Ketika Lisan Tak Lagi Bersua

AR Mutajalli

a

Kecanggihan teknologi melahirkan generasi galau. Generasi yang dimanjakan oleh teknologi (gadget) sehingga tidak mau berproses, inginnya instan.

Otaknya masih orisinil, laku dijual, dan mahal karena tidak pernah terpakai, seperti anekdot yang sering kita dengar.

Makanya bangsa Indonesia dengan alam yang kaya, belum bisa dinikmati sepenuhnya oleh masyarakatnya sendiri.

Sebenarnya banyak yang menyadari hal ini, di Indonesia banyak orang pintar, cerdas, dan berpendidikan tinggi, namun kenapa kemiskinan, pengagguran, premanisme masih merajalela di negeri kita tercinta ini??

Salah satunya karena generasi galau tadi yang cenderung menjadi generasi instan.

Semoga kita tidak terjebak dan termasuk dalam generasi tersebut.

Lihat pos aslinya

Iklan

Komentar ditutup.