Resensi Buku Omjay

RESENSI BUKU MENULISLAH TIAP HARI DAN BUKTIKAN APA YANG TERJADI

Oleh : Khairun Nisa, M. Pd

buku-menulis

  1. Identitas Buku

 

Judul                         : Menulislah Tiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi

Penulis                      : Wijaya Kusumah, S.Pd, M. Pd

Penerbit                    : PT Indeks

Kota terbit                 : Jakarta

Tahun terbit               : 2012

Cetakan                    : Pertama

Deskripsi Fisik          : 290 halaman

ISBN (10)                   : 979-062-339-9

ISBN (13)                   : 978-979-062-339-2

  1. Pembukaan

 

Wijaya Kusumah, S. Pd, M. Pd adalah seorang Pengajar bodang studi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di SMP Lab School Jakarta. Ia juga seorang penulis produktif yang sangat aktif menulis di blog pribadinya maupun di Kompasiana. Beberapa buku dan karya ilmiah yang sudah dihasilkan, seperti Proses Pembelajaran  Internet dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Internet di kelas Akselerasi dengan Metode CTL & Penilaian Portofolio (2007); Menjaga Sekolah agar Unggul (2008); Meningkatkan Minat& Kreativitas Menulis Siswa Akselerasi melalui  Pengelolaan Blog di Internet (2008); Buku Mengenal Penelitian Tindakan Kelas (2009); Buku Yuk Kita Nge-blog! (2009); dan Buku TIK 7,8,9 SMP (2009). Selain itu, ia adalah pemenang juara ketiga guru berprestasi Inobel pada tahun 2017.  Beliau juga merupakan salah satu supporter yang mendukung agar mata pelajaran TIK dapat dikembalikan menjadi mata pelajaran wajib pada Kurikulum 2013.

 

Buku ‘Menulislah Tiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi’ adalah sebuah buku panduan dan motivasi untuk menulis. Buku ini ditujukan kepada para pembaca agar menulis setiap hari. Selain itu, buku ini memuat pengalaman penulis dalam mengembangkan tulisannya.

 

  1. Isi

 

Buku ‘Menulislah Tiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi’ ini terdiri dari 75 pokok bahasan. Dimulai dari  bagian ‘Menulislah Tiap Hari san Buktikan Apa yang Terjadi’ membahas tentang ajakan penulis untuk dapat menulis setiap hari agar menjadi penulis yang baik. Bagian The Power of Book: Baca Buku Buka Dunia membahas tentang catatan penulis untuk menjadi penulis yang baik harus memiliki kebiasaan membaca.

 

Bagian ‘Ketika Menulis Terasa Hambar’ membahas tentang bagaimana tulisan dapat dinikmati oleh pembaca. Bagian ‘Izinkan Aku Menulis’ membahasa tentang dokumentasi menulis. Bagian ‘Ketika Menulis Bertemu Pembacanya’ membahas tentang menulis itu dapat menemukan penulis dan pembacanya. Bagian ‘Cara Baru Menulis Efektif (New Version) membahas tentang tips menulis efektif. Bagian ‘Rabun Membaca Lumpuh Menulis’ membahas tentang catatan penulis untuk menjadi penulis harus rajin membaca agar tidak Rabun Membaca Lumpuh Menulis’. Bagian ‘Jangan Paksakan Menulis Bila Sudah Mengantuk’ membahas himbauan penulis untuk tidak menulis apabila sudah mengantuk.

 

Bagian ‘Bisakah Kita Menulis Sebelum Tidur’ membahas saran penulis agar kita menulis sebelum tidur. Bagian ‘Lahap Membaca Membuatku Gemuk Menulis’ membahas tentang kebiasaan penulis dalam membaca membuatnya produktif dalam menulis. Bagian ‘Creative Writing’ membahas begitu mudahnya tulisan kreatif itu. Bagian ‘Menulis Kreatif dan Menarik, Bagaimana Caranya?’ membahas tentang menulis harus dari hati. Bagian ‘Ketika Menulis Menjadi Beban’ membahas tentang menulis menjadi beban apabila penulis tidak kreatif dalam menulis. Bagian ‘Dari Mana Mulai Menulis’ membahas tentang tips yang paling mudah dalam menulis. Bagian ‘Dari Mana Ide Menulis’ membahas tentang ide menulis yang didapatkan dari pengalaman menulis penulis. Bagian ‘Lima Tips Manajemen Waktu yang Efektif’ membahas tentang bagaimana penulis bisa mengatur waktunya untuk menulis. Bagian ‘Ketika Tidak Ada Mood dalam Menulis’ membahas saran penulis ketika tidak menemukan ‘mood’ dalam menulis.

 

Bagian ‘Berhentilah Membaca untuk Menulis’ membahas tentang motivasi penulis agar pembaca tidak lagi menjadi pembaca tetapi penulis. Bagian ‘Belajar Baca Kilat Bersama Agus Setiawan’ membahas tentang pengalaman penulis dalam mengikuti seminar dengan narasumber Agus Setiawan-seorang penulis buku ‘best seller’. Bagian ‘Menulis Cepat, Bagaimana Caranya?’ membahas tentang tips menulis cepat. Bagian ‘Menulis itu Dahsyat Bo!’ membahas tentang pengalaman penulis pertama kali mengenal dunia tulis-menulis. Bagian ‘Mari Kita Kreatif dalam Menulis’ membahas tentang kebiasaan menulis yang harus diajarkan guru kepada siswa. Bagian ‘Kiat Membaca Satu Halaman Perdetik’ membahas tentang pengalaman penulis dalam mengikuti seminar Baca Kilat. Bagian ‘Membangun Kemampuan Menulis Guru’ membahas tentang pengalaman penulis dalam mengikuti seminar dengan topik yang sama. Bagian ‘Saya Membenci Tulisan Saya Sendiri’ membahas himbauan penulis agar mengapresiasi apa yang pembaca tulis. Bagian ‘Menulis itu Sebuah Kebutuhan’ membahas tentang komitmen penulis dalam menulis. Bagian ‘Menulis itu Mengalir Saja’ membahas tentang syarat untuk dapat menulis seperti air yang mengalir. Bagian ‘Kapan Sebaiknya Anda Menulis’ membahas tentang rekomendasi penulis untuk menjadikan membaca sebagai makanan dan menulis sebagai minuman.

 

Bagian ‘Ketika Anda Malas Menulis’ membahas bagaimana menggugah ‘feeling’ untuk menulis. Bagian ‘Membangkitkan Semangat Menulis’ membahas tentang tips penulis untuk tetap menulis. Bagian ‘Rahasia Beli Buku Bagus dengan Murah’ membahas tentang tips penulis untuk mendapatkan buku murah yang dapat dijadikan sebagai referensi dalam menulis. Bagian ‘Manfaatkan Waktu Luangmu untuk Menulis’ membahas tentang saran penulis untuk mengisi waktu luang dengan menulis. Bagian ‘Alhamdulillah Omjay Mendapatkan Hadiah Lomba Ngeblog’ membahas pengalaman penulis dalam mengikuti lomba blogdetik. Bagian ‘Membaca adalah Makananku, Menulis adalah Minumanku’ membahas tentang curahan hati penulis bahwa tujuannya menulis adalah berbagi.

 

Bagian ‘Deep Reading, Membaca secara Dalam’ membahas tentang tips melakukan Deep Reading. Bagian ‘Menulis Buku Harian atau Pengalaman Pribadi’ membahas tentang bahasan penulis tentang kebiasaan menulis di buku harian dapat meningkatkan kemampuan menulis. Bagian ‘Keajaiban Ngeblog di Internet (Dari 1 post dapat 3 buku) membahas tentang kebiasaan penulis menulis di blog dapat menghasilkan buku. Bagian ‘Cara Jitu Bikin Buku, Mau?’ membahas tentang tips penulis menghasilkan buku. Bagian ‘Menjadi Penulis Kaya (Belajar dari Pengalaman Johan Wahyudi) membahas tentang pengalaman penulis mengikuti seminar menjadi penulis kaya. Bagian ‘Mau Dapat Uang Rp 408.000.000 dari Menulis Buku?’ membahas tentang royalti yang bisa didapatkan apabila menjadi seorang penulis.

 

Bagian ‘Dari Keterampilan Menulis Menuju Keterampilan Berbicara’ membahas tentang profit yang diperoleh dari menulis menjadi pembicara. Bagian ‘Tulisanku adalah Tabunganku’ membahas tentang tulisan dapat dijadikan sebagai investasi. Bagian ‘Internet Sehat Bikin Kamu Jadi Hebat’ membahas tentang digital literacy yang harus dikuasai oleh guru agar siswa mampu menghasilkan informasi. Bagian ‘Menulis dangan Hati Memang indah’ membahas tentang menulis itu harus dari hati. Bagian ‘Mengapa Banyak Mahasiswa yang lama Lulusnya?’ membahas tentang keprihatinan penulis terhadap mahasiswa yang malas membaca dan tidak bisa menulis. Bagian ‘Tips Praktis Menulis di Blog Kompasiana’ membahas tentang 10 tips dari penulis untuk membuat artikel. Bagian ‘Mari Membangun Blog untuk Membangun Pembelajaran’ membahas tentang 12 tips membangun blog pembelajaran. Bagian ‘Ketika Tulisanmu Menggebu-Gebu’ membahas tentang catatan penulis untuk fokus dalam menulis. Bagian ‘Herfen Suryati -Guru Wanita Hebat yang Menginspirasi’ membahas tentang catatan motivasi penulis terhadap Ibu Herfen Suryati yang membuktikan dirinya sebagai guru wanita yang sangat produktif dalam menulia. Bagian ‘Copy Paste, Nikmat Euy!’ membahas tentang para plagiat itu tidak bermoral. Bagian ‘Enakan Mana? Menulis Sebelum Tidur atau Menulis Setelah Tidur?’ membahas tentang catatan penulis tentang opini menulis sebelum tidur itu lebih baik atau tidak dari menulis sesudah tidur.

 

Bagian ‘Catatan Harian Seorang blogger’ membahas tentang keuntungan menjadi blogger. Bagian ‘Belajar Menulis dari Bang Andika (kompasioner teraktif di Malaysia) membahas tentang pengalaman inspiratif penulis dengan Bang Andika-seorang kompasioner teraktif di Malaysia. Bagian ‘Menulislah Setelah Tidur’ merupakan saran dari penulis untuk menulis setelah tidur agar lebih segar. Bagian ‘Belajar Menulis dari Mariska Lubis’ membahas tentang pengalaman penulis bertemu dengan Mariska Lubis-seorang kompasioner aktif. Bagian ‘Biasakanlah Menulis Sebelum Tidur’ membahas saran penulis untuk membiasakan menulis sebelum tidur. Bagian ‘Ketika Ide Menulis Mulai Macet’ membahas tentang saran penulis untuk istirahat sejenak ketika ide menulis tidak ada. Bagian ‘Membaca adalah makanan utamaku, menulis adalah minuman pelepas dahagaku’ membahas tentang membaca dan menulis adalah kebutuhan. Bagian ‘Mari kita menulis!’ membahas tentang ajakan penulis kepada pembaca untuk menulis.

 

Bagian ‘Tinggalkan Pesanmu dengan Menulis’ membahas tentang himbauan penulis kepada pembaca sebelum maut menjemput. Bagian ‘Menulis adalah Pekerjaan Semua Orang’ membahas menulis itu adalah pekerjaan yang dilakukan setiap orang. Bagian ‘Menulis itu Gampang’ membahas tentang menulis itu pekerjaan yang mudah dilakukan siapa saja. Bagian ‘Buku adalah Temanku dan internet adalah Sahabat Informasiku’ membahas tentang pentingnya internet sebagai sumber informasi dalam menulis. Bagian ‘Jangan Beri Aku Alat Tulis membahas tentang kekuatan menulis. Bagian ‘Menulis itu adalah Teknik yang Bisa dipelajari’ membahas tentang seorang penulis harus menguasai teknik menulis. Bagian ‘Mengungkap Kebermanfaaatan Blog sebagai Alat Rekam yang Ajaib’ membahas manfaat blog bagi penulis. Bagian ‘On Air Kompasiana di 99, 1 Delta Fm yang terasa singkat’membahas tentang pengalaman penulis mendapatkan banyak teman karena ngeblog dan menulis. Bagian ‘Bila Guru Mau Menulis Buku’ membahas tentang harapan penulis agar guru mau menulis buku. Bagian ‘Tidak gampang jadi penulis’ membahas tentang catatan beliau bahwa menjadi penulis itu membutuhkan perjuangan.

 

Bagian ‘Menumbuhkan kreativitas Menulis melalui Blog’ membahas tentang pengalaman penulis melakukan Penelitian Tindakan Kelas di SMP Lab school. Bagian ‘Menulislah dengan niat untuk berbagi’ membahas pengalaman penulis dalam menulis. Bagian ‘Mendengar, Membaca, dan Menulis (3 M) membahas tentang kemampuan 3 M yang harus dikuasai apabila ingin menjadi orang hebat. Bagian ‘Menulis Setiap Hari, Bagaimana Caranya?’ membahas tips penulis untuk dapat menulis setiap hari. Dan bagian paling akhir, ‘Berkat Menulis Aku Dapat Ipad’ membahas tentang pengalaman penulis mendapatkan ‘ reward’ karena menulis.

Ada beberapa kelebihan yang dapat diambil dari membaca buku ini:

  • Tujuan penulisan buku jelas yaitu mengajak pembaca menulis buku
  • Sasaran buku cukup jelas, yaitu pembaca umum.
  • Tema buku sangat menarik, terutama bagi pembaca yang tertarik menulis buku
  • Informasi yang disampaikan pada buku benar adanya dan mutakhir. Hal ini dapat terlihat dari beberapa sumber nama dan bibliografi yang disebutkan penulis. Selain itu, terdapat banyak sumber foto dan dokumentasi. Akan tetapi akan lebih baik apabila penulis memasukkan kutipan atau catatan kaki sehingga lebih valid.
  • Isi buku sangat informatif, sehingga pembaca diarahkan untuk mengeksplor lebih dalam tentang cara menulis.
  • Lay out buku yang menarik.

Akan tetapi, sebuah tulisan yang baik pada dasarnya harus memiliki proses editing dan revisi yang berkali-kali. Dalam hal ini, buku ‘Menulis Tiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi’ memiliki beberapa kekurangan:

  • Judul Buka kurang ‘menjual’. Saat ini kita sudah banyak menemukan judul buku tentang menulis. Akan lebih baik, judul buku itu yang berbeda atau ‘different perspectives seperti ‘Menulis ala Omjay’. Menurut saya, judul ini akan lebih menjual apalagi bagi para pembaca setia blog Omjay. Kita semua tahu menulis itu productive skill maka pastinya akan terjadi beberapa keajaiban karena menulis.
  • Ada beberapa judul yang terlihat sama dari isinya. Seperti ‘Bisakah Kita Menulis Sebelum Tidur?’ dengan ‘Menulislah Setelah Tidur’ dan ‘Biasakanlah Menulis Setelah Tidur’; ‘Membaca adalah makananku, menulis adalah minumanku’ dan ‘Membaca adalah Makanan utamaku dan menulis adalah minuman pelepas dahagaku.’ Akan lebih baik apabila tulisan ini dijadikan satu judul saja.
  • Teknik tulisan yang tidak terlalu mengembangkan gagasan pendukung (Supporting Sentence), sehingga menunjukkan tulisan tidak kaya akan informasi. Satu paragraf setidaknya minimal terdiri dari lima kalimat yang terdiri atas; Topic Sentence, Supporting Sentence (minimal 3 SS), dan Concluding sentence.

 

Buku ‘Menulis Tiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi ini pada dasarnya buku yang sangat inspiratif dan informatif. Buku ini mengajak kita sebagai para penulis pemula untuk menulis kreatif dan menulis apa yang kita sukai. Walaupun, masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki.

 

 

Komentar ditutup.