Menjadi Guru Adalah Cita-cita Muliaku

“ MENJADI GURU ADALAH CITA CITA MULIAKU “

Oleh: Andi Priyatna

 img_2469

Perkenalkan saya Andi ….

Sejak kecil memang sudah menjadi keinginanku menjadi pengajar,, sembari main sama adik adik di rumah , aq suka bikin sekolah sekolahan dan menjadi guru nya..

Ternyata Alloh Mengabulkan apa yang menjadi cita citaku ini…

Tahun 2017 awal memulai karirku menjadi pengajar .. mengabdi di sekolah yang jauh dari keramaian  kota ..namun anak anaknya yang imut dan lucu membuat aku senang mengajar anak anak SD itu…

Banyak suka dan duka yang dirasakan mulai dari lokasi jauh dari rumah .. harus berjalan kaki karena waktu itu tidak memiliki kendaran dan ya honorer SD terkadang gaji tak sebanding .. untuk ongkos aja harus minta sama orang tua karena tidak cukup..

Namun hal itu tidak menjadi alasan untuk terus mengabdi .. sampai akhirnya aku harus pindah mengajar meninggalkan anak anak yang imut dan lucu yang penuh canda dan tawa karena harus pindah mengajar ke tempat lain .

Akhirnya tahun 2018 mulai mengabdi di salah satu SMP yang cukup favorit di daerahku ini.. 2008  sampai  hari ini aku mengajar dengan penuh semangat menjadi tenaga Honorer tak terlepas dari suka dan duka namun tetap dijalani sampai detik ini..

Dari sini mulai banyak pengalaman bagaimana mengajar dengan baik , menghadapi siswa dengan bijak,, karena ternyata tugas guru itu bukan hanya mengajar , tapi mendidik, melatih dan harus menjadi tauladan yang baik , berbagai pelatihan pun sering aku ikuti , seminar seminar pun sering dijumpai karena ingin mengabdikan semaksimal mungkin menjadi pengajar yang baik..

Di sekolah ku kegiatan nya cukup bagus mulai dari kegiatan keagamaan dimulai dengan solat dhuha bersama sebelum KBM ,, melaksanakan solat berjamaah duhur , kegiatan menghafal qur’an menjadi energi positif yang menjadikan aku semakin bersemangat mengajar , karena secara tidak langsung mengajarkan saya pula untuk ikut melaksanakn kegiatan tersebut bersama anak didik tercinta..

Dari segi penghasilan memang tidak besar ,, gaji dibawah UMR, jikalau lah dihitung besar pasak dari pada tiang,, namun bukan alasan untuk menyusutkan semangat ku untuk berhenti mengajar. Ada berbagai tawaran berdatangan untuk bekerja yang penghasilan nya jauh lebih besar, dan bahkan bisa berkali kali lipat . Namun  kecintaan ku utuk mengabdi mendidik melatih dan mengajar anak – anak jauh lebih besar. Ya mudah mudahan suatu saat bisa menjadi PNS sehingga dari segi penghasilan bisa mencukupi untuk anak dan istri.

Senang rasa nya ketika mendengar anak didik kita menjadi orang – orang sukses . Itu rasanya menjadi obat haus penghilang dahaga.

Sudah 12 tahun memang bukan waktu yang sebentar menjadi pengajar. Hanya satu pintaku pada Tuhan selalu berikan kesehatan. Aku juga minta agar tetap senantiasa istiqomah dan semangat mendidik anak – anak bangsa agar menjadi orang yang beretika dan mampu berkarya untuk bangsa dan negara.

Itulah sepenggalan kisahku menjadi seorang pengajar. Semoga saja teman teman lain yang masih honorer bisa terus bersemangat mengabdikan dirinya untuk mencerdaskan anak bangsa. Kepada para penguasa mohon perhatian nya untuk para pengajar , apalagi yang sudah lama mengabdi yang sampai saat ini belum diangkat, agar semakin bersemangat mengajar, karena memang kita sebagai pengajar butuh untuk melanjutkan kehidupan yang lebih layak, dan mampu menyekolahkan anak anak kita ke perguruan tinggi dan kebutuhan lain nya,,

Spesial buat istri ku tercinta yang tidak mengeluhkan penghasilan suami nya, dan selalu memberikan semangat untuk selalu aktif mendidik , tidak bolos mengajar, dan selalu tersenyum apabila menerima gaji dari suami.

One response to “Menjadi Guru Adalah Cita-cita Muliaku

  1. Teruskan semangatmu guru muda…semangat juang akan membawa kesuksesan…Allah Meridhoi…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s