Menikmati Foto-Foto ‘Jadul’ di Facebook

Wijaya yang pakai Topi Putih

Wijaya yang pakai Topi Putih

Saya tertawa geli ketika ada sahabat lama saya mengirimkan foto-foto jadul ‘jaman dulu’ saya ke facebook. Ada perasaan bangga dan ada juga perasaan bahagia. Bahkan anak sulung saya Intan bilang, “kalau ayah dulu “ganteng”, pantesan mamah mau sama ayah”. Hehehe….(Ngebanggain diri sendiri nih yee!).

Saya sama sekali tak menduga kalau sahabat saya itu masih menyimpan foto-foto kenangan manis ketika kami masih sama-sama berbodi seksi, maksudnya pada saat itu bodi kami masih pada langsing, dan sekarang….jangan tanya. Mungkin lingkar pinggar telah melewati aturan manusia normal pada umumnya. Jadilah saya sekarang ini anggota IMADUT (Ikatan Manusia Berperut Gendut), hehehehe.

Wijaya di Kampus Hijau

Wijaya di Kampus Hijau

Bahkan ada sebuah kegiatan kampus yang sudah lama sekali, dan saya sudah tidak ingat lagi dimana kegiatan itu dilaksanakan. Pada saat itu saya mendapatkan foto ‘jadul’ saya di facebook, dan lucunya saya benar-benar tidak ingat dimana kami berfoto pada saat itu. Teman sekaligus sahabat saya yang baik hati itu, ternyata masih menyimpannya dengan sangat rapih, dan kemudian mensharingkannya kepada para alumni “kampus hijau” dimana kami menimba ilmu dahulu.

Facebook memang is the best. Tapi sayangnya banyak orang yang menyalahgunakan teknologi yang satu ini. Ada saja efek negatifnya. Coba anda bayangkan, bila anda berselingkuh dengan orang yang bukan istri anda, lalu ada seseorang yang tidak suka kepada anda mengirimkannya ke facebook, tentu citra anda pada saat itu akan jatuh. Persis seperti kasus salah seorang politikus kita yang ketahuan berselingkuh dan fotonya beredar di internet.

Melalui tulisan ini, saya hanya ingin mengajak teman-teman blogger kompasiana, untuk memanfaatkan situs pertemanan seperti facebook dengan tujuan yang benar-benar saling berbagi dan bersilahturrahim. Alangkah indahnya bila semua orang yang bergabung di facebook sadar bahwa teknologi ini memang digunakan untuk saling berkasih saying, saling berbagi pengalaman, saling berbagi pengetahuan, dan lain-lain di antara sesama manusia di dunia ini yang saling terkoneksi secara online.

Akhirnya, menikmati foto-foto ‘jadul, di situs pertemanan facebook akan mengingatkan kepada kita bahwa dunia terus berputar, dan masa lalu tak akan pernah kembali lagi. Sekaranglah saatnya kita menatap masa depan yang lebih baik, dan mengisi hari-hari kita ke depan dengan kegitan-kegiatan yang bermanfaat untuk diri sendiri dan juga orang lain. Sudahkah anda menikmati facebook yang berisi foto-foto jadul anda?

Salam Bloger Kompasiana
Omjay

Komentar ditutup.