Monthly Archives: Februari 2021

Menjadi Guru Pengusaha

LIVE ON YOUTUBE
Menjadi Guru Pengusaha
Hari Kamis, 11 Februari 2021
Pukul 19.00 WIB

live streaming di Youtube
https://youtu.be/v3GXSDdt6Pc

Menjadi guru pengusaha adalah tema kegiatan belajar bicara pertemuan ke-12. Ibu Betti Risnalenni founder yayasan Insan Kamil Bekasi dan owner Kedai Kreatif di Bekasi kami undang menjadi narasumbernya malam ini. Beliau kami minta untuk memberikan motivasi dan inspirasi agar guru sebagai pendidik juga bermental sebagai pengusaha.

Pengalaman beliau yang panjang telah dibagikan kepada kita yang malam ini bergabung di zoom dan youtube.com. Sebuah kisah nyata yang tak mudah untuk mencapainya. Sebab banyak diantara kita yang masih bermental orang gajian.

Perubahan paradigma atau mindset ini perlu proses. Mereka yang mengalaminya sudah terbiasa jatuh bangun. Kegagalan demi kegagalan mereka alami. Namun mereka cepat bangkit kembali dan mencapai kesuksesan.

Menjadi guru pengusaha memang bukan perkara mudah. Namun Bunda Betti mewujudkannya dengan tindakan nyata dan bukan sekedar kata kata. Terus belajar sepanjang hayat dan membangun jejaring sosial yang membuat usahanya semakin berkembang.

Tak terasa waktu 3 jam berjalan dengan sangat cepat. Saya harus menutupnya dengan kalimat hamdallah. Alhamdulillah.

Semoga apa yang didapatkan dari kegiatan belajar bicara dapat memotivasi guru untuk berani memulai usaha dengan tetap fokus mencerdaskan anak bangsa.

Bila anda ke bekasi jangan lupa beli oleholehbekasibubetti.com. Banyak makanan dan minuman tersedia yang siap dipesan secara online.

Membuka usaha dari apa yng disukai dan kuasai seperti Bunda Betti memang memerlukan proses yang cukup lama. Di situlah kepemimpinan kita teruji. Mereka yang pandai mengelola waktu dan fokus pasti akan lulus dalam mencapai cita citanya.

Menjadi guru pengusaha di masa pandemi corona saat ini, membuat guru tak hanya mengandalkan gaji semata. Penghasilan tambahan didapat bukan hanya untuk dirinya tapi juga untuk orang lain.

Par kyai yang mengelola pesantren sebenarnya sudah lama mengajarkannya.

Jiwa kewirausahaan dalam diri kita harus diasah dengan berani menjual dari apa yang kita kuasai dan sukai.

Saat ini guru adalah pahlawan insan cendekia. Guru harus mampu menanamkan juga jiwa kewirausahaan dalam diri peserta didiknya. Bukan hanya sekedar teori ekonomi tapi juga praktik dalam kehidupan sehari hari.

Prinsip ekonomi mengajarkan dengan modal sekecil kecilnya dapat mendatangkan untung yang sebesar besarnya. Hal itu dapat dilakukan kalau kita belajar ilmu kewirausahaan.

Menjadi guru pengusaha membutuhkan kesabaran. Allah bersama orang yang sabar. Apa yang disampaikan Bunda Betti dengan lancar semalam adalah buah dari kesabaran dalam menghadapi kegagalan demi kegagalan. Mereka yang sukses pasti akan mengalaminya, namun cepat bangkit dan cari akal. Hasilnya kesuksesan diraih dengan falsafah hidup tangan di atas lebih mulia dari tangan di bawah.

Rasulullah Muhammad SAW adalah seorang guru pengusaha yang tangguh. Di tangannya, usaha yang dijalankan selalu mendatangkan keuntungan. Kejujuran menjadi modal utama Rasulullah dalam berniaga kepada sesama manusia.

Menjadi kaya di usia muda pasti bisa dilakukan kalau kita belajar dari kisah nabi Muhammad SAW. Sebuah kisah yang dapat kita baca dalam buku Surah Nabawiyah.

Akhirnya menjadi guru pengusaha membuat kita berkaca pada diri sendiri. Menaklukan ribuan orang belum tentu disebut sebagai pemenang. Namun mampu mengalahkan diri sendiri, itulah yang disebut sebagai penakluk gemilang.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Tonton “Menjadi Guru Pengusaha” di YouTube

memBaca Cepat

Membacalah Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi.

Setiap hari saya membaca. Bukan hanya membaca buku saja, tapi membaca apa yang ada di media sosial saya.

Membaca kitab suci itu pasti karena bekal hidup kita di dunia ini. Membaca koran setiap pagi sambil ngopi asyik sekali. Koran yang dulu dibaca dengan lembaran kertas lebar, kini bisa dibaca lewat ponsel setiap hari. Itulah kecanggihan teknologi saat ini.

Manusia cerdas tidak akan lepas dari aktivitas membaca. Kebutuhan akan informasi selalu didapatkannya setiap hari di media sosialnya. Itulah mengapa aktivitas membaca menjadi makanan sehari-harinya.

Bangun tidur saya membaca. Pesan di aplikasi whatsapp ribuan banyaknya. Belum ditambah ratusan pesan email dari peserta lomba blog bulan Februari 2021.

Senang membaca tulisan mereka. Banyak pengetahuan dan informasi baru didapatkan. Tidak semua diberikan komentar. Hanya membaca cepat saja. Namanya Speed reading.

Teknik membaca cepat harus dikuasai untuk mendapatkan informasi. Saya mempelajarinya lewat berbagai website. Salah satunya http://membacacepat.com.

Teknik membaca cepat adalah cara paling efektif untuk memahami bahan bacaan dengan lebih cepat dan mudah. Teknik ini memang harus dipelajari, namun bukanlah suatu teknik membaca yang sulit. Hanya butuh niat dan kemauan yang kuat untuk bisa menguasainya.

Kelihatannya membaca itu kegiatan sepele. Namun diperlukan keterampilan tersendiri untuk bisa membaca dengan efektif dan efisien. Anda perlu mempelajari ilmunya.

Keterampilan membaca cepat harus kita kuasai. Supaya informasi yang didapat segera kita bagikan lagi. Menulis adalah cara saya membagikan informasi.

Tulislah apa yang anda sukai dan kuasai. Lalu bagikan dengan sepenuh hati. Ketika hati penulis bertemu dengan hati pembaca, maka informasi akan dengan mudah diterima.

Orang yang mudah memahami bahan bacaan biasanya karena membaca bacaan yang disukainya. Tapi, bisa juga karena orang itu memang memiliki keterampilan membaca yang efektif dan efisien.

Teknik membaca cepat adalah solusinya dan anda bisa mempelajarinya secara online. Hanya butuh niat dan kemauan yang kuat untuk bisa menguasainya.

Ada berbagai trik untuk mengingat dan memahami apa yang sudah dibaca. Anda bisa membuka website membacacepat.com yang dibuat oleh sahabat saya Muhammad Noer.

Membacalah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi. Itulah pesan penting yang ingin saya sampaikan dalam tulisan ini. Bila itu anda lakukan setiap hari dengan pemahaman yang tinggi, maka produktivitas anda dalam membaca menjadi sangat berkualitas sekali.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

Guru blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Menggiatkan Literasi di Kalangan Guru

Menggiatkan Literasi di Kalangan Guru.

Selamat malam semuanya. Selamat pagi bagi yang baru membaca tulisan saya di pagi hari.

Senang rasanya bisa berbagi inspirasi dan motivasi di kalangan guru. Sebab berbagi itu tak pernah merugi.

Malam ini kami mengundang ibunda Sri Sugiastuti dari kota Solo. Beliau adalah penggiat literasi yang sangat baik hati. Banyak guru yang terbantu dalam menerbitkan bukunya. Baik buku solo atau mandiri maupun buku bersama atau antologi.

Ibu Sri Sugiastuti adalah seorang kepala sekolah SMK di kota Solo. Saya pernah menjadi narasumber di sekolah beliau yang asri. Kami juga pernah berkeliling Indonesia bersama beliau untuk menyebarkan virus literasi di kalangan guru.

Terakhir saya bertemu beliau di kota Kupang Nusa Tenggara Timur atau NTT. Kami diundang oleh pengurus PGRI kota Kupang ibu Nia dan bunda Retno. Juga pak David yang baik hati.

Selama mengisi materi di kota Kupang, kami bertemu dengan mantan mendikbud bapak Prof. Wardiman yang juga sebagai salah satu narasumbernya. Senang sekali bisa bertemu napak Prof. Wardiman yang semangatnya luar biasa.

Saya juga pernah bersama bunda Kanjeng mengisi materi di kota Dharmasraya Sumatera Barat. Namun karena ada tugas negara, saya pulang duluan ke Jakarta. Padahal ingin sekali jalan jalan di kota Dharmasraya yang sejuk dan indah pemandangannya.

Malam ini kami bertemu kembali di dunia maya secara virtual. Aplikasi zoom mempertemukan kami. Sekitar 130 orang lebih bergabung dalam acara kami dan lebih banyak yang menonton acaranya di youtube.com.

Alhamdulillah langsung viral acaranya di media sosial. Banyak yang membuka dan menyimak acaranya. Kawan kawan di PGRI banyak yang memviralkannya. Terima kasih.

Menggiatkan literasi di kalangan guru sangat penting. Kita perlu bekerjasama agar semua guru dapat ikut berkontribusi. Terutama dalam kegiatan literasi digital dan gerakan literasi sekolah yang biasa disingkat GLS.

Supaya gerakan literasi sekolah bisa terlaksana dengan baik, kita harus berkolaborasi. Kerjasama ini penting supaya para guru bisa saling berkenalan dan bersilahturahim dengan guru lainnya di sekolah yang berbeda.

Kami di PGRI memiliki program belajar bicara dan belajar menulis. Alhamdulillah banyak yang ikutan bergabung. Ratusan buku sudah diterbitkan dan sudah banyak pula yang menularkan virusnya kepada kawan guru lainnya.

Kegiatan belajar menulis kami adakan setiap hari Senen, Rabu, Jumat. Kami mulai pukul 19.00 wib dan berakhir pukul 21.00 wib. Kegiatan dilaksanakan melalui aplikasi whatsapp. Aplikasi ini kami pakai untuk belajar menulis.

Ada banyak guru membantu saya di kegiatan belajar menulis di PGRI ini. Salah satunya ibu Kanjeng panggilan akrab ibu Sri Sugiatuti. Kami punya wa group sendiri dalam tim yang solid. Mereka sangat aktif sekali menggerakkan literasi di daerahnya masing masing.

Kegiatan belajar bicara atau public speaking for teacher kami laksanakan setiap hari Selasa, dan Kamis. Pukul 19.00 sampai 21.00 wib. Kita menggunakan aplikasi zoom. Kami mengundang para narasumber yang pakar di bidangnya masing masing.

Wow bagus sekali materi belajar bicara malam ni, semoga bisa ditonton kawan-kawan yg menyempatkan dri https://youtu.be/ruuyLQZYeo0.

Semoga kegiatan yang baik ini terus berlanjut. Setiap peserta belajar menulis akan mendapatkan sertifikat 40 jam dan peserta belajar bicara akan mendapatkan sertifikat 36 jam.

Mereka akan mendapatkan sertifikat bila sudah membuat resumenya yang diposting di blog masing masing. Dengan begitu kita menjadi terbiasa menulis. Khalifah Ali bin abi tholib pernah berkata, “ikatlah ilmu dengan cara menuliskannya”.

Menggiatkan literasi di kalangan guru harus kita mulai dengan membangun kolaborasi yang indah. Selama wabah virus corona kami tidak bertatap muka di dunia nyata. Namun kita tetap bisa menggunakan WA sebagai media alat komunikasi yang banyak dipakai guru saat ini.

Untuk membuat poster atau flyer belajar menulis saya dibantu bapak Brian. Untuk membuat poster atau flyer belajar bicara saya dibantu bapak Namin. Sedangkan untuk disain sertifikat dan sewa akun Zoom saya dibantu bapak Fajar yang baik hati.

Selama ini kami belum pernah bertemu secara langsung. Kita komunikasi hanya melalui WA saja. Di WA group itu kami saling berbagi tugas. Alhamdulillah kami saling melengkapi.

Ada sekitar 15 orang yang membantu saya selama ini. Mereka saya ajak untuk berbagi ilmu dan pengalamannya. Belum termasuk para narasumber yang baik. Mereka ikhlas berbagi ilmu dan pengalamannya selama ini.

Lain waktu nama-nama mereka akan saya sampaikan satu persatu. Tak terasa sudah semakin larut malam. Di ponsel saya sudah menunjukkan pukul 23.27 wib. Sudah saatnya kita beristirahat.

Sampai bertemu esok hari. Dengan wajah berseri kita bangun literasi untuk anak negeri. Menggiatkan literasi di kalangan guru mari kita mulai dari diri sendiri.

Salam blogger persahabatan

Omjay
Guru blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Jualan buku di masa pandemi

Jualan Buku di Masa Pandemi.

Baru kali ini saya mengalami sulitnya berjualan buku. Hal itu dialami juga pedagang buku lainnya. Terutama para pedagang buku di Pasar Senen Jakarta Pusat.

Mereka dulu ramai pengunjungnya. Sekarang sepi sekali. Saya baca kisahnya di harian kompas.id. Sedih ternyata penjualan buku lesu.

Hari ini saya merasakannya. Biasanya kalau saya menerbitkan buku baru, akan ada banyak yang pesan dan membelinya. Sekarang baru 12 orang yang pesan bukunya lewat online.

Tapi saya tak patah semangat. Saya coba menjualnya dengan beberapa cara. Alhamdulillah sudah mulai meningkat penjualannya.

Setiap judul buku akan mengalami takdirnya. Buku Agar Pjj Tak Lagi Membosankan bisa laku lebih dari 200 buku di tahun 2020. Buku Awas Virus Corona Mengintai Anda laku sampai 75 buku dan buku kisah seru di balik tirai bambu sudah terjual 125 buku.

Berjualan buku di masa pandemi memang harus sabar. Daya beli para pembaca mulai berkurang. Bukan tidak mau baca bukunya, tapi masih ada keperluan lain yang harus didahulukan. Kebutuhan pangan jauh lebih utama. Agar tubuh sehat dan bahagia.

Semoga pandemi corona ini terus berlalu. Sudah hampir setahun kita mengalaminya. Banyak kisah sedih dan duka. Ada yang di PHK dari pekerjaannya dan ada ditinggal oleh orang orang yang dicintainya.

Baca buku buka dunia. Buku adalah jendela dunia. Di tengah kesulitan hidup, saya berusaha beli buku baru untuk menambah ilmu dan keliling dunia. Sulitnya pemasukan keuangan tak membuat saya berkurang untuk membeli buku baru.

Hari ini saya melakukan siaran langsung untuk memasarkan buku terbaru kami. Judulnya 20 pintu inspirasi. Kisah nyata dari 20 orang guru inspiratif yang terpilih sebagai guru inspiratif tingkat nasional kemdikbud tahun 2020.

Mohon doanya bukunya laku dibeli. Alhamdulillah sudah 200 buku dicetak bu Emi Sudarwati. Saya bantu menjualnya 10 buku. Alhamdulillah laku 8 dan masih ada 2 buku lagi. Semoga saja ada yang tertarik membeli. Terutama kawan kawan guru yang ingin terpilih menjadi guru inspiratif kemdikbud tahun 2021 ini.

Siapkan deskripsi masa lalu, masa kini dan masa depan. Belajarlah dari kisah inspiratif para guru yang ada di buku pintu inspirasi.

Saya optimis buku ini akan laris. Seoptimis saya dengan kumis yang makin klimis. Semoga buku berburu ilmu di negeri panda yang lucu juga habis dan banyak dipesan oleh mereka yang ingin belajar ke luar negeri dengan penuh kenangan manis.

Hiduplah dengan memberi sebanyak banyaknya. Ketika gelar almarhum dan almarhumah kita dapatkan, maka kita akan menempati rumah yang paling kokoh. Bukan rumah yang rapuh karena selalu mengeluh.

Mari kita saling mendoakan dan minta sama Allah agar dimudahkan dalam menjemput rezeki. Saya mencobanya dengan berjualan buku dan berbagi ilmu untuk mereka yang mengharap ridho ilahi.

Rabun membaca akan lumpuh menulis. Saya menjaganya dengan membaca karya tulis orang lain. Membeli buku bukunya karena mahkota seorang penulis adalah buku. Makanannya juga buku. Sebab muara sebuah tulisan yang indah adalah buku. Baik buku fiksi maupun non fiksi.

Mulailah menulis untuk dijadikan buku. Rasakan nikmatnya berjualan buku. Kalau sepi pembeli jangan sakit hati apalagi frustasi. Lekas bangkit dan cari akal agar tak menjadi orang yang gagal.

Berkali kita jatuh. Lekas berdiri jangan mengeluh. Berkali kita gagal lekas bangkit dan cari akal. Kreativitas dan imajinasi anda akan teruji di masa pandemi.

Salam blogger Persahabatan

Omjay

Guru blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Akm dan menulis sebelum tidur

Menulislah sebelum tidur

Malam ini masih menjawab wa kawan-kawan yang baik hatinya. Mereka sudah ikut acara sharing asesmen kompetensi minimum atau akm yang disampaikan oleh sahabat saya pak Bagus Hari Prakoso.

Awalnya saya hanya iseng saja menghubungi beliau. Sudah lama kami tak jumpa. Terakhir bertemu beliau di hotel yang ada di Tangerang. Kami hanya komunikasi lewat wa saja.

Sampai suatu ketika beliau membaca blog saya dan memberikan masukan. Sayapun akhirnya meminta beliau memberikan kata pengantar dalam buku terbaru saya yang berjudul berburu ilmu di negeri panda yang lucu.

Alhamdulillah beliau berkenan menuliskan kata pengantarnya. Semoga saja bukunya banyak yang pesan. Pak Mukminin di Lamongan membantu saya mencetak bukunya.

Ternyata beliau memberikan kata pengantar cepat sekali jadinya. Isinya bagus banget. Tentang perjalanan beliau ke beberapa negara. Wow keren abis deh kata pengantarnya. Anda bisa membacanya kalau beli bukunya. Hahaha. Promosi nih ye, hehehe.

Saya pun mengucapkan terima kasih dan meminta beliau untuk menjadi narsum ngobrol santai bareng Omjay. Sabtu malam minggu seperti biasanya.

Alhamdulillah beliau bersedia menjadi narsumnya. Siap katanya. Belakangan saya baru tahu kalau siap itu singkatan dari sistematis, integratif, adaptif dan proporsional.

Akhirnya jadilah kita mengadakan acara malam ini dan anda dapat menonton siaran ulangnya di link yang saya bagikan di bawah ini.

LIVE ON YOUTUBE
Sharing tentang AKM (Asesmen Kompetensi Minimum)
Hari Sabtu, 6 Februari 2021
Pukul 19.00 WIB

live streaming di Youtube
https://youtu.be/KTUom58UlQo

Ternyata respon kawan-kawan di PGRI luar biasa. Banyak yang ikutan bergabung malam ini. Biasanya cuma sekitar 100 orang. Malam ini mencapai 200 orang. Bahkan saya pantau di youtube sudah lebih dari 300 orang yang menontonnya.

Saya sungguh yak mengira antusias kawan-kawan di PGRI luar biasa. Dari Aceh hingga Papua hadir perwakilannya malam ini. Seru sekali diskusi dan sharingnya.

Pak Bagus mengatakan dalam presentasinya bahwa fenomena umum menghadapi akm adalah:

  1. Pengganti dan mindset ujian nasional
  2. Cemas vs santai
  3. Fokus pembuatan soal
  4. Fokus akm untuk siswa.
  5. Fokus ke penilaian vs pembelajaran
  6. Mempersiapkan pelatihan HOTS
  7. Melakukan try out AKM
  8. Menyelenggarakan bimbel
  9. Bagaimana reformasi pembelajaran?

Sangat menarik sekali apa yang disampaikan pak Bagus malam ini. Beliau membuka mindset kami tentang akm yang benar. Saya sendiri pernah mendapatkan materi ini tapi masih saja belum memahami. Saya bersyukur pak Bagus mau membagikan informasinya malam ini.

Jarang loh ada orang yang baik hati seperti beliau. Pengalaman dan ilmunya sangat mumpuni. Saya bersyukur bisa dekat dan menjadi sahabat beliau.

Malam ini masih saja ada kawan-kawan yang kesulitan mengisi daftar hadir kegiatan. Padahal sudah dishare di chat zoom. Tapi masih saja ada yang kesulitan mengisinya.

Jadi ingat omongan Mas Mufid kemarin di acara belajar bicara PGRI. Remeh bagi kita bisa luar biasa bagi sesama. Jadi kita harus banyak berbagi bagi kawan-kawan yang belum bisa. Sebab berbagi itu tak pernah rugi.

Acara malam ini yang seharusnya selesai pukul 21.00 jadi molor sampai pukul 22.00 wib. Tak terasa waktu berjalan sangat cepat. Kalau tidak saya leave end meeting bisa sampai larut malam hahaha.

Pak Bahus eh pak Bagus juga menambahkan dalam presentasinya bahwa tujuan pengembangan kurikulum 2013 untuk memberikan jawaban terhadap permasalahan terkait kurikulum 2006. Dimana mendorong siswa lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengomunikasikan apa yang diperoleh/diketahui setelah siswa mendapat materi pembelajaran.

Demikianlah sedikit resume yang saya buat untuk acara malam ini. Lengkapnya anda bisa menonton sampai habis acara sharing tentang akm di link youtube yang saya bagikan di atas.

Mohon maaf kalau ada kata atau kalimat yang kurang berkenan. Menulis sebelum tidur itu baik. Tapi lebih baik lagi setelah bangun tidur. Jadi masih segar dan kita terbiasa berpikir kritis dan menulis setiap hari.

Salam blogger persahabatan

Omjay

Guru blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Teruslah Menulis agar orang lain mengenal dirimu

Teruslah menulis agar orang lain tahu siapa dirimu.

Malam ini saya terbangun dari mimpi. Hujan sangat besar sekali di Bekasi. Saya khawatir banjir akan datang lagi ke rumah kami.

Menulis adalah cara saya menyampaikan kegelisahan hati. Dengan menulis saya melupakan penyakit ini. Cinta dunia dan takut mati.

Membaca tulisan kawan kawan asyik sekali. Terkadang sampai lupa kalau sedang mengerjakan desertasi. Banyak pesan email masuk setiap hari. Membaca jadi aktivitas sehari hari.

Teruslah menulis agar semakin banyak orang mengenal siapa dirimu. Bukan untuk menyombongkan diri tapi niatkan untuk berbagi ilmu. Kalau sudah seperti itu, maka menulis tak permah jemu. Sebab hatimu telah bertemu pembaca setiamu.

Kunci untuk bisa menulis adalah membaca. Mustahil orang bisa menulis tanpa melakukan aktivitas membaca. Dengan banyak membaca, kita akan berkeliling dunia. Buku adalah jendela dunianya. Pintu inspirasi didapat dari aktivitas membaca.

Hal itulah yang menggerakkan sahabat saya Mr. Bams dalam mengelola taman bacaan masyarakat. Kegiatannya selalu memikat. Dari pembaca yang haus akan ilmu untuk menaikkan derajat. Siapa yang rajin membaca akan naik pangkat dan mendapatkan tempat terhormat.

Allah akan meninggikan derajat orang orang yang berilmu. Mereka tak pernah jemu melakukan proses membaca dan menulis setiap waktu. Hasilnya banyak orang belajar padanya untuk menuntut ilmu.

Teruslah menulis agar semakin banyak orang tahu akan kedalaman ilmumu. Ketiklah papan keyboard yang ada di ponsel pintarmu. Dua jempol sudah bisa melakukan proses menulis untuk kawan kawanmu.

Hujan besar sudah berhenti. Itu tandanya saya juga harus berhenti menuliskan cerita ini. Kalau sudah mengetik suka lupa diri. Biarkan tubuh kembali ke dunia mimpi.

Salam blogger Persahabatan

Omjay
Guru blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Tonton “Public Speaking for Teacher” di YouTube

Ketika blog kamu sepi pengunjung dan sepi komentar

Ketika blog pribadimu sepi komentar.

Pernahkah mengalami blog pribadi yang anda kelola sepi pengunjung dan fakir komentar?

Saya pernah mengalaminya ketika pertama kali ngeblog. Blog saya sepi pengunjungnya dan belum ada yang memberikan komentar.

Sampai suatu ketika saya bergabung dalam komunitas blogger dan mendirikan blogger.bekasi.com bersama kawan-kawan.

Blog yang saya buat di http://wijayalabs.blogspot.com mulai ada perkembangan. Jumlah pengunjung kian bertambah. Saya pun banyak ikutan kegiatan blogger dan mulai membangun blog https://wijayalabs.wordpress.com.

Senang rasanya blog saya semakin ramai. Mereka banyak mengucapkan terima kasih karena saya menulis hal yang tidak biasa. Terutama tentang materi kuliah saya di pascasarjana UNJ Rawamangun.

Waktu itu saya mendapatkan beasiswa S2 gratis dari Labschool UNJ. Sebuah sekolah di bawah naungan Yayasan Pembina Universitas Negeri Jakarta.

Suatu ketika saya bertemu senior di Pascasarjana UNJ. Senior tersebut sedang asyik ngeblog di pendopo kampus PPS UNJ.

Saya hampiri beliau dan berkenalan.

Itulah perkenalan saya pertama kali dengan seorang blogger terkenal di negeri ini. Blognya selalu ramai karena isi kontennya sangat menarik. Beliau juga seorang trainer nasional dan seorang kepala sekolah. Juga pengurus PGRI di Jakarta pusat.

Mulailah saya belajar menjadi blogger. Tahun pertama saya jadi blogger, belum ada pengunjungnya. Belum juga ada yang memberikan komentar. Saya mulai frustasi dan berhenti menjadi blogger.

Sampai suatu ketika Pak Dedi Dwitagama mengajak saya untuk menemani beliau mengisi materi di daerah puncak Bogor. Beliau meminta saya untuk mengambil gambar dan mengajari saya memotret.

Sejak itulah saya mulai berani menjadi fotografer dan mengajak pak Dedi untuk menemani membeli kamera baru di Pasar Baru. Saya mulai senang mencari muka alias memotret banyak orang.

Tulisan saya di blog jadi semakin keren karena banyak foto di dalamnya. Apalagi ketika kawan kawan PGRI bertemu presiden Jokowi. Mereka minta di foto dan saya dengan senang hati memotretnya. Jadilah saya seorang fotografer istana dadakan. Hehehe.

Blog saya mulai ramai. Mas vavai kawan baik di bloggerbekasi.com menawarkan domain dan hosting berbayar. Jadilah blog saya menjadi http://wijayalabs.com.

Dengan tagline menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi, jadilah saya menjelma menjadi guru blogger Indonesia dengan nama keren Omjay.

Saya mulai rajin menulis setiap hari. Apa yang saya lihat menjadi sebuah tulisan. Apa yang saya rasakan bisa menjadi tulisan yang berkesan. Bahkan apa yang saya dengar bisa menjadi tulisan yang segar. Panca indra saya seolah peka dengan apa yang ada di sekitarnya.

Komentar di blog yang dulu sepi kini mulai ramai. Saya menulis sesuatu yang biasa. Namun dampaknya luar biasa. Banyak orang yang mengucapkan terima kasih karena tulisan saya tersebut.

Bahkan ada seorang wanita yang mau bunuh diri, tidak jadi bunuh diri setelah membaca tulisan saya.

Apa yang saya tuliskan? Saya menulis singkat saja. Jadilah manusia yang bermanfaat buat orang lain. Boleh jadi hidupmu sekarang penuh derita dan air mata. Namun percayalah suatu saat engkau akan bahagia dengan canda tawa bersama keluarga tercinta. Hidup ini berputar seperti roda. Kadang di atas dan kadang ada di bawah.

Blog akan ramai komentar bila tulisanmu disebarkan ke banyak orang. Niatkan untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Hanya memberi tak harap kembali.

Ketika blog kamu sepi. Mulailah introspeksi diri. Mulailah belajar menjadi konten kreator sejati. Insya Allah kamu akan menjadi happy.

Saya belajar sama pak Agus Sampurno. Beliau pengelola blog http://gurukreatif.wordpress.com. Beliau banyak mengajari saya bagaimana menulis kreatif dan menarik.

Beliau menuliskan di blognya. 90 persen ide tulisan muncul ketika anda tidak peduli dengan apa yang orang lain katakan mengenai tulisan anda. 10 persen keberhasilan menulis baru mengenai seberapa anda konsisten dalam menulis.

Itulah sedikit ilmu yang masih saya ingat. Ilmu banyaknya dapat anda baca di wa group guru menulis. Kebetulan pak Agus Sampurno menjadi narsumnya malam ini.

Salam blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Tonton “” muslim in china ” – Tidak sulit beribadah di china (part 3) – Jiangsu normal university – Xuzhou” di YouTube