Monthly Archives: Maret 2014

Jangan Hapuskan Pelajaran TIK dan KKPI Dalam Kurikulum

stopPembaca blog Omjay yang baik hatinya,

Pelajaran TIK dan KKPI harus ada dalam kurikulum sekolah. Mari dukung guru TIK/KKPI dengan menandatangani Petisi ini.
https://www.change.org/id/petisi/mendikbud-m-nuh-jangan-hapus-matpel-tik-kkpi-di-kurikulum-2013-mata-pelajaran-teknologi-informasi-dan-komunikasi-tik-di-smp-sma-dan-kkpi-di-smk-harus-ada-dalam-kurikulum-sekolah#

Iklan

Nasib Guru TIK Setelah Kurikulum 2013 Diberlakukan

Pagar Alam dot Com

Guru TIK Tentang informasi bagaimana kelanjutan dari guru-guru mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) setelah nanti diberlakukan kurikulum 2013, mulai ada kejelasannya. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa pada Struktur Kurikulum 2013 tidak ada lagi mata pelajaran Teknologi Informatika dan Komputer (TIK), bukan berarti gurunya akan menganggur. Guru TIK tetap akan memiliki peran penting. Mereka bisa dimasukkan dalam Pusat Teknologi Pendidikan yang ada di sekolah untuk membantu guru dalam mempersiapkan materi ajar.

“Jadi guru TIK tetap akan berperan dalam kurikulum 2013,” jelas Dr Haris Iskandar, Direktur Pembinaan SMA Direktorat Jendral Pendidikan Menengah kepada wartawan di FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Sabtu (16/3). Persoalannya, bagaimana agar mereka tetap mendapatkan tunjangan sertifikasi, sekarang tengah dipikirkan.

Lihat pos aslinya 239 kata lagi

Kontroversi Ujian Nasional Ditinjau dari Landasan Hukum Pendidikan

Pagar Alam dot Com

kontoversi UN Ujian Nasional merupakan momok yang menakutkan bagi sebagian siswa, karena ujian nasional masih dianggap satu-satunya penentu kelulusan mereka walaupun sudah sering diinformasikan kepada mereka bahwa bukan ujian nasional satu-satunya penentu kelulusan. Memang banyak hal yang menarik yang dapat didiskusikan mengenai ujian nasional.

Namun dalam postingan kali ini saya menulis tentang kontroversi ujian nasional ditinjau dari landasan hukum pendidikan. Ada beberapa faktor mengapa ujian nasional tetap diselenggarakan walaupun terjadi pro dan kontra. Sebagai salah satu contoh mengenai dasar hukumnya adalah Undang-undang Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan pada pasal 58 berbunyi Evaluasi peserta didik, satuan pendidikan, dan program pendidikan dilakukan oleh lembaga mandiri secara berkala, menyeluruh, transparan, dan sistemik untuk menilai pencapaian standar nasional pendidikan.

Lihat pos aslinya 30 kata lagi

Buat Apa Belajar TIK di Sekolah?

Secarik Motivasi Diri

Sebuah artikel ditulis oleh seorang guru TIK, judulnya “Pentingnya Belajar TIK di Sekolah”. Artikel itu diawali dengan keheranan sang penulis, mengapa TIK tidak ada dalam struktur kurikulum 2013, padahal menurutnya TIK itu sangat penting. Alasannya, karena dengan pelajaran TIK, maka anak-anak diajarkan untuk menjadi produsen pengetahuan bidang TIK. Mereka, anak-anak itu, akan mampu memanfaatkan TIK dalam kehidupan sehari-hari. Akan banyak proggamer muda lahir, dan akan banyak anak muda yang mampu menggunakan internet secara sehat. Mereka tidak lagi menjadi konsumen tetapi sudah menjadi produsen. Sampai akhir tulisan, isinya adalah betapa pentingnya TIK diajarkan sebagai sebuah mata pelajaran tersendiri dengan alasan-alasan seperti di atas.

——————


Saya kemudian menanggapinya agak “kejam” (mohon maaf jika mementahkan harapan sang guru), saya katakan bahwa TIK tidak harus jadi mata pelajaran tetapi sebagai media belajar yg “inherent dan exposure” dalam semua pelajaran yg lain itupun apabila diperlukan. Krn prinsip teknologi adalah apabila selaras dengan kebutuhan. TIK konon…

Lihat pos aslinya 985 kata lagi

Pelatihan Guru Ngeblog Gratis di SMKN 27 Jakarta

Peserta sementara pelatihan / workhop guru ngeblog GRATIS di SMKN 27 Jakarta Pusat. Minggu, 23 Maret 2014 dari pukul 08.00 wib sampai 16 wib.
1. Heru widhi handayani, smp hangtuah 5 jakarta
2. Faizatun rifqiah, sdn sumur batu 12 kemayoran jakpus
3. Dimas riadi, smpn 6 jakarta
4. Muhamad fajri firdaus,-smp al karomiyah Jakarta
5. Marsudi
6. Ishak wijono, sdn gunung sahari selatan 01 pg
7. Yuliwati. Madrasah ibtidaiyah (MI) nurul huda depok
8. nurlistiyani, smk insan teknologi, jaktim
9. rini idrastuti, smp baptis elim, jakbar
10. sriheny kania dewi, smk muara indonesia
11. evawira, sma yake jaktim
12. nurlistiyani, smk insan teknologi, jaktim
13. Budi hariadi , smk BPS & K 2 JAK TIM
14. lilis suryanti, bekasi
15. mariani,mts al ikhlas jonggol
16. Dudi Maryadji dari SMPIT Al-Fatih Tangerang
17. Asep M Ilyas dari SMPIT Al-Fatih Tangerang
18. Ismiarti, sdn cempaka putih timur 05 pg, jakpus
19. FX Dendy Indra S. asal sekolah : SMP Santo Leo Jakarta Barat.
20. KHOIRURAHMAT, SDN KEBON KOSONG 01 PG KEMAYORAN JAKPUS
21. asep supriyadi, min ciputat
22. baskoro yoga, smp insan cendekia madani, tangsel
23. Dra. Sontiar Manurung, SMK Negeri 53 Jakarta,
24. Zoraidah Putri Ayu, S. Pd,
25. Mayland Fitrah H, S. Pd,
26. Nur Opik, S. Pd, SMK Negeri 53 Jakarta
27. Drs. Dedy Novresly, dari SMK Negeri 53 Jakarta
28. Veronica, S. Pd., dari SMK Negeri 53 Jakarta
29. Nunung Widianingsih, S.Pd dari SMK Negeri 53 Jakarta
30. Drs. Sutaryo, M. Pd., S. Pd.dari SMK Negeri 53 Jakarta
31. Dede Suherlan, S. Pd. I. dari SMK Negeri 53 Jakarta
32. Drs. Mukhzen M dari SMK Negeri 53 Jakarta
33. Drs. H. Eddy Hasanuddin, SMK Negeri 53 Jakarta,
34. Dra. Hj. Roslina, SMP Negeri 2 Pagedangan
35. Dra. Sri rahayu, smpn 4 sukabumi
36. Inta malianta, smpn 238 jaksel
37. Slamet sukotjo, smpn 135
38. Iwan, smpn 198 jakarta
39. Edison Rikardo
40. SITI RAHAYU (SDIT SEGAR AMANAH)
41. Gufron, S.Pd, MAN 7
42. Fahmi Fadhillah, S. Pd, SMK Negeri 53 Jakarta

Sosial Media CariCommunity, Ada Komunitas dan Bagi Hasil

Nurita Putranti

Untitled

Saya pertama kali menggunakan sosial media friendster. Manfaat yang dirasakan yaitu bisa bertemu teman-teman lama di dunia maya, walaupun jarak jauh jadi terasa dekat. Bisa berkenalan dengan teman-teman baru, belajar beradapatasi dan sosialisasi dipergaulan baru. Dengan adanya teman baru, otomatis membuat jaringan pertemanan semakin luas.

Saat ini tidak pernah menggunakan friendster lagi, saya beralih dan aktif di facebook. Selain itu ada akun twitter dan google plus tetapi jarang digunakan. Saya tidak ada akun instagram, karena sosial media tersebut berbagi foto dan saya tidak suka berfoto apalagi selfie hehe..

Ada sosial media terbaru dan beda. Seperti judul di atas, sosial media ini ada bagi hasilnya. Waaa..Kereen!

Daripada penasaran, langsung saja meluncur ke situs www.CariCommunity.com. CariCommunity.com merupakan sebuah sosial media online yang bisa membuat komunitas. Misi dari CariCommunity.com untuk membantu Komunitas-Komunitas dalam ukuran berapapun agar dapat bertumbuh-kembang dan serta berbagi keuntungan finansial dengan berada dalam jaringan/online.

Itulah yang membuat beda sosial…

Lihat pos aslinya 238 kata lagi