 kembali digelar, jumlah peserta yang terdaftar mencapai 1.200 orang. Jika tidak dibatasi, jumlahnya bisa jadi di atas 2.000 orang.

Lanjut membaca

Sertifikasi Guru yang Melelahkan

 

Ketika diumumkan oleh pemerintah akan adanya sertifikasi guru dalam jabatan, para guru di sekolah diminta untuk mengumpulkan dokumen portofolio. Rasa cemas tentu saja menghantui para guru. Karena, hanya dalam waktu yang relatif singkat harus mengumpulkan data portofolio yang merupakan pencerminan hasil kinerjanya.

Mengumpulkan dokumen portofolio ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Perlu kerja keras, kerja cerdas, dan kerja tuntas. Guru sering melupakan hal-hal kecil. Mereka sering meletakkan begitu saja sertifikat yang didapatkan, baik dalam mengikuti seminar-seminar maupun pelatihan-pelatihan.

Lanjut membaca

Contoh Soal Excel Kelas 8

soal-excel

Silahkan diunduh dan dipelajari soal excel di atas. Semoga bermanfaat, dan jangan lupa memberikan komentar. Komentar terbaik akan mendapatkan kunci jawaban sekalian.

soal-internet-9

soal-internet

Silahkan diunduk dan jangan lupa kasih komentarnya yah. Komentar terbaik akan diberikan kunci jawabannya sekalian.

Sistem Pendidikan Kita Melawan Hukum Alam

Wawancara dengan Dr. Ratna Megawangi, MSc :

Sistem Pendidikan Kita Melawan Hukum Alam

Dalam pidato kenegaraan 16 Agustus 2008, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberi janji bahwa pemerintah memenuhi anggaran pendidikan 20 persen dari APBN sesuai dengan UUD 1945 hasil amendemen. Diharapkan setelah kesejahteraan guru, materi, dan infrastruktur terpenuhi, kualitas pendidikan Indonesia akan meningkat untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul.

Lanjut membaca