Daily Archives: Juli 11, 2008

Kurikulum Terbaik, Siapa yang Membuatnya?

“THE BEST CURRICULUM”, SIAPA YANG MEMBUATNYA?
(Makalah yang dibuat dalam rangka tugas mata kuliah PKPP)
Oleh : Wijaya Kusumah

I. PENDAHULUAN

Setelah mengikuti perkuliahan Pengembangan Kurikulum dan Proses Pembelajaran (PKPP) selama satu semester oleh Prof. Dr. Soedijarto, MA hati dan pikiran penulis yang berprofesi guru mulai lebih terbuka tentang kondisi pendidikan yang ada di Indonesia. Hal inilah yang menyulut dan menggugah hati penulis untuk membuat makalah tentang kurikulum terbaik, siapa yang membuatnya? Apakah guru, orang tua siswa, pemerintah atau semua orang yang bergerak dalam bidang pendidikan? Lalu untuk apa kurikulum dibuat? Mengapa kurikulum diperlukan dalam proses pembelajaran di sekolah?
Baca lebih lanjut

Kurikulum Muatan Lokal Perlukah??

KURIKULUM MUATAN LOKAL

A. Latar Belakang

Indonesia terdiri dari lebih dari 3500 buah pulau yang dihuni oleh berbagai suku bangsa yang mempunyai berbagai macam adapt-istiadat, bahasa, kebudayaan, agama, kepercayaan dan sebagainya. Berbagai kekayaan alam baik yang terdapat didarat, laut, flora fauna dan berbagai hasil tambang yang semuanya merupakan sumber daya alam.

Kebudayaan nasional yang didukung oleh berbagai nilai kebudayaan daerah yang luhur dan beradab yang merupakan nilai jati diri yang menjiwai perilaku manusia dan masyarakat dalam segenap aspek kehidupan, baik dalam lapangan industri, kerajinan, industri rumah tangga, jasa pertanian (argo industri dan argo bisnis), perkebunan, perikanan perternakan, pertaqnian holtikultura, kepariwisataan, pemeliharaan lingkungan hidup sehingga terjadi kesesuaian, keselarasan dan keseimbangan yang dinamis.

Baca lebih lanjut

APLIKASI MODEL DESAIN PEMBELAJARAN

APLIKASI MODEL DESAIN PEMBELAJARAN
DI SEKOLAH

Oleh:
Wijaya Kusumah

I. PENDAHULUAN

Setelah selesai mengikuti perkuliahan disain pembelajaran, penulis merasa bersyukur mendapatkan pengetahuan baru tentang bagaimana membuat desain pembelajaran dan menerapkan model-model pembelajaran yang ada dan sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan. Namun demikian, penulis merasa sangat kekurangan dalam memahami model-model pembelajaran yang sudah didapatkan secara aplikatif. Perlu waktu dalam mengimplementasikannya di mana penulis mengajar dan berkarya di sekolah. Karena itu dalam makalah ini penulis hanya mengambil contoh model yang paling cocok diterapkan di sekolah saat ini. Pendekatan yang sistematik dan ilmiah disebut desain pembelajaran. Pendekatan ini menurut Twelker (1972) banyak dipengaruhi oleh perkembangan di bidang industri dan militer. Pendekatan ini telah juga berkembang di AS sejak tahun 1950an.

Berbagai macam model pengembangan pembelajaran dikembangkan dengan tujuan :

  1. mudah dikomunikasikan kepada calon pemakai, baik guru maupun para pengelola pendidikan
  2. memperlihatkan tugas-tugas utama yang harus dikerjakan untuk pengelolaan pembelajaran
  3. memperlihatkan struktur semacam matrix antara tujuan belajar dan strategi belajar yang dapat dibandingkan anatar asatu dengan yang lainnya

Montemerlo dan Tennyson (1976) menyatakan adanya 100 buah model pendekatan sistematik dalam pembelajaran ini. Andrews dan Goodson (1980) mengkaji 40 buah model lain lagi. Menurut Logan (1982:5) timbulnya model yang banyak ini disebabkan :

  1. Para ahli pendidikan menganggap situasi yang dihadapinya khusus, sehingga perlu pendekatan khusus
  2. Kurangnya usaha untuk memvalidasikan model sehingga ada keraguan untuk menerapkan model orang lain.
  3. Adanya ketidakpercayaan atau persaingan akademik di antara para ahli yang merasa dirinya ahli dalam bidang pengajaran
  4. Adanya model-model yang bersifat luwes sehingga bagian-bagiannya dapat diubah atau dikembangkan lebih lanjut yang akan melahirkan model baru.
  5. Adanya model-model yang menghendaki latar dan persyaratan khusus.

Model disain pembelajaran yang paling sederhana meliputi empat langkah Hamreus (1970) dan DeCecco (1968), sedangkan model yang paling terperinci adalah model Abedor (1971) yang terdiri dari 60 langkah yang disebut “Maxi Model”. Semua model itu mengandung langkah dasar yang sama, yaitu model umum sibernetik (cybernetics) yang dikemukakan oleh Banathy (1968).
Baca lebih lanjut

Komentar Blog Siswa Labschool

Bagi kalian yang suka nulis, diary mungkin udah sering banget jadi tempat elo ngungkapin perasaan di buku itu. Tapi diary itu seringkali sifatnya pribadi sehingga gak memungkinkan elo untuk mempublikasikan hasil tulisan elo itu. Jadi blog adalah pilihan yang tepat buat elo yang rajin nge-net, suka nulis, dan punya banyak waktu luang.

Blog itu banyak fungsinya, mulai dari entertaining pengalaman kita, atau sekedar ngasi info-info penting. Jadi orang-orang bisa tau apa aja pengalaman kita. Istilahnya, bikin mereka ngiri dikit gituu hehe.. nge blog itu gak sekedar bikin blog lagi. Nge blog tuh sama artinya ma ngunjungin blog orang. Jadi ada timbal balik informasi gitu deh. Seengganya nambah pengetahuan! ya ngga?
Baca lebih lanjut