Daily Archives: Oktober 18, 2017

RAKOR YAYASAN BUNDA KANDUNG: Kepemimpinan yang Amanah

izin share

Trainer Kita

DWITAGAMA BUNDA KANDUNG1DWITAGAMA BUNDA KANDUNG2DWITAGAMA BUNDA KANDUNG3DWITAGAMA BUNDA KANDUNG4DWITAGAMA BUNDA KANDUNG5DWITAGAMA BUNDA KANDUNG6DWITAGAMA BUNDA KANDUNG7

Berlokasi di Hotel Desa Gumati Bogor, saya mendapat kehormatan untuk berdiskusi dengan keluarga besar Yayasan Bunda Kandung yang mengelola sekolah SMP< SMA< SMK dan Politeknik Bunda Kandung 14 Oktober 2017, materi saya Kepemimpinan yang Amanah dengan harapan mampu lebih mendorong gairah manajemen sekolah dan perguruan tinggi yang dikelola Yayasan Bunda Kandung untuk terus menggelorakan filosofi Bunda Kandung dalam mendidik warga sekolah dan mahasiswanya, sehingga makin dipercaya oleh masyarakat.

Masyarakat yang makin pintar kini tak hanya senang dengan sekolah gratis, tetapi mereka tak keberatan untuk membayar sejumlah biaya hingga puluhan juta untuk memasukkan anaknya ke sekolah yang mendidik muridnya menjadi pribadi yang berkualitas.

Terima kasih kepada Pengurus Yayasan Bunda Kandung yang berkenan bersinergi dengan saya, semoga bermanfaat. Nikmati ribuan foto-foto training saya disana, ribuan foto saya lainnya di instagram, video saya di Youtube ada lebih dari 1.100 bisa dinikmati disiniperlu download slide-slide Saya silahkan klik disini.

#29…

Lihat pos aslinya 1 kata lagi

Iklan

Solusi Menghilangkan Malas Menulis

SOLUSI MENGHILANGKAN RASA MALAS MENULIS

 IMG-20160506-WA0058

Menulis merupakan suatu kegiatan yang harus dilandasi dengan rasa suka. Apabila tidak dilandasi dengan rasa suka, keinginan menulis tidak akan pernah terlaksana. Hal ini diakibatkan banyak sekali hal-hal yang dapat menjadi penghambat dalam menulis, salah satunya adalah rasa malas yang berasal dari diri kita sendiri.

Baca lebih lanjut

Melayani dengan Cinta

MELAYANI DENGAN CINTA SEBAGAI UPAYA PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DI SMP NEGERI 3 KANDANGAN

 

SMP Negeri 3 Kandangan Temanggung merupakan Sekolah pinggiran di wilayah kabupaten Temanggung dengan tingkat kesadaran masyarakat terhadap pendidikan yang masih rendah. Mata pencaharian masyarakatnya hampir 50% menjadi petani di ladang dan 50% lainnya kebanyakan merantau sebagai pembantu rumah tangga.

Baca lebih lanjut