Belajar hidup sehat dari Oma

Menulis di pagi hari. Nikmat sekali. Pikiran masih jernih. Belum ke sana kemari.

Selamat pagi bapak dan ibu yang saya banggakan . Semoga bapak dan ibu selalu sehat dan bahagia bersama keluarga tercinta. Semoga pula pintu pintu rezeki selalu terbuka buat kita semua. Aamiin.

Pagi ini bangun tidur punggung sakit sekali. Istri juga begitu. Semenjak kena banjir 4 kali dari bulan Januari 2020, kami tidak pernah lagi punya kasur yang empuk. Tempat tidur dari kayu sudah habis dihantam banjir.

Saya tidur beralas kasur gulung yang tipis. Warnanya merah. Syukur alhamdulillah lumayan empuk untuk istirahat.

Istri tidur di kasur gulung berwarna coklat muda. Bila banjir datang lagi, kami sudah siap sedia.

Pagi ini istri minta dipijitin. Katanya punggungnya sakit. Saya urut pelan pelan. Walaupun saya juga merasakan hal yang sama.

Semalam kami kurang minum air putih. Biasanya sebelum tidur minum air putih hangat. Bangun tidur badan serasa segar.

Saya putuskan berolahraga pagi. Jalan jalan kaki di sekitar rumah. Istri pergi ke dapur mencuci piring yang kotor.

Saya menjadi senyam senyum sendiri. Sambil menyiram tanaman di pagi hari. Bila sudah tua nanti. Kami akan seperti ini.

Hanya berdua di rumah. Kakek dan nenek. Anak anak akan dibawa suaminya. Semoga tidak jauh dari ayah dan bundanya.

Jadi ingat kisah oma dan opa. Tetangga sebelah kanan rumah. Anaknya 2 orang. Sukses semuanya.

Anak pertama laki laki menjadi perwira angkatan laut. Pergi ke mancanegara membawa kapal Indonesia. Anak kedua perempuan. Kawin sama orang Jepang dan dibawa suaminya ke sana.

Tinggallah oma dan opa berdua. Mereka bahagia. Saya tak pernah melihat mereka bertengkar. Tapi Tuhan memisahkan mereka. Opa dipanggil Tuhan.

Semenjak itu Oma tinggal sendiri. Sering main dan ngobrol sama istri. Mereka saling curhat. Istri sudah anggap seperti orang tua sendiri. Usianya sudah 86 tahun.

Kini Oma sudah tiada. Rumahnya sepi tak berpenghuni. Anak anaknya sudah sukses dengan keluarganya masing masing.

Saya belajar hidup sehat dari Oma. Beliau suka kasih nasehat agar saya banyak bergerak. Tidak banyak minum gula dan banyak makan sayur dan buah buahan.

Pesan Oma ini selalu saya ingat. Pagi ini saya ceritakan kembali kepada istri. Kami pun saling tersenyum. Siap menyongsong hari tua.

Itulah cerita saya di pagi hari. Selalu jaga kesehatan ya. Istirahat yang cukup. Makan 4 sehat 5 sempurna. Perbanyak minum air putih. Semoga sehat selalu.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

One response to “Belajar hidup sehat dari Oma

  1. Stay healthy
    Keep healthy
    Dan life healthyly om Jay dan keluarga,,karena sehat adalah rejeki yang tidak ada duanya

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s