Creative writing

Artikel 1.

Creative Writing

            Creative Writing atau menulis kreatif adalah kebalikanya plagiarisme atau copy-paste. Jadi, menulis kreatif adalah menulis karya asli dari kamu dan bukan dari orang lain. Menulis karena inspirasi dari karya orang lain boleh tetapi, jangan mengikuti semua aspek yang ada di dalam karya tulis itu.

            Menulis kreatif tidak susah, kita hanya harus mulai berlatih. Misalnya, menulis blog atau menulis buku. Kita harus sepertiu ini karena kita harus kreatif dalam menulis, sedih sekali kan kalau hanya bisa copy-paste sebuah artikel sebagai karya kamu? Gitu dan penulis arikel aslinya juga akan marah karena kamu menyuri karya asli mereka. Jadi berlatihlah menulis kreatif untuk kesuksesan masa depanmu.

Artikel 2.

Internet Sehat Bikin Kamu Jadi Hebat

            Dari dulu, banyak orang menggunakan internet sebagai sumber informasi yang diperlukan dan banyak orang itu tidak menggunakan informasinya dengan baik. Mereka biasanya menggunakan media informasi seperti artikel untuk di copy-paste ke tugas mereka seperti, siswa menggambil artikel dari internet untuk pr, dan guru untuk menyari soal. Makanya, kita harus melakukan internet sehat yaitu, menggunakan internet untuk menyari informasi yang penting untuk diolah dengan kemampuan sendiri agar mendapat informasi yang lebih bagus. Contahnya termasuk video dan blog tutorial.

            Internet sehat ini juga memasuki beberapa hal yang lain yaitu, komunikasi yang bagus (tidak yang iya-iya) antara orang lain seperti di media social dan lain-lain. Tetapi karena dampak globalisasi muncul content di media sosial yang tidak baik (yang iya-iya) seperti, senjata perang yang murah, narkoba, dan lain-lain. Oleh karena itu internet sehat lebih baik untuk semua orang.

Artikel 3.

Kiat Membaca Satu Halaman Per Detik

        Saat ini, semakin banyak orang yang semangat untuk menulis dan membuat buku. dengan karya tulis yang banyak itu, kita butuh lebih banyak waktu untuk membaca. Tetapi, untuk orang berkerja atau mahasiwa, menyari waktu luang untuk membaca itu susah.

 Jadi, seseorang bernama Agus Setiawan membuat sebuah buku berjudul “1  Halaman/Detik. Isi buku ini adalah cara semua orang baik pekerja maupun siswa untuk melakukan membaca kilat. Dalam buku itu ia berbicara tentang cara membaca cepat dan betapa mudahnya itu sebenarnya. Dan sebenarnya yang menghambatkan kita untuk membaca itu kita sendiri kalau kita tidak terbuka dan malas untuk menerima hal yang baru ke dalam hidup kita

 

Iklan

One response to “Creative writing

  1. Baru saja saya membaca beberapa cerita di buku Om Jay yang berjudul ‘Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi’. Judul dari cerita-cerita, yang lebih tepat dikatakan artikel, adalah ‘Cara Mudah Menulis Buku’, ‘Rahasia Beli Buku Bagus dengan Harga Murah’, ‘The Power of Book : Baca Buku Buka Dunia, dan ‘Jangan Paksakan Menulis Jika Sudah Mengantuk’. Cerita-cerita ataupun artikel yang bermanfaat bagi saya.
    Artikel ‘Cara Mudah Menulis Buku’ itu sangatlah benar. Kita harus terus menulis setiap harinya dengan rutin. Kalau hari ini tidak menulis, esoknya harus menulis dua kali lipat. Setelah tulisan kita banyak sehingga bisa mejadi sebuah buku, maka mintalah pendapat orang lain. Jangan malu-malu untuk memperlihatkannya kepada teman ataupun keluarga. Jangan marah pula jika tulisan kita dikritik. Mungkin saja si pengkritik ingin tulisan ketika menjadi lebih baik dan disukai oleh banyak orang.
    Artikel kedua yang saya baca adalah ‘Rahasia Beli Buku Bagus dengan Harga Murah’. Tulisan ini membuat saya tertegun. Saya baru tahu kalau di toko-toko buku ada tempat-tempat ‘tersembunyi’ yang memuat buku-buku murah. Semoga saja saya bisa menemukan tempat itu di toko-toko buku yang saya kunjungi.
    Artikel ketiga yang saya baca berjudul ‘The Power of Book : Baca Buku Buka Dunia’. Dengan membaca buku, kita bisa melihat jendela dunia yang kaya akan ilmu. Membaca buku bukan hanya membaca informasi yang disampaikan oleh sang penulis, tapi membaca buku adalah menyerap informasi yang dibutuhkan. Akan lebih baik jika kita bisa mambaca buku tapa mengantuk hingga jatuh tertidur. Sehingga kita bisa menyerap intisari dalam buku yang dibaca.
    ‘Jangan Paksakan Menulis Bila Sudah Mengantuk’ adalah artikel keempat yang saya baca. Jika ketika menulis kita sudah mengantuk, lebih baik dihentikan dulu kegiatan menulisnya. Karena jika dipaksakan, maka tulisan yang kita tulis akan menjadi kurang baik. Kita menjadi tidak fokus ketika menulis. Ide-ide cerita ataupun tulisan pun menjadi buntu. Setelah kita mengistirahatkan diri ketika mengantuk, maka saat kita terbangun kita akan menjadi lebih fokus menulis. Ide-ide cerita ataupun artikel kembali mengalir deras.

    Komentar : Dinda Yuviarrahmah 7F

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s