Rangkuman Photoshop

Tutorial Adobe Photoshop 7.0

Rachmad Hakim Sutarto

hakim@madvis.com

http://hakim.madvis.com

Lisensi Dokumen:

Copyright © 2003 IlmuKomputer.Com

Seluruh dokumen di IlmuKomputer.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari IlmuKomputer.Com.

PENDAHULUAN

Adobe Photoshop™ merupakan salah satu program pengolah gambar standar profesional. Tutorial dalam artikel ini bertujuan untuk memperkenalkan fungsi penting yang disediakan oleh Adobe Photoshop. Dengan latihan-latihan di bagian akhir, diharapkan pembaca lebih mudah memahami dan mempraktekkan teori yang ada. Semoga bermanfaat …

Dalam proses manipulasi gambar, pada dasarnya Photoshop digunakan untuk melakukan tugas-tugas berikut:

1. Membuat tulisan dengan efek tertentu.

Kelebihan Photoshop adalah mampu membuat tulisan dengan bermacam-macam karakteristik.

2. Membuat tekstur dan material yang beragam.

Dengan langkah-langkah tertentu, seorang designer bisa membuat gambar misalnya daun, logam, air, dan bermacam gambar lainnya.

3. Mengedit foto dan gambar yang sudah ada.

Manipulasi yang bisa dilakukan antara lain: mengubah posisi gambar, mengatur pencahayaan, komposisi warna, menyambung gambar, menambah border (frame) dan efek-efek lainnya.

4. Memproses materi web.

Photoshop juga digunakan untuk keperluan web, misalnya: kompresi file gambar agar ukurannya lebih kecil, memotong gambar kecil-kecil (slice), dan membuat web photo gallery. Dengan Adobe Image Ready™, gambar yang sudah ada bisa dibuat untuk keperluan web, misalnya menjadi rollover dan animasi GIF. Untuk keperluan tersebut, anda bisa menggunakan Macromedia Fireworks™ di samping Adobe Image Ready™.

MENGENAL GAMBAR BITMAP

Suatu foto atau gambar bisa direpresentasikan dengan format bitmap dalam ribuan titik <pixel>

warna-warni yang membentuk suatu pola. Pada file bitmap dikenal dua istilah penting, yaitu :

1. Resolusi atau jumlah titik persatuan luas, yang akan mempengaruhi ketajaman dan detil file bitmap. Biasanya dinyatakan dalam satuan dpi (dot per inch).

2. Intensitas atau kedalaman warna, yang akan menentukan kualitas warna gambar secara keseluruhan. Biasanya dikenal istilah 256 warna, high color, true color, gradasi abu-abu (grayscale), serta hitam-putih (black & white).

MENGENAL PERALATAN PHOTOSHOP

1. Toolbox (Window | Tools)

Untuk membuat atau mengedit gambar tentu dibutuhkan peralatan yang memadai. Toolbox dalam Photoshop berisi sekumpulan tool yang sering dipakai dan masing-masing mempunyai fungsi berbeda.

2. Option Bar

Setiap tool (alat) pada toolbox mempunyai setting yang bisa diubah sesuai dengan kebutuhan. Untuk itu disediakan Option Bar (Window | Options). Berikut contoh option bar untuk Rectangular Marquee Tool .

Dengan option bar pada contoh di atas, anda bisa mengganti setting misalnya memilih seleksi yang akan diterapkan:

• Membuat seleksi baru

• Menggabungkan seleksi yang sudah ada dengan seleksi yang akan dibuat

• Mengurangi seleksi yang sudah ada dengan seleksi yang akan dibuat, dll

3. Palet

Palet digunakan sebagai perangkat bantu sehingga gambar bisa diedit lebih mudah dan cepat.

Palet yang ada pada Photoshop, antara lain: Navigator, Info, Color, Swatches, Styles, History, Actions, Layers, Channels, Paths, Paragraph, Tool Preset dan Character. Marquee tool (M), Lasso tool (L), Cropping tool (C), Healing tool (J), Stamp tool (S), Eraser tool/penghapus (E), Tool pengolah fokus (R), Pathcomponent, Selection tool (A), Pen dan Paint tool (P), Notes dan Audio Annotation tool (N), Hand tool (H), Foreground color, Default colour (D)

Pilihan mode normal

Digunakan untuk mengatur tampilan window:

Drag (geser) untuk memindah-mindah toolbox, Move tool (V), Magic wand tool (W) untuk seleksi, Slice tool (K), Paintbrush dan pencil tool (B), History brush tool (Y), Gradient dan paint bucket tool (G), Photography tool (O), Type tool (T), Shape tool (U), Eye dropper, Color sample, Measure tool (I), Zoom tool (Z), Menukar (switch) antara warnaforeground dan background (X)

OPERASI DASAR DENGAN PHOTOSHOP

Hasil manipulasi gambar yang bagus pada dasarnya dibuat dengan melakukan operasi-operasi dasar dalam urutan tertentu. Berikut adalah beberapa operasi dasar yang sering digunakan:

1. Seleksi, digunakan untuk memilih area gambar yang akan diedit. Dengan demikian, manipulasi yang dilakukan pada gambar hanya akan berpengaruh pada bagian yang diseleksi saja.

  • Marquee Tool: Rectangular (seleksi berbentuk persegi panjang)
  • Elliptical (seleksi berbentuk elips dan lingkaran), Single Row (seleksi satu baris dengan tinggi satu pixel) dan Single Column (seleksi satu kolom dengan lebar satu pixel)
  • Magic Wand Tool , membuat seleksi otomatis pada gambar berdasarkan keadaan warna gambar itu sendiri. Bagian gambar yang mempunyai warna sama (atau hampir sama) akan diseleksi.
  • Lasso Tool membuat seleksi berdasarkan gerakan mouse.
  • Polygonal : seleksi segi banyak.
  • Magnetic : seleksi berdasar gerak mouse dikombinasikan dengan warna pada gambar.
  • Mask, channels dan path, digunakan untuk memanipulasi seleksi lebih lanjut (menyimpan seleksi, meload seleksi, seleksi dengan gradasi, dll).
  • Guide, Grid dan Ruler, digunakan agar seleksi lebih mudah dibuat dan mempunyai keakuratan yang tinggi.

2. Menulis, digunakan untuk membuat tulisan pada gambar. Anda bisa menggunakan Type Tool horizontal (tulisan mendatar), vertical (tulisan vertikal), horizontal mask (seleksi dengan bentuk tulisan mendatar), dan vertical mask (seleksi dengan bentuk tulisan vertikal). Untuk memanipulasi huruf dan paragraf lebih lanjut, Anda bisa menggunakan palet Character dan Paragraph.

3. Menggambar, digunakan untuk menggambar.

  • Pencil Tool , menghasilkan gambar seperti goresan pensil.
  • Brush Tool , menghasilkan gambar kuas. Pilihan air brush pada option bar membuat brush tool berfungsi seperti cat semprot. Penerapannya pada suatu tempat secara terus menerus mengakibatkan warna semakin banyak (menyebar) sampai pada titik jenuh (tidak ada perubahan lagi). Ukuran dan bentuk kuas dapat diubah melalui option bar.
  • History Brush Tool dan Art History Tool , menghasilkan gambar bentuk kuas dikombinasikan dengan history (langkah sebelumnya)
  • Menggambar bentuk tertentu; Rectangle Tool (persegi panjang) , Rounded Rectangle
  • Tool (persegi pangang dengan sudut tumpul) , Ellipse Tool (lingkaran dan elips)
  • Polygon Tool (segi banyak), Line Tool (garis), dan Custom Shape Tool (bentuk kompleks).
  • Path : menggambar kurva vektor (bukan bitmap) baik terbuka ataupun tertutup. Bentuk path bisa dimodifikasi lebih lanjut dengan mengubah posisi dan arah segmen dan kait.

4. Pewarnaan, digunakan untuk meramu warna.

  • Gradient Tool , memberi warna gradasi pada gambar. Warna yang digunakan bisa diedit melalui option bar
  • Paint Bucket Tool , bisa memberi warna atau pattern/pola pada gambar

5. Perpindahan, digunakan untuk memindahkan gambar atau bagian yang diseleksi. Bisa dilakukan dengan tombol panah pada keyboard dan move tool.

6. Transformasi, digunakan untuk mengubah posisi, ukuran atau bentuk gambar. Modifikasi yang bisa dilakukan melalui menu Edit | Free Transform atau Edit | Transform antara lain:

  • Scale, mengubah besar skala/ukuran gambar
  • Rotate, memutar gambar
  • Skew, pergeseran. Misalnya mengubah bujur sangkar menjadi jajaran genjang
  • Distort, kombinasi antara skew dan scale
  • Perspective, sebagai contoh membuat bujur sangkar menjadi segitiga sama kaki atau jajaran genjang
  • Flip, mencerminkan gambar baik secara horizontal maupun vertikal

7. Cropping, digunakan untuk mengubah gambar berupa memotong ataupun memperluas areanya. Selain itu bisa ditentukan resolusi, panjang dan lebar gambar yang baru pada hasil cropping. Dilakukan dengan Crop Tool .

8. Duplikasi. Digunakan untuk menduplikat gambar atau pola.

  • Clone Stamp Tool digunakan untuk menduplikasi area tertentu pada gambar
  • Pattern Stamp Tool digunakan untuk menduplikasi pola pada gambar. Pattern adalah pola (berupa gambar kecil) yang disusun secara berurutan menghasilkan gambar yang lebih besar.

9. Memperbaiki gambar, digunakan untuk menghilangkan atau mengganti bagian tertentu gambar yang tidak diinginkan.

  • Patch Tool : mengubah bagian tertentu pada gambar dengan gambar lain
  • Healing Tool : mengubah bagian tertentu pada gambar dengan gambar lain. Kelebihannya dari patch tool adalah kemampuan untuk menyesuaikan gambar baru (tekstur, pencahayaan dan bayangan) dengan lingkungan.

10. Menghapus, digunakan untuk menghapus bagian tertentu gambar.

  • Eraser Tool menghapus
  • Background Eraser Tool menghapus gambar background
  • Magic Eraser Tool , menghapus dengan melakukan seleksi secara otomatis

11. Efek ketajaman dan Smudge.

  • Blur Tool , dipakai untuk mengaburkan gambar.
  • Sharpen Tool , dipakai untuk menambah ketajaman gambar.
  • Smudge Tool , dipakai untuk memberi efek smudge (seperti terkena gosokan tangan).

12. Efek fotografi.

  • Dodge Tool , digunakan untuk mengatur pencahayaan agar lebih terang.
  • Burn Tool , digunakan untuk mengatur pencahayaan agar lebih gelap.
  • Sponge Tool , digunakan untuk mengatur tingkat saturasi pada gambar.

13. Slice Tool , digunakan untuk memotong gambar menjadi bagian yang lebih kecil. Sering dipakai untuk membuat layout table pada halaman web.

14. Mengatur pencahayaan dan warna pada gambar lebih lanjut. Hal ini bisa dilakukan melalui menu Image | Adjustments.

FUNGSI TAMBAHAN PADA PHOTOSHOP

1. Perangkat bantu, membantu dalam manipulasi gambar dengan Photoshop, antara lain:

  • Palet Navigator, membantu navigasi pada gambar yang besar.
  • Palet Info, menampilkan informasi yang sering dibutuhkan.
  • Zoom Tool, memperbesar atau memperkecil tampilan gambar.
  • Hand Tool, scrolling pada gambar.
  • Color Sample Tool , melihat nilai warna pada suatu daerah (titik).
  • Eye Dropper Tool , menentukan warna background dan foreground toolbox.
  • Measure Tool , mengukur jarak dan sudut.
  • Palet file browser, membrowse (melihat-lihat) file yang akan dibuka/diedit
  • Palet tool preset, menyimpan konfigurasi option bar. Untuk meload kembali tinggal klik dan onfigurasi option bar langsung berubah ke nilai yang telah disave (disimpan sebelumnya).
  • Workspace, menentukan letak tool-tool pada Photoshop. Untuk menyimpan dan meload kembali worspace gunakan menu Window | Workspace.

2. Layer, adalah lembaran-lembaran bertumpuk yang membangun sebuah gambar (file dengan ekstension .PSD). Gunakan palet layers untuk mempermudah mengedit file dengan layer. Ada beberapa jenis layer, antara lain:

  • Layer normal (raster), adalah layer yang biasa digunakan untuk manipulasi biasa.
  • Type layer, adalah layer pada teks (tulisan).
  • Shape layer adalah layer yang berisi shape/bentuk.
  • Layer Mask adalah layer yang berisi mask.
  • Adjustment Layer atau Fill layer dipakai untuk mengubah pewarnaan pada gambar.

3. Action, digunakan untuk mengeksekusi perintah-perintah tertentu secara otomatis. Dengan Action, kita bisa merekam dan mengeksekusi kembali langkah-langkah dalam memanipulasi file yang telah dilakukan. Action sering digunakan untuk mempermudah dan mempercepat proses manipulasi agar tidak harus mengulang secara manual. Karena bisa disimpan dalam bentuk file (dengan ekstension .ATN), kita bisa tukar-menukar Action. Selain itu, kita juga bisa mempelajari langkah-langkah action milik orang lain dalam memanipulasi image. Dengan menggunakan batch (menu File | Automate | Batch), Action bisa dieksukesi pada beberapa file gambar sekaligus.

4. Droplet, digunakan untuk membuat file executable (.exe) yang berfungsi melakukan proses pengeditan otomatis pada gambar. Dilakukan dengan melakukan drag and drop file gambar yang akan diedit ke file droplet.

PENGGUNAAN EFEK

Dengan hanya operasi dasar yang diutarakan sebelumnya, karya yang dihasilkan masih terbatas dan belum tentu memuaskan. Misalnya untuk menggambar warna emas, kristal, efek pencahayaan lensa, dll, akan sulit dilakukan. Untuk itu Photoshop menyediakan fungsi efek, antara lain:

  • Blending Mode, menentukan hasil pencampuran warna-warna pada gambar. Pengubahan jenis blending mode akan menghasilkan warna yang berbeda pula. Bisa diubah melalui palet layers, misalnya: Normal, Dissolve, Darken, dll.
  • Layer Style, mengatur style yang diterapkan pada suatu layer. Bisa diakses melalui menu Layer | Layer Style |. Anda bisa memanipulasi style lebih lanjut termasuk menerapkan, menyimpan style dengan palet style.
  • Filter, digunakan untuk membuat efek tertentu (special effect) secara otomatis pada gambar. Ada 14 filter built-in dalam Photoshop, meliputi : Artistic, Blur, Brush Strokes, Distort, Noise, Pixelate, Render, Sharpen, Sketch, Stylize, Texture, Video, Other, dan Digimarc.

DAFTAR PUSTAKA

1. Rachmad Hakim S., Tip dan Trik Adobe Photoshop 7 (2002), Penerbit ElexMedia Komputindo.

2. http://www.adobe.com/

BIOGRAFI PENULIS

Rachmad Hakim Sutarto. Lahir di Wonogiri pada tanggal 27 Februari 1981. Setelah lulus dari SMU 3 Surakarta, kini sedang menyelesaikan program sarjana S1 pada jurusan teknik Elektronika Institut Teknologi Bandung. Hobi mempelajari software, aktif menulis buku dan artikel. Karya yang telah dihasilkan adalah Tip dan Trik Adobe Photoshop 7 Penerbit ElexMedia Komputindo.

Email: rachmad_hakim@yahoo.com

2 responses to “Rangkuman Photoshop

  1. pak, udah saya kirim. cek aja ya.

  2. yng gw mau g ada