Cuti Mendadak (2)

Yudhi Hendro Berbagi Cerita

Sepanjang perjalanan, saya lihat supir menjalankan kendaraan agak slow meski jalan sepi. Jarum speedometer Innova bergerak antara 60-80 km/jam.

“Nggak bisa lebih cepat dikit?” pinta saya

“Tadi malam saya barusan antar penumpang dari Ponti ke Pinoh, pak. Tidur nggak sampai dua jam, terus disuruh bawa kendaraan lagi ke Ponti”, kata supir.

“Nanti kalau singgah di rumah makan, saya istirahat sebentar ya, Pak”, sambungnya.

Setelah tahu kondisi fisik sopir seperti itu, saya pun nggak bisa maksa dia lebih cepat bawa mobil. Sangat beresiko terjadi kecelakaan.

“Nanti kalau mengantuk, bilang ya”, saya ingatkan dia.

Masalah nggak selesai sampai di situ.

Saya juga baru tahu, rupanya jarum indikator BBM di dashboard hampir menyentuh huruf E, alias BBM tinggal sedikit.

“Kenapa  waktu di Pinoh nggak isi solar dulu?”, tanya saya

“BBM di SPBU habis, pak”, jawabnya.

“Terus nanti mau diisi dimana?”

” Setelah simpang Pinoh – Sintang, pak”

“Itu kan masih satu jam lagi…

Lihat pos aslinya 798 kata lagi

Iklan

Komentar ditutup.