Bahasa Anakku

Best Practice Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini

Nama             : Fatimah, S.Pd.AUD

Instansi         : TK.’Aisyiyah 48

BAHASA ANAK KU

Bahasa merupakan rangkaian kata yang akan di ungkapkan atau disampaikan. Yang sering di gunakan adalah bahasa lisan. Hampir setiap anak mempunyai kemampuan berbahasa, namun berbeda kosa kata yang di miliki masing-masing anak sesuai dengan perkembangan usianya. Anak belajar bahasa dari mendengar, melihat, dan meniru orang sekitar. Seperti Ananda Kautsar Lahir di Jakarta 17 Agustus 2012, Bergabung di Kelompok bermain usia 2-3 tahun pada tahun 2014 yang belum mempunyai kosa kata yang banyak, yang Ananda lakukan hanya gerakan “Mengangguk dan Geleng-geleng”.

Disini terlihat permasalahan Ananda yang belum bisa mengungkapkan bahasa. Dalam kegiatan berlangsung Ananda merupakan pendengar yang aktif, yang apabila Guru atau teman bercakap-cakap terlihat raut wajah tersenyum dan tersipu malu. Pada usia Ananda yang masuk 2tahun pada tahap ini anak sudah mampu mengucapkan dua kata (ucapan dua kata). Tahap ini juga ditandai dengan perbendaharaan kata anak sampai dengan rentang 50-100 kosa kata.

Berkomunikasi dengan orang tuanya merupakan salah satu jalan keluar mengapa sampai terjadi keterlambatan dalam berbicara. Faktor yang mempengaruhi terhadap cepat dan lambatnya perkembangan bahasa pada anak, tergantung dengan stimulus yang di berikan dari orang terdekat. Ternyata selama jam kerja orang tua Ananda tinggal hanya bersama sang nenek. Tapi belum terlambat walaupun Ananda masuk sekolah di usianya yang kurang, misi dari orang tuanya adalah “Sosialisasi dan Kemandirian”

Kami observasi selama Ananda berada di sekolah, dan membuat kegiatan dengan berbagai macam yang membuat anak terpacu dalam mengungkapkan dan menyampaikan, mengekspresikan, mengerti akan perintah, dan mendengarkan.

  1. Mengerti perintah, seperti “Ambil bola”
  2. Mendengarkan, seperti “Story Telling”
  3. Mengekspresikan “Mendengarkan lagu dengan ekspresi yang sesuai”
  4. Menyampaikan “Memegang tangan guru sambil menunjuk objek”
  5. Pengulangan beberapa bahasa “Menyebutkan nama teman”

Dan dengan mulai bersosialisasi dengan teman merupakan salah satu cara Ananda untuk bisa berinteraktif langsung.

            Berbicara baik dengan orang tua untuk menemukan jalan keluar terhadap perkembangan berbahasa Ananda, Karena keterbatasan guru dalam ilmu tersebut, kami menyarankan Ananda ikut dalam Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, dan dibantu dengan tim medis terapi akan terlihat ketelambatan Ananda dalam berbahasa. Dengan mengikuti Tumbuh Kembang Anak dan kerjasama antara hasil terapi dengan kegiatan sekolah akan ada perkembangan bahasa yang Ananda dapatkan.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s