Untuk apa saya menulis

Apa yang anda dapat dari menulis?

Ini pertanyaan sepele. Jangan dibuat susah. Santai saja. Saya juga baru menemukan judulnya setelah kuliah online di wa group bersama pak Agung Pardini.

Kalau tujuan anda menulis untuk mendapatkan popularitas, maka popularitas akan segera anda dapatkan. Minimal anda sudah populer di wa group yang anda ikuti.

Namun, bila tujuan anda menulis untuk berbagi, maka kebahagiaan hidup akan anda dapatkan. Hanya memberi tak harap kembali.

Malam ini saya mendapatkan video dari orang terkaya di China. Pendiri alibaba yang terkenal itu. Beliau undang 6666 dokter dan perawat untuk merayakan kemenangan di medan perang melawan covid19.

Banyak dokter dan perawat yang meninggal akibat covid19. Virus ini tidak terlihat tapi mematikan. Siapa saja bisa tertular dari mulai anak anak hingga orang tua.

Selama hampir 3 bulan kita belajar, bekerja dan beribadah dari rumah. Ada rasa bosan dan salah tingkah. Kreativitas dan imajinasi kita sebagai manusia diuji. Siapa yang kreatif akan melejit di era covid.

Menulis menjadi salah satu cara kita untuk mampu mengembangkan kreativitas dan imajinasi. Kita bisa membuat buku fiksi dan non fiksi.

Menulis setiap hari adalah cara saya berbagi apa yang ada di dalam kepala saya. Daripada disimpan di otak, lebih baik saya bagikan dalam bentuk tulisan. Sehingga apa yang saya tuliskan banyak dibaca orang lain.

Setiap tulisan manusia mempunyai gaya menulisnya masing masing. Tidak akan sama walaupun berwajah kembar. Inilah keunikan dalam menulis.

Tulisan omjay dan pak Ngainun Naim yang sudah terkenal tentu sangat berbeda. Diam diam omjay pengagum berat tulisan beliau. Apalagi setelah menonton video yang beliau bagikan. Trilogi menulis, resep menjadi penulis pemula.

Anda bisa menontonnya di https://youtu.be/Td_mJE86J-I

Sudah hampir 12 tahun saya belajar menulis. Belum ada satu buku novelpun saya buat. Seringkali saya tak mampu mengembangkan imajinasi. Saya terbiasa menulis kisah nyata yang biasa biasa saja.

Sehabis membaca resume kawan kawan peserta belajar menulis, saya menjadi tahu apa yang harus saya lakukan.

Setiap artikel yang saya tulis akan saya bukukan. Walaupun untuk sementara saya posting dulu di blog sebagai alat rekam yang ajaib.

Belajar menulis sama pak Agung Pardini malam ini sungguh menginspirasi. Saya pun menjadi bertanya kepada diri sendiri. Untuk apa saya menulis?

Salam blogger Persahabatan

Omjay
Guru blogger Indonesia.
Blog http://wijayalabs.com

One response to “Untuk apa saya menulis

  1. Selalu luar biasa dan memotivasi tulisan Omjai