Ada Omjay di Kompas.com
Senang rasanya membaca berita di kompas.com. Berita omjay menang dalam lomba guru paling ngeblog yang diadakan kompasiana terpublikasikan ke penjuru dunia. Berita menyebar begitu cepatnya.
Biodata Wijaya Kusumah, S.Pd, M.Pd
Mari berbagi dan saling mengisi, silahkan mengambil isi dari blog wijayalabs asalkan menuliskan sumbernya
Wijaya Kusumah, S.Pd, M.Pd, Lahir di Jakarta, 28 Oktober 1970. Menyelesaikan pendidikan S1 di IKIP Jakarta pada Jurusan Teknik Elektro (1990-1994). Telah menyelesaikan pendidikan S2 pada Program Studi Teknologi Pendidikan (TP) Pascasarjana UNJ (2007-2010) dan akan melanjutkan pendidikan ke S3 Program Studi Teknologi Pendidikan Pascasarjana UNJ.
Sejak 1992 hingga saat ini berkarier sebagai pengajar bidang studi TIK di SMP Labschool Jakarta. Semasa kuliah di IKIP Jakarta aktif di beberapa organisasi, yaitu: Ketua Umum HMJ Teknik Elektro FPTK UNJ, Ketua HMI Komisariat FPTK IKIP JKT, Ketua Musholla ”Al Biruni” FPTK IKIP JKT, Sekretaris Senat Mahasiswa FPTK IKIP JKT, dan Kepala LP2TK IKIP JKT Bidang Software (1994-1996). Pada saat ini menjadi Sekretaris Alumni Elektro FT-UNJ (2006-2011), Kepala Humas Ikatan Pengembang Teknologi Pendidikan Indonesia (IPTPI) Pusat, Penulis Teraktif Kompasiana.com, Penasehat Komunitas Blogger Bekasi, Penasehat Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bekasi, dan Pembina Redaksi majalah ”Gema” SMP Labschool Jakarta.
Beberapa karya ilmiah yang ditulis untuk tingkat nasional adalah :
Proses Pembelajaran Internet dalam Meningkatkan Imtak Siswa (2005), Pembelajaran Berbasis ICT di Kelas Akselerasi dalam meningkatkan Imtak-Iptek secara Terpadu (2006), Peningkatan Imtak Siswa Berbasis Proses Pembelajaran Word melalui CTL & Portofolio (2007), Peningkatan Kualitas Pembelajaran Internet di Kelas Akselerasi dengan metode CTL & Penilaian Portofolio (2007), Menumbuhkan Kreativitas Menulis Siswa Akselerasi melalui Belajar Mandiri pada Pembuatan Blog di Internet (2008), Upaya Meningkatkan Minat dan Kreativitas Menulis Melalui Pengelolaan Blog di Internet (2008), Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Mengapa Guru Takut Melakukannya? (2008), Mengenal Penelitian Tindakan Kelas (2008), Yuk Kita Ngeblog! (2009), Guruku Menggapai Bintang (2010), Menjadi Blogger Handal di Era Global (2010), Internet Sehat Bikin Hebat (2011), Menjadi Guru Tangguh Berhati Cahaya (2011), Efektifitas Pemanfaatan Blog Sebagi Media Test Online (2011), Menulislah Setiap Hari & Buktikan Apa yang Terjadi (2011), dan TIK: Menulis Blog Untuk Pendidikan (2012) .
Penulis Buku paket TIK kelas 7, 8, dan 9 SMP bersama guru tim TIK Labschool Jakarta yang diiterbitkan oleh Rajagrafindo. Alhamdulillah telah banyak dipakai oleh guru TIK SMP di Indonesia melalui jalur MGMP TIK.
Motto Hidup : Kejujuran Kunci Keberhasilan dan Kesuksesan.
Email : wijayalabs@gmail.com & wijayalabs@yahoo.com
Website : http://www.wijayalabs.com
Blog internet Wijaya lainnya :
Yahoo Messenger: wijayalabs
Prestasi Ilmiah Guru:
Setiap kali memberikan materi pelatihan atau workshop, khususnya Penelitian Tindakan Kelas (PTK), Omjay selalu mempublikasikannya ke bloghttp://kompasiana.com/wijayalabs. Sebuah blog keroyokan milikihttp://kompas.com.
Beberapa Cerita dan berita yang dituliskan wijaya mengenai belajar dan berbagi ilmu PTK, Pemanfaatan TIK, dan Edupreneurship dituliskan dalam link berikut ini, yaitu:
Kumpulan Materi TIK & Blog Siswa SMP Labschool Jakarta dapat dilihat di : http://materi-tik-smp.blogspot.com/
Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Bisa dilihat juga di http://www.wijayalabs.com/about-2/

Sebagai salah satu pengajar program RSBI saya merenung. Kenapa program RSBI yang dicanangkan pemerintah gagal total? Sebuah pertanyaan yang justru saya tanyakan kepada diri saya sendiri sebagai guru.

Dalam rangka memperingati hari guru Indonesia yang jatuh pada 25 Nopember 2011, Blog pendidikan wijayalabs.com menyelenggarakan lomba atau kompetisi blog yang mengangkat tema “Peran Guru dalam Mencerdaskan Bangsa”.
Hal yang diharapkan dari lomba ini adalah para guru yang telah memiliki blog pribadi di internet dapat lebih menyadari perannya sebagai guru dan dapat ikut berpartisipasi dalam mewujudkan masyarakat berpengetahuan.
1. Persyaratan Peserta
2. Ketentuan Tulisan
Isi tulisan yang diikutsertakan minimal dapat menjelaskan:
3. Teknis Registrasi
4. Penilaian Lomba Blog
5. Hadiah Kontes Blogging atau lomba blog Wijaya Kusumah
Tiga orang pemenang utama akan mendapatkan hadiah:

6. Dewan Juri Lomba
7. Pendukung Kompetisi
8. Informasi Kompetisi blog
Info lengkap dapat mengunjungi http://www.wijayalabs.com dan contact person sebagai berikut:
Facebook : wijayalabs
Twitter : @wijayalabs
Email : wijayalabs@wijayalabs.com
Ditulis pada Pendidikan
Di-tag guru, hari guru, labschool, lomba blog, lomba guru, omjay

Kekuatan berbagi harus diajarkan kepada peserta didik. Dengan kekuatan berbagi mereka akan merasakan indahnya berbagi. Berbagi rezeki kepada orang lain di luar keluarganya. Dari berbagi rezeki itu para siswa akan memiliki empati tinggi kepada saudara-saudaranya yang ditimpa musibah atau kemalangan. Kekuatan berbagi akan membuat mereka mengerti bahwa hidup tidak sendiri. Kita harus bersedekah kepada orang lain.
Bersedekahlah saat merasa ingin bersedekah, jangan sampai merasa terpaksa. Bila saat bersedekah kita justru merasa kesal, maka akan tertanam di bawah sadar bahwa bersedekah itu tidak enak, bahkan mengesalkan. Mungkin seperti kalau kita bayar parkir kepada preman di pinggir jalan. Ada perasaan terpaksa, tak berdaya, bahkan dirampok. Bukan karena besar kecilnya nilai uang, tapi rela tidaknya perasaan saat memberikan sumbangan. Kalau sedang suntuk, tunggu sampai hati lebih riang. Memberi dengan berat hati akan memberi asosiasi buruk ke alam bawah sadar.
Bersedekahlah kepada sesuatu yang disukai sehingga hati tergetar karenanya. Mungkin suatu ketika Anda ingin menyumbang yatim piatu, di waktu lain mungkin untuk perbaikan jembatan, pelestarian satwa yang hampir punah, sumbangan untuk modal usaha bagi seorang pemula. Intinya adalah Anda sebaiknya menyedekahkan pada hal yang membuat perasaan tergetar. Setiap orang akan berbeda. Seringkali seseorang menyumbang ke tempat ibadah, tapi hatinya tidak sejalan, hanya karena kebiasaan. Menyumbang yang tak bisa dihayati tak akan menggetarkan jiwa. Itulah bersedekah dengan kekuatan berbagi.
Salah satu wujud kekuatan berbagi di sekolah kami adalah program teman asuh. Siswa yang tergabung dalam kepengurusan OSIS membuat program kerja yang bernama Teman Asuh. Di dalam program itu mereka mengumpulkan sejumlah dana atau uang untuk dibagikan kepada teman-temannya di lingkungan sekolah lain, dan lingkungan sekitar sekolah.

Teman Asuh sudah menjadi program OSIS dari masa ke masa. Mereka mengumpulkan dana dari para donatur , sponso, dan orang tua yang ingin berbagi rezeki. Lalu para pengurus OSIS itu mendistribusikannya kepada mereka yang berhak menerimanya. Merekapun langsung ke lokasi dan melihat langsung teman-teman barunya. Mereka saling berkenalan, dan memberikan langsung bantuannya kepada mereka.
Dalam kegiatan Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia (SAKSI), dilakukan juga program Bakti sosial. Para siswa diajak untuk memberikan bantuan secara langsung di lokasi acara. Biasanya kami mengadakan acara ini pusat latihan tempur TNI AD Sanggabuana Karawang Jawa Barat. Kami melaksanakan Baksos di sekitar lokasi itu. betapa senangnya penduduk di sekitar. Selain mengadakan Baksos, kami pun mengadakan pengobatan gratis, bazar murah. Kegiatan itu didukung oleh orang tua siswa yang tergabung dalam Persatuan Orang Tua Siswa dan Guru (POMG).
Kekuatan Berbagi sungguh indah sekali. Alangkah indahnya bila kita bangsa Indonesia selalu berbagi kepada sesama. Di sekolah kami para peserta didik juga dilatih untuk mampu berbagi melalui kegiatan sosial yang diberi nama Labscare. Salah satu contoh kegiatannya adalah berkunjung ke panti asuhan yang ada di sekitar rumahnya. Dengan begitu mereka akan menjadi tahu rasanya tinggal di panti asuhan, dan merekapun akan berbagi rezeki kepada teman-temannya di panti asuhan itu melalui kegiatan yang bernama Labscare.
Akhirnya, hidup ini memang luar biasa indah. Kita bisa selalu belajar dengan hidup banyak orang. Kita pun bisa membaca, menelaah, dan berkomentar. Tapi layaknya facebook, kita hanya bisa melihat dan berkomentar saja. Tapi mungkin kita tidak bisa membantu mereka lebih jauh, karena setiap kita ternyata sibuk untuk mengupdate hidup kita masing masing. Maka marilah kita berbagi, menolong yang harus ditolong, dan menggunakan etika dalam bergaul dengan sesama. Allah pasti mendengar doa doa kita. Pasti!
Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Semoga di saat-saat anda membaca tulisan saya ini, anda dalam keadaan sehat dan senantiasa sukses dalam mengemban amanah dari Allah Tuhan yang Maha Perkasa. Semoga pula hari-hari anda senantiasa diliputi kebahagiaan bersama keluarga tercinta.
Ditulis pada Blogroll
Di-tag internet sehat, kebebasan berekspresi, kebebasan berekspresi di internet, labschool, omjay

Bahagia rasanya bisa bertemu langsung dengan menteri pendidikan nasional (Mendiknas) Prof. Dr. Muhammad Nuh. Beliau masih menyempatkan diri bertemu dengan kami para guru di sela-sela kesibukan beliau. Sungguh sebuah kebahagiaan yang tak ternilai bertemu langsung dengan pak mendiknas di kongres IGI, Kamis, 23 Juni 2011 yang menginspirasi para guru di Indonesia untuk maju.

Setiap kali menghadiri acara wisuda atau pelepasan siswa SMP Labschool Jakarta, ada keharuan yang menerpa diri ini. Keharuan yang hadir dari dalam jiwa ketika melihat mereka menyelesaikan studinya selama 3 tahun. Bahkan ada yang selesai 2 tahun bagi mereka yang mengikuti program akselerasi.
Di Grand Ballroom klub kelapa gading Jakarta Utara saya menyaksikan mereka begitu bahagia. Apalagi ketika Prof. Arief Rachman memberikan sambutan yang menggairahkan hadirin yang hadir dalam Wisuda SMP Labschool Jakarta tahun pelajaran 2010-2011.

Acara yang dibuka dengan kesenian karawitan anak-anak ekskul karawitan begitu indahnya. Seiring dengan suara gamelan yang mendayu hati. Saya pun terpesona dengan penampilan mereka. Budaya jawa dan Indonesia seolah menyatu menjadi satu.
Persembahan demi persembahan mengalir bagi air, dan membuat saya salut kepada mereka yang pintar bermain musik dan menyanyi dengan suara merdu. Itulah hebatnya anak sekarang. Mereka bukan hanya cerdas di bidang akademik saja tetapi juga cerdas di bidang non akademik. saya terpukau oleh penampilan mereka di atas panggung acara.



Laporan kelulusan yang dilaporkan pimpinan sekolah membuat para orang tua bertepuk tangan. Mereka lulus 100 persen dengan nilai yang sangat membanggakan. Saya terharu dengan prestasi siswa SMP Labschool Jakarta yang membanggakan ini. Puas rasanya mendidik mereka dan orang tuapun puas kepada pelayanan sekolah yang luar biasa. Ada 151 siswa yang mendapatkan nilai 10 dari seluruh mata pelajaran yang ada.
Pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi diumumkan dan ada 3 orang siswa yang mendapatkan nilai tertinggi. Nisrina mendapatkan peringkat satu dan namanya berhak dicantumkan dan terukir indah dalam prasasti sekolah. Sungguh bahagia dan mengharukan melihat prestasi mereka yang membanggakan.

Lagu terima kasih guruku yang mereka nyanyikan membuat kami para guru terharu. Rasanya waktu begitu cepat berlalu. Kini kami harus melepas mereka untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.
Selamat jalan anakku sayang. Kembangkan semangat untuk membuat indonesia bangga dengan dirimu. Kayuhlah pengetahuan sebanyak mungkin, dan amalkan untuk kebermanfaatan orang banyak.
Akhirnya, wisuda SMP Labschool Jakarta di Grand Ballroom klub kelapa gading yang mengharukan telah membuat saya sebagai salah satu guru mereka merasakan kebahagiaan. Kebahagiaan seorang guru yang telah mendidik mereka dengan penuh cinta dan kasih sayang. Selamat menempuh sekolah baru dan carilah ilmu sampai akhir menutup mata.
Salam blogger persahabatan
Omjay
Ilustrasi/Admin (Shutterstock)Jum’at 10 Juni 2011 sekitar pukul 08.00 pagi saya mengikuti kegiatan yang diadakan oleh POMG SMP Labschool Jakarta. Mereka mengundang bapak Hindra Gunawan untuk memberikan materi mendidik anak dengan cinta. Bagus sekali materinya, sayangnya saya tak sampai selesai mengikutinya karena harus mengajar di kelas 8C.