Monthly Archives: Juli 2013

Baca Dulu, Baru Komentar

Padepokan Budi Rahardjo

Saya perhatikan sekarang ada (kecenderungan?) banyak orang yang cepat sekali memberikan komentar tanpa membaca dengan teliti. Ini kejadiannya di sosial media. Begitu ada berita, hanya dibaca judul headline-nya saja. Kemudian langsung beri komentar, yang biasanya adalah marah-marah. he he he. Padahal seringkali judul yang diberikan pada tulisan-tulisan di media itu tidak cocok dengan isinya. (Ini masalah tersendiri. Jurnalisme yang salah arah?)

Dalam berkomunikasi sering terjadi kegagalan karena pihak-pihak yang berkomunikasi tidak mau mendengarkan. Jangankan untuk memahami, mendengarkanpun tidak. Semua ingin dimengerti tetapi tidak mau mencoba untuk mengerti. Hal yang serupa terjadi dengan tulisan. Semestinya kita baca dulu, pahami dahulu, baru komentar.

Budaya buru-buru, instan, dan tidak sabaran ini harus kita perbaiki. Setuju?

Lihat pos aslinya

Smart Teaching Tingkatkan kualitas Mengajar Guru

indraelbekhasi

BEKASI SELATAN – Ikatan Guru Indonesia (IGI) Bekasi bersama trainer nasional Agung Webe penggagas Metode Smart Taeching mengadakan Seminar Smart Teachig For Publik Speaking untuk guru Kota dan Kabupaten Bekasi tepatnya di Rumah Makan Wulan Sari. Acara yang dihelat pada Selasa (24/7) sore, begitu ramai dan penuh sorak gembira para guru yang mengikuti pelatihan ini.

Trainer nasional sekaligus juga pengamat pendidikan ini mengatakan, pelatihan smart teaching ini untuk meningkatkan kualitas sumber Daya Manusia (SDM) terutama untuk pengajar, guru, pendidik, dan mereka yang bergerak dibidang pendidikan utamanya. Kata Agung Webe, agar mereka bisa menjadi model pertama kali, kalau mereka bisa menjadi model, akhirnya mereka bisa menginspirasi, kalau mereka sudah bisa menginspirasi berarti akhirnya mereka bisa memotivasi. Hasilnya adalah yang diharapkan anak-anak murid, dari seluruh peserta pendidikan dari mereka, bisa meningkat. Kalau gurunya meningkat otomatis muridnya lebih meningkat, peningkatan dunia pendidikan mesti dimulai dari insan SDM para pengajar itu sendiri. katanya

Menurut…

Lihat pos aslinya 419 kata lagi

Belajar dan berbagi Ilmu PTK di SGI 5 Bogor

Sabtu-Minggu, 27-28 Juli 2013 saya berjumpa dengan calon guru-guru muda yang hebat. Ditemani pak Dedi Dwitagama, saya belajar dan berbagi ilmu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di sekolah Guru Indonesia (SGI) angkatan 5 Dompet Dhuafa Bogor.

IMG_1239

Ada 30 orang calon guru atau mahasiswa SGI yang mengikuti perkuliahan PTK ini. Mereka diasuh langsung oleh Mbak Cici Kurniasih yang menemani kami selama 2 hari ini. Meskipun sedang mendapatkan sariawan akut, mbak Cici tetap mengikuti perkuliahan kami hingga selesai. Hal itu baru saya ketahui setelah saya memberikan sms ucapan terima kasih kepadanya.

IMG_1250

Banyak hal yang saya dapatkan dalam dua hari itu. Guru-guru muda yang hebat dan akan mengabdikan dirinya di daerah untuk kemajuan pendidikan di bumi ibu pertiwi. Terus terang saya salut kepada mereka.

Seorang alumni SGI 2 memberikan komentar di facebook ketika saya mengupload foto-fot mereka dengan tulisan sebagai berikut:

AaThini Sgi II Wah seru. Jadi keinget sewaktu omjay bawa materi ptk di sgi 2. Makasih ya omjay berkat ilmu omjay, ptk saya lolos dan juara 1 lomba karya ilmiah.

Foto lengkapnya ada di sini.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Mau jadi Guru Hebat? Gampang koq – Motivasi Sekolah Guru Idonesia, SGI Dompet Duafa

Trainer Kita

Gimana caranya? gampang aja …

Dari sekitar tiga juta orang guru, kenapa sulit dijumpai guru yang hebat, sedikit sekali guru hebat di Indonesia … artinya lowongan menjadi guru hebat sangat besar …

Usahakan anda mampu hidup bersama dengan semua orang secara menyenangkan, menghasilkan sesuatu dan publikasikan apa yang anda lakukan di kelas. Terus lakukan berulang-ulang, dan nikmati hasilnya.

Demikian salah satu inti sharing saya yang dilanjutkan dengan diskusi bersama teman-teman guru muda SGI angkatan ke-5 di Parung, Sabtu 27 Juli 2013.

Terima kasih kepada Sekolah Guru Indonesia Dompet Duafa yang berkenan bersinergi dengan saya dan kepad Omjay yang berkenan ditemani bertemu guru-guru muda yang hebat … semoga sukses dalam hidup hai guru-guru muda, love u all.

Foto-foto Training Saya bisa dinikmati disini.

#56 @2013

Lihat pos aslinya

Saatnya Guru Bercumbu Mesra dengan Kurikulum 2013

Pelatihan Kurikulum 2013 matpel Prakarya di SMPN 109 Jakarta Timur
Pelatihan Kurikulum 2013 matpel Prakarya di SMPN 109 Jakarta Timur

 

Saatnya Guru Bercumbu Mesra Dengan Kurikulum 2013

Jumat, 26 Juli 2013 suku dinas (SUDIN) pendidikan dasar kota administrasi Jakarta Timur mengadakan kegiatan pelatihan kurikulum 2013 bagi guru mata pelajaran prakarya di SMP Negeri 109 Jakarta Timur. Ada sekitar 175 orang guru hadir dalam pelatihan ini.

Sebagai guru yang telah mengikuti pelatihan implementasi kurikulum 2013 di Grand Hotel Lembang Bandung, saya bersama pak Tumeri diminta berbagi pengalaman tentang materi pelajaran Prakarya di SMP. Kami didampingi seorang pengawas yang bernama pak Agus Sukoco. Beliau memberikan materi tentang konsep kurikulum 2013. Bagus banget presentasi beliau. Hari ini saya belajar bagaimana menyampaikan materi ajar kepada beliau.

Sedikit informasi saya sampaikan. Berbeda dengan sekolah kami (yang sudah ditujuk sebagai sekolah sasaran kurikulum 2013), mereka yang hadir adalah para guru yang sekolahnya bukan sekolah sasaran dalam menerapkan kurikulum 2013. Mereka hadir mewakili sekolahnya masing-masing dan mendapatkan undangan dari Musyawarah Kepala Sekolah (MKS) se-Jakarta Timur. Mereka ingin tahu materi prakarya secara utuh. Mereka yang hadir bukan hanya guru TIK saja, ada guru PLKJ, Guru Ketrampilan Jasa Pembukuan, Guru Tata Boga dan Guru Tata Busana. Dalam struktur kurikulum 2013, matpel di atas sdh tiada lagi.

Senang sekali bisa berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada teman-teman guru lainnya. Saatnya kita bercumbu mesra dengan kurikulum 2013. Saya menyadari, kurikulum ini masih banyak kekurangannya. Mari kita memperbaikinya bersama-sama. Oleh karena itu, saya bersama teman-teman sudah membuka facebook group MGMP Prakarya SMP. Di facebook itu kita bisa saling berbagi infomasi dan saling berkomunikasi tentang materi Prakarya yang diajarkan.

Dulu saya begitu mudah mengkritik kurikulum 2013, bahkan saya menolaknya dengan tegas. Ternyata mengkritik itu mudah. Namun, begitu kita yang menjalankannya, barulah terasa bahwa tidak mudah melakukannya. Daripada cuma berkoar di media sosial, mari kita buktikan saja dengan aksi nyata. Kita perbaiki kurikulum ini dari dalam. Apapun kurikulumnya, apapun mata pelajarannya, intinya kita ingin anak-anak kita menjadi manusia yang bertakwa. Mereka memiliki sikap spritual yang baik, punya kepekaan sosial yang tinggi, memiliki pengetahuan yang mumpuni, dan memiliki keterampilan yang baik dalam bidangnya masing-masing.

 

1374855514291826804
Peserta pelatihan kurikulum 2013 di SMN 109

 

Saatnya guru bercumbu mesra dengan kurikulum 2013. Nikmati prosesnya, dan berikan masukan yang positif kepada pemerintah. Dengan begitu, pemerintah menjadi tahu dan segera memperbaikinya. Jadilah orang yang mampu merubah masalah menjadi solusi.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
http://wijayalabs.com

Menikmati Suasana Pagi di Stasiun Kereta Api

Alhamdulillah, saya bersyukur kepada Allah dapat menginap gratis di hotel Ibis. Hotel ini terletak di depan pasar pagi Mangga Dua, dan sangat dekat sekali dengan stasiun Jayakarta. Tepatnya berada di Jl. Pangeran Jayakarta No.73 Jakarta 10730, telepon 021.6250101.

Dari hari Senin, 22 Juli sampai hari Rabu, 24 Juli 2013 saya ditugaskan oleh pimpinan SMP Labschool Jakarta untuk mengikuti penyusunan instrumen dalam rangka sosialisasi dan validasi buku teks pelajaran kurikulum 2013. Kegiatan ini dilaksanakan oleh pusat kurikulum dan perbukuan Kemdikbud.

Setelah sibuk bekerja dan membuat instrumen bersama tim, saya baru sempat menikmati suasana pagi di sekitar hotel Ibis. Teman-teman memplesetkannya dengan sebutan iblis, hehehe. Dulu saya pernah juga menginap di hotel ini bersama keluarga. Namun baru pagi ini saya sempat berjalan kaki menikmati stasiun kereta api di pagi hari sambil berolahraga pagi. Ternyata, lokasi stasiun Jayakarta tidak begitu jauh dengan lokasi hotel. Begitu juga dengan pasar pagi Mangga Dua. Tentu saya menjadi semakin tahu kalau nanti pulang ke Bekasi, saya cukup naik kereta api saja, dan tak perlu menggunakan mobil Taxi.

Naik kereta api, ternyata ongkosnya murah. Tadi pagi sekitar pukul 05.30 saya sudah membeli tiketnya untuk tujuan Bekasi. Harganya cuma Rp. 3.500 untuk naik kereta comuter line. Kalau saya naik mobil taxi ke Bekasi, biayanya bisa sekitar Rp.100.000,-. Alhamdulillah, saya masih bisa mengirit pengeluaran, dan uangnya bisa saya belikan oleh-oleh untuk anak dan istri tercinta. Oleh-olehnya apa ya? sambil celingak-celinguk melihat kios dan toko yang masih tutup di pasar pagi mangga dua.

Selama 3 hari berada di hotel ibis, pikiran saya dan teman-teman yang diundang terkuras dan fokus untuk membuat instrumen. Saya akan ceritakan pengalamannya dalam postingan berikutnya. Pokoknya seru, dan saya menjadi tahu bahwa teman-teman di pusat kurikulum adalah teman-teman yang sangat enak diajak diskusi dan mau menerima masukan. Saya yang dulu sempat menolak kurikulum 2013, menjadi semakin paham mengapa kurikulum 2013 harus diterapkan di sekolah-sekolah kita. Sabar ya, nanti saya jelaskan!

Menikmati suasana pagi di stasiun kereta api, dan pasar pagi mangga dua membuat saya merenungi diri dan bersyukur kepada Sang Ilahi Robbi. Semoga kita semua dapat memberikan hal yang terbaik untuk bangsa dan negeri ini. Marilah kita selalu berprasangka baik kepada pemerintah, dan tetap mengkritisinya dengan cara-cara yang baik, dan memberikan masukan positif kepada mereka. Betapa indahnya bekerja dalam”supertim”, dan bukan bekerja seperti “supermen”. Kolaborasi itu lebih baik, daripada bekerja sendiri-sendiri. Dengan bekerja bersama-sama, pekerjaan yang awalnya terasa sulit menjadi terasa mudah.

Gambar

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com/

Kapan Seleb Twit ngetwit ?

Runner dan Goweser Jogja

“Kapan Seleb Twit ngetwit ?”

Bagi pakar twit, kadang jawaban para sleb twit ini tidak sesuai dengan teori yang mereka ajarkan. Kita ambil contoh tiga seleb twit yang cukup punya pengaruh di dunia online maupun dunia offline. Ada mas Jamil Azzaini, mbak Salsabeela dan Uni Fahira Idris.

“Saya menulis twitter ketika saya berada dalam perjalanan, saya isi waktu naik kendaraan itu dengan menulis kalimat yang semoga bermanfaat bagi para pembacanya”

Di kondisi lain, saat menunggu pesawat di terminal, saat menunggu giliran tampil sebagai pembicara, atau saat-saat lain yang kurang produktif untuk berdiam diri, maka mas Jamil mengisinya dengan berkicau di akun twitternya.

Konten twitternya yang berbobot dan secara tidak sengaja sesuai hasil survey membuat banyak orang melakukan retwit (RT) pada kicauan mas Jamil Azzaini. Berdasar survei terbukti bahwa  70% tweet yang menganduk tautan atau links di-retweet oleh orang-orang yang membacanya dan mas Jamil cukup sering melakukan itu.

Mungkin mas Jamil…

Lihat pos aslinya 418 kata lagi

Menulis Itu Memang Harus Dipaksakan Oleh Diri Sendiri

Menulis itu Memang Harus Dipaksakan

Water lilies

Usai sholat subuh berjamaah di masjid, saya berangkat menuju sekolah. Hari ini sengaja saya tak membawa mobil ke sekolah. Saya memilih naik kendaraan umum saja. Biasanya ada bus metromini 62 langsung menuju terminal Manggarai. Dari sini saya naik busway ke sekolah dan turun di halte bus kampus unj rawamangun. Dengan uang Rp.6000 pasca kenaikan bbm, saya sudah tiba di sekolah dengan selamat.
Alhamdulillah.

Berangkat pagi hari sungguh nikmat. Tak ditemui kemacetan sepanjang jalan. Beginilah nikmatnya bila berangkat jam 05.05 wib. Jalan masih longgar dan mobilpun berjalan dgn sangat lancar. Semoga kita bisa menulis dengan lacra. Selancar jalanan ibu kota pagi ini.

Saya bersyukur kepada Allah diberikan kenikmatan sholat subuh berjamaah di masjid. Sesuatu kenikmatan yang tidak bisa didapat kalau kita hanya berdiam diri di rumah. Itulah mengapa Rasulullah SAW selalu memberi contoh umatnya untuk sholat subuh berjamaah di masjid.

Guru ngaji saya pernah berkata, “bila kamu ingin meninggal dalam keadaan khusnul khotimah atau mati yang baik, maka jangan pernah meninggalkan sholat subuh berjamaah”.

Di dalam metromini S 62 saya tuliskan ini. Betapa nikmatnya berangkat ke sekolah di pagi hari. Kita harus mampu mengelola waktu dengan baik. Sebab waktu tak akan pernah kembali lagi. Kurangi waktu tidurmu, dan ingatlah selalu tentang waktu yang terus mengejarmu. Oleh karena itu, jadikanlah waktu sebagai sahabat terbaikmu.

Selama 2 hari ini saya memang tidak menulis di blog seperti biasanya. Kesibukan tahun ajaran baru dengan kurikulum baru sangat menyibukkanku. Hal yang paling mudah kulakukan adalah menulis status di facebook seperti sekarang ini. Ponsel jadulku masih sanggup untuk itu.

Menulis memang harus dipaksakan. Usahakan menulis walaupun hanya menulis status di facebook atau berkomentar di tulisan orang lain. Dengan begitu, engkau akan terbiasa menulis dan tidak takut lagi menulis.

Ketika menulis sudah menjadi kebiasaan, maka dia akan menjadi sebuah kebutuhan. Engkau akan merasa haus dan lapar ketika belum menulis. Hal itulah yang kualami sendiri ketika menulis sudah masuk alam bawah sadarku. Tiada hari tanpa menulis, dan tentu saja tiada hari tanpa membaca.

Menulis memang harus dipaksakan. Seperti bangun pagi hari yang harus dipaksa. Kemalasan diri harus dilawan. Tanpa terasa bus metromini yang saya tumpangi sudah sampai terminal Manggarai. Saya akhiri tulisan saya di sini.

Eh kok malah nyambung lagi. Habis enak sih! Busway sudah di depan mata. Dengan uang Rp. 2000, meluncurlah saya menuju sekolah tanpa terkena macet. Ongkos busway masih murah sebelum jam 6 pagi. Nikmatnya bangun pagi, dan menikmati ibu kota Jakarta di pagi hari yang lengang.

Waktu di ponsel saya sudah menunjukkan pukul 05.47 wib. Busway yang saya tumpangi sudah sampai matraman. Jadi ingat waktu dapat voucher belanja buku di gramedia matraman. Rasanya puas banget belanja buku sebesar Rp. 500.000. Saya dapatkan itu ketika tulisan saya menang dalam lomba menulis di http://guraru.org. Tulisan saya menjadi tulisan terpopuler.

Makanan terpenting seorang penulis adalah buku. Dengan banyak membaca buku, maka kamu tak akan pernah lumpuh menulis. Mereka yang senang menulis, pastilah akan rakus membaca. Demkian juga dengan saya sebagai seorang penulis.

Menulis itu memang harus dipaksakan, tak terasa sudah mau sampai Prapatan pramuka. Busway berhenti karena lampu merah. Sesudahnya meluncur kembali menuju halte kampus UNJ Rawamangun. Sudah dulu yah!

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com

Ibu, Engkaulah Harta Terindahku

Membaca buku Ibu, Engkaulah Harta Terindahku membuat saya terharu. Karya tulis yang disusun oleh Ibnu Al-Jauzi membuat saya teringat kembali akan kenangan bersama almarhumah ibu. Terima kasih telah menjadi ibu terbaik untukku. Kalau saja tak memiliki ibu sepertimu, mungkin saya belum menjadi apa-apa. Mungkin saya masih menjadi hamba yang hina dina. Ibulah yang menuntunku agar selalu berbuat kebaikan dan kebajikan.

1374328821801179189

Buku yang terdiri dari dua bagian penting ini dimulai dari sebuah puisi indah:

 

Bunda,

Engakauah harta terindahku

kau telah melihat aku tertawa

Kau juga telah melihat aku menangis

Dan kau selalu ada bersamaku

Aku mungkin tidak selalu mengatakan ini

Tetapi terima kasih telah menjadi ibu terbaik untukku.

 

 

Terus terang, saya sangat tersentuh dengan puisi di atas. Puisi yang dibuat dari hati nan suci. Puisi yang dibuat dari ketulusan hati. Puisi yang ditulis dari seorang anak kepada ibundanya. Puisi yang terukir dari seorang anak yang sholeh dan ingin selalu berbakti kepada ibundanya.

 

Akal sehat mengatakan, siapa yang menyayangi ibundanya, maka dia akan melihat surga. Sebab akal yang sehat pastilah akan mengakui bahwa ibu adalah bagian terindah dari seorang anak. Tanpa ibu, manusia tak berdaya apa-apa ketika dilahirkan. Ibulah yang mengandung kita selama sembilan bulan lamanya. Bahkan ada yang kurang atau lebih dari itu. Itulah kuasa Allah yang tak terkira. Dalam badan ibu, kita sehat-sehat saja menuju hari dimana kita menangis di saat dilahirkan.

 

Kitab suci manapun di dunia ini selalu menganjurkan kepada siapa saja untuk berbakti kepada orang tua, khususnya ibu. Berbakti kepada orang tua lebih utama daripada berjihad. Sebab amalan yang paling dicintai Allah adalah bakti kepada orang tua. Hal terpenting inilah yang saya baca di halaman 18 pada buku ini.

 

Berbakti kepada orang tua akan memperpanjang usia, dan buku ini menjelaskan cara berbakti kepada orang tua di halaman 20. Kita pun menjadi lebih tahu mengapa kita lebih mengutamakan ibu setelah membaca buku yang sangat menginspirasi ini. Buku ini merupakan buku wajib bagi seluruh anak bangsa untuk sejenak memahami dan mengapresiasi eksistensi dan arti seorang ibu.

 

Ada kisah seribu himah dibagian kedua yang sangat menggugah hati. Cerita tentang pemuda yang berbakti sebagai teman nabi Musa di Surga merupakan salah satu kisah yang bisa dibaca di halaman 87 dalam buku itu. Tentu saja, kisah Abu Bakar Ash Shiddiq yang mendambakan ibunya masuk Islam di halaman 96 membuat pembaca akan tahu cerita sesungguhnya tentang ibundanya yang sangat luar biasa.

 

Saya merekomendasikan buku yang diterbitkan Pustaka Akhlak pada Juni 2013 ini untuk dibaca oleh anda yang ingin menjadi anak yang sholeh dan sholekhah. Komarudin Hidayat (Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah) menuliskan di bagian belakang buku ini, “Sebuah potret kemuliaan ibu terekam dalam buku ini, dan jangan lewatkan untuk segera membacanya!”

 

Judul Buku: Ibu, Engkaulah Harta Terindahku

Penulis: Al-Jauzi

Penerjemah Ahmad Anis, judul asli Birrul Walidain

Penerbit: Pustaka akhlak

ISBN: 978-602-97537-5-2

Cetakan I: Juni 2013

IMG02434-20130720-1926

Wijaya Kusumah di DAAI TV

Kamis, 18 Juli 2013 sosok Wijaya Kusumah ditayangkan DAAI Tv pukul 18.00 wib dan siaran ulangnya pukul 21.30 wib dalam program acara “MATA HATI”. Informasi itulah yang saya peroleh dari mbak Putri Mauito, seorang reporter DAAI Tv yang meliput kegiatan saya mengajar bersama kameramen Mas Andri Reza. Mereka begitu tertarik dengan aktivitas menulis dan ngeblog saya yang hampir setiap hari tayang di dunia maya. Saya didaulat mereka untuk menceritakan pengalaman ngeblog yang akhirnya menginspirasi orang lain. Saya dianggap mereka sebagai guru yang menginspirasi.

Saat di Wawancara di Perpustakaan Labschool
Saat di Wawancara di Perpustakaan Labschool

Seorang kawan di facebook memberikan pesan atau message di inbox FB ketika melihat langsung tayangannya:

Assalamualaikum pak Wijaya. Pak saya ĺάƍī lihat bapak di tv DAAI. Subhanallah bapak sungguh telah menjadi manusia yang berguna.

Terus terang, saya sama sekali belum melihat tayangannya, sebab DAAI Tv adalah jaringan televisi lokal Jakarta berbayar first media pada channel 59 UHF. Tayangan program MATA HATI sendiri dapat disaksikan setiap hari Senin sampai Jumat pukul 18.00, 21.30, 07.30, 11.00, dan 15.30 wib. Begitulah informasi yang saya baca dari surat izin mereka meliput kegiatan mengajar saya di SMP Labschool Jakarta.

Saya menjadi teringat ketika kru DAAI Tv mengambil gambar di Labschool, mereka mewawancarai peserta didik saya, dan juga rekan sejawat pak Satriwan. Tim kru DAAi Tv menanyai mereka tentang sosok Wijaya Kusumah di mata mereka. Jadi malu deh, hehehe.

IMG02406-20130716-1214

Saat wawancara, ada 8 pertanyaan yang ditujukan reporter kepada saya, yaitu:

  1. Ceritakan bagaimana awalnya hobi menulis dan ngeblog?
  2. Asyiknya ngeblog apa sih? Lebih asyik mana, ngeblog atau menulis buku (menerbitkan buku)?
  3. Dalam blog, tulisan bertema apa saja yang sering / suka bapak tulis?
  4. Seberapa sering menulis/ngeblog? dan kapan melakukannya?
  5. Apa yang didapat / dihasilkan dari hobi bapak ngeblog?
  6. Apa yang bapak lakukan untuk menularkan kebiasaan ngeblog kepada rekan-rekan guru?
  7. Bisakah diceritakan bagaimana awalnya mendirikan bloggerbekasi.com?
  8. Tips menulis dan menemukan tema yang menarik bagaimana caranya?

DAAI TV adalah sebuah stasiun televisi milik Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia yang disiarkan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Sesuai misinya, DAAI TV memfokuskan diri dalam bidang kemanusiaan yang menitikberatkan pada penyebaran cinta kasih lintas agama, suku, bangsa dan negara. Siarannya terdiri dari drama, dokunews, talkshow, kartun, dokumenter, dan liputan cilik, Waktu siaran tayang DAAI TV adalah dari setiap hari mulai pada pukul 05:30 sampai 00:00 WIB dan mengudara selama 19,5 jam. Slogan dan motto DAAI TV adalah Televisi Cinta Kasih. Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/DAAI_TV

daai tv

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

http://wijayalabs.com