Daily Archives: Juni 11, 2021

Kekuatan membaca

Kekuatan Membaca

Berapa banyak tulisan yang anda baca setiap harinya? Semakin banyak tulisan yang anda baca dan mampu memahami isi bacaannya, maka anda akan menjadi orang yang berwawasan luas dan berpengetahuan. Semkin banyak yang dibaca, maka semakin banyak pula perbendaharaan kata masuk dalam memory otak anda.

Itulah yang saya lakukan dengan membaca setiap hari. Dengan membaca setiap hari,maka saya bisa menulis setiap hari. Saya harus membaca dulu sebanyak banyaknya. Baru kemudian saya menuliskan apa yang saya baca.

Seperti pagi ini. Saya mendapatkan informasi dari google tentang kekuatan membaca. Saya mendapatkannya ketika iseng menuliskan keyword kekuatan membaca. Anda bisa mencobanya di google.com dengan mengetik ‘kekuatan membaca”.

Berikut ini saya salin untuk anda baca!

“8 KEKUATAN MEMBACA”

  1. Membaca membangun pondasi yang kuat untuk dapat mempelajari dan memahami berbagai disiplin ilmu sekaligus mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Gemar membaca dapat meningkatkan kecerdasan verbal dan linguistik karena dengan membaca memperkaya kosa kata dan kekuatan kata-kata.
  3. Membaca mencegah rabun mata, karena membaca melatih dan mengaktifkan otot-otot mata.
  4. Membaca mencegah kepikunan karena melibatkan tingkat konsentrasi lebih besar, mengaktifkan, dan menyegarkan pikiran.
  5. Kegemaran membaca membantu meningkatkan kecerdasan, serta meningkatkan daya kreativitas dan imajinasi yang merangsang otak kanan untuk bekerja menghasilkan ide-ide brilyan.
  6. Membaca membantu memperbaiki rasa percaya diri, mengembangkan kemampuan mengendalikan emosi dan meningkatkan kemampuan interaksi sosial positif dimana pun dan kapan pun.
  7. Membaca membentuk karakter dan kepribadian, sampai-sampai ada pepatah yang mengatakan, “Apa yang kita baca sekarang, seperti itulah kita 20 tahun yang akan datang.”
  8. Membaca menjadikan kita lebih dewasa, lebih arif dan bijaksana dalam menjalani hidup.

Salam Sejahtera ! Semoga anda sudah membacanya. Kedelapan hal di atas itulah yang sekarang sedang saya jalankan setiap harinya. Kekuatan membaca harus ada dalam diri kita bila ingin masuk daftar sebagai masyarakat berpengetahuan.

Dulu waktu saya kecil, saya paling suka nonton film jendela rumah kita di TVRI. Waktu itu ada seorang anak cerdas yang bernama Sangaji. Dia bisa cerdas berkat membaca buku-buku bekas yang dijual oleh ayahnya. Ketika ikut lomba cerdas cermat, Sangat menjadi juara pertamanya.

Cerita Sangaji dalam film tersebut memotivasi saya. Bila ada buku atau koran serta majalah yang belum saya baca, maka saya akan menyempatkannya membaca. Itulah mengapa saya mendapatkan beasiswa dari jenjang S1 hingga S3. Kekuatan membaca telah mengantarkan saya mewujudkan cita-cita menjadi guru yang cerdas menulis karena rajin membaca.

Cobalah cek kecepatan membaca kita. Anda bisa cari di google.com untuk mengetahuinya. Bila masih terasa lambat, anda perlu belajar teknik membaca cepat. Ternyata membaca juga ada ilmunya. Apalagi menulis. Itulah mengapa kami membuka kelas gratis belajar menulis.

Setiap hari Senen, Rabu, dan Jumat kita belajar melalui aplikasi WhatsApp. Mereka yang rajin membaca WA pasti akan dapat ilmunya. Sayangnya, kekuatan membaca kita masih lemah. Kita malas membaca. Pada akhirnya, ilmu dari para narasumber yang kami undang mengisi materi, tidak anda dapatkan. Padahal kalau saja anda mau duduk sebentar dan membaca sedikit demi sedikit tulisannya, maka anda akan mendapatkan ilmu baru tentang dunia tulis menulis.

Semalam kami mengundang bapak Moch. Khoiri. Beliau dosen di Unesa. Mari kita doakan beliau agar cepat menjadi guru besar. Bukan seperti saya. Guru yang berbadan besar. Beberapa kawan peserta sudah menuliskan resume kuliahnya. Saya bagikan untuk anda baca.

List Pengumpulan resume pertemuan ke 25.

  1. Iis Yuliati
    http://buahpenailalang.blogspot.com/2021/06/tips-mengembangkan-tulisan-non-fiksi.html
  2. Maesaroh
    https://maydearly.blogspot.com/2021/06/8-cara-dalam-mengembangkan-tulisan-non.html
  3. Mardijah
    https://bukahati1968.blogspot.com/2021/06/cara-mengembangkan-tulisan-non-fiksi.html
  4. Hermiwati

https://keysdela.blogspot.com/2021/06/tips-mengembangkan-tulisan-non-fiksi.html

  1. E. Hasanah
    https://hasanahhalima.blogspot.com/2021/06/cara-mengembangkan-tulisan-nonfiksi.html
  2. Moch. Syaechu Nasirudin
    https://kangkhasan69.blogspot.com/2021/06/mengembangkan-tulisan.html
  3. Syamsul Badri.
    http://syamsul70.blogspot.com/2021/06/cara-mengembangkan-tulisan-non-fiksi.html
  4. Anita
    https://nitnoteunike.blogspot.com/2021/06/cara-mengembangkan-tulisan-nonfiksi.html
  5. Weni Elisa
    https://classica2002.blogspot.com/2021/06/cara-mengembangkan-tulisan-non-fiksi_11.html#more

Baru 9 orang yang sudah menuliskannya. Kita usahakan sudah membuka blog mereka satu persatu. Lalu berilah komentar di blog mereka. Kekuatan membaca akan membawamu mendapatkan informasi tentang materi yang disampaikan semalam. Judulnya cara mengembangkan tulisan non fiksi.

Semakin banyak membaca, semakin banyak informasi baru kalian terima. Mulailah mengatur waktu untuk membaca setiap hari. Dengan begitu ilmu baru akan terus bertambah setiap hari. Ingatlah judul buku terbaru Omjay. Membacalah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi.

Semoga dapat saya selesaikan setelah urusan laporan desertasi selesai. Setiap malam saya mengerjakannya sedikit demi sedikit. Kekuatan membaca membuat laporan desertasi saya menjadi lebih enak dibaca. Saya optimis bisa melaporkan hasil penelitiannya kepada Prof Basuki Wibawa.

Tak terasa sudah 8 bulan saya melakukan penelitian tindakan. Kini memasuki siklus keempat. Saya harus bersabar membaca satu persatu isi blog siswa. Ada yang rajin mengerjakan tugas-tugas. Tapi ada juga yang perlu dimotivasi agar tugasnya selesai. Mereka adalah siswa yang cerdas. Mereka harus bertemu guru yang mampu memberikan semangat agar mampu membaca setiap hari. Seperti Sangaji yang cerdas karena rajin membaca. Otaknya seperti mesin pencari Google yang dapat dengan langsung menjawab apa apa yang ditanyakan kepadanya.

Kita bisa seperti Sangaji. Kekuatan membaca membuat Sangaji cerdas dan pintar. Semoga kisah Sangaji yang cerdas banyak videonya di YouTube. Sehingga bisa ditonton generasi milenial yang semakin asyik dengan ponsel pintarnya.

Mari kita coba mencarinya di YouTube. Bila anda menemukannya, viralkan kepada banyak orang. Dengan begitu, semakin banyak orang yang mempunyai motivasi kuat untuk membaca setiap hari. Seperti Sangaji yang baik hati. Orangnya sudah tiada, tapi kekuatan membacanya masih ada untuk memotivasi kita.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Blog http://wijayalabs.com

Lihat postingan ini… “menjadi guru yang cerdas menulis”.

http://mamahintan.blogspot.com/2021/06/menjadi-guru-yang-cerdas-menulis.html

Menjadi guru yang cerdas menulis

Menjadi Guru yang Cerdas Menulis.

Kemarin siang Mas Aris Ahmad Jaya menelepon saya. Beliau meminta saya untuk membuat video dengan tema guru cerdas menulis. Bagi saya ini sebuah kehormatan yang tak bisa saya sia-siakan. Saya diminta membuat video dengan durasi 3 sampai 5 menit. Kemudian dikirimkan kepada beliau. Seorang motivator sukses yang telah sukses dengan bukunya mengajar gaya motivator.

Menjadi guru yang cerdas dalam menulis bukanlah perkara mudah. Butuh ketekunan dan komitmen diri dalam menulis. Harus rajin membaca karya tulis orang lain. Pekerjaan membaca dan menulis tidak bisa dipisahkan. Sebab itu sudah menjadi kebutuhan dalam hidup seorang anak manusia yang akan menua dan melupa.

Menulis adalah cara saya agar otak biasa berpikir. Dengan menulis saya merasakan ilmu dan pengalaman terbagikan kepada para pembaca. Menulis kisah nyata jauh lebih mudah daripada menulis kisah fantasi. Dalam menulis Kisah fantasi harus mengembangkan imajinasi dan kreativitas. Bagi saya itu menjadi tantangan tersendiri. Semoga saya bisa seperti Tereliye dan Ahmad Fuadi.

Menjadi guru yang cerdas dalam menulis memerlukan kolaborasi. Kita tidak bisa hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Seorang penulis yang produktif adalah pembaca yang rakus. Apapun bentuk tulisan akan dilahap sampai habis. Saya mendokumentasikan semua apa yang saya baca dalam bentuk tulisan kembali.

Menjadi guru yang cerdas menulis membuat saya tiada henti menulis setiap hari. Biasanya saya menulis di aplikasi whatsapp lalu kemudian saya edit di facebook. Dari facebook saya kirim kembali ke aplikasi whatsapp dan kemudian saya posting di blog. Itulah mengapa tulisan saya dengan udah tersebar kemana-mana. Bahkan pernah tulisan saya sampai ke saya sendiri setelah tulisan itu beredar kemana-mana.

Blog adalah alat rekam yang ajaib. Keajaibannya akan terasakan seiring dengan lamanya kita mengelola blog. Siapa yang mampu mengelolanya dengan baik, maka akan menjadi blogger ternama atau terkenal.

Berkat menulis saya terpilih untuk belajar Steam ke negeri tirai bambu. Supaya tidak lupa saya menulis setiap hari di blog. Saya menulis di blog pribadi dan kompasiana. Alhamdulillah kini menjelma menjadi sebuah buku yang enak dibaca. Penerbit YPTD mewujudkan impian saya mendapatkan mahkota seorang penulis.

Bapak Aji Najiullah Thaib dan kawan kawan membantu saya membuat cover bukunya dan juga membantu saya menjadi editornya. Jadilah sebuah buku yang bermutu di hadapan anda. Buku adalah mahkota seorang penulis.

Buku berburu ilmu di negeri panda yang lucu telah hadir di hadapan anda. Sebuah buku yang ditulis oleh seorang guru yang cerdas dalam menulis. Selama 21 hari kami menimba ilmu yang tak akan pernah terlupakan seumur hidup. Belajarlah sampai ke negeri China sudah saya wujudkan.

Ikatlah ilmu dengan cara menuliskannya. Banyak ilmu dan pengalaman seru yang ditulis dalam buku berburu ilmu di negeri panda yang lucu. Semoga dapat menginspirasi guru-guru Indonesia untuk terus belajar sepanjang hayat dan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa Indonesia. Aamiin.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com