Daily Archives: Februari 17, 2021

kisah nyata omjay

Kisah Nyata Omjay

Alhamdulillah malam itu saya jadi jutawan kaya. Dapat uang puluhan juta. Dikasih langsung tanpa transfer antar bank oleh panitia. Serasa mimpi tapi nyata.

Lumayan juga diajak belajar kursus singkat ke luar negeri dengan biaya negara. Sehari uang sakunya sejuta. Jadi 21 hari dapat uang saku 21 juta. Jumlah yang sangat banyak bagi seorang guru di sekolah swasta.

Alhamdulillah, terima kasih wahai Ilahi Rabbi. Selalu bersyukur kepada Allah sang Maha Pemberi Rezeki. Sudah diatur rezekinya kita masing masing dan tak akan tertukar lagi.

Ayo semangat wahai guru Indonesia. Akan banyak kejutan rezeki setelah kita berprestasi dan menginspirasi. Niatkan untuk selalu berbagi. Uang yang didapat adalah bonusnya. Ridho Allah lebih utama.

Omjay juga awalnya tidak percaya. Malam sebelum kami berangkat, semua peserta yang akan berangkat ke luar negeri tanda tangan uang saku sebesar Rp.21 juta. Jumlah yang cukup besar bagi kami para guru. Apalagi bagi teman saya yang honor bulanannya seratus ribu.

Kami semua bersyukur karena tidak mengira dikasih uang saku sebanyak itu. Besok paginya banyak yang ke money changer tukar uang Yuan China. Ada juga yang memang dari awal meminta dalam bentuk Yuan, mata uang China. Biar kagak ribet katanya.

Jadi benar kata pepatah. Banyak memberi akan banyak menerima. Hiduplah dengan memberi sebanyak-banyaknya, bukan menerima sebanyak-banyaknya.

Setiap lomba guru diikuti saja sambil santai. Menurut teman guru dari Bengkulu, faktor keberuntungan itu membawa dirinya pergi ke luar negeri. Jadi bukan karena pintar. Faktor X terkadang berpengaruh. Berdoa dan berusaha itu kuncinya. Kreativititas dan inovasi guru itu pintunya.

Satu lagi pengalaman omjay. Ikut lomba duta rumah belajar putekkom kemdikbud itu enaknya online. Jadi kita bisa belajar dari rumah masing masing dan tidak perlu meninggalkan sekolah atau rumah. Kalau lolos baru kemudian kita kopdar dan bertemu dengan guru-guru hebat lainnya dari seluruh indonesia.

Semua biaya transportasi dan akomodsi serta uang saku diberikan oleh pustekkom kemdikbud. Kalau lolos perjuangannya terbayar sudah. Kalau tidak lolos jangan patah semangat. Tahun depan ikut lagi. Pak guru di daerah 3T gagal 2 tahun berturut turut. Tahun ketiga baru bisa lolos dan jadi juara mewakili Provinsi Bengkulu.

Begitu juga kalau kita ikut lomba inovasi pembelajaran. Setiap tahun selalu ada dan naskah dikirimkan secara online. Kita tinggal menunggu saja hasilnya. Kalau beruntung kita akan dipanggil ke hotel megah. Tarifnya semalam ratusan ribu rupiah.

Jadi lombanya online dan kalau lolos akan dianggil oleh kemdikbud ke Jakarta. Semua biaya akomodasi dan transportasi serta uang saku selama di jakarta diberikan oleh kemdikbud. Lelah menjadi lillah kalau semua itu dikerjakan dengan ikhlas dan riang gembira.

Pengalaman ibu Umi guru agama islam patut diacungi jempol. Tahun pertama dan kedua beliau gagal jadi juara. Beliau ikut lagi yang ketiga kalinya dan mendapatkan juara pertama. Hadiahnya berangkat ke negara Jepang. Pelajarannya adalah berkali kita gagal lekas bangkit dan cari akal. Berkali kita jatuh lekas berdiri jangan mengeluh.

Selama berada di negara China saya banyak belajar dari para juara olimpiade guru nasional atau OGN. Lalu guru berprestasi atau gupres serta juara duta rumah belajar pustekkom kemdikbud. Mereka memang layak jadi juara karena kerja kerasnya yang luar biasa.

Mereka itu memang multi talenta. Bisa nulis. Bisa nyanyi. Biasa pidato. Bahkan ada yang pintar menari. Saya menyebutnya guru serba bisa. Mereka adalah guru-guru milenial yang omjay kenal.

Cerita panjang ini sengaja omjay tulis. Ini sebenarnya kisah nyata dari kesedihan saya dengan hilangnya matpel TIK dalam kurikulum 2013. Saya marah kepada mendikbud pada waktu itu.

Waktu itu saya marah karena mata pelajaran yang saya ampu dihapus dalam kurikulum 2013. Lalu kemudian saya sadar. Daripada marah sama pemerintah, kenapa tidak buat karya inovasi pembelajaran berbasis TIK saja?

Lalu mulailah saya mewujudkan ide-ide tersebut bekerjasama dengan guru lainnya.Mulailah saya berkolaborasi lintas bidang.

Jadilah sebuah judul karya inobel, meningkatkan keterampilan menulis siswa melalui pembuatan buku fiksi dan non fiksi.

Anak-anak SMP saya ajak bikin buku keroyokan. Setiap kelas menerbitkan 2 buah buku. Buku fiksi dan non fiksi. Jadilah 14 buku yang saya pamerkan di depan dewan juri inobel.

Buku dibuat dalam bentuk cetak dan digital sehingga semua orang bisa akses dan mengunduhnya di blog saya di wijayalabs.com.

Alhamdulillah terpilih menjadi juara ketiga. Waktu itu dapt hadiah laptop dan uang Rp. 5 juta. Kemudian dari sponsor saya dapat hadiah umroh bersama istri tercinta. Bahagia rasanya, tidak bisa diucapkan dengan kata-kata.

Di tanah suci saya berdoa. Pertama lulus dan selesai S3. Sudah 7 tahun saya belum lulus juga. Kedua bisa belajar ke luar negeri untuk dapat ilmu baru. Ketiga minta agar matpel tik kembali ke dalam kurikulum.

Doa pertama sedang saya wujudkan dengan terus menerus mengumpulkan data penelitian. Judul desertasinya adalah pengelolaan blog di internet secara kolaboratif dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa.

Doa kedua alhamdulillah terwujud dengan diberangkatkannya kami ke China utk belajar STEM. Selama 21 hari kami belajar STEM dan mengenal budaya china. Ternyta tidak begitu jauh dengan budaya Indonesia. Sebab kita sama-sama orang Asia.

Doa ketiga adalah kembalinya matpel tik dengan nama informatika pada tahun ajaran baru. Alhamdulillah sudah mulai terlihat wujudnya setelah kami diundang puskurbuk kemdikbud untuk bantu menyusun draft materinya. Tinggal menunggu pelatihannya di bulan Mei dan Juni 2019.

Teruslah berjuang menjadi guru yang menginspirasi. Omjay berharap kawan-kawan yang membaca kisah ini untuk mendoakan omjay bisa selesai desertasinya dan mendapatkan gelar Doktor pendidikan. Aamiin.

Salam blogger peesahabatan
Omjay
Blog http://wijayalabs.com

Segeralah menulis

Saatnya Bangun dan Mulai Menulis.

Lomba blog PGRI memasuki hari ke-17 di bulan Kasih Sayang ini. Semangat peserta semakin meninggi. Saya membaca email mereka setiap hari.

Terkadang suka senyam senyum sendiri. Ada yang kirim cuma file word saja dan lupa kirim link blog. Ada juga yang cuma satu kirim alamat url blog. Padahal dalam ketentuan lomba blog sudah sangat jelas. Tulisan di posting di blog pribadi dan website terbitkanbukugratis.id.

Kemampuan membaca guru-guru kita masih rendah. Kita harus mengakuinya. Itulah mengapa saya dan kawan-kawan mengadakan lomba agar kemampuan membaca dan menulis kita terus terasah.

Saatnya bangun dan mulai menulis. Lawan kemalasan diri. Taklukan dirimu dengan membaca buku. Hidupmu akan semakin bermakna ketika banyak membaca.

Kemampuan membaca cepat harus dikuasai. Agar kita mampu menyerap informasi. Setiap hari banyak informasi yang kita dapatkan untuk mencerdaskan diri. Pandai-pandailah memilah informasi.

Tidak mudah menulis dan membaca setiap hari. Namun itu bisa kita lalui bila mampu berdamai dengan diri. Duduklah sebentar dan mulai menulis kegiatan anda hari ini.

Membaca adalah santapan wajib para penulis. Minimal anda telah membaca tulisan sendiri. Kalau kurang pas dan enak dibaca, editlah kata demi kata agar terangkai indah. Kurang huruf itu biasa. Kita bisa mengeditnya setelah apa yang ada dalam kepala dituliskan. Proses menulis harus dipisah dengan proses mengedit. Dengan begitu tulisanmu akan semakin enak dibaca publik.

Sambil memberi makan kucing dan 3 ekor anaknya saya menuliskan cerita ini. Si Pilek sekarang senang sekali. Ketiga anaknya lahir lucu sekali. Pagi-pagi sudah mengeong minta makan. Sayapun memberinya makanan kucing yang dibeli istri seminggu sekali. Anggaran membeli makanan kucing bertambah lagi. Belum ditambah makanan untuk Si Bonbon, Si Panda dan Si Ucrit. Mereka banyak sekali makannya.

Kembali ke laptop eh ke HP. Saolnya eh soalnya saya menulis pakai 2 jempol di HP. Begitulah saya menulis. Di WA Group Rumah Virus Literasi. Saya biasanya mengedit di facebook. Lalu saya sebarkan ke semua wa group yang saya ikuti.

Dalam WA group tersebut, setiap peserta wajib menulis apa yang disukai dan kuasai. Mr. Emcho akan mengingatkan peserta bila belum menulis hari ini. Ibu Mila akan rajin mencatat nama-nama yang menulis pekan ini. Berada dalam wa group para penulis, membuat saya menjadi aktif dalam membaca dan menulis.

Tantangan menulis setiap hari membuat saya merasakan bahwa menulis adalah sebuah kebutuhan. Namun sebelum menulis, saya biasakan untuk membaca sebanyak banyaknya. Ibarat teko yang kosong, saya isi dengan air panas agar bisa membuat teh dan kopi kesukaan hati. Sebuah teko yang kosong dan tidak ada airnya, tidak mungkin bisa mengeluarkan air untuk membuat teh dan kopi.

Begitu juga dengan menulis. Dahulukan dengan proses membaca. Dengan begitu anda tak akan kehabisan kata-kata dalam menulis. Perbendahaan kata anda cukup banyak untuk dikeluarkan dalam tulisan yang berkesan.

Hiduplah dengan banyak membantu orang lain. Hidup anda akan semakin bahagia karena telah membantu sesama. Hidup akan penuh berkah dan engkau akan senang karena telah membantu orang. Saya membantu orang lain dengan tulisan.

Inilah beberapa faedah membantu Orang Lain yang jarang Anda ketahui!

Semoga bermanfaat untuk para pembaca. Sampai nanti ya! Jangan lupa pesan buku terbaru Omjay. Hehehe.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com