Sinopsis Buku Menjadi Blogger Ternama

Sinopsis Menjadi Blogger Ternama
Oleh: Cleva Aqila Nurman 7C/9

buku blogger-ternama

            Apasih blogger itu? Apakah seorang blogger harus berpendidikan tinggi untuk menjadi terkenal di mata dunia? Namun kenyataannya tidak. Orang yang senang menulis di blog, diberi sebutan blogger. Tidak sedikit blogger yang tak berpendidikan tinggi pada akhirnya sukses menjadi seorang blogger. Hanya satu kunci untuk menjadi blogger, yaitu memiliki komitmen tinggi dan kerja keras untuk mengelola blognya. Ia harus memiliki keterampilan menulis. Bagaimana caranya? Ia harus terus membaca kemudian menulis agar bisa melatih dirinya sendiri karena kemampuan mendasar seorang blogger itu hanyalah dengan menulis. Dengan menulis itulah seorang blogger menjadi terkenal. Semakin banyak pengunjung blognya, semakin ia akan meningkatkan keterampilan menulisnya. Mungkin pada awalnya, menulis hanya menjadi sekedar hobi saja, akan tetapi lama kelamaan hobi itu akan mendatangkan rezeki dan keuntungan. Banyak blogger meraup duit berupa mata uang rupiah dan dollar dari tulisan-tulisannya selama ngeblog dan berusaha mengelola blognya itu.

            Bila kamu konsisten dan memiliki komitmen yang tinggi dalam mengelola blog agar bisa menjadi seorang blogger yang bermanfaat untuk orang lain, maka kamu akan mendapatkan cek mundur yang akan didapatkan beberapa tahun kemudian. Menulis dan terus menulis, lalu perhatikan apa yang terjadi. Orang yang gemar mengingat sesuatu dan menceritakannya kembali, biasanya pemikirannya tidak akan terganggu pada usia lanjut. Hal itu sudah dibuktikan oleh para blogger yang sudah berusia lanjut. Sebab, tidak salah kalau penulis menyampaikan bila blogger ternama itu adalah makhluk narsis dan egois. Mereka memiliki motivasi dan inspirasi yang tinggi dalam menulis dan menunjukkan bahwa dirinya lebih hebat dari para artis di dunia nyata.

Blogger di dunia maya tak terhitung jumlahnya, namun hanya sedikit yang mampu bertahan mengelola blog pribadinya. Biasanya, mereka akan mundur selangkah demi selangkah karena menyerah tak sanggup lagi untuk mengelola blog pribadinya dengan baik. Ada cara-cara untuk mencegah hal ini terjadi. Diantaranya, perhatikan kontent yang kamu publish dalam blog kamu, sebab “content is the king”. Tak lupa untuk konsisten dalam mengolah blog dan menjaga perlengkapan seorang blogger. Kemudian, agar bisa bekerja sama dengan blogger yang lain, bergaullah dengannya, sebab blogger yang kurang ‘gaul’ kurang dikenal. Jangan ragu untuk belajar dengan mereka, tunjukkan bakatmu. Selalu ingat untuk banyak membaca, dan banyak menulis, sebab kita hanya bisa menulis hanya dengan membaca.

Selain menulis di blog, kita juga bisa membuka toko online yang mampu memberikan penghasilan yang memuaskan. Membuka toko online melalui blog memang kelihatannya mudah, akan tetapi mengelolanya dengan kreativitas yang tinggi bukan suatu hal yang mudah. dibutuhkan strategi pemasaran yang jitu agar orang tertarik sehingga ia ingin membeli barang itu. Seolah-olah mereka melihatnya secara langsung. Mempercayai dengan sepenuh hati kalau barang yang dipesannya berkualitas baik. Misalnya, seorang ingin membeli buku terbaru, penulis cukup berkunjung ke blog toko buku itu. Lalu penulis memesannya dan terjadilah transaksi online. Tak berapa lama kemudian ada email konfirmasi dari penjual dan mereka akan mengantarkan barangnya ke tempat penulis besok. Penulis pun menunggu barang itu diantar, dan uang pembayaran harga buku bisa dibayar langsung pada saat barang dikirimkan ke penulis, dan tak perlu transfer lewat bank. Enak sekali bukan?

            Dengan hasil nge-blog, kita bisa menghasilkan buku. Disarankan kepada para blogger untuk mulai mencantumkan nama dan foto asli dalam blognya agar memudahkan kita dalam bersilahturahim. Beberapa alasan orang untuk ngeblog, diantaranya, ngeblog menjadi pusat pembelajaran dan berlatih menulis dan menjalin serta memperbanyak teman, relasi, maupun persahabatan. Nge-blog dapat dimanfaatkan sebagai representasi pandangan-pandangan penulis tentang suatu masalah, dan juga sebagai inkubator. Nge-blog mampu mencari tambahan penghasilan, misalnya dengan membuat buku. Hanya mereka yang benar-benar berkomitmen dan memiliki gairah menulis mampu menampung keterampilan untuk menulis.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s