Padepokan Budi Rahardjo

Beberapa kali saya mendapati kondisi pekerja yang kerjanya asal-asalan. Maksudnya, dia bekerja hanya sekedar untuk memenuhi persyaratan administratif bahwa dia bekerja, tetapi sesungguhnya dia tidak peduli dengan apa yang dikerjakan. Contohnya begini.

Suatu saat saya ke counter yang menjual sebuah produk. Saya menanyakan dimana tempat servis produk tersebut di kota Bandung atau adakah yang dapat memberikan servis di gedung ini (kejadiannya di BEC, Bandung). Sang penjaga counter ini tidak dapat menjawab apa-apa karena bagi dia mungkin yang penting adalah duduk di belakang counter. Bagi dia bekerja adalah duduk di belakang counter. Mengenai produknya sendiri, dia tidak peduli. Berbeda dengan penjaga lain yang berada di toko yang lain. Ketika ditanya, dia dapat memberi tahu tempat servis resminya, servis di lokal, dan perkiraan harganya kalau harus bayar. Dengan kata lain dia mau belajar tentang produk yang dia jual.

Tentu saja kerja asal-asalan ini juga terjadi di industri / instansi lain. Banyak orang…

Lihat pos aslinya 223 kata lagi

Komentar ditutup.