Daily Archives: September 22, 2017

Reisen in Europa

Reisen in Europa

Oleh : Novianti, S,Pd

SMPN 2 Haurgeulis Kab. Indramayu. Jawa Barat.

ptk-unj

            Buku ini merupakan memoar atau kisah suatu perjalanan selama kurang lebih 15 hari di benua Eropa ketika liburan akhir tahun pelajaran berlangsung. Perjalanan ini dialami sendiri oleh penulis yang juga seorang guru di sebuah sekolah menengah pertama Indramayu tepatnya di Haurgeulis yang berbatasan dengan daerah Cipunagara Subang. Perjalanan pertama kali ke luar negeri ini sebetulnya pernah diimpikan ketika masih kanak-kanak tepatnya pada masa duduk di bangku sekolah dasar. Jika melihat peta dunia dilihat pulau-pulau dan negara-negara yang ada di dunia. Selain itu kadangkala melihat kalender atau buku dan majalah yang menampilkan pemandangan indah di luar negeri, ingin rasanya kesana, namun kapankah itu terjadi dan rasanya tidak mungkin dialami.

        Baca lebih lanjut

Arti Kehidupan di dalam Kehidupanku

twc6

Tugas 2

Tugas 2 (1)-hotlider

Oleh.  Hotlider H Simamora

Curup, 22 September 2017

 

Jangan Pernah Mengeluh dihadapan semua orang namun tuangkanlah semuanya didalam tulisan, amarahmu tidak akan pernah jadi nyata menyentuh pendengarannya. Salah satu hal yang sangat susah untuk dilakukan di dunia ini adalah melepaskan sesuatu yang tidak bisa untuk kita miliki.

Baca lebih lanjut

Jadilah Guru yang Mampu Menulis dan Menerbitkan Buku

omjay-smkn18jakarta
RESUME BELAJAR MENULIS
HARI PERTAMA, 21 September 2017
Budi Kurnia, M.Pd.
(SDN Gunung Parang Kota Sukabumi)
 
GURU YANG MAMPU MENULIS DAN MENERBITKAN BUKU
 
Sebagai seorang pendidik guru mengemban tugas yang sangat mulia yaitu untuk menyampaikan ilmu pada peserta didik. Namun, selama ini guru terbelenggu dengan keterbatasan dalam menyampaikan ilmunya hanya di dalam kelas. Untuk mengatasi keterbatasan tersebut guru harus mau untuk menulis dan mengemas ilmunya menjadi buku agar kebermanfaatan ilmunya tersebar ke seluruh dunia, tidak terhalang hanya oleh dinding kelas.
 
Semua orang, termasuk guru bisa menulis dan menerbitkan buku asalkan tahu caranya. Sayangnya selama ini masih banyak diantara para pahlawan pendidikan ini yang belum tau cara bagaimana cara untuk menulis dan menerbitkan buku.

Baca lebih lanjut

SETITIK HARAPAN SEJUTA IMPIAN

SETITIK HARAPAN SEJUTA IMPIAN

Oleh Kusmawan, S.Pd.

SDN YASAADI KEC.RANCAEKEK KAB.BANDUNG

 

Setiap orang memiliki cita-cita dan harapan, baik mereka yang berada di pedesaan maupun di perkotaan. Semua harapan dan cita-cita belum tentu menjadi sebuah kenyataan, namun kita sebagai manusia hanya berusaha, berencana dan berharap akan terwujudnya harapan tersebut. Adapun  hasil akhirnya kita harus menerima dengan lapang dada dan menjalaninya dengan sungguh-sungguh.

Baca lebih lanjut

Tugas 2 Menulis Buku Bersama Om Jay

omjay-pembicara-bhkTugas 2 Menulis Buku Bersama Om Jay

Oleh: Agus Riyanto

Beberapa tahun terakhir kita sering mendengar berita bahkan melihat sendiri di sekitar kita, betapa banyak guru yang tersandung berbagai masalah. Mulai dari kasus yang terjadi ditempatnya mengajar (dengan peserta didik) sampai kasus dimasyarakat yang berhubungan dengan pelanggaran terhadap norma-norma. Melakukan kesalahan dan dosa bagi manusia memang umum dan sudah menjadi fitrah semua manusia, tetapi manusia yang disebut guru sebisa mungkin harus menghindari berbuat kesalahan dan dosa. Karena sebagai seorang guru, secara otomatis kita dituntut untuk menjadi manusia setengah dewa.

Baca lebih lanjut

Ibu

IBU

Buat Ibuku, Pahlawanku, kini akupun menjadi Ibu

Bismillahirrohmaanirrohiim

Catatan goresan pena hati, inspirasi dari penulis hebat omjay (Wijaya Kusumah).

Penulis Itu Kutemukan (OMJAYA)

Tiga tahun yang lalu ingatanku kembali

kunjungi toko buku kesukaanku

Kutatap semua buku yang begitu banyak

Tuk dalami pengetahuan dan wawasan menulisku

Buku penelitian yang sederhana

Namun dapat merubah kualitas pembelajaran

Buat peserta didikku

Mataku tertuju, kudekati, kusentuh

Satu buku yang begitu berbeda dengan yang lainnya

Nampak  foto  buku sederhana

Sosok guru yang berpeci namun bukan penulis

Kuraih buku itu, kulihat  nama penulis

Sebuah nama Wijaya Kusumah

Gak sadar  penulis itu ada satu grup

Dalam pertemanan Seminar Nasional

Swissbell Hotel Jakarta

Menampung 260 guru

Disitu ada beliau, aku tak kenal

Di suatu acara bulan juli aku dipanggil

Workshop Literasi Millenium

Entah kenapa aku terpilih, namun ku bersyukur

Dapat berjumpa  guru hebat dan inspiratif

Disebelah aula tempat berkumpul

Ku melihat seorang seorang yang  nampaknya kukenal

Namun tak tahu siapa dia

Hingga berakhirlah kegiatan di Millenium hotel

Tempat Inobel dan literasi berlangsung

Kubuka whatsapp sesaat pulang dari Jakarta

Literasi yang kuikuti

Ada nama wijaya, disebut omjaya

Aku lihat .. aku amati

Waduh… itu dia..itu dia

Wijaya kusumah berfoto dengan istri dan anak putrinya

Kuamati buku PTK 3 Tahun yang kubeli

Betul ini penulis itu

Om Wijaya..

Kalau aku tau itu om Wijaya

Akan kuhampiri beliau dan berfoto

Ceeees… salam Literasi !

Tau gak om Wijaya?

Dari buku omjaya  kubeli

 Kubuahkan penelitian sederhana

Kuseminarkan  sebanyak tiga kali

Gratis..gratis

Ajang nasional yang kuhadapi

Puji syukur kupanjatkan

Atas rezeki kreativitas dari membaca

Dari guru inspirasi tingkat nasional

Barokalloh fikum

Semoga semakin bertambah ilmu

Kepala kita semakin tertunduk

Dan malu dengan-Nya

Taqorub Kepada-Nya.

Aamiin Ya Rabbal ‘aalamiin

Jum’at, 22 september 2017, waktu tepat pukul 10.00 WIB. Usiaku menginjak 37 tahun, pastinya perjalanan yang cukup lama telah kujalani. Berbagai pengalaman aku hadapi. Mulai dari aku menjadi zigot,  menurut ilmu pengetahuan aku ada karena ada sel sperma dan sel telur  dari orang tuaku. Kromosom seks  berlambang X yang dibawa sel sperma  ayah telah mengalahkan  sekitar 250 juta  lawan lainnya untuk mendapatkan satu sel telur yang begitu istimewa dengan kromosom X.  Keduanya bergabung jadilah aku zigot. Allah SWT mengijinkan aku untuk tumbuh dan berkembang melanjutkan perjalanan hingga aku seperti saat ini.

Buku ini akan menceriterakan tentang pengalaman hidupku sejak aku menjadi zigot  berkembang terus  menjalani tahapan hidup manusia hingga sekarang ku menginjak dewasa. Masa manulapun pastinya akan aku alami dengan ijin-Nya. Berbagai hikmah  yang aku ambil dalam perjalanan hidup akan aku tuliskan dibuku ini, agar menjadi hikmah buat pembaca. Aku menjalani hidup tentunya banyak lika-liku  yang dijalani pengalaman baik semoga menjadi nilai ibadahku, pengalaman buruk atau suatu kesalahan semoga dapat dihapus dengan taubat yang dengan ijin-Nya serta syariat-Nya dapat terhapus dengan amalan kebaikan yang sedang aku kumpulkan.

 Selama Allah SWT  memberikan jantungku untuk terus bekerja. Tubuhku  semua organ bersatu dengan organ lainnya, bahkan sampai sel bagian terkecil dari tubuhku yang senantiasa  terus memperhatikan aku agar terus hidup. Begitu sinerginya tubuhku bekerja baik disadari maupun gerakan yang tidak disadari. Semuanya itu tak akan lepas dari tujuan Allah SWT menciptakan kita sebagai makhluk yang namanya Manusia. Kajian  perjalanan tahapan manusia yang kita jalani yang begitu unik pada setiap kejadian, suatu keajaiban yang dapat membuat keajaiban lain yang lebih besar,  akan dikupas tuntas sedikit demi sedikit akan dibahas dibuku ini dengan gaya bahasa yang penulis miliki sebagai pemula.

Aku anak ke lima dari enam bersaudara dari semuanya hanya aku yang paling dimanja, entah kenapa sampai ibuku memberikan nama tambahan saat usiaku  menginjak remaja. Katanya nama hati ditambahkan dengan nina agar dapat menginjak  sekolah sampai ke perguruan tinggi, itu kata yang ibu berikan kepadaku. Nama yang ditulis Hati Nina Nurahayu Suhana. Panjang sekali tidak seperti ini Hatiiiiiiiiiiiii. Ada yang unik nama kakakku diberi nama yang pendek Yuyun saja. Tapi pastinya semua ibu menyayangi kami dan tidak pilih kasih. Seperti yang aku rasakan saat ini kepada ke lima anakku  aku sayang mereka semua.

Mengapa aku beri judul IBU ?. Karena dari sosok ibu aku dapat  seperti ini. Walau sikapku terkadang tidak baik terhadap ibu, belum pernah berbuat ataupun balas budi dengan ibu karena usia muda ibu telah dipanggil-Nya dengan  enam anak yang ditinggalkan. Perjalananku tanpa ibu memang cukup berat namun aku tak bisa apa-apa lagi aku harus tegar harus kuat. Karena ibu akan tetap dihatiku.

Ibu. walaupun engkau telah tiada namun tetap menemani aku, selama perjalananku  aku teringat  ibu. Sosok ibu begitu luar biasa, sosok ibu yang menginspirasi, yang menyekolahkanku, istri yang setia, istri yang begitu bersabar. Oh ibu, semoga  semua kebaikan ibu selama hidup, keluguan ibu dan senyuman yang begitu indah  membawakan ibu pada tempat yang mulia disisi-Nya.

Buku tentang ibu yang berusaha membuat  hikmah disetiap perjalanan kehidupan manusia, ibu yang membimbing sang anak tercinta. Berawal dari sebelum terbentuknya zigot, masa  balita, menuju ke anak-anak,  kemudian memasuki masa remaja dan tahapan berikutnya menuju dewasa, berakhir di masa manula. Terkadang kita berasa muda selamanya, dengan melihat usia yang telah dilewati tanpa kita sadari apa yang telah kita perbuat. Selama masih ada waktu, ayo kita berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya raih prestasi dimanapun berada. Kita memiliki zona waktu, yang telah Allah tetapkan sesuai waktunya. Dan Allah SWT memiliki rencana berbeda pada masing-masing orang. Mari bekerja sesuai dengan zona waktu kita. Sehingga rencana baik dan indah atas kita Allah SWT kehendaki.  Ayo berkarya tanpa henti, semua indah pada akhirnya

Buku ini kupersembahkan untukmu Ibu, hanya untukmu. Untuk semua para ibu yang ada  dan sedang berjuang  dalam menjalankan tugasnya yang sangat mulia. Wahai para ibu  semoga semua gerak  dan langkah kita senantiasa Allah SWT bimbing agar sesuai dengan aturan hingga dapat mengantarkan kita  menjadi pemenang dihari akhir nanti. Pemenang yang sebenarnya. Dari awal kita dilahirkan menjadi pemenang saat menjadi zigot  teruslah berjuang agar menjadi pemenang selama perjalanan hidup hingga pada kehidupan yang sebenarnya yang akan kita hadapi. Aamiin Ya Rabbal’alamiin.

Wassalamu’alaikum

Tugas membuat  sinopsis buku dari Om Wijaya Kusumah,

Halaman sesuai 150 halaman

 22 September 2017

PENGALAMAN ADALAH GURU BESAR

PENGALAMAN ADALAH GURU BESAR

Oleh : Tahir Nasibu

Email : taroskhan@gmail.com

foto p2m17-5

Kami sering mendengar kata kata bijak yang mengatakan bahwa “hanya orang-orang yang bekerja yang akan melakukan kesalahan, dan hanya orang yang bekerja yang akan mendapatkan pengalaman, dan sesungguhnya guru terbesar bagi kita adalah pengalaman kita sendiri”. Pengalaman berasal dari kata alam, yang berarti bahwa jika kita sudah lama hidup di alam maka kita juga semakin pengalaman. Orang yang lebih tua dikatakan lebih berpengalaman dibanding orang yang lebih muda. Karena orang yang sudah tua sudah lama hidup di alam dunia ini. Orang yang berkarya, lebih berpengalaman daripada orang tidak berbuat. Orang yang berbuat, lebih baik daripada orang yang hanya duduk diam dan hanya menjadi penonton. Maka, orang-orang yang telah sukses menyerukan “Berbuatlah! Berkaryalah! Dan biarkan orang lain melihat dan bertepuk tangan dengan apa yang telah anda lakukan”.

Pengalaman berarti juga mengalami, melakukan, merasakan, mengatakan, menuliskan dan memikirkan apa yang kita kerjakan. Sebagai seorang guru tentunya banyak hal-hal yang harus dilakukan agar menjadi guru yang professional. Menjadi guru professional tidak semudah membalikkan telapak tangan. Seorang guru harus memiliki jam terbang yang tinggi, harus mempersiapkan banyak hal dan harus memiliki integritas untuk terus meningkatkan kompetensinya melalui berbagai pendidikan dan pelatihan.

Seorang guru harus mengalami banyak hal untuk memantaskan dirinya menyandang guru yang professional. Tulisan ini akan menceritakan berbagai aspek kegiatan yang telah dilalui penulis dalam kapasitasnya sebagai guru di SMP Negeri 2 Pulubala. Kegiatan-kegiatan yang pernah diikuti penulis antara lain. 1) Pemanfaatan teknologi computer. 2) Penguatan peran keluarga dalam pendidikan anak. 3) Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. 4) Full day School. 5) Pendampingan Kurikulum 2013. 6) Kemitraan Guru SMP Berprestasi. Dan masih banyak kegiatan lainnya yang telah mengisi nuansa pengalaman penulis.

Pembelajaran di abad 21 mengharuskan guru untuk menguasai Teknologi Informasi dan Komunikasi. Workshop sekolah yang penulis ikuti dalam pemanfaatan teknologi computer dimaksudkan untuk mewujudkan guru yang professional yang menguasai teknologi computer beserta perangkatnya. Dapat menggunakan Microsoft Word untuk memudahkan guru dalam membuat Administrasi Pembelajaran. Dapat menggunakan Microsoft Excel untuk memudahkan guru mengelola penilaian hasil belajar siswa. Dapat menggunakan Microsoft Powerpoint dalam menayangkan materi pembelajaran, memperjelas dan mempermudah penyajian yang menjadikan proses pembelajaran menjadi efektif serta mencapai tujuan yang diharapkan. Guru juga diharapkan dapat memanfaatkan internet dalam pembelajaran, bisa berkirim email, dapat mengupload atau mendowload berbagai materi dan bahan ajar yang sangat dibutuhkan oleh siswa. Pengalaman ini penulis rasakan sangat besar manfaatnnya. Karena pengguasaan perangkat TIK membuat semua pekerjaan guru menjadi mudah.

Penulis juga berperan aktif dalam kegiatan “penguatan peran keluarga dalam pendidikan anak melalui pendidikan keluarga” di SMP Negeri 2 Pulubala. Hal ini merupakan langkah baru yang mencoba diwujudkan sekolah untuk mendorong kerjasama yang harmonis antara orang tua siswa dan masyarakat dalam memajukan pendidikan anaknya. Setelah sekian lama sekolah terbelenggu dalam kata dan kalimat “tidak bisa melakukan pungutan” serta label “pendidikan gratis”.

 “Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan” harus penulis ikuti untuk bisa meningkatkan kegiatan pengembangan diri, publikasi ilmiah dan karya inovatif. Banyak guru yang masih kesulitan dalam menyusun proposal bahkan laporan sebuah penelitian tindakan kelas. Guru masih kesulitan untuk menyusun sebuah artikel penelitian. Terlebih lagi untuk menyusun sebuah diktat dan modul pembelajaran merekapun masih dalam proses meraba apa dan bagaimana cara menyusunnya. Dan untuk dapat menyusun sebuah mahakarya berupa sebuah buku yang best seller dan diakui dunia tentu memerlukan proses panjang yang cukup melelahkan untuk dapat mewujudkannya.

Full  Day  School  (FDS) mulai dicoba diterapkan di sekolah penulis. Dan  program ini membutuhkan ekstra tenaga dari para guru yang ada di sekolah tersebut. Full  Day  School  (FDS) merupakan  program  pendidikan  yang  seluruh  aktivitasnya  berada  di sekolah  sepanjang  hari  (sejak  pagi  hari  sampai  sore).  Makna  dari  full day school  yaitu  meningkatkan  pencapaian  tujuan  pendidikan  dan  pembelajaran  dengan  penambahan  jam  pelajaran  dan  kegiatan  ekstrakurikuler  agar  siswa  mampu  mendalami  sebuah  mata  pelajaran  dengan  jatah  waktu  yang  proporsional  selama  sehari  penuh  serta  memiliki  wadah  dalam  pembinaan  karakter  dan  pengembangan  minat  bakat  yang  dimiliki.

Pelatihan Kurikulum 2013 di sekolah penulis mulai dilaksanakan pada tahun 2016. Saat sekolah lain sudah menerapkan kurikulum 2013, sekolah penulis masih menerapkan kurikulum 2006. Pengimbasan kurikulum 2013 merupakan kebijakan baru dalam melaksanakan kurikukulum 2013 secara bertahap dan berkesinambungan. Dengan menambah jumlah sekolah inti dan sekolah imbas serta memberikan blocgrand untuk sekolah-sekolah tersebut. Sekolah rintisan/inti yang telah melaksanakan kurikulum 2013 selama 3 (tiga) semester diberikan kewenangan untuk melaksanakan program pengimbasan kurikulum 2013 kepada sekolah-sekolah yang berdekatan dengan sekolah inti tersebut.

Kegiatan kemitraan merupakan kegiatan yang sangat menambah wawasan penulis. Penulis bermitra dengan teman-teman dari daerah lain seperti aceh, banten, yogyakarta dan bali. Bersama teman-teman tersebut penulis melakukan kegiatan di daerah penulis sendiri yaitu di Kabupaten Gorontalo.  Program kemitraan tersebut perlu terus ditingkatkan seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tuntutan kebutuhan. Agar program kemitraan tersebut lebih aplikatif dan bermakna serta dapat dilaksanakan secara optimum sehingga memberikan manfaat yang signifikan terhadap pengembangan karier PTK SMP di Indonesia, maka program kemitraan ini diarahkan pada Guru SMP berprestasi ke sekolah mitra program pemagangan dalam negeri yang lebih bermakna dan saling menguntungkan.

Apapun kegiatannya dan apapun aktivitasnya pasti akan menambah wawasan kita. Pengalaman mengikuti berbagai kegiatan akan memperluas khasanah pengetahuan. Aktivitas yang kita ikuti akan memberikan ruang untuk memasuki jalan-jalan baru yang belum penah dilalui sebelumnya. Peran yang kita jalani akan membawa lita ke lorong-lorong waktu yang tak berujung. Setelah melewatinya kita akan menyadarai bahwa ternyata kita mampu melaluinya.

 

Menulis Buku MGMP IPA

Menulis Buku oleh: Delismar, M.Pd

DWITAGAMA BAKTI MULYA 400 E

Ajakan membuat buku, ini yang saya tunggu selama ini. Pucuk dicinta ulampun tiba. Pak Wijaya Kusumah yang akrab dipanggil Omjay melalui WA group Seminar Kesharlindung 2017 mengundang para guru untuk ikut Pelatihan guru menulis buku gratis pada hari ini, Senin 18 September 2017, pukul 06.41 WIB. Pelatihan yang sangat menarik dan tanpa biaya ini dapat sertifikat 32 jam dari sponsor wijayalabs.com. Sungguh sangat sayang dan merugi bila tidak diikuti. Tujuan akhir dari pelatihan ini adalah penulis bisa diterbitkan bukunya tanpa membayar sedikitpun, kalau bukunya terjual laris malah akan dibayar.

        Baca lebih lanjut

Corat-Coret di Dinding Kelas

kamar688Corat-Coret di Dinding Kelas: Cerita-Cerita Inspiratif untuk Mendukung Penguatan Karakter dan Gerakan Literasi di Sekolah

oleh

Sefi Indra Gumilar

SMP Negeri 3 Terisi, Kab. Indramayu

Baca lebih lanjut

Menguak Masa Kejayaan Hindu-Budha di Temanggung

IMG_5078Tugas  2 :  Artikel “menuliskan isi buku”

Judul buku   : “Menguak Masa Kejayaan  Hindu – Budha di Temanggung”

Jenis Cerita :  Mengangkat Kearifan lokal

Penulis artikel isi buku : Indah Wiharti

Baca lebih lanjut