Cuti Mendadak (1)

Yudhi Hendro Berbagi Cerita

Tak terasa, sudah 9 hari saya menjalani cuti. Cuti yang terjadi tanpa rencana, tanpa persiapan sama sekali. Semuanya terjadi secara spontan.

Yang namanya cuti biasanya diisi dengan berlibur ke tempat wisata atau obyek-obyek menarik lainnya. Nggak demikian dengan yang saya alami. Cuti kali ini justru harus dijalani bolak balik dari rumah ke rumah sakit di Pontianak.

Kenapa bisa begitu? Cerita panjang kawan. Mungkin tak cukup kalau hanya satu postingan. Berawal dari telepon istri tanggal 29 April lalu yang mengabarkan kalau si bungsu Nabil terkena demam selama dua hari dan dokter spesialis anak merekomendasikan agar cek darah.

Demikian juga ketika istri bilang dia lagi demam dan sakit kepala, dan nggak sembuh-sembuh setelah minum obat warung. Akhirnya, tanggal 30 April pagi, istri periksa ke dokter umum dekat rumah, setelah mengantarkan Aysha dan Andra ke sekolah.

Walau badan demam dan sakit kepala, dia nekat mengantar anak kami pakai sepeda motor. Memang begitu ya…

Lihat pos aslinya 396 kata lagi

Iklan

Komentar ditutup.