Seminar PTK di Kota Padang (1)

seminar nasional di padang

seminar nasional di padang

Pada hari Sabtu, 23 Mei 2009, kami (Wijaya & Sujai) dari pengurus Ikatan Pengembang Teknologi Pendidikan Indonesia (IPTPI) diundang oleh yayasan pendidikan DEK (Dedikasi Edukasi Kualiva) Padang untuk menjadi pembicara Seminar Nasional Peningkatan Mutu Guru dengan tema Menjadi Guru Profesional Melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertempat di gedung RRI Kota Padang.

Acara seminar ini dibuka oleh kepala dinas pendidikan kota Padang, dan dihadiri oleh sekitar 169 orang guru. Bagi saya secara pribadi, seminar ini sangat unik dan menarik. Mengapa? Karena acara seminar PTK ini dihadiri juga oleh murid SD dan juga TK yang memeriahkan acara dengan angklung dan tarian daerah Padang. Sungguh kreatif sekali para guru seni di Padang, sehingga mampu mengajarkan anak-anak yang lucu-lucu ini bermain musik dan menari dengan lincahnya.

Baru kali ini, selama saya diundang menghadiri seminar nasional ada acara tarian dan musik angklung yang begitu mempesona. Biasanya, acara seminar itu terlalu formal dan bisa dibilang “jaim” karena berbau ilmiah. Tapi di sinilah sesuatu yang ilmiah menjadi alamiah dan terlihat sekali bakat dan potensi siswa yang sangat luar biasa. Itulah hebatnya bapak Gafar Salim, ketua Yayasan DEK yang juga berprofesi sebagai akuntan publik dalam mengelola sekolahnya yang terdiri dari TK, SD, SMP, dan SMK. Beliau sangat perhatian sekali dengan kualitas pendidikan yang ada di kota Padang. Kalau saya mau jujur, beliau sangat cocok mendapat gelar bapak pendidikan kota Padang.

Suasana acara seminar begitu menyenangkan sehingga membawa sayapun untuk bernyanyi dalam memulai acara presentasi materi. Saya yakin sekali guru-guru di kota padang ini adalah guru-guru yang kreatif, hal ini ternyata terbukti dari pertanyaan-pertanyaan yang mereka lontarkan sangat kritis. sekali. Saya jadi tersulut untuk segera membuat buku saku tentang tanya jawab seputar PTK. Adanya buku ini diharapkan akan membantu guru dalam melaksanakan PTK. Terutama untuk teman-teman guru di daerah terpencil yang berpenghasilan rendah.

Teman saya Sujai, pada seminar ini juga memberikan materi tentang cara mudah membuat tulisan. Beliau sangat berpengalaman sekali dalam menggugah guru memiliki kemampuan menulis. Menulis itu ternyata mudah, asalkan kita sering berlatih untuk menulis dan mau menuliskan apa yang telah kita kerjakan ke dalam laporan PTK.

Sebenarnya, telah banyak guru yang melakukan PTK, hanya saja tindakan yang dilakukan oleh teman-teman guru tidak dicatat dan tercatat karena para guru malas untuk menuliskannya. Selain karena belum memahami PTK secara utuh, mereka pun belum merasakan manfaat dari PTK yang mengajak para guru untuk memperbaiki cara mengajarnya.

Pendidikan sekarang ini kurang terlihat rohnya. Guru sangat asyik dengan dirinya sendiri. Begitupun murid-muridnya, sehingga wajar bila tidak terjadi interaksi antara murid dan guru yang sesuai dengan harapan. Hal ini ditegaskan kembali oleh Pak Gafar Salim yang juga menjadi pembicara seminar PTK di RRI kota Padang. (bersambung)

2 responses to “Seminar PTK di Kota Padang (1)

  1. Selamat bertugas wahai saudaraku

  2. Pak Wijaya, saya adalah salah satu peserta seminar di Padang waktu Bapak dan Pak Jay (teman Bapak ) jadi pembicaranya. Saya sangat termotivasi untuk menulis karya ilmiah setelah membaca buku PTK nya…klu Bapak tidak keberatan saya mau foto bersamanya di RRI wkt seminar itu di tag ke facebook saya…fb: nilam permata sari, thanks sebelumnya Pak..