Menulislah di teras rumah

Merenung di Teras Rumah.

Sore ini akan balik ke kota Bandung. Liburan sekolah online telah usai.

Sedih rasanya meninggalkan rumah kami yang mungil di Wanaraja Garut. Rumah yang dibeli dari hasil menulis buku. Rumah yang dibeli dari hasil jualan baju.

Ketika itu, suami istri bahu membahu mewujudkan impian. Punya rumah sendiri di kota pinggiran.

Di depan spanduk 234 Dji Sam Soe saya menulis untuk para sahabat. Semoga dapat menjadi obat bagi mereka yang sedang sekarat.

Teras rumah

Serangan stroke, jantung dan corona seringkali datang tiba-tiba. Mereka yang sudah lolita harus waspada. Lolos limapuluh tahun harus sehat sentosa. Saya menjaganya dengan banyak menulis untuk pembaca.

Merenung di teras rumah memang enak. Pedagang keliling tiada henti menjajakan dagangannya.Jangan malu dan ragu memasarkan buku hasil karya guru Indonesia.

Menulis dan membaca adalah kegiatan positif yang harus dilakukan setiap hari. Otak terbiasa berpikir merangkai kata. Kalimat demi kalimat akan mengalir deras, bila anda rajin membaca.

Teruslah membaca tulisan orang lain. Belajarlah cara mereka menulis. Suatu saat akan ditemukan gaya menulis anda yang akan berbeda dari mereka.

Salam Blogger persahabatan

Omjay Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s