Semoga lelah menjadi lillah

Semoga lelah menjadi lillah.

Saya terbangun dari mimpi. Kemudian langsung ke kamar mandi. Ambil air wudhu sejuk sekali. Sholat tahajud bertemu Ilahi Robbi.

Seharian aktivitas tiada henti. Mulai dari bangun tidur sampai tertidur lagi. Sampai terlupa kalau belum menulis lagi. Padatnya aktivitas menjadi alasan saya tak menulis hari ini.

Pagi hari mengawasi ujian online siswa SMP Labschool Jakarta. Siang hari sudah ditunggu rapat dinas. Sore hari sudah ikut acara webinar bersama ibu Emi Sudarwati. Malamnya ikut acara bedah buku bang Nur terbit. Judulnya Wartawan Bangkotan.

Usai acara bedah buku mata tak kuat lagi. Tubuh langsung masuk ke dunia mimpi. Dalam mimpi saya teringat para sahabat nabi. Tidurnya hanya sedikit sekali. Mereka habiskan malam untuk bertemu Sang Ilahi Rabbi.

Semoga lelah menjadi lillah. Apa yang dilakukan bernilai ibadah. Hidup kita menjadi berkah. Senyum dan tawa selalu merekah. Dari mereka yang ikhlas dalam beribadah.

Usai sholat tahajud saya menulis. Bunda Sri Utami di Solo selalu mengingatkan saya untuk sholat tahajud. Setiap hari beliau mengingatkannya lewat WA. Sholat tahajud yuk! Begitulah bunyi pesannya setiap hari.

Saya bersyukur banyak orang baik yang selalu mengingatkan saya untuk menjadi lebih baik. Semalam ibu Belen juga kirim pesan di WA. Pak Jay jangan lupa pindahkan mobil ke SD Jatibening. Beliau sangat khawatir banjir akan datang lagi ke rumah kami di Bekasi.

Curah hujan hari ini sangat tinggi sekali. Baru sebentar saja hujan turun, banjir sudah semata kaki di jalan depan rumah. Istri mengajak pergi ke Bandung. Khawatir banjir akan datang lagi.

Saya mulai membereskan dan merapihkan semua barang agar tak terkena air banjir lagi. Terutama brang barang yang mudah basah seperti buku.

Kemarin banyak buku baru terendam banjir. Mahkota seorang penulis adalah buku. Sedih rasanya bila mahkotanya basah terkena air. Tahun lalu ratusan buku habis terendam banjir.

Seharian kemarin alhamdulillah cuaca cerah. Matahari mulai memancarkan sinarnya lagi. Tapi siang sampai sore hari hujan datang lagi. Membuat saya dan istri langsung gerak cepat memindahkan kursi dan barang lainnya yang sudah mengering di jemur matahari.

Berita dari BMKG menyebar di WA Group. Cuaca akan semakin ekstrim di wilayah jabodetabek. Warga diminta waspada antara tanggal 24 sampai 26 Februari 2021.

Saya dan istri serta anak anak sepakat. Siang hari kami berangkat ke Bandung. Mobil sudah saya ganti olinya. Supaya bisa menempuh perjalanan jauh. Mobil juga sudah saya cuci agar enak terlihat lagi.

Semoga lelah menjadi lillah. Saya pasrahkan seluruh hidupku hanya kepada Allah. Saya berdoa kepada Allah agar banjir tak datang lagi ke rumah kami.

Semua ruangan sudah bersih dari lumpur bekas banjir. Sekarang isi rumah sudah bersih kembali. Bekas sisa banjir sudah tak terlihat lagi. Ya Alllah mohon kabulkan doa doa kami. Aamiin.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s