TIK untuk Siapa?

Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah teknologi yang dimanfaatkan untuk semua. TIK bukan hanya sekedar alat bantu, tapi juga ilmu yang terus berkembang. Jadi kalau bangsa ini ingin maju, pelajari ilmunya dan jangan hanya sekedar menggunakannya saja. Belajar TIK itu penting untuk kemandirian bangsa di bidang TIK.

Information and Communication Technologi (ICT) adalah kebutuhan penting saat ini yang membuat manusia saling terhubung satu sama lain dari belahan dunia manapun. Internet menyatukan kita semua dalam kehidupan maya yang tak pernah tidur. Dibutuhkan banyak sekali inovasi agar semakin mudah orang menggunakannya.

Internet adalah salah satu bagian ilmu TIK yang semestinya sudah dikuasai sejak dini. Selain internet ada juga intranet. Kita belajar internet tanpa internet lewat jaringan intranet. Komputer server menjadi andalannya dan inilah yang dipakai untuk unjian nasional berbasis komputer (UNBK).

Siswa mengerjakan soal dengan jaringan intranet. Bank-bank soal sudah ada di server sekolah yang didapat dari puspendik kemdikbud. Dari komputer siswa, jawaban soal dikirimkan ke server sekolah. Kemudian server mengirimkannya lewat jaringan internet ke pusat penilaian pendidikan (puspendik) kemdikbud. Penggunaan kertas sudah tiada lagi dan biaya foto copy bisa dialihkan untuk pembelian server komputer.

Internet dan intranet menyatu menjadi sebuah jaringan yang saling terhubung sampai ke ponsel pintar kita. Saat ini Indonesia termasuk pengguna telepon seluler terbesar di dunia. Namun sayang, belum ada satupun ponsel buatan Indonesia yang mengalahkan samsung dari korea selatan dan Iphone dari Amerika serikat. Bahkan di tingkat Asia, Indonesia masih menjadi bangsa yang hanya menggunakan produk-produk TIK bangsa lain. Dari sinilah kita perlu belajar TIK. Supaya bangsa ini mulai beralih menjadi produsen TIK. Bukan konsumen TIK yang menjadi sasaran empuk para produsen TIK di dunia.

Tahun 2016 saja, pengguna internet di Indonesia sudah mencapai 132 juta. Anda bisa lihat infonya di sini.

Teknologi Informasi dan Komunikasi, adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan-peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Kedua aspek ini sudah saling terkait dan terus berkembang sebagai ilmu pengetahuan.

Teknologi informasi dan komunikasi mempermudah kehidupan manusia. Dari bangun tidur sampai tertidur lagi, manusia sudah menggunakan TIK. Jika menggunakan alat teknologi informasi dan komunikasi, lima benua akan terasa tidak berjarak. Kehadiran komputer, internet, telepon seluler, dan berbagai alat teknologi informasi dan komunikasi membuat arus informasi semakin lancar. Kecanggihan teknologinya membuat kita geleng-geleng kepala.

Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) memuat semua teknologi yang berhubungan dengan penanganan informasi. Penanganan ini meliputi pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Jadi, TIK adalah teknologi yang berhubungan dengan pengambilan, pengumpulan, pengolahan, penyimpanan, penyebaran, dan penyajian informasi. Tentu saja hal ini perlu dipelajarai dan jangan diabirakan generasi emas Indonesia belajar sendiri tanpa guru.

Ditinjau dari susunan katanya, teknologi informasi dan komunikasi tersusun dari 3 (tiga) kata yang masing-masing memiliki arti sendiri. Kata pertama, teknologi, berarti pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Istilah teknologi sering menggambarkan penemuan alat-alat baru yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik.

Kata kedua dan ketiga, yakni informasi dan komunikasi, erat kaitannya dengan data. Informasi berarti hasil pemrosesan, manipulasi dan pengorganisasian sekelompok data yang memberi nilai pengetahuan (knowledge) bagi penggunanya. Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain agar terjadi hubungan saling mempengaruhi di antara keduanya.

Jadi dapat disimpulkan bahwa teknologi informasi dan komunikasi adalah hasil rekayasa manusia terhadap proses penyampaian informasi dan proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain sehingga lebih cepat, lebih luas sebarannya, dan lebih lama penyimpanannya.

Oleh karena itu, TIK sangat penting dipelajari sebagai ilmu bila melihat definisi TIK. Silahkan saja browsing dan googling pengertian TIK. Anda akan merasakan betapa pentingnya TIK untuk semua. TIK bukan hanya untuk guru saja, tapi juga untuk siswa. Mereka harus diberi kesempatan belajar TIK. Menghilangkan mata pelajaran TIK dalam kurikulum dan menggantinya dengan mata pelajaran baru yang bernama prakarya adalah sebuah kemunduran.  Mari kita rebut kembali TIK sebagai mata pelajaran demi untuk semua. ICT for All.

tik-buku-kembali

2 responses to “TIK untuk Siapa?

  1. TIK adalah jembatan Antara teknologi dengan siswa. Siswa UNBK deng teknologi TIK tapi TIK tidak ada d kurikulum. Bagaimana memfilter siswa dari hal-hal negatif di dunia teknologi bisa diterapkan ?….. filternya aja sudah di hilangkan. Mungkin Indonesia sedang dijajah d dunia TIK di jenjang dasar dan menengah. Ayo kawan-kawan kita dukung kembalinya TIK di kurikulum 2013

    Disaat perkembangan zaman modern, kenapa TIK/KKPI dihilangkan…..bukankah TIK sangat penting dipelajari di era pembelajaran abad ke 21?

    Kembalikan mapel tik ke dalam kurikulum. Jaman sekarang TIK sangat penting demi masa depan yang baik.

    Di kampung semacam cianjur selatan, jangankan tidak ada kurikulum. Saat masih ada saja murid tidak bisa belajar karena akses buruk (tidak ada internet ke sekolah) sampai sekarang. Fasilitas alat juga tidak ada. Tidak semua murid punya gadget. Sekolah saja mereka rebutan waktu dg kuli ngarit dan dibuat demi bisa bantu keluarga. Sementara tuntutan pemerintah anak harus bisa. Ujian harus sistem online dll. Mau gimana bisa belajar saja tidak?
    Jangan samakan seperti sekolah di kota. Coba tengok sini sekolah di Kecamatan Pasirkuda Cianjur ini,

    Yang terpenting bagi era digital saat ini adalah memberikan edukasi tentang pemanfaatan IT yang ‘sehat’…jika kemudian dicanangkan pentingnya kurikulum digital…lalu mengapa mapel TIK di delate dari K13????….begitu banyak anak2 kita yg jadi korban ketidak fahaman surfing yang sehat di Internet…medsos… itu hanya satu contoh kasus….#saveTIK…

    Pelajaran TIk sangat dibutuhkan di sekolah saat ini, berikan hak siswa belajar TIK di sekolah. Jangan hanya guru yang disuruh belajar TIK, tetapi siswanya juga belajar TIK di sekolah melalui mata pelajaran TIK.

    TIK sangat dibutuhkan untuk siswa2 maka kembalikan Mapel TIK ke pada siswa Indonesia. Jangan biarkan kami belajar TIK tanpa pemandu dari guru TIK.

    Mapel TIK sangat penting bagi siswa, karena itu kembalikan TIK ke dalam kurikulum 13 !

  2. Teknologi tidak hanya berkutat dalam lingkaran penggunaannya saja, tapi teknologi juga dibuat dari hasil pemikiran. Oleh karena itu bagaimana nasib anak-anak Indonesia di tahun-tahun mendatang jika hanya jadi pengguna saja tanpa pernah belajar cara membuatnya.

    Tik tetap perlu dikenalkan dalam era teknologi seperti ini sebagai mata pelajaran, dan tidak hanya terintegrasi ke semua mata pelajaran. Sebab ilmu TIK itu perlu diperkenalkan sejak dini seperti apa yang disampaikan pak jokowi di rembuknas bidang pendidikan.

    sangat penting mengajarkan kpd anak didik bagaimana menggunakan perangkat TIK dengan benar. moral yg baik bisa dibangun melalui pembelajaran TIK.

    Tik wajib jadi mata pelajaran kalau Indonesia mau hebat, tinggal para pakar tik menyesuaikan materinya ,lebih diarahkan untuk kebutuhan pasar kerja untuk sma, program sederhana, grafis, edit film untuk yang smp,

    Di era globalisasi jangan biarkan para siswa buta dengan pelajaran TIK jangan hanya bisa bermain saja harus bisa mengoperasikan yang lain juga, dan bisa membuat aplikasi sederhana.

    Teknologi tidak hanya berkutat dalam lingkaran penggunaannya saja, tapi teknologi juga dibuat dari hasil pemikiran. Oleh karena itu bagaimana nasib anak-anak Indonesia di tahun-tahun mendatang jika hanya jadi pengguna saja tanpa pernah belajar cara membuatnya.

    Sedih ya kalau gak ada TIK di sekolah, kembali lagi ke masa lalu tanpa TIK. Apapun bentuk pekerjaannya menuntut kita harus bisa IT, jd TIK adalah mata pelajaran penting pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.

    Perkembangan teknologi tidak bisa dipisahkan dengan kehidupan sehari2,oleh karena itu pentingyan TIK untuk dikembalikan ke dalam kurikulum pendidikan. Mata pelajarannya harus ada lagi dan bukan diganti sama mata pelajaran prakarya yang isinya gado-gado.

    Wahai pak Jokowi, anak-anak didik saya di SMA sangat membutuhkan pelajaran TIK, karena tidak semua mempunyai komputer di rumah, mereka sering kesulitan dalam menggunakan suatu aplikasi, baik office, multimedia maupun yang lainnya. Anak-anak aktif di medsos dan mahir menggunakan gadget, tidak menunjukkan mereka terampil dalam menggunakan teknologi yang sebenarnya, yaitu komputer.

    Bukan hanya soal ego tetapi TIK tentang nasib anak bangsa…
    Dulu zaman revolusi industri, skrg revolusi digital. Kembalikan TIK k sekolah.
    Teknologi tdk bisa dipisahkan dg perkembangan jaman.. Karenanya anak perlu dikenalkan TIK yg ‘benar’ sedini mungkin. Save TIK demi anak bangsa.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s