Kekuatan membaca

Kekuatan Membaca

Berapa banyak tulisan yang anda baca setiap harinya? Semakin banyak tulisan yang anda baca dan mampu memahami isi bacaannya, maka anda akan menjadi orang yang berwawasan luas dan berpengetahuan. Semkin banyak yang dibaca, maka semakin banyak pula perbendaharaan kata masuk dalam memory otak anda.

Itulah yang saya lakukan dengan membaca setiap hari. Dengan membaca setiap hari,maka saya bisa menulis setiap hari. Saya harus membaca dulu sebanyak banyaknya. Baru kemudian saya menuliskan apa yang saya baca.

Seperti pagi ini. Saya mendapatkan informasi dari google tentang kekuatan membaca. Saya mendapatkannya ketika iseng menuliskan keyword kekuatan membaca. Anda bisa mencobanya di google.com dengan mengetik ‘kekuatan membaca”.

Berikut ini saya salin untuk anda baca!

“8 KEKUATAN MEMBACA”

  1. Membaca membangun pondasi yang kuat untuk dapat mempelajari dan memahami berbagai disiplin ilmu sekaligus mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Gemar membaca dapat meningkatkan kecerdasan verbal dan linguistik karena dengan membaca memperkaya kosa kata dan kekuatan kata-kata.
  3. Membaca mencegah rabun mata, karena membaca melatih dan mengaktifkan otot-otot mata.
  4. Membaca mencegah kepikunan karena melibatkan tingkat konsentrasi lebih besar, mengaktifkan, dan menyegarkan pikiran.
  5. Kegemaran membaca membantu meningkatkan kecerdasan, serta meningkatkan daya kreativitas dan imajinasi yang merangsang otak kanan untuk bekerja menghasilkan ide-ide brilyan.
  6. Membaca membantu memperbaiki rasa percaya diri, mengembangkan kemampuan mengendalikan emosi dan meningkatkan kemampuan interaksi sosial positif dimana pun dan kapan pun.
  7. Membaca membentuk karakter dan kepribadian, sampai-sampai ada pepatah yang mengatakan, “Apa yang kita baca sekarang, seperti itulah kita 20 tahun yang akan datang.”
  8. Membaca menjadikan kita lebih dewasa, lebih arif dan bijaksana dalam menjalani hidup.

Salam Sejahtera ! Semoga anda sudah membacanya. Kedelapan hal di atas itulah yang sekarang sedang saya jalankan setiap harinya. Kekuatan membaca harus ada dalam diri kita bila ingin masuk daftar sebagai masyarakat berpengetahuan.

Dulu waktu saya kecil, saya paling suka nonton film jendela rumah kita di TVRI. Waktu itu ada seorang anak cerdas yang bernama Sangaji. Dia bisa cerdas berkat membaca buku-buku bekas yang dijual oleh ayahnya. Ketika ikut lomba cerdas cermat, Sangat menjadi juara pertamanya.

Cerita Sangaji dalam film tersebut memotivasi saya. Bila ada buku atau koran serta majalah yang belum saya baca, maka saya akan menyempatkannya membaca. Itulah mengapa saya mendapatkan beasiswa dari jenjang S1 hingga S3. Kekuatan membaca telah mengantarkan saya mewujudkan cita-cita menjadi guru yang cerdas menulis karena rajin membaca.

Cobalah cek kecepatan membaca kita. Anda bisa cari di google.com untuk mengetahuinya. Bila masih terasa lambat, anda perlu belajar teknik membaca cepat. Ternyata membaca juga ada ilmunya. Apalagi menulis. Itulah mengapa kami membuka kelas gratis belajar menulis.

Setiap hari Senen, Rabu, dan Jumat kita belajar melalui aplikasi WhatsApp. Mereka yang rajin membaca WA pasti akan dapat ilmunya. Sayangnya, kekuatan membaca kita masih lemah. Kita malas membaca. Pada akhirnya, ilmu dari para narasumber yang kami undang mengisi materi, tidak anda dapatkan. Padahal kalau saja anda mau duduk sebentar dan membaca sedikit demi sedikit tulisannya, maka anda akan mendapatkan ilmu baru tentang dunia tulis menulis.

Semalam kami mengundang bapak Moch. Khoiri. Beliau dosen di Unesa. Mari kita doakan beliau agar cepat menjadi guru besar. Bukan seperti saya. Guru yang berbadan besar. Beberapa kawan peserta sudah menuliskan resume kuliahnya. Saya bagikan untuk anda baca.

List Pengumpulan resume pertemuan ke 25.

  1. Iis Yuliati
    http://buahpenailalang.blogspot.com/2021/06/tips-mengembangkan-tulisan-non-fiksi.html
  2. Maesaroh
    https://maydearly.blogspot.com/2021/06/8-cara-dalam-mengembangkan-tulisan-non.html
  3. Mardijah
    https://bukahati1968.blogspot.com/2021/06/cara-mengembangkan-tulisan-non-fiksi.html
  4. Hermiwati

https://keysdela.blogspot.com/2021/06/tips-mengembangkan-tulisan-non-fiksi.html

  1. E. Hasanah
    https://hasanahhalima.blogspot.com/2021/06/cara-mengembangkan-tulisan-nonfiksi.html
  2. Moch. Syaechu Nasirudin
    https://kangkhasan69.blogspot.com/2021/06/mengembangkan-tulisan.html
  3. Syamsul Badri.
    http://syamsul70.blogspot.com/2021/06/cara-mengembangkan-tulisan-non-fiksi.html
  4. Anita
    https://nitnoteunike.blogspot.com/2021/06/cara-mengembangkan-tulisan-nonfiksi.html
  5. Weni Elisa
    https://classica2002.blogspot.com/2021/06/cara-mengembangkan-tulisan-non-fiksi_11.html#more

Baru 9 orang yang sudah menuliskannya. Kita usahakan sudah membuka blog mereka satu persatu. Lalu berilah komentar di blog mereka. Kekuatan membaca akan membawamu mendapatkan informasi tentang materi yang disampaikan semalam. Judulnya cara mengembangkan tulisan non fiksi.

Semakin banyak membaca, semakin banyak informasi baru kalian terima. Mulailah mengatur waktu untuk membaca setiap hari. Dengan begitu ilmu baru akan terus bertambah setiap hari. Ingatlah judul buku terbaru Omjay. Membacalah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi.

Semoga dapat saya selesaikan setelah urusan laporan desertasi selesai. Setiap malam saya mengerjakannya sedikit demi sedikit. Kekuatan membaca membuat laporan desertasi saya menjadi lebih enak dibaca. Saya optimis bisa melaporkan hasil penelitiannya kepada Prof Basuki Wibawa.

Tak terasa sudah 8 bulan saya melakukan penelitian tindakan. Kini memasuki siklus keempat. Saya harus bersabar membaca satu persatu isi blog siswa. Ada yang rajin mengerjakan tugas-tugas. Tapi ada juga yang perlu dimotivasi agar tugasnya selesai. Mereka adalah siswa yang cerdas. Mereka harus bertemu guru yang mampu memberikan semangat agar mampu membaca setiap hari. Seperti Sangaji yang cerdas karena rajin membaca. Otaknya seperti mesin pencari Google yang dapat dengan langsung menjawab apa apa yang ditanyakan kepadanya.

Kita bisa seperti Sangaji. Kekuatan membaca membuat Sangaji cerdas dan pintar. Semoga kisah Sangaji yang cerdas banyak videonya di YouTube. Sehingga bisa ditonton generasi milenial yang semakin asyik dengan ponsel pintarnya.

Mari kita coba mencarinya di YouTube. Bila anda menemukannya, viralkan kepada banyak orang. Dengan begitu, semakin banyak orang yang mempunyai motivasi kuat untuk membaca setiap hari. Seperti Sangaji yang baik hati. Orangnya sudah tiada, tapi kekuatan membacanya masih ada untuk memotivasi kita.

Salam blogger persahabatan
Omjay
Blog http://wijayalabs.com

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s