Belajar Menjadi GUPRES Bersama pak Encon Rahman.

WhatsApp Image 2020-01-27 at 20.18.01Bismillahirohmanirohim terima kasih Om Jay sudah memberi kesempatan kepada saya ya untuk berbagi ilmu demikian juga kepada rekan-rekan yang lain.

Baiklah Tmn2 kita berbincang tentang apa y hehe. Apakah tentang gupres atau tentang guru internasional?

Semuanya Pak guru…
Saya ingin seperti Bapak.

Untuk menjadi gupres membutuhkan sebuah keberanian dan kesabaran.

Pada tahun 2014 saya ya ya di tingkat kabupaten sudah menjadi gupres tapi karena masa kerja saya saya belum mencapai 8 tahun maka saya tidak diperkenankan untuk mengikuti tingkat provinsi sehingga pada waktu itu saya hanya bertahan menjadi juara 1 di tingkat kabupaten.

Pada tahun berikutnya 2015 saya diminta untuk tampil menjadi gupres oleh kecamatan tetapi saat itu saya tidak mau karena untuk menjadi gupres membutuhkan portofolio dan pengalaman yang komprehensif.

Meskipun saya menolak jadi gupres takdir berkata lain pada waktu itu saya mengikuti lomba mahkamah konstitusi tingkat kabupaten dan menang selanjutnya saya diminta untuk tampil di tingkat provinsi dan akhirnya juga menang juara 1.

Juara mahkamah konstitusi lah yang mendorong saya ya dapat berangkat umroh ke tanah suci secara gratis.

Kemudian tahun berikutnya nya saya ya baru bersedia mengikuti ajang lomba gupres dan dengan izin Allah menjadi juara 1 sehingga gupres ini juga mengantarkan saya ya bisa berangkat ke Mekkah yang kedua kalinya.

Selanjutnya nya ya saya ya ikut seleksi si penerimaan PMCA dari Kemendikbud dan alhamdulillah dengan takdir Allah saya bisa mewakili Indonesia sebagai guru internasional pada tahun 2017.

Dari berbagai lomba tersebut saya bisa berangkat ke Australia untuk belajar dan BELAJAR ke Thailand.

Untuk menjadi gupres ada rahasia yang bisa dilakukan oleh teman-teman yaitu amalan lahiriyah dan batiniyah.

Orang-orang sukses pasti memiliki kekuatan untuk menjadi sukses nya yakni amalan batiniah dan lahiriah.

Saya TERPILIH gupres 2016 jenjang sekolah dasar. Pada tahun 2018 saya mendapatkan penghargaan dari presiden berupa penghargaan Satya lencana dan alhamdulillah pada waktu itu saya bertemu dengan Om Jay beliau orang yang sangat luar biasa mendokumentasikan seluruh kegiatan yang kami laksanakan di Bekasi pada kegiatan PGRI.

Apa beda gupres dengan guru internasional pa?

Jika gupres berjenjang dari mulai kecamatan kabupaten provinsi dan nasional sedangkan guru internasional itu ikut seleksi ke Thailand berdasarkan an rekomendasi Kemendikbud jika menang maka rekomendasi kita diterima oleh Thailand.

Menjadi guru internasional tidak mudah karena posisi kita menjadi duta bangsa di negara orang lain terutama di 11 negara Asia tenggara.

Untuk guru inyernasional apakah hrs bisa bhs inggris pak?

Iya. Kita harus bisa berbahasa Inggris karena di sana kita akan melakukan presentasi dan wawancara cara dengan media cetak dan elektronik.

Amalan batiniah dan lahiriyah yang pernah saya lakukan adalah pertama secara lahiriyah saya mengikuti panduan dan ketentuan yang harus dilaksanakan sebagai calon guru berprestasi kemudian saya mengisi seluruh format yang diminta kementerian sehingga nilai yang diperoleh sangat tinggi sedangkan amalan batiniahnya saya selalu punya wudhu pada saat mengikuti lomba.

Saya guru kelas bukan guru PKN. Bhs Inggris saya tdk terlalu pintar. Biasa biasa zaja.

Selain punya wudhu pada saat ikut lomba amalan batiniah yang dilakukan adalah sedekah dengan berdoa khususon ingin jadi juara.

Di dalam kehidupan kita tidak bisa bersandar hanya mengandalkan otak tetapi ada sisi lain yang harus kita minta agar kita menjadi orang sukses yaitu Allah subhanahu wa ta’ala.

Memiliki wudhu selama mengikuti lomba ternyata amalan batiniah yang sangat menarik sehingga kita menjadi juara ini terbukti dengan apa yang saya capai semoga kalimat ini menjadi motivasi siapapun untuk menjadi sukses dalam bidang apapun.

Saya pernah ikut gupres, mulai awal sampai propinsi, tapi apa karena saya berasal dari kemenag ya, sehingga saya merasa saat penjurian ada diskriminasi atau itu hanya rasa tidak percaya diri saja, karena di tempat kami, sangat jarang guru dari kemenag bisa eksis dengan lomba2 guru. Mohon pencerahannya.

Diajang lomba TDK tidak mengenal dari Kemenag atau dinas yang pasti mereka akan mempertimbangkan an-nur bagai hal termasuk portofolio pada tahun 2015 yang menjadi juara mahkamah konstitusi tingkat nasional jenjang SD itu dari kemenag. Ini menggambarkan kan lembaga tidak menjadi ukuran bagi seseorang untuk sukses.

Poin penting menjadi gupres adalah yang bersangkutan harus komprehensif dari berbagai prestasi khususnya guru-guru yang memiliki kemampuan menulis dan berkarya karena na-eun hanya itulah yang menjadi indikator penilaian tim juri terhadap seseorang.

Amalan batin yang lain ketika kita mengikuti berbagai lomba adalah minta doa kepada orang tua khususnya ibu.

Untuk menjadi gupres Saran saya jangan tergesa-gesa karena bukan saja tidak akan jadi pemenang juga hanya menghabiskan waktu dan biaya saja oleh karena itu untuk menjadi gupres persiapkan dengan baik diantaranya 1 karya tulis 3 tahun terakhir dua karya tulis yang sudah memiliki hak cipta ketiga banyak bertanya dan belajar kepada alumni alumni gupres tingkat nasional.

Saya menjadi gupres dan berhasil dengan izin Allah menjadi guru internasional membutuhkan waktu 4 tahun sehingga saya tidak main-main ketika ingin mencapai impian saya ya sebagai gupres nasional dan internasional.

Apakah pak encon menulis itu sudah hobi dari kecil atau sejak kapan mulai nulis pak?
Karena dilihat itu karyanya ratusan gitu.

Saya menulis sejak SMP dan dilanjutkan di SPG lalu saya kecanduan menulis hingga menjadi mahasiswa.
Saya lulus kuliah wasilahnys dari honor tulisan juga saya bisa menikah karena honor tulisan juga yang dimuat di koran.

Definisi sukses bagi saya adalah saya bermanfaat bagi orang lain dan saya ya menjadi Jalan kebaikan bagi orang lain itu menurut saya adalah sukses.

Gupres tahun kemarin lebih kepada ada foto folio secara online Saya kira tahun ini pun tidak jauh beda namun tahun kemarin saya amati ada tambahan penilaian agar menjadi pemenang pilpres yaitu kandidat gupres harus Memiliki karya yang banyak yang sudah di daftarkan ke hak cipta atau haki.

Kalau penilaian juri waktu saya jd gupres
Memiliki buku ber isbn nilainya 50 kalau menulis artikel di surat kabar nasional nilainya 10 kalau menulis artikel di lokal nilainya 5 pada waktu itu 3 tahun yang lalu saya mengirimkan tulisan sebanyak 200 artikel yang dimuat di koran lokal dan nas sional sehingga nilainya sangat fantastis tidak bisa dikejar oleh teman-teman lain yang punya buku 10 hehehe.

Saya menulis setiap hari dan mengirimkan tulisan setiap hari juga ke koran radar ke koran pikiran rakyat Bandung Republika dan kekuatan nasional lainnya.

Juga saya menulis rutin di majalah-majalah lokal seperti suara daerah PGRI majalah pendidikan kan majalah daerah dan sebagainya. Kita harus banyak membaca kalau ingin bisa menulis.

Saya belum tahu apakah mendapat nilai juri atau tidak mungkin teman-teman yang lain bisa jawab karena saya menjadi gupres salah satu hasilnya adalah banyak menulis artikel di koran lokal dan nasional.

Saya guru SD Mekarwangi satu kecamatan Argapura kabupaten Majalengka Jawa Barat.

Yang Saya tau, yang punya nilai, tulisan yang dimuat di koran (lokal, Nasional), kalau nulis di blog, barangkali kalau diklipingkan, atau dibukukan, baru dapat nilai. Kalau hanya berupa link, susah juga.

Tulisan pertama saya dimuat di tabloid mingguan pelajar dan mitra desa grupnya harian umum pikiran rakyat Bandung sebenarnya banyak tulisan saya yang ditolak redaksi daripada di muat tetapi saya terus berusaha menulis dan menulis tanpa kenal lelah sehingga ujung-ujungnya tulisan saya dimuat.
tekad kuat dan mental kuat menjadi di awal kalau mau menjadi penulis di koran-koran.
Sesungguhnya menulis di koran itu lebih sulit karens koran sudah berbicara tentang bisnis, pangsa pasar dan market koran tersebut.

Untuk menjadi penulis di koran membutuhkan mental dan tahan banting sebab tidak semua tulisan kita sesuai dengan harapan koran tersebut jadi hal yang harus dilakukan agar tulisan kita dimuat di koran adalah memahami isi koran dan siapa pangsa pasar koran.

Apa yg bapak rasakan setelah menjadi juara gupres dan bertemu presiden Jokowi? Saya senang sekali Om Jay karena menjadi gopres adalah menjadi Jalan kebaikan dan mudah-mudahan menjadi kebaikan bagi teman-teman lain guru di seluruh Indonesia begitupun ketika saya bertemu dengan presiden Alhamdulillah ini adalah takdir yang sangat luar biasa yang saya bisa nikmati.

Sampai saat ini saya lebih fokus kepada menulis artikel di koran koran dan majalah sehingga menulis buku baru di mulai LG tahun 2020 ini.

Saya lebih banyak membaca buku dan kliping koran atau majalah sehingga ketika saya membutuhkan atau membuat tulisan maka dengan mudah saya bisa menuangkannya.
Buku tersebut sebagai bahan rujukan dalam tulisan saya.

Target saya ya ingin menjadi maestro penulis hehe aamiiin.

Sebagai alumni pondok pesantren Daarut tauhiid di Bandung Saya ingin mengamalkan ajaran guru saya yang menyatakan jadilah orang yang bermanfaat bagi orang lain.

Teman-teman makasih ya hari ini ini kita bisa berbagi dan sharing terima kasih juga kepada Om Jay yang SDH menjadi Jalan kebaikan.

Kesimpulannya untuk menjadi sukses di bidang apapun tidak terlepas dari amalan lahiriyah dan batiniyah selain itu kita harus percaya diri dan yakin pada kemampuan pribadi serta jangan tergesa-gesa dalam menentukan keputusan. ketenangan kesabaran dan keuletan dalam mengikuti kegiatan adalah kunci suksesnya menjadi pemenang Bukan pecundang.

Salam sukses.

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s