Omjay Jalan-jalan ke Metro Lampung

Omjay optimis ipgi akan terus membesar.

omjay di masjid raya metro Lampung

omjay di masjid raya metro Lampung

Selama 2 hari ini omjay berada di metro lampung. Omjay ditemani pak sutan chianago dari terminal kalideres menuju merak. Fari pelabuhan merak kami naik kapal menuju bakauheni. Dari sana kami lanjutkan perjalanan menuju metro lampung.

Jangan berpikir perjalanan kami mulus. Ternyata kami baru sampai terminal rajabasa jam 1 malam. Untunglah ada mobil xenia yg bisa mengantarkan kami menuju metro.

Rupanya pak sutan lupa letak rumah saudaranya. Jadilah malam itu kami keliling komplek mencari rumah saudaranya pak sutan yang ada di jl teratai. Untunglah ada orang baik yg memberitahu tempatnya. Akhirnya kami sampai juga dengan selamat dan omjay langsung berbaring tepar di tempat tidur. Sementara waktu sudah menunjukkan waktu pukul 03.30 wib.

Pagi di metro lampung indah sekali. Tuan rumah sudah menyiapkan kami sarapan yang lezat. Alhamdulillah baik sekali pelayanan tuan rumah yang menyambut kehadiran kami dengan sangat ramah.

Pukul 09.00 pagi omjay diantar dengan motor menuju masjid agung at takwa yg letaknya tidak jauh dari tempat kami menginap 16c. Tak betapa lama datang bu yusi dan suaminya dari lampung tengah datang ke masjid. Beliau adalah guru kkpi di smk.

Kami mengobrol ttg masalah guru kkpi yg diperlakukan tdk adil di kurtilas. Kemudian omjay sempatkan pula bu yusi menyampaikannya ke wartawan kompaa melalui telepon.

Tak berapa lama datang bu nelli dan pak sutan. Kami berencana mendeklarasikan ipgi wilayah lampung. Omjay dan pak sutan sangat optimis pembentukannya berjalan lancar.

Tak lama kemudian hadir bergabung mbak christina blogger kompasiana. Kami memang janjian ketemu di masjid raya. Mbak christina bekerja di telkomsel cabang metro lampung. Kami diskusi panjang lebar ttg pentingnya tik dikuasai anak anak kita.

Waktu makan siangpun tiba. Mbak christina mengajak kami makan di rumah makan putri minang. Blogger kompasiana mas Doddy Poerbo dayang menyusul. Kami malah ditraktir makan siang sama mas Doddy Poerbo. Bahkan kami diantar pulang sampai tanjung karang dan dibekali oleh oleh pula. Terima kasih mas Doddy Poerbo atas buah tanganya.

Walaupun pertemuan dgn pàra guru di lampung singkat. Omjay optomis ipgi di lampung akan membesar. Apalagi kami sempat bersilahturahim ke pondok pesantresn daarul maarif yg dipimpin kh abdullah said.

Semoga ipgi terus berdiri dan diisi oleh kawan kawan guru yg menyadari akan arti pentingnya sebuah organisasi profesi guru. Tak lupa omjay ucapkan terima kasih kepada suami bu yusi yg sdh memberikan omjay batu giok yg cantik untuk dipsang di jari jemari omjay yg kokoh dan kuat ini. Hehehe.

Komentar ditutup.