Resensi Buku Catatan Harian Seorang Guru Blogger

Buku Catatan harian Seorang Guru Blogger adalah buku ke-14 yang disusun oleh Omjay.  Buku ini mengisahkan perjalanan omjay menjadi seorang blogger. Kemudian dari Blogger menjadi seorang youtuber. Omjay sekarang menjadi terbiasa bekerja dari rumah tanpa harus bermacet ria berangkat ke sekolah dari Jatibening Bekasi menuju Rawamangun jakarta Timur. Tak bertemu dengan kemacetan lagi.

WhatsApp Image 2020-04-13 at 12.49.42

Jumlah halaman buku 121 halaman, dan diterbitkan oleh penerbit lembaga pendidikan Sukarno Pressindo di Semarang. Buku diterbitkan tahun 2020. CATATAN HARIAN SEORANG GURU BLOGGER ditulis langsung oleh omjay di blognya. Editor : Sukarno, SIP. SS. & Fitratun Annisya,SE.

Belajar di kompasiana itu asyik. Banyak sekali guru di blog keroyokan ini. Anda bisa menulis apa saja yang disukai dan kuasai. Tidak perlu minder. Saya sih percaya diri AJA. Namanya juga baru belajar menulis. Kompasiana adalah blog jurnalis Kompas yang bertransformasi menjadi sebuah media warga (citizen media). Di sini, setiap orang dapat
mewartakan peristiwa, menyampaikan pendapat dan gagasan serta menyalurkan aspirasi dalam bentuk tulisan, gambar ataupun rekaman audio dan video.

 

Kompasiana menampung beragam konten dari semua lapisan masyarakat dari beragam latar belakang budaya, hobi, profesi dan kompetensi. Kompasiana juga melibatkan kalangan jurnalis Kompas Gramedia dan para tokoh masyarakat, pengamat serta pakar dari berbagai bidang, keahlian dan disiplin ilmu untuk ikut berbagi informasi, pendapat dan gagasan.

WhatsApp Image 2020-04-13 at 12.49.42

Sedih juga melihat buku buku itu terendam banjir. Saya sempat keluar air mata. Sebab buku bagi seorang penulis adalah harta yang tak ternilai harganya. Diam dan hanya merenung tidak menyelesaikan persoalan. Cari solusi adalah keputusan yang sangat berarti dalam melanjutkan beres beres rumah ini. Hujan kembali mengguyur bumi.

Tak mungkin bisa menjemur lagi. Tinggal keikhlasan hati yang membuat damai di hati.
Istri langsung ambil kantong plastik besar berwarna hitam. Semua buku yang basah terendam air dimasukkan dan tinggal menunggu pemulung mengambilnya. Ketika bukumu terendam banjir, jangan terlalu banyak mikir. Supaya engkau tak disebut kikir.

Setiap artikel yang anda tulis di blog, pasti akan menemui takdirnya di tangan pembaca. Jadi niatkan menulis, hanya memberi tak harap kembali. Saya termasuk orang yang pantang menyerah. Ketika naskah buku saya ditolak para penerbit mayor, saya tidak putus asa. Saya akan menerimanya dengan lapang dada. Berkali kita gagal lekas bangkit dan cari akal. Berkali kita jatuh lekas berdiri jangan mengeluh. Jadilah guru tangguh berhati cahaya. Kegagalan adalah awal dari sukses yang tertunda.

 

Salam Blogger Persahabatan.

Omjay

Guru Blogger Indonesia

 

One response to “Resensi Buku Catatan Harian Seorang Guru Blogger

  1. sama s

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s