Monthly Archives: Juli 2008

APLIKASI MODEL DESAIN PEMBELAJARAN

APLIKASI MODEL DESAIN PEMBELAJARAN
DI SEKOLAH

Oleh:
Wijaya Kusumah

I. PENDAHULUAN

Setelah selesai mengikuti perkuliahan disain pembelajaran, penulis merasa bersyukur mendapatkan pengetahuan baru tentang bagaimana membuat desain pembelajaran dan menerapkan model-model pembelajaran yang ada dan sesuai dengan kondisi yang ada di lapangan. Namun demikian, penulis merasa sangat kekurangan dalam memahami model-model pembelajaran yang sudah didapatkan secara aplikatif. Perlu waktu dalam mengimplementasikannya di mana penulis mengajar dan berkarya di sekolah. Karena itu dalam makalah ini penulis hanya mengambil contoh model yang paling cocok diterapkan di sekolah saat ini. Pendekatan yang sistematik dan ilmiah disebut desain pembelajaran. Pendekatan ini menurut Twelker (1972) banyak dipengaruhi oleh perkembangan di bidang industri dan militer. Pendekatan ini telah juga berkembang di AS sejak tahun 1950an.

Berbagai macam model pengembangan pembelajaran dikembangkan dengan tujuan :

  1. mudah dikomunikasikan kepada calon pemakai, baik guru maupun para pengelola pendidikan
  2. memperlihatkan tugas-tugas utama yang harus dikerjakan untuk pengelolaan pembelajaran
  3. memperlihatkan struktur semacam matrix antara tujuan belajar dan strategi belajar yang dapat dibandingkan anatar asatu dengan yang lainnya

Montemerlo dan Tennyson (1976) menyatakan adanya 100 buah model pendekatan sistematik dalam pembelajaran ini. Andrews dan Goodson (1980) mengkaji 40 buah model lain lagi. Menurut Logan (1982:5) timbulnya model yang banyak ini disebabkan :

  1. Para ahli pendidikan menganggap situasi yang dihadapinya khusus, sehingga perlu pendekatan khusus
  2. Kurangnya usaha untuk memvalidasikan model sehingga ada keraguan untuk menerapkan model orang lain.
  3. Adanya ketidakpercayaan atau persaingan akademik di antara para ahli yang merasa dirinya ahli dalam bidang pengajaran
  4. Adanya model-model yang bersifat luwes sehingga bagian-bagiannya dapat diubah atau dikembangkan lebih lanjut yang akan melahirkan model baru.
  5. Adanya model-model yang menghendaki latar dan persyaratan khusus.

Model disain pembelajaran yang paling sederhana meliputi empat langkah Hamreus (1970) dan DeCecco (1968), sedangkan model yang paling terperinci adalah model Abedor (1971) yang terdiri dari 60 langkah yang disebut “Maxi Model”. Semua model itu mengandung langkah dasar yang sama, yaitu model umum sibernetik (cybernetics) yang dikemukakan oleh Banathy (1968).
Baca lebih lanjut

Komentar Blog Siswa Labschool

Bagi kalian yang suka nulis, diary mungkin udah sering banget jadi tempat elo ngungkapin perasaan di buku itu. Tapi diary itu seringkali sifatnya pribadi sehingga gak memungkinkan elo untuk mempublikasikan hasil tulisan elo itu. Jadi blog adalah pilihan yang tepat buat elo yang rajin nge-net, suka nulis, dan punya banyak waktu luang.

Blog itu banyak fungsinya, mulai dari entertaining pengalaman kita, atau sekedar ngasi info-info penting. Jadi orang-orang bisa tau apa aja pengalaman kita. Istilahnya, bikin mereka ngiri dikit gituu hehe.. nge blog itu gak sekedar bikin blog lagi. Nge blog tuh sama artinya ma ngunjungin blog orang. Jadi ada timbal balik informasi gitu deh. Seengganya nambah pengetahuan! ya ngga?
Baca lebih lanjut

Buku Penelitian Tindakan Kelas

buku penelitian tindakan kelas

buku penelitian tindakan kelas

Buku Penelitian Tindakan Kelas
Pengarang :
Wijaya Kusumah
Dedi Dwitagama

Ilustrator :
Agus sampurno
Desain Cover Buku PTK :
Dudi Maryadi

Pemesanan :
Hubungi 08159155515
Buku Best Seller yang dicari oleh para guru kreatif dan inovatif

Baca lebih lanjut

Bali Tak Seindah Dulu

Wijaya di Bali

Wijaya di Bali

Pagi ini saya kembali ke Jakarta setelah melepas liburan sekolah dan melakukan studi banding ke SMP negeri 1 Denpasar. Banyak pelajaran yang saya dapatkan dari kunjungan dan rekreasi ke Bali. Namun Bali Pasca Bom Bali Tak seindah dulu, perlu penataan dan publikasi besar-besaran agar Bali seperti dulu lagi. Indah dan mempesona. Setiap bagian pulaunya memancarkan keindahan dan memberikan kenyamanan bagi siapa saja yang mengunjunginya. Kalau tidak segera berbenah, maka negera lain seperti Malaysia dan Singapura akan menjadi saingan utama kita, belum lagi seperti negara lain di Asia (Kamboja, Tailand, Vietnam, dll).
Baca lebih lanjut