Belajar Kepemimpinan di Sanggabuana (4)

Sanggabuana adalah tempat yang dulu katanya tempat pelarian DI/TII dari pengejaran pasukan RI. Banyak tentara DI/TII mati dan dikubur di sini. Begitulah cerita dari para prajurit kostrad yang menceritakannya pada saat sambil minum kopi di warung dadakan dekat barak siswa.

Sanggabuana adalah tempat yang sangat indah pemandangannya. Udaranya sejuk, dan membuat siapa saja betah untuk tinggal di sana. Namun, kata orang tempat ini angker dan banyak kejadian-kejadian aneh muncul di tempat ini. Seperti suara-suara orang yang sedang mengadakan rapat dan penting harus diketahui, menurut para prajurit di tempat ini masih banyak makhluk halusnya. Jadi harus hati-hati dalam berbicara dan bertindak. Saya pun mengalaminya selama beberapa kali tidur di sana. Tapi alhamdulillah saya mampu mengatasinya. Bacalah ayat kursi dan rajinlah mengaji Al-Qur’an.

Di tempat ini para siswa-siswi dilatih bagaimana mampu untuk bertahan hidup dengan alam. Melalui materi survival yang diberikan oleh bapak tentara, anak-anak diberitahu bagaimana dapat bertahan di hutan lebat dan makanan apa saja yang bisa dimakan. Di samping itu anak-anak mendapatkan kesempatan untuk menikmati serum ular agar kebal bila dipatoknya. Saya jadi teringat perjuangan Panglima besar Jendral Sudirman yang mampu bertahan di hutan.

Ular menjadi sahabat anak-anak
Ular menjadi sahabat anak-anak

Seperti yang kita ketahui, di hutan Indonesia banyak sekali ular berkeliaran, karena itu anak-anak diberi materi penanggulan bisa ular yang dibawakan langsung oleh bapak Nursidin Haryanto. Seorang pawang ular yang sudah berusia 65 tahun tapi masih gagah.

Beliaupun mengatakan bahwa bisa ular dapat mengatasi berbagai penyakit yang berhubungan dengan aliran darah. Beliau menyarankan agar bergabung menjadi anggota Snake hunter Club (SHC) Indonesia yang terbagi menjadi tiga kelas agar terhindar dari berbagai penyakit di bawah ini:

  • Snake hunter club indonesia kls iii dapat mencegah
  1. tetanus
  2. demam berdarah
  3. rabies
  4. malaria
  5. luka cepat kering
  • Snake hunter club indonesia kls ii dapat mencegah
  1. diabetes
  2. tipus
  3. jantung
  4. liver
  5. asma
  6. alergi
  7. luka dalam
  • Snake hunter club indonesia kls i dapat mencegah
  1. kanker darah
  2. kanker tulang
  3. penyakit karena virus

Sudah terbukti ribuan orang dari seluruh Indonesia dapat disembuhkan dari penyakit di atas. Bila anda tertarik dapat mengubungi bapak Nursidin Haryanto di no.hp. 08129457548. Beliau pun sudah sering tampil di acara televisi, khususnya acara-acara yang berhubungan dengan alam. Terakhir saya pernah menontonnya di TVRI dan TransTV.

Anak-anak saya lihat senang sekali bermain dengan ular dan menikmati serum ular yang dibagikan secara gratis oleh pak Nursidin. Beliau sudah 7 kali setiap tahunnya mengisi acara ini, sehingga paham betul dengan materi yang diberikannya. Penanggulangan bisa ular.

Selain materi di atas, materi yang tak kalah menarik dan seru dari Belajar kepemimpinan di sanggbuana ini adalah Parade Busana daerah.

Parade Busana Daerah
Parade Busana Daerah

Anak-anak diperkenalkan dengan busana daerah yang beraneka ragam. Mereka diminta berpakaian daerah sesuai dengan banyaknya propinsi yang ada di Indonesia. Di sinilah terlihat keragaman budaya Indonesia dari sabang sampai merauke. Mereka pun diminta untuk menyanyikan lagu daerah dan makanan khas masing-masing daerah itu. Ada yang mampu menjawabnya dengan baik, dan ada pula yang tidak mengetahuinya. Disinilah anak-anak diberi bekal untuk memahami budaya daerah di Indonesia yang beragam.

Seorang pemimpin harus tahu betul budaya tiap daerah di Indonesia. Jangan sampai ada calon pemimpin yang tidak tahu keragaman yang ada di negara kita. Bisa berabe nantinya. Salah-salah mereka nanti bisa ditertawakan orang. Saya pun jadi tahu kalau setiap daerah punya ciri khas yang menarik dan mampu mengundang wisatawan manca negara datang ke Indonesia.

Indonesia adalah negara yang sangat kaya. Keragaman budaya daerahnya saja sangat memukau hati. Belum lagi kekayaan alamnya. Di sinlah para pemimpin daerah dituntut untuk kreatif dalam mengembangkan budaya daerahnya. Tidak hanya daerah Bali dan Yogyakarta saja yang terkenal. Kita pun wajib mempenalkan daerah wisata lainnya di Indonesia.

(bersambung)

Iklan

One response to “Belajar Kepemimpinan di Sanggabuana (4)

  1. pak, pas saksi yang adzan siapa aja?