Bagaimana Cara Menerbitkan Buku?

Tugas 3 Workshop Online Om Jay

Oleh Mak Hastuti Wibowo

Resume kuliah  : Bagaimana Cara Menerbitkan Buku

Kuliah secara online yang dipandu Om Jay berlangsung sangat interaktif. Om Jay memulainya dengan pertanyaan : Apakah bapak/Ibu sudah pernah menerbitkan buku?. Jawaban saling bersautan. Ada yang menjawab “ Belum Om “. Ada yang menjawab “ Antologi sudah pernah”. Ada yang jawab sudah Om tapi baru sedikit. Ternyata keragaman jawaban merupakan keragaman kondisi peserta online. Semuanya punya kesempatan yang baik untuk menulis.

Pertanyaan berikutnya : Berapa biaya yang harus dikeluarkan pada saat bapak/ibu menerbitkan bukunya?. Semua menjawab mengeluarkan biaya misalnya kalau antologi dua ratus ribu rupiah. Ada yang tergantung dengan jumlah eksemplar buku yang dicetaknya jika banyak maka biaya bisa jutaan tetapi tertutupi dengan penjualan. Misalnya menerbitkan Lembar Kerja Siswa maka penulis mencetak sejumlah siswa dan dijual melalui koperasi sekolah.

Om Jay mengatakan : Tahukah bapak/ibu saya menerbitkan buku tanpa biaya dan saya mendapat royalti dari penjualan buku. Bagaimana caranya menerbitkan buku tanpa biaya? Ini yang menjadi permasalahan kita para penulis pemula. Penulis pemula biasanya tidak sabar untuk mengalami proses. Jalan cepat atau instan yang ditempuh menerbitkan buku dengan biaya dan penjualan sendiri. Sebenarnya ini juga merupakan korban dari para usahawan di bidang penerbitan/percetakan yang memanfaatkan kondisi bapak/ibu. Tetapi untuk langkah awal hal ini juga tidak merugikan penulis pemula bila lancar memasarkan bukunya sendiri.

Bagaimana menerbitkan buku secara gratis ?. Kita harus memiliki tulisan yang banyak dan layak dibaca diterbitkan. Caranya menulislah setiap hari, dikumpulkan dalam satu bulan atau lebih. Lalu dibaca kembali layakkah tulisan ini, bila belum maka perbaiki. Seorang peserta menimpali: Itu yang jarang saya lakukan membaca kembali tulisan saya, terimakasih sarannya Om Jay.

Setelah tulisan kita menjadi satu naskah dengan judul tertentu barulah kita tawarkan pada penerbit. Ditolak merupakan kemungkinan terbesar, dan jangan putus asa. Bila ditolak perbaiki atau jadikan tulisan lebih menarik lagi dalam bentuk beda. Seperti yang pernah dialami penulis “Laskar Pelangi” dengan ditolaknya tulisannya timbul ide mengubah bentuk sampai menjadi novel best seller.

Jadi kesimpulan kuliah online bersama omjay adalah “ Bagaimana Cara Menerbitkan Buku “ dana melakukan kegiatan menulis setiap hari, lalu baca kembali tulisan, poskan pada blog, kemudian tawarkan kepada penerbit. Segera perbaiki kembali bila ditolak, dan tawarkan kembali ke penerbit sampai disetujui dengan tanpa biaya dan pemasaran diserahkan pada penerbit. Terimakasih Om Jay kuliah onlinenya…sukses buat kita semua

One response to “Bagaimana Cara Menerbitkan Buku?

  1. Terimakasoh Om Jay semua ilmunya menjadi amalan buat Om Jay

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s