Arsip Tag: smp

Deklarasi Sekolah Damai di DKI Jakarta

Hari masih sangat pagi. Namun di sekolah Labschool Jakarta sudah ramai sekali. Banyak pelajar dari sekolah lain sudah datang ke sekolah kami untuk mengikuti kegiatan deklarasi sekolah damai di smp-sma Labschool Jakarta. Ratusan pelajar berkumpul di ruang auditorium lantai 3 Labschool Jakarta. Pagi ini Kamis, 4 Oktober 2012 mereka bertekad untuk mewujudkan sekolah damai tanpa tawuran di antara pelajar.

13493136621100409102
Deklarasi Sekolah Damai di Labschool Jakarta (Dok: Pribadi)

Deklarasi ini dihadiri langsung gubernur DKI Jakarta, Dr. Ing. H. Fauzi Bowo atau biasa disapa Bang Foke. Beliau bersama jajarannya dari dinas pendidikan DKI Jakarta sudah hadir di sekolah kami tepat pukul 07.00 wib. Nampak hadir di atas panggung kepala dinas pendidikan DKI Jakarta, bapak Dr. Taufik Yudi, dan penasehat labschool, bapak Prof. Dr. H. Arief Rachman, M.Pd.

1349313925804927462
Pak Arief, Pak Karjo, Ibu Indira, pak taufik, dan Jajaran pejabat di lingkungan Pemda DKI Jakarta

Deklarasi sekolah damai dilakukan untuk mewujudkan sekolah damai tanpa tawuran. Menjunjung tinggi kedamaian, menghargai perbedaan, dan menjaga ikatan persaudaraan di antara sesama pelajar. Kita berharap, sudah tidak ada lagi tawuran antar sekolah di jakarta. Minimal, terjadinya tawuran dapat diminimalisasi agar tidak terjadi karena dapat diselesaikan secara damai. Tak ada lagi balas dendam dan sakit hati karena sekolahnya diejek atau dihina. Kita semua menjaga agar tak saling menjelekkan antar sekolah. Itulah awal dari pemicu tawuran di natara para pelajar yang terkadang menjadi “dosa” warisan.

13493145731903774548
Deklarasi Sekolah damai yang dibuka oleh Ceramah pak Arif rachman

Belakangan ini tentu kita sangat sedih karena sudah banyak korban berjatuhan akibat tawuran antar pelajar. Saling serang dan saling serbu antar sekolah seringkali terjadi dan meninggalkan duka di antara kedua belah pihak. Hal yang lebih menyedihkan adalah mereka yang tidak ikutan tawuran malah menjadi korbannya. Oleh karena itu, semua yang hadir dalam deklarasi sekolah damai bertekad untuk mencari kawan dan bukan lawan. Pelajar yang hadir bertekad untuk menjaga kedamaian dalam ikatan persaudaraan. Kita semua adalah bersaudara. Harus saling cinta saling menyayangi.

13493148261792211804
Bang Foke memberikan sambutan dan arahannya di acara deklarasi sekolah damai

Pelajar harus bersatu, dan bukan berkelahi. Pelajar harus berprestasi, dan bukan tawuran di jalanan. Pak Fauzi Bowo atau Bang Foke dalam sambutannya langsung meminta para pelajar mendeklarasikan apa yang ingin mereka sampaikan. Sungguh sangat luar biasa sekali isi deklarasinya, dan saya uploadkan semua fotonya di facebook Omjay di sini.

134931550811448294
salah Seorang pelajar dari Perwakilan 18 Sekolah di jakarta membacakan piagam deklarasinya

salam Blogger persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Wisuda SMP Labschool Jakarta yang Mengharukan

13083955162024233659
Wisuda SMP Labschool Jakarta di Klub Sport Kelapa gading

 

Setiap kali menghadiri acara wisuda atau pelepasan siswa SMP Labschool Jakarta, ada keharuan yang menerpa diri ini. Keharuan yang hadir dari dalam jiwa ketika melihat mereka menyelesaikan studinya selama 3 tahun. Bahkan ada yang selesai 2 tahun bagi mereka yang mengikuti program akselerasi.

Di Grand Ballroom klub kelapa gading Jakarta Utara saya menyaksikan mereka begitu bahagia. Apalagi ketika Prof. Arief Rachman memberikan sambutan yang menggairahkan hadirin yang hadir dalam Wisuda SMP Labschool Jakarta tahun pelajaran 2010-2011.

 

 

13083957472020118795
Prof. Arief Rachman, M.Pd Memberikan Sambutannya

Acara yang dibuka dengan kesenian karawitan anak-anak ekskul karawitan begitu indahnya. Seiring dengan suara gamelan yang mendayu hati. Saya pun terpesona dengan penampilan mereka. Budaya jawa dan Indonesia seolah menyatu menjadi satu.

Persembahan demi persembahan mengalir bagi air, dan membuat saya salut kepada mereka yang pintar bermain musik dan menyanyi dengan suara merdu. Itulah hebatnya anak sekarang. Mereka bukan hanya cerdas di bidang akademik saja tetapi juga cerdas di bidang non akademik. saya terpukau oleh penampilan mereka di atas panggung acara.

 

1308395987599764797
Penampilan Wisudawan yang Memukau

 

13083960831413392634
Penampilan Wisudawan yang Memukau dengan alat Musiknya

 

1308396195989000239
Suara Mereka yang Merdu Membuat Hadirin Semakin Mempesona

 

Laporan kelulusan yang dilaporkan pimpinan sekolah membuat para orang tua bertepuk tangan. Mereka lulus 100 persen dengan nilai yang sangat membanggakan. Saya terharu dengan prestasi siswa SMP Labschool Jakarta yang membanggakan ini. Puas rasanya mendidik mereka dan orang tuapun puas kepada pelayanan sekolah yang luar biasa. Ada 151 siswa yang mendapatkan nilai 10 dari  seluruh mata pelajaran yang ada.

Pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi diumumkan dan ada 3 orang siswa yang mendapatkan nilai tertinggi. Nisrina mendapatkan peringkat satu dan namanya berhak dicantumkan dan terukir indah dalam prasasti sekolah. Sungguh bahagia dan mengharukan melihat prestasi mereka yang membanggakan.

 

 

1308396520506073918
Wisudawan SMP Labschool Jakarta

Lagu terima kasih guruku yang mereka nyanyikan membuat kami para guru terharu. Rasanya waktu begitu cepat berlalu. Kini kami harus melepas mereka untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi.

Selamat jalan anakku sayang. Kembangkan semangat untuk membuat indonesia bangga dengan dirimu. Kayuhlah pengetahuan sebanyak mungkin, dan amalkan untuk kebermanfaatan orang banyak.

Akhirnya, wisuda SMP Labschool Jakarta di Grand Ballroom klub kelapa gading yang mengharukan telah membuat saya sebagai salah satu guru mereka merasakan kebahagiaan. Kebahagiaan seorang guru yang telah mendidik mereka dengan penuh cinta dan kasih sayang. Selamat menempuh sekolah baru dan carilah ilmu sampai akhir menutup mata.

 

Salam blogger persahabatan
Omjay

http://wijayalabs.com

 

Pentingnya Sebuah Pendidikan Dibahas Mahasiswa BEM UNJ

Sabtu, 14 Mei 2011 saya diminta oleh Mahasiswa untuk memberikan materi Urgensi Pendidikan di Gedung N Kampus A Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Mereka tergabung dalam sebuah organisasi yang bernama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNJ. Sekitar 30 orang Mahasiswa menghadiri acara ini. saya diminta bicara oleh mereka dari Pukul 13.00 WIB s.d. 15.00 WIB.

1305458680188590860

Kegiatan yang bernama Pra Training For education Reform adalah kegiatan yang telah diprogramkan oleh BEM UNJ. TEMA besar kegiatan ini adalah:

“MEMBANGUN KEPEDULIAN KRITIS TERHADAP PENDIDIKAN INDONESIA”

Muatan Materi  (TOR) yang diminta oleh panitia BEM UNJ ini adalah:

  1. Permasalahan pendidikan Indonesia.
  2. Peranan serta pentingnya pendidikan terhadap kemajuan bangsa Indonesia.
  3. Solusi untuk masalah-masalah pendidikan.

Terus terang ketika dipercaya untuk memberikan materi ini, saya merasa cocok dengan apa yang saya alami, dan materi ini pernah saya tuliskan dalam berbagai blog saya di internet, khususnya di http://kompasiana.com/wijayalabs. Anda bisa membacanya di sini.

Ketika diberikan kesempatan berbicara dihadapan para mahasiswa, saya pun langsung membagi mereka dalam kelompok-kelompok diskusi. Saya membagi mereka ke dalam 6 kelompok yang terdiri dari nama-nama binatang. Ada bebek, anjing, ayam jago, singa, monyet, dan keledai.

1305459046750765032

Mereka saya minta berdiskusi tentang masalah pendidikan saat ini, pentingnya pendidikan untuk kemajuan bangsa, dan contoh pendidikan yang ideal menurut mereka.

Hasil dikusi mereka sungguh luar biasa. Saya terkesima dibuatnya. mereka adalah para Mahasiswa yang cerdas menangkap apa yang terjadi dalam dunia pendidikan kita saat ini. Permasalahan demi permasalahanpun diungkapkan dengan lancar.

Seru banget hasil diskusinya. Saya mendengar secara langsung dari mereka begitu banyak permasalahan pendidikan dihadapi bangsa ini.  Terutama masalah RSBI yang biayanya mahal, dan tidak berpihak kepada rakyat kecil.

Masalah Ujian Nasional (UN) yang belum berkeadilan juga dibahas oleh teman-teman mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UNJ ini.  Mereka mengatakan bahwa UN sudah banyak menimpa korban, dan perlu dicari alternatif lain agar UN menyenangkan semua pihak.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Ketika Guru Melek Internet. So what Gitu Loh!

Ketika Guru Melek Internet, So what Gitu Loh!

Ketika banyak guru melek internet ada perasaan bangga di dalam hati. Setidaknya sudah semakin banyak guru yang akan menjadi pemandu. Pemandu bagi para peserta didiknya. Setidaknya, guru dapat memperhatikan peserta didiknya yang sedang online, dan mengarahkannya ke arah yang positif.

  Lanjut membaca

Liputan Worskshop Creative Writing & Edupreneurship di IGI Bandung

13030571031525335090

Senang sekali bisa menjadi nara sumber di  Workshop Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bandung, Jawa Barat. Lebih senang lagi karena saya bisa berduet kembali dengan pak Dedi Dwitagama, guru ngeblog saya yang menginspirasi. Berkat bertemu beliaulah saya menjadi rajin ngeblog dan banyak menulis. Baik menulis di media online maupun offline.

Lanjut membaca

Ujian Nasional Tidak Menyeramkan

1302820629298217114

Kamis, 14 Februari 2011, saya diminta untuk menjadi nara sumber motivasi UN oleh ibu Nunung Widianingsih. Beliau meminta saya memberikan motivasi kepada seluruh siswa kelas XII SMKN 31 Jakarta Pusat. Senin, 18 April 2011 mereka akan menempuh ujian nasional (UN), dan mereka perlu diberikan pembekalan agar mengikuti UN dengan suasana menyenangkan. Mereka harus diarahkan agar UN menjadi sangat menyenangkan, dan mendapatkan nilai UN dengan sangat memuaskan.

Lanjut membaca

Terima Kasih Tukang Tambal Ban

Hari masih pagi. Aku jalankan sepeda motorku seperi biasa menuju sekolah. Tapi, ditengah jalan motorku oleng. Rupanya ban bagian belakang kempes. Mungkin terkena paku pikirku.

Kuhentikan suara mesin motorku. Aku mulai celingak-celinguk mencari tukang tambal ban yang biasa mangkal di pinggiran jalan.

Sudah hampir sekilo kuberjalan, belum juga kutemui ada tukang tambal ban yang buka di pagi hari. Aku terus berjalan menyusuri jalan pemuda Rawamangun.

Alhamdulillah, kulihat dari jauh ada tukang tambal ban yang sudah buka. Kulihat ada sebuah motor yang sedang ditambal ban belakangnya. Aku pun gembira menemukan tukang bengkel yang kucari. Rasa lelahku seolah hilang setelah bertemu tukang tambal ban.

Kuberikan motorku untuk diperiksa. Ada paku besar menempel di bagian ban belakang motorku itu. Dengan cekatan, tukang tambal ban itu mengambil pakunya. Ban dalam motorkupun langaung ditambalnya.

Terima kasih tukang tambal ban. Aku berhutang jasa kepadamu. Kalau saja kau tak ada. Aku akan menderita mendorong motorku. Semoga rezekimu semakin berambah setiap harinya, dan kudoakan agar banyak motor yang mampir di tempat ban tambalmu yang mobile.

salam blogger persahabatan
omjay

http://wijayalabs.com

Cara Baru Menulis Efektif (New Version)

Cara Baru Menulis Efektif Ala OmjayCara Baru Menulis Efektif Ala Omjay

Banyak orang bingung untuk menulis, khususnya menulis yang efektif. Bagi saya yang sudah menjadi seorang blogger, menulis efektif itu ada caranya. Caranya sangat berbeda dari kebanyakan orang. Saya menyebutnya cara baru menulis efektif. Mau tahu caranya?

Lanjut membaca

Rabun Membaca Lumpuh Menulis

1301577424273255918

Rabun Membaca Lumpuh Menulis. Kalimat itu muncul ketika saya bertemu langsung dengan pak Taufik Ismail. Waktu itu kami semua berkumpul di stasiun TVRI Pusat Jakarta yang sudah terlihat kumuh. Kami dikumpulkan untuk mengikuti siaran langsung pengumuman pemenang lomba naskah buku pengayaan tingkat nasional tahun 2009. Lomba itu diadakan oleh Pusat Perbukuan kemendiknas, yang kini sudah dibubarkan. Kami bangga pada saat itu, karena akan banyak penonton dari daerah yang mungkin akan menonton acara TVRI. Namun kebanggaan itu nampaknya hanya tinggal kenangan manis, sebab sampai detik ini 54 buku pengayaan yang terpilih belum juga dicetak.

Lanjut membaca

Bisakah Kita Menulis Sebelum Tidur?

1301419035743851046

Pertanyaan dari judul yang saya tuliskan di atas sebenarnya bukan untuk anda, tetapi untuk diri saya sendiri. Saya bertanya kepada diri saya, apakah bisa komitmen menulis sebelum tidur? Sebab tantangan dan rintangannnya amat berat. Seberat badan saya yang sudah semakin berat karena sudah lebih dari 100 kg. Pak Supardi pun tertawa melihat tubuh saya yang semakin tambun.  Coba saja lihat ! Wajahnya tersenyum kepadaku, dan juga kepadamu. Mungkin kepada kita semua.

Lanjut membaca