Kegiatan TWC2 Masuk Koran Kompas Senin, 8 Juli 2013 halaman 12

Senang sekali membaca koran kompas cetak halaman halaman 12. Kegiatan teacher writing camp (TWC) yang kedua diliput langsung oleh kompas.

Berikut isi korannya.

Guru Kurang Manfaatkan TIK

Kompas, p 12 (1)

Guru masih kurang memanfaatkan perkembagan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung pembelajaran yang interaktif. Padahal, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi sangat ditekankan dalam pelaksanaan Kurikulum 2013.

Upaya mendorong guru untuk mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam tiap pembelajaran dikembangkan organisasi guru, salah satunya lewat program Teacher Writing Camp yang digagas Ikatan Guru Indonesia (IGI).

Sebanyak 50 guru SD, SMP, dan SMA/SMK dari sejumlah daerah melakukan kamping selama dua hari di Jakarta. Mereka dibekali keterampilan menulis dan membuat blog.

Pelatihan dilaksanakan dengan system training or trainers (TOT) agar guru-guru yang sudah mengaplikasikan TIK dapat berbagi dengan guru lain yang memulai pemanfaaran TIK.

Bayu Sulistyawan, Wakil Kepala SMP Islam Mentari Indonesia Bekasi, mengatakan, guru kini menghadapi para siswa yang sudah akrab dengan internet. Karena itu, guru pun mau tidak mau harus paham TIK.

Guru harus bisa memanfaatkan TIK sebagai alat untuk membuat pembelajaran yang efektif dan efisien, menyenangkan, dan membuat siswa dapat belajar kapan pun dan di mana pun.

twc2-kompas-koran

4 responses to “Kegiatan TWC2 Masuk Koran Kompas Senin, 8 Juli 2013 halaman 12

  1. Ping-balik: Kenapa Pelatihan Kurikulum 2013 Harus Di Luar Kota dan Hotel Berbintang? • Guraru

  2. Hal yang ironis guru ditekankan melek IT sedangkan peserta didik tdk diajarkan di sekolah. Anggapan bahwa peserta didik sudah akrab dengan “internet”, itu terjadi dikota2 besar. Bagaimana anak2 bangsa yang tinggal di daerah terpencil ? Mereka diajarkan belum tentu paham krn sarana dan prasaran tdk memadai, apalagi kalu sdh tdk diajrkan lagi.

  3. Keren om, catatan mbak Esther ya?

  4. Ikut acara begini bagaimana siy??? pengen ikutan niy, menambah pengalaman dan membuktikan bahwa anak muda seperti saya bisa berkarya lebih daripada yang senior.