Daily Archives: November 14, 2018

OTN 2018

Seorang teman di facebook memberikan doanya. Semoga olimpiade TIK Nasional (OTN) yang kami laksanakan di Denpasar Bali berjalan sukses. Tentu saja saya senang sekali didoakan agar acara ini berjalan sukses. Sebab persiapannya menguras waktu, dana, tenaga dan pikiran. Panitia harus mampu mendapatkan peserta dari siswa untuk ikut 9 lomba OTN. Kami juga harus mendapatkan peserta guru untuk seminar nasional informatika selama 2 hari. Rencana kegiatan ini akan digelar selama 3 hari di hotel Mahajaya Denpasar Bali. Tanggal 17-19 November 2018 kami rencanakan waktunya.

Sewaktu kami melaksanakan di Jakarta, baik OTN pertama dan kedua, segala rintangan dan hambatan kami dapatkan. Namun dengan kekuatan kebersamaan, rintangan dan hambatan itu dapat kami selesaikan dengan baik. Walaupun hasilnya masih belum sesuai harapan kami. Masih saja ada peserta yang komplain karena belum mendapatkan pelayanan terbaik. Aula gedung A kemdikbud menjadi saksi perjuangan kami menjadi relawan OTN.

Bekerja menjadi relawan memang membutuhkan kesabaran. Kami semua panitia memang tak ada yang dibayar, namun kami berusaha untuk kerja secara profesional. Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul. Kami semua bekerja sesuai dengan tugasnya masing-masing. Kami menjalankan misi yang tidak mungkin. Kata orang barat IMPOSIBLE.

Ya imposible, karena kami tak punya dana ketika melaksanakan kegiatan Olimpiade TIK Nasional. Waktu itu, kami hanya ingin TIK diketahui banyak orang dengan tema ICT for All. Pak Sutan sebagai ketua panitia pada waktu itu meyakinkan saya. Sementara itu, saya ditugaskan berangkat ke Jepang membawa anak-anak SMP Labschool Jakarta ke negeri matahari terbit. Jadi saya tak bisa membantu acara sampai selesai. Kepikiran terus kalau OTN berjalan tidak sesuai harapan.

Alhamdulillah, usai acara pembukaan di kantor kemdikbud, saya melihat acara dapat berjalan lancar. Walaupun di sana sini masih banyak kekurangan. Kawan-kawan panitia waktu itu, ada bu wiwin, bu lilis, bu juli, bu betti, pak sutan, pak bambang, pak prasojo, pak firman, pak tatang, pak youri, dkk lainnya serta dibantu mahasiswa UNJ, dapat menyelesaikan tugasnya dengan baik. Hingga kemudian kami sepakat untuk melaksanakan olimpiade TIK Nasional yang kedua di tempat yang sama. Pak Yoyon ditunjuk menjadi ketua panitia. EPSON siap menjadi sponsor utamanya.

Acara OTN yang kedua berjalan lebih baik dari yang pertama. Kami sudah tahu kekurangannya. Kebersamaan selalu kami kedepankan agar acara OTN berjalan lancar sesuai harapan. Namun, masih ada saja kekurangannya. Saat pembagian sertifikat, peserta agak lama menunggu. Untunglah semua peserta memahami bahwa kami bekerja siang dan malam. Jadi mereka tahu kalau kami juga sudah lelah. Riabuan siswa penuh berkumpul di aula gedung A lantai 3. Mereka bersabar menunggu pengumumuman pemenang. Saya sampai merinding melihat banyaknya anak anak datang ke kantor kementrian dan kebudayaan waktu itu.

Saya merenungi kembali perjalanan kegiatan OTN ini. Kini kami akan melaksanakan kembali OTN yang ketiga di Hotel Mahajaya, Denpasar Bali. Tempat semakin jauh dari Jakarta. Harapannya, siswa siswi di luar Jawa lebih banyak mengikutinya. Tidak lagi jadi monopoli siswa di pulau Jawa saja. Memang berat biayanya, bagi sekolah yang tak punya dana. Namun, fakta membuktikan bahwa sekolah yang bersungguh dapat berangkat ke Jakarta dan ikut lomba. Kini ada juga peserta dari timika dan nabire papua. EPSON bersedia kembali menjadi sponsor utamanya.

Pendaftaran Olimpiade TIK Nasional (OTN) ditutup tgl 15 November 2018. Ajak siswa sekolah anda mengikuti lomba dan gurunya ikut semnas informatika. Kami sambut kehadiran anda di hotel mahajaya denpasar Bali, 17-19 November 2018. Semoga semakin bertambah pesertanya dan doakan acara ini berjalan sukses dan lancar. Aamiin.