Narkoba No, Prestasi Yes

Saya ingin melanjutakan tulisan tentang belajar kepemimpinan di sanggabuana (6). Di sanggabuana ini, selain materi pak Arief Rachman kami mendapatkan materi tentang Bahaya Narkoba bagi generasi muda. Pembicaranya adalah Bapak.  DR. Victor Pujiadi seorang Polisi berpangkat Kombes yang sekarang bertugas di BNN (Badan Narkotika Nasional).

Materi yang diberikan sangat menarik sekali, sehingga anak-anak merasa senang mendengarkan presentasinya yang memakan waktu hampir 3 jam. Dalam presentasinya beliau menjelaskan kepada anak-anak tentang bahaya narkotika. Karena Sudah 15.000 orang mati per tahun akibat narkoba. Sungguh jumlah yang cukup besar, bahkan lebih besar dari kematian akibat flu burung.

Mereka-mereka yang terkena narkoba umumnya adalah anak-anak yang baik dari keluarga baik-baik. Mungkin kita tidak pernah menyangka kalau mereka terkena Narkoba.

Peredaran narkoba sangat rapih di Indonesia. Bahkan Indonesia merupakan negara yang menjadi target utama di dalam pengedaran narkoba ini. Pak Victor menjelaskan jaringan narkoba di seluruh dunia dan bagaimana narkoba itu beredar.

Melihat presentasi beliau yang luar biasa ok, dan sudah 7 kali berturut-turut mengisi materi kepemimpinan di kegiatan Studi dan Apresiasi Kepemimpinan Siswa Indonesia (saksi) membuat pimpinan sekolah mengeluarkan Labschool Award untuk pak Victor yang juga pernah mendapatkan piagam MURI karena melakukan presentasi dengan multimedia terbanyak.

Pemberian Labschool award

Pemberian Labschool award

Namun yang tak kalah menariknya adalah adanya dua bintang cilik yang kini telah mengunjak usia remaja yang diikutsertakan oleh beliau. mereka adalah dea imut dan geovanni. Sebagai artis yang sekarang ini sedang naik daun, tentulah kehadiran dea imut dan Geovanni memberikan semangat tersendiri dari para peserta Saksi yang kebanyakan adalah siswa SMP.

Belum lagi atraksi manusia paku, sulap, dan pantomin yang diperagakan oleh rekan-rekan pak Victor membuat kami sangat menikmati presentasi ini.

Pak Victor pun sangat ahli bermain sulap, dan membuat anak-anak terhibur karenanya. Beliaupun berpesan dalam spanduknya agar anak-anak menjauhi Narkoba dengan slogan, Narkoba No dan Prestasi Yes.

Narkoba NO, Prestasi YES

Narkoba NO, Prestasi YES

Melalui belajar Kepemimpinan di sanggabuana ini, anak-anak diharapkan memiliki jiwa kepemimpinan, kemandirian, dan kedisiplinan. Berbagai stasiun televisi telah meliput acara saksi ini, diantaranya RCTI, Trans TV, TPI, ANTV, dan TVRI.  Semoga tulisan yang sederhana ini bermanfaat untuk semua dalam rangka turut berbagi pengalaman kepad sekolah lainnya. Barangkali tahun depan sekolah putra-putri anda terpilih untuk mengikutinya. Semoga.  (Finish)

2 responses to “Narkoba No, Prestasi Yes

  1. saksi taon kmaren ga masuk tipi ya pa??

  2. nggak tahu ya, kayaknya nggak ada.