Monthly Archives: Mei 2021

Bedah Buku Berburu Ilmu di Negeri Panda yang Lucu

Undangan Bedah Buku
Berburu Ilmu di Negeri panda yang Lucu

Dengan ini saya mengundang bapak ibu alumni China University of Mining Technologi dan kawan kawan guru untuk Hadir dalam acara bedah buku berburu ilmu di negeri panda yang Lucu.

Hari: Sabtu
Tanggal: 5 Juni 2021
Pukul: 19.00 wib sampai selesai
Link zoom ada di bawah ini.

Pembedah buku:

  1. Bapak Suparno Muhammad dari Magetan
  2. Paman Apiq dari Bandung
  3. Bapak Mukminin dari Lamongan
  4. Bapak Ajinata dari Jakarta
  5. Alumni CUMT
  6. Mayor Nani dari Bogor
  7. Dedi Dwitagama ksgn
  8. Thamrin Dahlan yptd
  9. Taufik Hidayat Kompasiana
  10. Ratna Wilis dari Padang

Kehadiran bapak dan ibu sangat saya harapkan dalam bedah buku Omjay ini.

APKS PGRI is inviting you to a scheduled Zoom meeting.

Topic: Peluncuran dan Bedah Buku Terbaru Omjay
Time: Sabtu, 5 Juni 2021 pukul 19:00 WIB

Join Zoom Meeting
https://us06web.zoom.us/j/84844212332?pwd=Nzg3dk1WOUJjangvY1V0SER0a2Iydz09

Meeting ID: 848 4421 2332
Passcode: PGRI

WEBINAR APKS PGRI LIVE ON YOUTUBE

Peluncuran dan Bedah Buku Terbaru Omjay
Sabtu, 5 Juni 2021 pukul 19:00 WIB

Live streaming Youtube:
https://youtu.be/IrxOcdshHj4

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Buku dan Madu

Buku dan madu

Seandainya buku semanis madu, pasti akan banyak orang memakannya. Selain itu, minum madu menyehatkan tubuh. Madu membuat tubuh menjadi sehat dan kuat bila dikonsumsi setiap hari.

Hari ini saya tawarkan madu dan buku. Ternyata yang pesan madu lebih banyak daripada yang pesan buku. Padahal harga buku hanya Rp. 70.000 dan harga madu Rp. 140.000.

Mengapa banyak orang membeli madu? Sebab mereka tahu khasiat dari madu. Kalau membeli buku, mungkin mereka belum merasakan manfaatnya.

Seorang kawan menulis di wa group.

Luar biasa Om Jay. Madu menyehatkan dan ada dalam ayat Al-Qur’an, Buku memintarkan ada dalam Al-Qur’an. Sama2 bermanfaat jadi jangan lupa nulis buku, baca buku, terbitin buku jangan lupa minum madu biar tetap fit dan fress selalu. ūüĎć

Padahal buku itu juga menyehatkan tubuh. Buku juga membuat hati menjadi bahagia. Buku membuat kita tertawa. Kalau tak percaya, belilah buku berburu ilmu di negeri panda yang lucu.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Undangan Bedah Buku Berburu Ilmu di Negeri Panda yang Lucu

Undangan Bedah Buku
Berburu Ilmu di Negeri panda yang Lucu

Dengan ini saya mengundang bapak ibu alumni China University of Mining Technologi dan kawan kawan guru untuk Hadir dalam acara bedah buku berburu ilmu di negeri panda yang Lucu.

Hari: Sabtu
Tanggal: 5 Juni 2021
Pukul: 19.00 wib sampai selesai
Link zoom ada di bawah ini.

Pembedah buku:

  1. Bapak Suparno Muhammad dari Magetan
  2. Paman Apiq dari Bandung
  3. Bapak Mukminin dari Lamongan
  4. Bapak Ajinata dari Jakarta
  5. Alumni CUMT

Kehadiran bapak dan ibu sangat saya harapkan dalam bedah buku Omjay ini.

APKS PGRI is inviting you to a scheduled Zoom meeting.

Topic: Peluncuran dan Bedah Buku Terbaru Omjay
Time: Sabtu, 5 Juni 2021 pukul 19:00 WIB

Join Zoom Meeting
https://us06web.zoom.us/j/84844212332?pwd=Nzg3dk1WOUJjangvY1V0SER0a2Iydz09

Meeting ID: 848 4421 2332
Passcode: PGRI

WEBINAR APKS PGRI LIVE ON YOUTUBE

Peluncuran dan Bedah Buku Terbaru Omjay
Sabtu, 5 Juni 2021 pukul 19:00 WIB

Live streaming Youtube:
https://youtu.be/IrxOcdshHj4

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Madu dan Buku

Buku dan madu

Seandainya buku semanis madu, pasti akan banyak orang memakannya. Selain itu, minum madu menyehatkan tubuh. Madu membuat tubuh menjadi sehat dan kuat bila dikonsumsi setiap hari.

Hari ini saya tawarkan madu dan buku. Ternyata yang pesan madu lebih banyak daripada yang pesan buku. Padahal harga buku hanya Rp. 70.000 dan harga madu Rp. 140.000.

Mengapa banyak orang membeli madu? Sebab mereka tahu khasiat dari madu. Kalau membeli buku, mungkin mereka belum merasakan manfaatnya.

Padahal buku itu menyehatkan tubuh. Buku juga membuat hati menjadi bahagia. Buku membuat kita tertawa. Kalau tak percaya, belilah buku berburu ilmu di negeri panda yang lucu.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Tonton “Kupas Tuntas Penerimaan PPPK.” di YouTube

Persiapan pentas seni

Kembali ke sekolah Asyik sekali rasanya. Saya diminta datang untuk persiapan acara pentas seni. Sebuah acara yang akan dilaksanakan SMP labschool Jakarta.

Hari ini saya berangkat ke sekolah naik sepeda motor. Sudah lama saya tidak naik sepeda motor ke sekolah. Hari ini saya mencoba naik motor dan lewat jalan biasa.

Sampai di sekolah disambut pak satpam yang baik hati. Setelah itu saya diminta tes swab terlebih dahulu. Rasanya sakit hidung ini dimasukin alat pendeteksi covid19. Alhamdulillah setelah 15 menit menunggu hasilnya negatif.

Setelah tes swab saya dispersilahkan masuk ke halaman sekolah dan menuju tempat rekaman acara pentas seni SMP labschool Jakarta.

Sebelum pandemi covid19 kami mengadakannya di sekolah. Kami memasang panggung yang sangat besar dan anak anak tampil menyalurkan minat dan bakatnya di bidang seni. Penontonnya banyak sekali. Bahkan banyak juga yang dari luar sekolah.

Namun, pandemi covid19 tak membolehkan kita berkerumun. Jadilah acara pentas seni digelar secara virtual. Hari ini para pengisi acara membuat rekaman videonya. Nanti akan ditampilkan saat acara pentas seni di bulan Juni nanti. Kapan waktu tepatnya akan diumumkan pimpinan sekolah.

Sambil menunggu rekaman video siswa yang akan tampil, saya ngobrol dengan kawan kawan guru yang hadir. Sudah lama juga kami tak saling jumpa. Kita hanya berjumpa lewat dunia Maya. Kami bicara cukup lama juga. Dari pagi sampai waktu makan siang tiba.

Setelah sholat dhuhur di masjid sekolah kami makan bersama. Lauknya ikan gurame goreng dan sayur asem. Tak lupa tempe tahu serta sambalnya. Sambil makan siang kita ngobrol-ngobrol kegiatan sekolah.

Sehabis sholat ashar saya pamit duluan. Sebab kalau menunggu sampai acara rekaman selesai, pasti akan sampai waktu Maghrib. Seru banget acara pensinya nanti. Saya sudah membayangkan akan meriah walaupun digelar secara virtual.

Saya juga kaget melihat perkembangan tubuh anak anak yang membesar dan meninggi badannya. Hampir 1 tahun lebih tak ketemu secara langsung. Baru sekarang ketemu mereka lagi. Sudah cantik dan ganteng ganteng wajah siswa dan siswi SMP labschool Jakarta kelas 8.

Pulang dari sekolah saya mampir ke rumah orang tua siswa. Namanya pak Sugihadi dan tinggal di Rawamangun. Sudah 2 tahun kita tak saling jumpa. Sekarang sudah punya cucu 7 orang katanya.

Selama pulang ke rumah hujan turun. Saya kehujanan. Baju semua basah. Jalan menuju rumah banjir. Untunglah motor tidak mati dan masih bisa menyala sampai depan teras rumah.

Alhamdulillah hujan berhenti. Air tidak sampai masuk rumah. Kembali ke sekolah pagi ini membuat saya bahagia. Semoga wabah Corona segera berlalu. Aamiin.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Blog http://wijayalabs.com

Mengenang Amir Faisal Lubis

Mengenang Amir Faisal Lubis

Malam ini saya terbangun dari mimpi. Dalam mimpi saya bertemu dengan almarhum Amir Faisal Lubis. Seorang rekan guru yang baik hati. Seorang kawan mengajar yang menyenangkan hati. Seorang ayah yang sangat perhatian kepada anak-anaknya. Namun sayang, Allah memanggil pulang beliau untuk selamanya. Innalilahi wainnailaihi rojiun.

Bapak Amir Faisal Lubis adalah teman mengajar saya di SMP labschool Jakarta. Sebelum meninggal kami sempat ngobrol lama lewat telepon. Lebih dari 2 jam kami saling berbagi informasi. Saya tak pernah menyangka kalau itu adalah percakapan kami yang terakhir.

Esoknya saya mendapatkan kabar kalau pak Amir sakit dan dirawat di rumah sakit Islam Pondok Kopi Jakarta Timur. Selama seminggu dirawat kondisinya semakin melemah. Saya menengoknya di rumah sakit. Alhamdulillah masih bisa bertemu beliau dan melihat langsung kondisi beliau. Kata dokter dan perawat kondisi pak Amir Faisal Lubis sudah dalam keadaan kritis. Hanya Allah yang dapat menyembuhkan penyakitnya.

Keluar dari ruangan ICU, saya ngobrol dengan istri beliau. Nampaknya istri beliau juga sudah pasrah dan bercerita kepada saya tentang kondisinya. Beliau juga cerita kalau kami sempat ngobrol lama di telepon. Setelah itu pak Amir sering buang air besar karena terkena diare katanya. Pemicunya kopi yang diminumnya saat menemani tamu yang datang dari Sumatra Utara.

Memang di telpon beliau bertanya kepada saya tentang lowongan pekerjaan untuk saudaranya. Saya berjanji saat itu untuk mengabarinya kalau nanti ada lowongan di Bandung. Kebetulan paman saya sedang mencari pegawai di kota Bandung. Semoga tawaran lowongan pekerjaan itu masih ada.

Kami juga sempat mengobrol tentang lamaran kami menjadi calon wakil kepala sekolah di SMP labschool Jakarta. Beliau juga melamar dan siap ikut tes wakil kepala sekolah. Beliau cerita kalau yang terpilih sudah tercatat di langit. Kita hanya berusaha saja. Jadi tak perlu bersedih hati bila nanti tidak terpilih. Jabatan itu amanah. Kalau dipercaya kita terima dan dijalankan dengan sebaik baiknya.

Saat tes wakil kepala sekolah, beliau sudah tiada. Bangkunya kosong dan ketika panitia seleksi Wakasek meminta saya untuk menggambar, wajah pak Amir Faisal Lubis yang ada di depan mata. Jadilah gambar beliau di kertas yang diberikan panitia.

Sedih juga mendengar kabar beliau meninggal. Waktu itu saya baru sampai rumah setelah menengok pak Amir Faisal Lubis ke rumah sakit. Habis mandi, saya membaca berita di wa group sekolah. Bapak Amir Faisal Lubis telah meninggal.

Saya langsung mengeluarkan mobil dan balik ke rumah sakit. Intan anak pertama saya ikut menemani ke rumah sakit Islam Pondok Kopi. Sampai rumah sakit sudah banyak kawan kawan guru hadir. Kita saling berpelukan dan bertangisan. Tak menyangka akan kehilangan seorang guru tangguh berhati cahaya. Seorang guru yang ceria dan hampir tak pernah marah dalam hidupnya.

Keluarga pak Amir Faisal Lubis memutuskan untuk mengubur jenazahnya di kampung halaman beliau. Jenazah langsung diterbangkan ke Sumatera Utara yang lebih dekat ke Padang Sumatera Barat. Saya lupa nama kampungnya. Pimpinan sekolah ikut bersama rombongan keluarga besar pak Amir Faisal Lubis. Kami keluarga besar SMP labschool Jakarta sangat kehilangan. Labschool telah kehilangan salah satu guru terbaiknya.

Hal positif yang selalu saya ingat dari pak Amir Faisal Lubis adalah beliau selalu rajin sholat berjamaah di masjid. Sholat Dhuha selalu rajin beliau kerjakan. Suka menjadi imam sholat di masjid dan sangat disukai muridnya. Pak Amir Faisal Lubis termasuk guru yang menginspirasi kami. Anak anak labschool sangat suka dengan beliau.

Malam ini beliau hadir dalam mimpi. Seolah olah beliau masih hidup dan mengajak saya berbisnis. Beliau guru matematika yang pandai berbisnis. Pernah saya dan istri ke rumah beliau. Waktu itu kami sedang mencari sepeda motor second. Beliau pandai sekali jual beli motor dan mobil. Saya suka ditawarinya kalau kita ngobrol habis sholat di masjid. Terkadang kami suka tertawa bersama kalau beliau cerita.

Pernah suatu ketika beliau ditangkap polisi. Waktu itu beliau tidak tahu kalau motor yang dibelinya motor curian. Polisi mencurigai beliau sebagai penadah motor. Untunglah beliau bisa bebas dan kalau mendengar cerita itu, kita suka tertawa bareng.

Pernah juga kita tertawa terbahak bahak. Waktu itu beliau belum menikah. Kita saling bersaing memperebutkan seorang wanita cantik. Tapi sayang tak ada yang berhasil meminangnya. Kalau ingat itu, kita menjadi tertawa ngakak.

Banyak kisah bersama pak Amir Faisal Lubis bila dituliskan. Malam ini saya berusaha untuk mengingat kebaikan beliau. Pernah suatu ketika saya tak punya uang. Pak Amir Faisal Lubis yang baik hati meminjamkan saya uang. Bayarnya tidak dibatasi waktu dan alhamdulilah bisa lunas pinjamannya. Beliau bukan hanya kawan baik di saat suka tapi juga di saat duka. Seorang sahabat yang sangat baik hati dan mau menolong kawan lainnya.

Sudah lama juga saya tak jumpa keluarga pak Amir Faisal Lubis. Semoga bisa berjumpa walaupun hanya lewat telpon. Saya masih ingat anak bungsunya yang cantik. Waktu itu kita berlibur naik kereta ke Yogyakarta. Anaknya itu sangat dekat dengan pak Amir Faisal Lubis.

Jodoh, rezeki dan kematian hanya Allah yang tahu. Kita tidak pernah tahu kapan dipanggil pulang. Kematian pasti akan datang menghampiri kita. Cepat atau lambat. Kita sudah antri menunggunya. Bisa jadi saya belakangan anda duluan. Atau anda duluan saya belakangan. Hanya Allah yang tahu kapan waktunya. Siapkan bekal dari sekarang. Menuju perjalanan yang abadi.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Pencuri Impian

Ketika Pita Suaraku Hilang

Sakit tenggorokan belum juga sembuh. Suara saya malah hilang. Kalau bicara terpaksa pakai isyarat tangan. Kalau menelan makanan dan minuman masih sakit di tenggorokan.

Saya masih ingat ketika belajar di negara China. Kami diberi makanan yang sangat bergizi. Sayur dan buah kami makan setiap hari. Kalau makan di kantin muslim cumt asyik sekali. Kami bisa memilih menu yang disukai.

Biasanya saya lebih suka makan nasi yang diaduk dengan bumbu. Seperti bumbu nasi goreng yang nasinya tidak digoreng. Tapi cukup diaduk dengan bumbu yang sudah diracik. Rasa nasinya enak sekali.

Kemarin di wa group alumni China University of Mining Technologi atau disingkat CUMT, pak Hakim dan pak Sutopo meng-upload kembali foto fotonya. Membuat saya terkenang perjalanan kami berburu ilmu di negeri panda yang lucu.

Selama berada di China, badan saya kuat dan tubuh semakin sehat. Hal ini karena asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh sangat bagus. Setiap hari kami berjalan kaki di sekitar kampus cumt yang luas. Jadi tubuh benar benar terjaga kesehatannya.

Selama habis lebaran idul Fitri, saya makan sayur yang bersantan. Seperti opor ayam dan makanan lainnya. Kurang kontrol dan tidak menjaga asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh. Akibatnya saya terkena radang tenggorokan. Sakit sekali rasanya bila menelan sesuatu.

Saya sudah pergi ke dokter Ikin di jalan Jamika Bandung dan diberikan obat. Semoga sakit ini segera sembuh. Sehingga pita suara saya kembali normal dan dapat berbicara seperti biasa. Tidak enak juga tidak bisa bicara. Saya seperti orang Gaguk yang bicaranya pakai isyarat tangan.

Kemarin saya belum bisa puasa Syawal. Tinggal 2 kali lagi puasa Syawal tuntas. Semoga bisa dikerjakan sebelum bulan Syawal berakhir. Saya hanya berdiam diri saja di rumah. Banyak membaca buku tentang penelitian tindakan atau action research. Juga memeriksa tugas siswa di email.

Semoga penelitian desertasi yang saya lakukan bisa selesai di bulan Syawal ini. Saya bisa ujian kelayakan dengan suara yang kembali normal. Mungkin ini cara Allah agar saya lebih fokus lagi menyelesaikan laporan hasil penelitian. Siapa yang fokus pasti akan lulus. Mohon doa dan semangat dari pembaca.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Ketika pita suaraku hilang

Ketika Pita Suaraku Hilang

Sakit tenggorokan belum juga sembuh. Suara saya malah hilang. Kalau bicara terpaksa pakai isyarat tangan. Kalau menelan makanan dan minuman masih sakit di tenggorokan.

Saya masih ingat ketika belajar di negara China. Kami diberi makanan yang sangat bergizi. Sayur dan buah kami makan setiap hari. Kalau makan di kantin muslim cumt asyik sekali. Kami bisa memilih menu yang disukai.

Biasanya saya lebih suka makan nasi yang diaduk dengan bumbu. Seperti bumbu nasi goreng yang nasinya tidak digoreng. Tapi cukup diaduk dengan bumbu yang sudah diracik. Rasa nasinya enak sekali.

Kemarin di wa group alumni China University of Mining Technologi atau disingkat CUMT, pak Hakim dan pak Sutopo meng-upload kembali foto fotonya. Membuat saya terkenang perjalanan kami berburu ilmu di negeri panda yang lucu.

Selama berada di China, badan saya kuat dan tubuh semakin sehat. Hal ini karena asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh sangat bagus. Setiap hari kami berjalan kaki di sekitar kampus cumt yang luas. Jadi tubuh benar benar terjaga kesehatannya.

Selama habis lebaran idul Fitri, saya makan sayur yang bersantan. Seperti opor ayam dan makanan lainnya. Kurang kontrol dan tidak menjaga asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh. Akibatnya saya terkena radang tenggorokan. Sakit sekali rasanya bila menelan sesuatu.

Saya sudah pergi ke dokter Ikin di jalan Jamika Bandung dan diberikan obat. Semoga sakit ini segera sembuh. Sehingga pita suara saya kembali normal dan dapat berbicara seperti biasa. Tidak enak juga tidak bisa bicara. Saya seperti orang Gaguk yang bicaranya pakai isyarat tangan.

Kemarin saya belum bisa puasa Syawal. Tinggal 2 kali lagi puasa Syawal tuntas. Semoga bisa dikerjakan sebelum bulan Syawal berakhir. Saya hanya berdiam diri saja di rumah. Banyak membaca buku tentang penelitian tindakan atau action research. Juga memeriksa tugas siswa di email.

Semoga penelitian desertasi yang saya lakukan bisa selesai di bulan Syawal ini. Saya bisa ujian kelayakan dengan suara yang kembali normal. Mungkin ini cara Allah agar saya lebih fokus lagi menyelesaikan laporan hasil penelitian. Siapa yang fokus pasti akan lulus. Mohon doa dan semangat dari pembaca.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Sakit Radang tenggorokan

Puasa Syawal hari keenam

Alhamdulillah sudah masuk hari keenam puasa di bulan Syawal. Seharusnya saya menyambutnya dengan sukacita. Setahun puasa sudah saya tunaikan. Namun, malang tak dapat ditolak dan untung tak dapat diraih. Hari kelima puasa Syawal saya batal. Hanya bisa setengah hari puasa.

Kemarin saya pergi ke dokter Ikin di jalan Jamika Bandung. Sakit di tenggorokan semakin parah. Neng Yati Yulianty menyarankan agar saya segera pergi ke dokter untuk memeriksakan diri.

Di klinik dokter Ikin saya mendapatkan antrian nomor 6. Saya diperiksa suhu tubuh dan tensi darah. Suhu tubuh normal. Tapi tekanan darah masih meninggi. Dokter Ikin meminta saya untuk memakan obat darah tinggi 2 butir sekaligus. Supaya darah tinggi cepat menurun.

Dokter juga memeriksa bagian belakang dan tenggorokan saya. Katanya cukup parah dan saya diminta untuk menghentikan puasa saya. Sebab perlu banyak cairan agar tenggorokan tidak kering. Saya diberinya obat 4 bungkus. Dimakan 3 kali sehari. Pagi, siang, dan sore hari.

Selama berada di klinik dokter Ikin, saya sempat menyimak acara siaran langsung peluncuran kegiatan Kominfo bersama Presiden Joko Widodo. Semoga bangsa Indonesia semakin cakap digital. Berita hoaks dapat disaring dan kita lebih banyak menyebarkan berita berita yang positif.

Sampai rumah saya ditawari daging kornet. Emak esih memasaknya. Katanya beli di warung seharga Rp.27.000. Kemudian sehabis sholat dhuhur saya memakannya dengan sepiring nasi putih. Enak sekali rasa daging sapinya. Lembut dan enak di tenggorokan yang masih terasa sakit bila menelan makanan.

Sehabis makan 4 obat saya paksakan masuk ke dalam tubuh. Alhamdulillah tubuh ini semakin enakan. Tapi puasa sunah di bulan Syawal terpaksa batal. Dokter Ikin tidak memperbolehkan saya untuk puasa sunah dulu. Kecuali penyakit radang tenggorokan sudah sembuh.

Di YouTube saya dapatkan info tentang penyakit radang tenggorokan dan penyebabnya. Saya juga dapat info tentang bagaimana berpuasa supaya sehat. Saya bagikan linknya untuk anda di bawah ini.

Setelah minum obat saya mengantuk dan tertidur sampai sore hari. Emak esih membangunkan saya. Istri dan kakak ipar serta anak anak masih di Garut. Mereka baru kembali dari Garut malam hari. Saya menunggunya sambil menonton acara sinetron preman pensiun 5 yang diputar ulang di RCTI.

Tayangan sinetron yang tidak pernah saya lewatkan selama bulan Ramadhan adalah preman pensiun 5. Cerita dan kisahnya sederhana. Bisa menghibur kami sekeluarga. Rating filmnya juga cukup tinggi. Semoga masih berlanjut ke preman pensiun 6. Kepengen menonton Kang Mus yang berhasil merenovasi dan membangun masjid di kampungnya. Juga cerita si Ujang yang kembali ke Fitri dan 2 anaknya.

Sakit itu tidak enak. Suara saya tiba tiba-tiba hilang. Radang tenggorokan ini membuat pita suara saya hilang. Saya bicara tidak seperti biasa. Sore hari menjelang waktu Maghrib, saya diceplokin telor sama istri kang Wawan yang sedang di rumah Emak. Setelah itu obatnya saya minum.

Puasa Syawal hari kelima saya batal puasa. Semoga masih cukup waktu untuk berpuasa selama 6 hari di bulan Syawal. Kepengennya sudah selesai dikerjakan. Biar merasakan nikmatnya berpuasa di bulan Syawal.

Rencana hari ini mau lanjut puasa syawal. Tadi jam 3 pagi saya bangun. Tenggorokan masih terasa sakit. Istri yang sudah pulang dari Garut meminta saya jangan puasa dulu. Turuti perintah dokter Ikin. Nanti puasa dilanjutkan kalau sakit tenggorokan sudah sembuh.

Pagi ini saya belum makan dan minum. Seharusnya puasa Syawal sudah hari keenam saya lakukan. Tapi kondisi tubuh belum mengizinkannya. Sakit radang tenggorokan masih belum sembuh. Mohon doa dari pembaca agar penyakit ini bisa segera hilang dari tubuh Omjay.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com