Bimbingan TIK

pakar-tik

LUPAKAN BIMBINGAN TIK

Teknologi Informasi dan Komunikasi disingkat TIK. Orang luar negeri menyebutnya ICT, Information and Communication Technology.

TIK adalah mata pelajaran dalam kurikulum 2006. Kemudian TIK dihapuskan dalam kurikulum 2013. TIK berubah menjadi bimbingan TIK seperti layaknya guru bimbingan konseling atau BK. Padahal guru BK dan guru TIK sangat berbeda. Permendikbud 68 tahun 2014 dan permen 45 tahun 2015 tentang peran guru TIK menjadi acuannya. Tapi begitu dibuka isinya, melanggar undang-undang guru dan dosen khususnya pasal 1. Oleh karena itu, permen ini terus kami dorong agar segera direvisi isinya.

Seorang kawan berpendapat:

Hmm menurutku, bimbingan konseling (BK) dengan tik sangat tidak sama,BK bukan kelompok science yang sasaran dan tujuanya jelas yaitu psikis, karakter, etika, motivasi, dsb yang memang lebih cocok dengan model konseling. Sedangkan tik adalah science and technologi. Ilmu tik adalah ilmu terapan, semua bidang ilmu hanya bisa dikuasai melalui proses pembelajaran. Jadi harus diberikan waktu untuk belajar di kelas.

Adakah orang bisa menguasai ilmu/pandai tanpa diberikan ruang dan waktu untuk belajar ?

Namun disisi lain tik juga menjelma menjadi teknologi yang saat ini sangat dibutuhkan manusia. Setiap hari manusia pasti berhubungan dengan TIK. Oleh karena itu sangatlah wajar bila ilmu TIK kita pelajari.

Belajar TIK menjadi sebuah kebutuhan manusia. TIK untuk semua harus dikampanyekan. Seperti kampanye dari UNESCO, ICT FOR ALL.

Untuk guru TIK menjadi kewajiban menguasai tik sebagai ilmu dan sekaligus teknologinya sebagai bekal mengajarkan kepada siswanya. Sedangkan guru mapel lain saat ini wajib menguasai tik sebagai teknologinya karena tik sebagai media untuk mengajar, inilah yang disebut tik terintegrasi ke mapel lain. Mengajar menjadi lebih menyenangkan dengan TIK. Jadi tik terintegrasi ke dlm mapel lain itu bukan berarti kemudian tik sebagai backbone dari semua bidang ilmu terus malah dihilangkan. itu pemahaman yang sangat keliru dan dangkal. Ilmu TIK justru harus dikembangkan dan materinya diberikan secara sistematis dan terstuktur. TIK masuk kurikulum dan drancang materinya agar siswa mampu menguasainya.

Catatan:

Proses tik menjadi bimbingan tik itu karena tekanan dari perjuangan guru2 tik, yang kemudian untuk meredam kemarahan guru-guru tik, maka tik dijadikan bimbingan tik. teman-teman yang sama-sama berjuang dulu sangat faham akan hal itu. Jadi itu terjadi karena ada tekanan dari para pejuang dan pakar TIK Indonesia.

Tujuan perjuangan komintas guru tik tetap matpel tik dan tidak akan pernah tergoda dengan bimbingan tik karena konsep btik dengan matpel tik sangat berbeda. Konsep matpel akan jauh lebih luas diterima oleh guru TIK. Hasil jajak pendapat membuktikan bahwa mayoritas guru TIK ingin matpelnya kembali.

Posisi mata pelajaran TIK sedang kita perjuangkan kembali ke dalam struktur kurikulum dengan berbagai cara. Kalau anda guru TIK merasa sudah nyaman dan hebat-hebat, sebaiknya ikut turun berjuang. Tapi setahu saya kawan kawan anda di sekolah lain tidak merasa nyaman.

Kenyataannya adalah…

1. Guru TIK sdh banyak yg dirumahkan

2. Bim TIK itu gak diakui sekolah..

3. Klo mau ngajar tik harus ngemis ngemis ke kepsek minta jam mengajar

4. Banyak Guru TIK mengajar prakarya..

5. Bahkan diminta pindah ke struktural bagi yg PNS, yg honor atau guru swasta di rumahkan..

5. Konsep Bim TIK itu juga spt apa sampe sekarang gak jelas, kurikulumnya spt apa, rppnya gimana, silabusnya spt apa..

5. Setiap ada workshop TIK , orangnya itu itu saja yg di undang, dan pematerinya orangnya itu itu juga..

Ini pemahamannya gimana ya kok masih bela Bimbingan TIK.

Goal perjuangan kogtik tetap matpel tik dan tdk akan tergoda dgn bimbingan tik krn konsep btik dengan matpel tik sangat berbeda.

Kalian pendukung btik tdk sadar sudah dijadikan alat utk mendukung dihapuskannya mata pelajaran tik.

Oleh karenanya kemdikbud berani keluar uang besar agar konsep btik bisa jalan. Hotel dan pesawat pasti akan ditanggung gratis…tis tis.tis

Sebab mengembalikan mata pelajaran tik bagi kemdikbud seperti mengambil ludahnya sendiri yang sudah dibuang.

Pejabat Kemdikbud pasti malu karena telah mengganti TIK menjadi prakarya yang gurunya saja tidak disiapkan dengan baik apalagi materinya yang gado gado. Lihat saja keempat aspek dalam prakarya.

Sebenarnya tak perlu ada mata pelajaran baru yang bernama prakarya dalam kurikulum 2013, karena materinya bisa masuk di matpel ipa dan seni budaya.

Pro dan kontra itu biasa. Beda pendapat itu wajar tapi harus diingat dampak yg ditimbulkannya. Sehingga apa yang kita perjuangkan tidak sia sia.

Sebenarnya kalau guru tik itu kompak tetap fokus mengembalikan matpel tik maka tik akan cepat kembali.

Masalahnya ada yang pro btik dan ini dijadikan alat oleh kemdikbud utk mengadu domba kita sesama guru tik.

Tetap hati hati dan waspada supaya tdk mudah terpecah belah. Kepala boleh panas hati tetap dingin. Lupakan bimbingan TIK dan tetap fokus mengembalikan mata pelajaran TIK.

Save tik harga mati.

One response to “Bimbingan TIK

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s