Menjadi guru yang menggerakkan

Menjadi Guru yang Menggerakkan.

Usai acara Public Speaking for teacher dalam kegiatan belajar bicara PGRI, saya melakukan refleksi diri.

Selama ini saya belum menjadi guru yang baik. Saya masih menjadi guru kebetulan karena cita cita saya bukanlah menjadi guru.

Pesan Mas Aris Ahmad Jaya malam ini bagus sekali.

Terus terang saya mendapat banyak pencerahan malam ini. Banyak motivasi yang saya dapatkan agar menjadi guru tangguh berhati cahaya.

Saya langsung pesan buku terbaru Mas Aris Ahmad Jaya yang berjudul mengajar gaya motivator dan seperti biasanya buku beliau selalu menginspirasi dan menjadi buku best seller.

Sebentar lagi kegiatan guru belajar bicara selesai. Tak terasa malam ini sudah pertemuan ke 17 dan besok lusa hari Kamis sudah pertemuan ke 18. Semua peserta yang hadir selama 18 kali pertemuan dan membuat resumenya akan mendapatkan sertifikat 36 jam. Pak Fajar sudah membuatkan disain sertifikatnya dan siap dibagikan buat peserta yang telah membuat resumenya dengan baik.

Bagi peserta yang ketinggalan tak perlu khawatir. Sebab pak Fajar sudah menyiapkan chanel youtubenya sehingga bapak ibu yang ketinggalan info dapat menonton acara siaran ulang Public Speaking for teacher melalui channel youtube yang sudah kami buat. Bapak ibu tinggal menyimaknya saja dan menuliskan resumenya.

Ikatlah ilmu dengan cara menuliskannya. Itulah cara saya menyimpan ilmu yang diberikan oleh para narasumber belajar bicara PGRI.

Sewaktu mengajukan program ini kepada ibu ketua umum PB PGRI, Prof. Unifah Rosyidi, saya belum menghubungi semua narsumnya. Namun saya yakin para narsum nasional itu mau berbagi ilmunya di PGRI. Adanya dukungan dari ibu ketua umum PB PGRI membuat saya optimis program ini berbuah manis.

Meskipun secara matematika saya harus mengeluarkan biaya ratusan juta, tapi berkat izin Allah dan kemurahan hati para narsum, program ini dapat berjalan dengan baik.

Saya berharap semakin banyak guru yang mampu menggerakkan guru lainnya setelah mendapatkan materi kegiatan belajar Bicara PGRI. Saya akan undur diri sejenak menyelesaikan desertasi yang belum selesai.

Semoga ada banyak guru yang siap menggantikan peran saya di dalam kegiatan belajar bicara. Seperti halnya kegiatan belajar menulis yang sudah berhasil melahirkan para penulis baru dan menerbitkan buku. Bahagia rasanya melihat kawan kawan guru mendapatkan mahkotanya. Buku adalah mahkota seorang penulis.

Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Mari kita kerjakan bersama agar terasa ringan. Kolaborasi itu indah dan pekerjaan yang berat menjadi terasa ringan. Jadilah guru yang mampu menggerakkan guru lainnya.

Terima kasih kepada kawan kawan yang berada dalam tim belajar menulis dan belajar bicara. Kalian adalah guru guru hebat Indonesia yang saya kenal di dunia maya. Semoga kita bisa jumpa di dunia nyata sebelum ajal menjemput. Aamiin.

Salam Blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s