Daily Archives: Juli 9, 2020

Ketika Lelah Menjadi Lillah, maka Hidupmu Akan Berkah

Semoga Lelah Menjadi Lillah.

Semalam saya lelah sekali. Saya tidur lebih awal dari istri. Mata sudah tak kuat lagi dan langsung masuk ke dunia mimpi. Bangun tidur pukul 04.00 pagi.

Ribuan pesan wa belum dibaca kali ini.
Saya terbangun ketika alarm mobil tetangga berbunyi. Mungkin mau ada yang mencuri. Saya tak tahu pasti. Sebab di luar gelap sekali. Bunyi alarmpun terhenti. Petugas keamanan sudah datang mengunjungi.

Setelah sholat tahajud saya tuliskan ini. Mencoba merenungkan kembali perjalanan hidup ini. Setengah abad sudah hidup di dunia yang fana ini.

Apa yang kita cari selama ini? Apakah hidup hanya untuk memperkaya diri? Atau hanya ingin dapat dipuji? Semua jawaban ada dalam diri. Kita serahkan saja pada Sang Ilahi.

Suara orang mengaji dan bersholawat nabi terdengar dari masjid ke masjid. Ini pertanda waktu subuh akan tiba sebentar lagi. Saya siap siap ke masjid di kompleks perumahan kami. Bertemu Allah lewat sholat berjamaah senang sekali.

Bumi berputar selama 24 jam mengitari planet lainnya. Manusia tak seperti bumi yang berputar selamanya. Manusia perlu istirahat agar kondisi tubuh tetap prima. Pekerjaan manusia memang tak ada habisnya. Tinggal kita pandai-pandai mengelolanya.

Dari bangun tidur sampai mau tidur lagi. Manusia sebagai hamba Allah harus bekerja. Mereka menjemput rezekinya masing masing. Ada yang menjemputnya dengan cara mudah, namun ada pula dengan cara susah.

Itulah dinamika kehidupan manusia. Tak akan pernah tertukar rezekinya. Rajin pangkal pandai, hemat pangkal kaya. Siapa yang malas tidak naik kelas. Kerja keras, cerdas, tuntas, dan ikhlas. Membuatmu menjadi manusia berkelas.

Ketika lelah menjadi lillah. Hidup akan semakin berkah. Keluarga menjadi sakinah dan mawaddah. Hidup menjadi terasa indah.

Salam Blogger persahabatan

Omjay
Guru blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Imjay dan bukunya

Pembelajaran Daring Agar Tak Garing

Kamis, 9 Juli 2020 pukul 09.00-12.30 WIB, saya diminta untuk menjadi narasumber di SMP Islam Panglima Besar Jenderal Soedirman. Sekolah ini terletak di dalam Perumahan Vila Indah Permai Golden City Kota Bekasi. Sebuah sekolah yang mewah dan megah untuk kalangan menengah atas.

omjay di kegiatan workshop smp islam pb soedirman

omjay di kegiatan workshop smp islam pb soedirmanSaya hadir ditemani istri tercinta. Kami berangkat dari Jatibening Indah, Pondok Gede, Kota Bekasi. Jarak dari rumah ke lokasi sekitar 14 km, dan ditempuh selama 33 menit dengan mobil tanpa lewat tol. Lokasi sekolah sangat strategis dan berada di tengah-tengah kota Bekasi. Kami melewati mall Sumarecon Bekasi yang beberapa waktu lalu telah dikunjungi presiden Jokowi.

Guru Laki-laki di SMP Islam PB Soedirman

Guru Laki-laki di SMP Islam PB Soedirman. Senang sekali akhirnya, sampai juga saya di sekolah yang bagus dan megah ini. Dulu hanya mendengar kiprahnya dari internet saja. Kini saya bisa langsung merasakannya. Ibu Maharani menghubungi saya untuk belajar bersama dan berbagi ilmu pembelajaran dalam jaringan (daring) agar tak garing di sekolah tersebut. Terus terang saya tertantang untuk menyampaikan materinya.

Foto bareng bersma ibu guru SMP PB Soedirman Bekasi

Foto bareng bersma ibu guru SMP PB Soedirman Bekasi. Sampai komplek perumahan, saya dan istri tidak langsung ke lokasi acara. Kami sarapan bubur dulu di perumahan harapan prima regency. Buburnya enak dan lezat. Tapi sayang saya tak boleh pakai kecap manis dan kari ayam. Istri tercinta memesan buburnya tidak komplit. Hal ini dilakukan agar saya cepat kembali pulih dari penyakit yang dialami.

metode pembelajaran daring

metode pembelajaran daringBeberapa waktu lalu saya terserang stroke ringan, jadi saya harus menjaga pola makan. Dokter meminta agar saya selektif dalam memilih makanan dan diminta untuk menurunkan berat badan sampai 60 kilogram. Hal ini disebabkan karena saya menderita tekanan darah tinggi dan diabetes.

slide60-jpg-5f06ec5ed541df5e1a7b44d2.jpg

slide60-jpg-5f06ec5ed541df5e1a7b44d2.jpgSetelah sarapan bubur, barulah kami menuju lokasi. Kami tiba di saat pengurus yayasan memberikan sambutan. Saya langsung menuju aula lalu menyiapkan peralatan presentasi dan siap menyampaikan materi workshop.Saya melihat guru-gurunya masih muda-muda. Mungkin seumuran anak saya Intan. Ada beberapa guru bahkan belum menikah. Saya langsung bersemangat 45 ketika pembawa acara mempersiapkan saya menyampaikan materinya.

menggunakan aplikasi zoom

menggunakan aplikasi zoomJudulnya media pembelajaran online yang efektif di Masa New Normal.

Saya diminta menjelaskan panjang lebar tentang masalah yang dihadapi guru dan diminta memberikan solusinya. Saya menjelaskannya melalui beberapa slide yang saya siapkan dari materi Prof Eko Indrajit dan Kemdikbud. Alhamdulillah tak terasa. Selama 3 jam saya menyampaikan materinya. 

pesert workshop serius menyimak materi

pesert workshop serius menyimak materiSemoga bapak dan ibu guru puas dengan apa yang omjay sampaikan. Ingatlah Pesan Watson. Sangat sulit bagi manusia untuk mengubah pola pikir dan perilaku masyarakat. Lebih mudah lingkungan yang mengubahnya.

pesan Watson

pesan WatsonMaterinya dapat diunduh di emailĀ wijayalabs@gmail.com. Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan. Semoga dapat kembali ke sekolah yang bagus ini dengan materi yang berbeda.

workshop pembelajaran daring

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

Gru Blogger Indonesia.

Blog http://wijayalabs.com

Proses Menerbitkan Buku Ajar Bersama Joko Mumpumpuni Oleh: Arnita Budi Siswanti

penulis buku informatika

Rabu, tanggal 8 Juli 2020 merupakan pertemuan ke-tujuhbelas, kelas belajar menulis online gelombang 12 bersama Om Jay. Pertemuan dibuka oleh OmJay yang mempersilahkan Ibu Aam Nurhasanah sebagai moderator dan nara sumber kita malam ini adalah Bapak Joko Irawan Mumpuni. Beliau adalah Direktur Penerbitan, Penerbit ANDI, penulis buku bersertifikat BNSP dan Asesor BNSP.

buku karya siswa

Bapak Joko Irawan Mumpuni menyampaikan materi dengan cara memberikan slide dan paparan menggunakan voice note tujuannya supaya peserta memperhatikan dengan seksama tidak hanya copy paste. Ide yang bagus untuk membiasakan menulis dengan bahasa sendiri. Suara beliau jelas, tegas, intonasi mantap, pelan-pelan sehingga mudah untuk diikuti sambil membuat resume.

Publikasi Bagi Akademisi untuk Apa?

Bapak Joko Mumpuni lebih suka menggunakan istilah publikasi atau penerbitan daripada istilah menulis. Karena menulis hanya sekedar menulis, semua orang bisa menulis, tetapi belum tentu menerbitkan tuisannya. Guru termasuk akademisi. Menurut Bapak Joko, publikasi bagi akademisi memiliki tujuan antara lain:

  1. Orientasi pada profit, ingin  mendapatkan royalti.
  2. Nirlaba (CSR/ Pengabdian). Hidup ini harus berarti bagi sesama.
  3. Branding/ Promosi. Supaya menang dalam Pilkada.
  4. Memenuhi regulasi/ Akreditasi. Bagi dosen dan guru untuk memenuhi regulasi kenaikan pangkat.
buku karya siswa

Kita Pada Level Apa?

Apa tujuan kita menerbitkan tulisan? Ada 8 langkah yang disampaikan oleh bapak Joko Irawan Mumpuni. Kita termasuk pada tangga yang mana?

  1. Saya  tidak ingin melakukannya
  2. Saya tidak dapat melakukannya
  3. Saya ingin melakukannya
  4. Bagaimana saya melakukannya?
  5. Saya akan mencoba melakukannya.
  6. Saya dapat melakukannya
  7. Saya akan melakukannya
  8. Ya, Saya melakukannya

Bapak Joko Irawan Mumpuni, mengharapkan kita pada level sudah melakukannya (sudah menulis), artinya langkah kita sudah benar. Apakah sampai di sini sudah selesai? Ternyata belum. Mengapa? Karena untuk menjadi penulis yang bukunya layak diterbitkan oleh penerbit harus memenuhi beberapa syarat. Bagi orang yang sudah populer, akan lebih mudah menerbitkan buku, misalnya Pak Jokowi, apapun yang beliau tulis akan laris. Yang paling bagus adalah penulis populer menulis buku yang juga populer, pasti akan sangat laris manis. Bagaimana dengan posisi penulis pemula? Bagi penulis pemula tidak perlu berkecil hati karena bisa menulis tema-tema yang sedang populer dan berusaha menulis dengan bagus. Insyaa Allah akan diterbitkan jika memenuhi kebutuhan pasar.

Ekosistem Industri Buku

buku karya siswa

Ada 4 komponen kelompok Besar (Stakeholder) pada ekosistem penerbitan buku yaitu:

  1. Penerbit

Pelaku pasar yang memiliki tanggung jawabnya paling besar. Mendapatkan persentase 60% tetapi menanggung biaya produksi dan kerugian jika buku tidak laku.

  • Penyalur (Toko Buku)

Pelaku pasar mendapatkan keuntungan 30%.

  • Pembaca

Merupakan pangsa pasar.

  • Penulis

Pelaku pasar, yang mendapat keuntungan paling besar. Mendapat royalti 10%.

Menurut Bapak Joko Irawan Mumpuni, ada beberapa penghambat pertumbuhan industri penerbitan, antara lain: minat baca yang kurang, cenderung lebih suka menonton youtube dan televisi, literasi tertinggal karena minat menulis kita kurang, lebih banyak kebiasaan bicara, dan yang terakhir adalah kurangnya apreasi terhadap hak cipta, banyak buku difoto copy dan dibajak, akhir-akhir ini e-book ilegal, buku resmi discan dan didistribusikan yang merugikan pennulis dan penerbit.

Proses Naskah Menjadi Buku

Ada 4 langkah proses pengiriman naskah sampai siap dijual, langkah-langkah tersebut antara lain:

  1. Naskah dikirim ke penerbit, sebaiknya mengirim naskah berupa hard copy supaya aman, jika sudah disetujui pihak penerbit, baru menyerahkan soft copy.
  2. Naskah akan dinilai (direview), apakah naskah tersebut jika dijadikan buku layak jual atau tidak.
  3. Jika naskah diterima, penulis mengirim soft copy lengkap, berisi tentang judul buku, daftar isi lengkap, sinopsis, CV penulis.
  4. Penerbit bisa menentukan, edit, setting, cetak, dan buku siap dijual.

Proses Editing dan Setting

Proses editing dan setting dilakukan oleh pihak penerbit. Berikut ini penjelasan dari Bapak Joko Irawan Mumpuni.

1. Penerbit tidak menolak naskah dengan alasan editorial yang buruk (salah kalimat, salah ketik, titik, koma yang salah), karena penerbit Andi memiliki lebih dari 60 editor, yang merupakan ahli bahasa semua, sejelek apapun akan diedit oleh editor penerbit Andi. Bahkan penulis akan kaget karena naskah yang sudah menjadi buku akan menjadi lebih enak dibaca.

2. Siapa yang menentukan Judul? Judul berhubungan dengan setting cover, judul biasanya usulan dari penulis dimodifikasi oleh penerbit supaya laku karena penerbit sudah jauh lebih berpengalaman daripada penulis disesuaikan dengan minat baca masyarakat. Jadi cover, judul dan sinopsis harus dibuat menarik.

Ciri-ciri Penerbit yang Baik

Bapak Joko Irawan Mumpuni menjelaskan ciri-ciri penerbit yang baik. Adapun ciri-ciri penerbit yang baik adalah sebagai berikut:

  1. Memiliki visi misi yang jelas
  2. Memiliki Bussiness core lini produk tertentu
  3. Pengalaman penerbit
  4. Jaringan Pemasaran
  5. Memiliki Percetakan sendiri
  6. Keberanian mencetak jumlah eksemplar
  7. Kejujuran dalam membayar royalti

Apa yang penulis diperoleh?

Apabila buku sudah terbit, penulis akan memperoleh hal-hal berikut ini:

  1. Peningkatan Finansial
  2. Royalti 10%, jumlah royalti tergantung jumlah pemasaran.
  3. Diskon pembelian langsung
  4. Seminar/ mengajar
  5. Peningkatan Karir
  6. Adanya kebutuhan peningkatan status jabatan
  7. Peluang karir di institusi atau perusahaan
  8. Kepuasan Batin
  9. Buku sebagai karya monumental yang akan dikenang sepanjang masa
  10. Ketika buku kita ada di toko buku besar
  11. Reputasi
  12. Buku sebagai karya yang terpublikasi akan meningkatkan reputasi penulisnya.
  13. Sering diundang seminar.

Ada 4 kwadran jenis penulis.

  1. Penulis idealis adalah penulis yang tidak butuh uang. Biasanya para guru besar. Atau orang-orang kaya yg ingin nulis hanya untuk branding.
  2. Penulis industrialis adalah penulis yang minta royalti banyak.
  3. Bukan penulis idealis
  4. Bukan penulis indutrialis

Yang disukai oleh penerbit adalah gabungan dari kedua kwadran penulis, yaitu penulis idealis dan penulis industrialis. Karena mereka selalu menjaga mutu tulisan tetapi juga produktif.

Pertanyaan yang sering muncul dari penulis adalah: Kapan buku kita diterbitkan? Penerbit tidak pernah menggunakan sistem first in first on (yang masuk duluan akan terbit terlebih dahulu, yang masuk terakhir akan terbit terakhir) tetapi tergantung dari kebutuhan pasar, buku manakah yang lebih dibutuhkan oleh pasar dalam waktu dekat. Untuk menentukan waktu yang ideal, adalah H-3 bulan, supaya ada persiapan waktu yang lebih longgar dan tidak mengorbankan kualitas buku.

Kesimpulan dari Bapak Joko Irawan Mumpuni.

Banyak salah pengertian antara apa yang diinginkan oleh penulis dan penerbit, namun setelah ada komuniaksi semua akan terjawab. Bagaimana naskah yang diterima atau ditolak? Apakah ini pernyataan atau pertanyaan? Sebagai penutup Bapak Joko Irawan Mumpuni memberikan analogi dengan pertanyaan 7 ekor burung. Pada intinya beliau berharap kepada peserta belajar menulis online bersama Om Jay untuk segera menulis, apapun yang terjadi kirimkan dengan segala resiko sehingga banyak belajar.

Materi yang luar biasa sangat bermanfaat, memberikan motivasi kepada saya untuk semakin menguatkan niat untuk menulis dan menerbitkan buku. Semoga suatu saat buku saya dapat diterbitkan oleh penerbit Andi. Terima kasih Bapak Joko Irawan Mumpuni selaku nara sumber, semoga ilmunya menjadi amal jariyah. Terima kasih juga kepada Om Jay yang selalu memfasilitasi group belajar menulis online, dan juga kepada Bu Aam Nurhasanah yang telah mendampingi jalannya kuliah pada malam ini, semoga Bapak Ibu sehat selalu dan mendapat pahala berlimpah dari Allah SWT.

Demikianlah resume yang saya buat kali ini, semoga bermanfaat. Masukan dan saran dari rekan-rekan sangat saya harapkan demi perbaikan tulisan ini. Terima kasih. Salam Literasi.