Belajar dan Berbagi Ilmu PTK di STIKES Ubudiyah Indonesia Aceh

1328959307672265327
Berfoto Bersama dengan Teman-teman guru di Banda Aceh

Senang sekali bisa belajar dan berbagi ilmu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) kepada teman-teman guru di STIKES U’budiyah Indonesia Banda Aceh. Sabtu, 11 Februari 2012 saya ditemani pak Dedi Dwitagama diberi kepercayaan untuk memberikan pengalaman kami dalam melakukan PTK. Sekitar 50 orang guru yang luar biasa hadir di plenary hall STIKES yang sangat megah, dan berbagi kisah tentang masalah yang mereka hadapi dalam pembelajaran di kelas.

 

13289596391220088017
Pak Dedi Dwitagam Sedang Memberikan pengalamannya

Sungguh saya banyak belajar dari teman-teman guru di Aceh. Pasca Tsunami, mereka benar-benar bangkit dan terus belajar menimba ilmu. Saya terharu dengan kegigihan mereka dalam mendalami ilmu PTK yang banyak digunakan oleh guru dalam meningkatkan mutu pembelajarannya di kelas. Mereka pun akhirnya menyadari bahwa melakukan PTK bukan semata-mata bertujuan untuk naik pangkat, tetapi lebih mengarah kepada introspeksi diri dalam memperbaiki cara mengajarnya di kelas. Dengan begitu terjadi interaksi antara pendidik dan peserta didik. Proses pembelajaran harus berlangsung dengan cara menyenangkan.

13289597788482601
Presentasi Masalah PTK dari yteman-teman guru di Aceh

Dalam pelatihan PTK ini, pak Dedi Dwitagama memulainya dengan ice breaking atau permainan sederhana tentang penelitian. Dari permainan ini kami memulai acara dengan suasana menyenangkan. Dengan begitu akan muncul motivasi tinggi untuk mempelajari ilmu PTK yang dimulai dari sebuah perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Tak terasa, dari mulai pukul 09.00 wib sampai pukul 17.30 wib kita belajar dan berbagi ilmu PTK.

13289600551164993830
Berbagi Kelompok Menemukan Masalah PTK

PTK itu mudah. Kami memutarkan film bagaimana memulai PTK, dan melaksanakannya dalam pembelajaran di kelas. Alhamdulillah, dengan cara visualisasi para guru mulai mengerti bahwa PTK adalah sebuah kegiatan nyata yang dilakukan oleh guru di kelasnya sendiri untuk memperbaiki kualitas pembelajarannya.

Dalam PTK dibutuhkan sebuah kolaborasi dengan teman sejawat agar PTK yang dilakukan bukan menjadi pemikiran subyektif peneliti saja, tetapi benar-benar sudah didiskusikan hasilnya dengan guru lainnya. Guru pun akhirnya merasakan betapa indahnya sebuah kolaborasi untuk mencapai prestasi yang tinggi.

Bersama Pak Dedi Dwitagama, kami memfasilitasi Guru-guru SLTA di Banda Aceh untuk mengikuti workshop PTK. Lebih kurang 50 peserta melakukan kajian menginventarisir masalah di kelas. Mereka diharapkan dapat menemukan judul penelitian dan menulis draft proposal PTK.

Terima kasih kepada Bapak Muslimen Armen, dan panitia dari STIKES U’budiyah Indonesia yang akan berkembang menjadi UNIVERSITAS U’BUDIYAH INDONESIA pertengahan tahun ini yang mengundang kami. Semoga bisa kembali lagi ke kota serambi mekah ini di masa yang akan datang.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Iklan

2 responses to “Belajar dan Berbagi Ilmu PTK di STIKES Ubudiyah Indonesia Aceh

  1. PTK SEBENARNYA BANYAK MENYITA WAKTU DAN KONSENTRASI DALAM PEMBELAJARAN, ANDIK YANG MENJADI KORBAN !!!

  2. Saya rasa tidak, karena PTK dilaksanakan pada saat guru mengajar seperti biasanya. Bila peserta didik menjadi korban pastilah ada yg salah dalam pelaksanaannya. Terima kasih sudah memberikan komentar.

    salam
    Omjay