Daily Archives: Juli 13, 2020

Sekolah online dan kelas maya

Sekolah Online dan Kelas Maya.

Senen, 13 Juli 2020 adalah hari pertama masuk sekolah. Bukan sekolah biasa. Tapi sekolah online dan kelas maya. Guru dan siswa bertemu secara virtual di kelas maya. Belajar dari rumah adalah pilihan tepat di zona merah.

Pandemi covid19 membuat kita semua belajar kebiasaan baru. Tak pernah terbayangkan sebelumnya kalau kita akan belajar di sekolah online dan kelas maya.

Guru dipaksa merancang pembelajaran jarak jauh yang efektif dari rumah. Pembelajaran yang menyenangkan harus tetap terjadi di kelas maya.

Pukul 06.30 wib saya dan kawan kawan sudah ikut rapat guru melalui aplikasi zoom. Kita saling berkoordinasi tentang kegiatan hari ini. Hari pertama masuk sekolah harus berkesan di hati siswa.

Pukul 07.00 rapat sudah selesai. Masing masing guru masuk ke kelas maya. Saya dan bu Nisa masuk di kelas 8B SMP Labschool Jakarta. Kita menyapa siswa dan memperkenalkan diri sebagai wali kelasnya yang baru. Siswa menyambutnya dengan berpakaian seragam sekolah seperti biasa. Bedanya, kita biasa bertemu langsung di kelas. Kini kita hanya bisa bertemu secara virtual di kelas maya.

Kami saling berinteraksi dan memilih pengurus kelas. Alhamdulillah telah terpilih pengurus kelas yang baru. Cahya menjadi ketua kelasnya.

Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 08.30 wib. Kami pamit sebagai wali kelasnya yang baru. Pak Gilang guru bahasa Indonesia sudah siap mengajar bahasa Indonesia pukul 09.00 wib. Para siswa beristirahat sejenak.

Saya langsung pindah link untuk masuk ke kelas lainnya. Ada kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah atau mpls untuk siswa baru kelas 7. Saya langung bergabung di dalamnya.

Bapak Asdi Wiharto, kepala sekolah kami sedang presentasi menjelaskan tentang berbagai kegiatan di SMP Labschool Jakarta. Siswa kelas 7 terlihat senang sekali. Mereka banyak bertanya tentang sekolahnya yang baru.

Sekolah online dan kelas maya sudah terjadi di tahun ajaran baru ini. Sebagian guru ada yang bekerja dari rumah. Namun ada juga yang berada di sekolah. Terutama buat mereka yang mengalami kesulitan akses internet di rumahnya. Pagi hari seperti biasa mereka sudah berada di sekolah. Ikut mneyambut kehadiran siswa di kelas maya.

Pukul 10.00 wib Prof. Arief Rachman menyampaikan materi aku bangga menjadi siswa Labschool Jakarta. Bagus sekali penyampaiannya. Pakar pendidikan yang sudah berusia 78 tahun ini masih tetap enerjik seperti biasa. Anak baru sangat senang bertemu Prof. Arief Rachman walaupun hanya secara virtual di kelas maya.

Sambil mendengarkan ceramah Prof. Arief Rachman, saya mengontrol keas 8B. Pak Gilang guru bahasa Indonesia dan bu Alpiah guru bahasa Inggris mengajar di kelas maya. Saya menyimaknya lewat HP. Laptop untuk menonton Prof. Arief di acara Mpls dan HP untuk menyimak pembelajaran bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris di kelas 8B. Dua kegiatan bisa diikuti secara bersamaan. Guru melakukan multitasking. Guri melakukan kegiatan yang berbeda di waktu bersamaan.

Sekolah online dan kelas maya memudahkan hal itu. Guru dan siswa bisa melakukan multitasking. Tapi sebaiknya jangan terlalu sering dilakukan. Supaya kita fokus dalam melaksanakan kegiatannya.

Hari pertama masuk sekolah begitu berkesan bagi saya. Dalam sejarah menjadi guru, tak pernah terbayangkan akan mengajar di kelas maya. Teknologi memudahkan semuanya. Belajar hal yang baru harus dilakukan guru.

Pukul 13.00 wib ada rapat evaluasi mpls. Kami mengevaluasi kegiatan hari ini. Semoga besok bisa lebih baik lagi. Aamiin.

Sekolah online dan kelas maya hanya sampai pukul 12.00 wib. Biasanya kita belajar sampai pukul 15.00 wib. Banyak jam pelajaran yang terpaksa dipotong durasinya. Sehari hanya 3 mata pelajaran saja.

Saya merasa lelah. Terutama mata yang terus menerus melihat layar laptop dan HP. Tidur siang sebentar jadi pilihan.

Sore hari saya siapkan narasumber untuk wa group belajar menulis. Minggu ini ada 3 narasumber hebat saya hubungi. Mereka semua sudah siap berbagi ilmu dan pengalamannya. Siaran live di youtube saya lakukan. Tidak lama hanya 5 menit saja. Hasilnya bisa dilihat siaran ulangnya di http://youtube.com/wijayalabs.

Semua narsum sudah saya postong biodatanya di http://wijayalabs.com. Saya berharap semua peserta belajar menulis sudah tahu dan kenal narasumbernya.

Pukul 19.00 wib kelas dimulai. Bu Kanjeng menjadi moderatornya dan bu Aam bertugas menyebarkan materinya ke wa group sebelah. Kami ada 2 group. Gelombang 13 dan 14. Pak Jumanto menjadi narasumbernya.

Sambil menyimak kelas di wa group, saya membuka youtube. Ada Prof. Eko Indrajit menyampaikan materi tentang bagaimana merancang pembelajaran jarak jauh yang baik. Saya sangat terkesan dengan penyampaiannya. Anda bisa lihat rekamannya di
Ekoji chanel https://www.youtube.com/watch?v=SljRnN3OhZY

Begitulah kegiatan sekolah online dan kelas maya yang saya ikuti dari pagi hingga malam hari. Semoga anda mengalami hal yang sama dengan saya. Mari kita belajar dari wabah Corona yang semakin merajalela di Jakarta. Jumlahnya semakin meningkat saja. Ayo jaga diri dan anak anak kita agar tak ikut terpapar corona. Sekolah online dan kelas maya menjadi salah satu solusinya.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay
Guru blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Mpls

Kata pengantar guru blogger indonesia untuk buku Diary Seorang Guru di Masa Pandemi Covid19

Kata Pengantar Guru Blogger Indonesia
Wijaya Kusumah S Pd, M Pd (Omjay), Blogger Nasional dan Penulis Buku

Saya sangat senang sekali dapat membaca sinopsis buku ini yang berjudul Diary Seorang Guru di Masa Pandemi Covid-19. Buku yang mengisahkan catatan harian seorang guru kreatif di masa pendemi covid-19. Beliau menceritakan panjang lebar, bagaimana menjadi guru profesional yang tetap menjalankan kewajibannya di saat wabah corona yang semakin merajalela di dunia. Bapak Edi Syahputra dapat menuliskannya dengan cara yang apik dan menarik.

Perubahan itu pasti dan sebagai guru bimbingan konseling beliau menemukan cara baru untuk menemukan berbagai solusi siswa yang merasa kebingungan. Pembelajaran di era digital tentu saja menjadi salah satu solusi itu dan siswa diarahkan untuk dapat memanfaatkannya dengan baik. Didalam kesulitan itu pasti ada kemudahan. Itulah Firman Allah dalam kitab suci Al-Quran.

Perubahan kadang membuat rasa tidak nyaman dan sedikit kesulitan. Bahkan sangat menyakitkan bagi sebagian orang. Mereka dipaksa untuk belajar dan diberikan motivasi agar berprestasi tinggi. Mereka para siswa diajak untuk bermimpi indah mewujudkan cita-citanya. Terbentuklah group WA siswa untuk menyapa sekaligus memberi semangat juga motivasi kepada para siswa.

Selama Corona, siswa belajar dari rumah. Begitupula dengan guru, sesekali ke sekolah untuk mengecek kondisi sekolah. Juga akhirnya guru ikut belajar karena mendadak harus melakukan pembelajaran jarak jauh dengan siswanya. Dulu mengajar secara langsung di kelas, sekarang guru mengajar di kelas maya. Semua itu beliau kisahkan dan ceritakan dalam bentuk tulisan online di blog. Pada akhirnya terajut menjadi sebuah buku yang bagus dihadapan anda para pembaca.

Beliau begitu semangat memberikan bimbingan dan penguatan agar siswa tetap optimis dan semangat penghadapi pandemic Covid-19. Bagaimana kiprah dan ikhtiar seorang guru ketika mengikuti Webinar, juga Belajar Menulis Gratis lewat Daring Bersama Omjay di WA Group dan kawan-kawan di PGRI, semua tercatat indah di “ Diary Seorang Guru di Masa Pandemi Covid-19”. Buku ini menjadi bukti salah satu hikmah di masa Pandemi Covid-19. Guru Mulia karena karya nyata.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Onajy bersama pak Hilal

Persoalan Pendidikan dari Masa ke Masa https://bebas.kompas.id/baca/bebas-akses/2020/07/13/tantangan-pendidikan-dari-masa-ke-masa/