Ketika blog kamu sepi pengunjung dan sepi komentar

Ketika blog pribadimu sepi komentar.

Pernahkah mengalami blog pribadi yang anda kelola sepi pengunjung dan fakir komentar?

Saya pernah mengalaminya ketika pertama kali ngeblog. Blog saya sepi pengunjungnya dan belum ada yang memberikan komentar.

Sampai suatu ketika saya bergabung dalam komunitas blogger dan mendirikan blogger.bekasi.com bersama kawan-kawan.

Blog yang saya buat di http://wijayalabs.blogspot.com mulai ada perkembangan. Jumlah pengunjung kian bertambah. Saya pun banyak ikutan kegiatan blogger dan mulai membangun blog https://wijayalabs.wordpress.com.

Senang rasanya blog saya semakin ramai. Mereka banyak mengucapkan terima kasih karena saya menulis hal yang tidak biasa. Terutama tentang materi kuliah saya di pascasarjana UNJ Rawamangun.

Waktu itu saya mendapatkan beasiswa S2 gratis dari Labschool UNJ. Sebuah sekolah di bawah naungan Yayasan Pembina Universitas Negeri Jakarta.

Suatu ketika saya bertemu senior di Pascasarjana UNJ. Senior tersebut sedang asyik ngeblog di pendopo kampus PPS UNJ.

Saya hampiri beliau dan berkenalan.

Itulah perkenalan saya pertama kali dengan seorang blogger terkenal di negeri ini. Blognya selalu ramai karena isi kontennya sangat menarik. Beliau juga seorang trainer nasional dan seorang kepala sekolah. Juga pengurus PGRI di Jakarta pusat.

Mulailah saya belajar menjadi blogger. Tahun pertama saya jadi blogger, belum ada pengunjungnya. Belum juga ada yang memberikan komentar. Saya mulai frustasi dan berhenti menjadi blogger.

Sampai suatu ketika Pak Dedi Dwitagama mengajak saya untuk menemani beliau mengisi materi di daerah puncak Bogor. Beliau meminta saya untuk mengambil gambar dan mengajari saya memotret.

Sejak itulah saya mulai berani menjadi fotografer dan mengajak pak Dedi untuk menemani membeli kamera baru di Pasar Baru. Saya mulai senang mencari muka alias memotret banyak orang.

Tulisan saya di blog jadi semakin keren karena banyak foto di dalamnya. Apalagi ketika kawan kawan PGRI bertemu presiden Jokowi. Mereka minta di foto dan saya dengan senang hati memotretnya. Jadilah saya seorang fotografer istana dadakan. Hehehe.

Blog saya mulai ramai. Mas vavai kawan baik di bloggerbekasi.com menawarkan domain dan hosting berbayar. Jadilah blog saya menjadi http://wijayalabs.com.

Dengan tagline menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi, jadilah saya menjelma menjadi guru blogger Indonesia dengan nama keren Omjay.

Saya mulai rajin menulis setiap hari. Apa yang saya lihat menjadi sebuah tulisan. Apa yang saya rasakan bisa menjadi tulisan yang berkesan. Bahkan apa yang saya dengar bisa menjadi tulisan yang segar. Panca indra saya seolah peka dengan apa yang ada di sekitarnya.

Komentar di blog yang dulu sepi kini mulai ramai. Saya menulis sesuatu yang biasa. Namun dampaknya luar biasa. Banyak orang yang mengucapkan terima kasih karena tulisan saya tersebut.

Bahkan ada seorang wanita yang mau bunuh diri, tidak jadi bunuh diri setelah membaca tulisan saya.

Apa yang saya tuliskan? Saya menulis singkat saja. Jadilah manusia yang bermanfaat buat orang lain. Boleh jadi hidupmu sekarang penuh derita dan air mata. Namun percayalah suatu saat engkau akan bahagia dengan canda tawa bersama keluarga tercinta. Hidup ini berputar seperti roda. Kadang di atas dan kadang ada di bawah.

Blog akan ramai komentar bila tulisanmu disebarkan ke banyak orang. Niatkan untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Hanya memberi tak harap kembali.

Ketika blog kamu sepi. Mulailah introspeksi diri. Mulailah belajar menjadi konten kreator sejati. Insya Allah kamu akan menjadi happy.

Saya belajar sama pak Agus Sampurno. Beliau pengelola blog http://gurukreatif.wordpress.com. Beliau banyak mengajari saya bagaimana menulis kreatif dan menarik.

Beliau menuliskan di blognya. 90 persen ide tulisan muncul ketika anda tidak peduli dengan apa yang orang lain katakan mengenai tulisan anda. 10 persen keberhasilan menulis baru mengenai seberapa anda konsisten dalam menulis.

Itulah sedikit ilmu yang masih saya ingat. Ilmu banyaknya dapat anda baca di wa group guru menulis. Kebetulan pak Agus Sampurno menjadi narsumnya malam ini.

Salam blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

2 responses to “Ketika blog kamu sepi pengunjung dan sepi komentar

  1. terimakasih berbaginya omjay

  2. Mantap sekali omjai, terimakasih, saya mengalami hal seperti itu,sepi sekali pengunjung blog saya, apalagi ketika saya tidak posting materi pembelajaran, semakin sepi, anak-anak juga tidak berkunjung, semoga saya bisa memperbaiki, supaya ada yang berkunjung.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s