Tips Menulis Setiap Hari

TUGAS  1: Maratul Hidayah

JUDUL BUKU                      : “MENULISLAH SETIAP HARI DAN BUKTIKAN APA YANG TERJADI”

PENGARANG BUKU          : WIJAYA KUSUMAH, S.Pd.,M.Pd.

PENERBIT BUKU                : PT. INDEKS , JAKARTA , 2012

KOTA TERBIT                      : JAKARTA

TEBAL BUKU                      : 300 HALAMAN

JENIS                                     : NON FIKSI

SINOPSIS                              :

BACA BUKU BUKA DUNIA …………. kata – kata inspiratif yang membakar penulis buku ini untuk terus dan terus membaca dan kemudian menuliskannya dalam blog atau artikel dan yang lain. Dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami buku ini seakan membawa pembaca untuk segera menulis apa yang ada dalam otak saat ini.

Menulis dan membaca adalah dua kegiatan yang tidak dapat dipisahkan. Tak ada penulis yang tidak rajin membaca. Semua itu berproses yang dimulai dari adanya ide

Menulislah setiap hari dengan hati. Biasakan menulis sebelum tidur, lalu buktikan apa yang terjadi.

RABUN MEMBACA LUMPUH MENULIS……..kata – kata inspiratif kedua yang membangun semangat para pembaca buku ini.

Lahap membaca akan membuat anda menjadi gemuk menulis, andapun akan menjadi penulis hebat bila anda mampu menuangkannya dalam gaya menulis anda sendiri

BERHENTILAH SEKOLAH SEBELUM TERLAMBAT …..nah ini yang bikin rugi kalau tidak membaca buku ini.

Buku ini banyak memberikan pencerahan bagi para pemula untuk memulai menulis dan mempunyai sebuah buku yang diterbitkan.

Nah Cara paling mudah membuat buku adalah melakukan kegiatan tulis menulis setiap hari, anda harus konsisten dan memiliki komitmen tinggi untuk melakukan kegiatan tulis menulis.

Tips menulis 1:

  1. Tuliskan apa yang ada di depan mata
  2. Tuliskan tujuan apa anda menulis
  3. Siapa yang anda tuju untuk pembaca tulisan itu
  4. Pesan apa yang ingin anda sampaikan kepada pembaca
  5. Biarkan jari jemari anda menari menyelesaikan irama nada dalam otak anda
  6. Simpan dulu, jangan langsung diposting, berpikirlah sebelum memposting
  7. Buka kembali tulisan anda, baca kembali perlahan-lahan
  8. Tambahkan beberapa kata atau kalimat efektif yang membuat pesan anda sampai
  9. Simpan kembali dan jangan dulu di publish, cek kembali apakah apakah pesan anda sudah sampai ke pembaca
  10. Buka kembali dan baca hati-hati sekali lagi tulisan anda , apabila sudah yakin maka klik posting atau publish

Tips menulis 2 :

  1. Jangan menulis dikala sudah mengantuk, usahakan ketika menulis kondisi anda dalam keadaan terjaga, sehingga menulis akan mengalir bagai air
  2. Banyak membaca
  3. Tuliskan apa yang anda rasakan saat ini, bila mengantuk katakan saja dalam tulisan anda itu.
  4. Lakukan proses editing, dan tambahkan beberapa cantelan beberapa buah teori dari buku bila tulisan anda berbau ilmiah

Menulis juga bisa kita lakukan dan dimulai sebelum tidur .Untuk mampu menulis sebelum tidur ada langkah mudah yang bisa dilakukan untuk memanaje waktu :

  1. Membuat daftar dan menentukan prioritas sasaran dari minggu pertama sampai minggu keempat dalam setiap bulannya, maka akan didapat progress report yang dicapai selama kurun waktu satu minggu.
  2. Menggunaka daftar pekerjaan yang harus anda tuntaskan hari ini, membuat anda menentukan skala prioritas.
  3. Curahkan prioritas pertama anda pada prioritas A atau yang paling penting.
  4. Tangani tugas sekali , dan usahakan mengerjakan pekerjaan lainnya bila Anda telah selesai.
  5. Terus menerus bertanya “bagaimana cara terbaik menggunakan waktu sekarang ? dan kerjakanlah….!

Selamat membaca dan selamat mencoba ….

 

One response to “Tips Menulis Setiap Hari

  1. TUGAS 2: Maratul Hidayah

    Menulis paling tidak memuat beberapa bagian :
    1. Pengantar
    2. Isi
    3. Penutup

    Aku terlahir di Pekalongan tetapi aku dibesarkan di kota gudeg yah kota Jogjakarta. Siapa yang tak kenal Pekalongan kota di daerah pantura yang terkenal akan batiknya. Pekalongan didaerah pesisir maka ciri pesisir juga yang banyak dijadikan motif pada batik. Batik Pekalongan pasti ada bedanya dengan batik Solo, Jogja, Lasem, Madura atau daerah lain. Semua punya wangsa pasar sendiri -sendiri . Tapi konon batik Pekalongan memang yang paling oke dari segi motif dan pewarnaan .

    Jika batik Solo dan Jogja cenderung dengan warna sogan alias coklat tanah dan ciri khasnya adalah corak klasik seperti parang rusak , kawung, parang kusumo dll, maka batik Pekalongan mempunyai ciri dengan warna – warna pesisir seperti coklat muda , biru laut, dll tidak menutup kemungkinan warna mix sesuai dengan perkembangan atau permintaan pasar. Dan juga corak batik Pekalongan ada Jlamprang, biota laut, dll.

    Akan tetapi dewasa ini batik Pekalongan sedang mengalami kemunduran. Kalau dulu para pengrajin batik didominasi oleh kaum pribumi sekarang sudah bergeser di dominasi oleh kaum pendatang China . Dan juga sungguh sangat disayangkan batik Pekalongan khususnya dan memang secara umum wangsa pasar kurang menyenangkan , hal ini terbukti dari banyak para muda dan orang tua lebih bangga menggunakan kain selain batik. Sedikit terobati bagi para pecinta batik karena batik terasa begitu elegan karena disetiap momen penting tingkat bawah sampai atas menggunakan batik.