Daily Archives: Juli 7, 2021

Titian Membuka Cakrawala Menulis

Kata pengantar Buku Titian membuka cakrawala menulis

Sudah lama ibu Mulyoharti mengirimkan buku terbarunya. Namun, saya baru sempat membacanya sampai habis hari ini. Kesibukan kegiatan membuat saya hampir terlupa untuk membuatkan kata pengantar bukunya.

Judul bukunya sangat menarik. Titian Membuka Cakrawala Menulis. Membuat saya membuka lembar demi lembar isi bukunya. Baru kemudian saya bisa membuat kata pengantar untuk buku yang menarik hati ini.

Tidak mudah membuat buku yang enak dibaca. Perlu waktu lama untuk membacanya. Saya sendiri mengalaminya. Perlu tekad baja agar buku hadir dihadapan pembaca.

Buku ini membuka jalan bagi siapa saja yang ingin belajar menulis. Dengan belajar bersama, motivasi menulis tumbuh dan berkembang. Apalagi setelah mendapatkan motivasi hebat dari para narasumber yang memang pakar di bidangnya.

Paradigma guru yang dulu hanya berpikir sebagai pembaca buku, kini mulai meningkat menjadi penulis buku. Kawan-kawan guru mulai terbuka matanya untuk menulis dan menerbitkan buku setelah berguru dan berburu ilmu di wa group belajar menulis PGRI. Kami saling berbagi dan melengkapi. Berusaha untuk menaklukan diri agar bisa fokus dan berani menulis dari apa yang disukai dan kuasai.

Buku Titian membuka cakrawala menulis membuat anda akan eksis dan menjadi narsis setelah tahu mudahnya menulis. Sebagai pria berkumis tipis, saya hanya bisa meringis dan makan buncis. Buku ini memang layak anda miliki agar terbuka mata anda untuk menjadi seorang penulis.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Trik jitu menjadi penulis masa kini

Kata Pengantar Buku Trik Jitu Menjadi Penulis Masa Kini

Sore hari ini, saya mendapatkan kejutan dari ibu Ledwina Eti Wuryani. Beliau minta dibuatkan kata pengantar dari buku terbarunya. Judulnya trik jitu menjadi penulis masa kini. Sebuah judul buku yang sangat memikat hati.

Saya langsung membuka isi bukunya dan membaca sedikit demi sedikit tulisan beliau yang begitu sangat menyentuh hati. Di saat bencana alam masih melanda NTT, beliau masih terus komitmen dan konsisten untuk menulis dan menyelesaikan bukunya. Sebuah perjuangan yang patut diberi dua jempol.

Buku ini berkisah tentang pengalaman nyata seorang guru yang belajar menulis dan bercita-cita menjadi seorang penulis. Impiannya tercapai setelah ikut bergabung dalam kegiatan belajar menulis bersama omjay dan kawan-kawan narasumber hebat Indonesia. Mereka berbagi ilmunya kepada para peserta belajar menulis di gelombang 18. Semua trik jitu menjadi penulis mereka berikan kepada semua peserta di wa group. Kemudian semua peserta diwajibkan untuk memposting resume kuliahnya di blog. Mengapa di blog? Sebab blog adalah alat rekam yang ajaib dan keajaiban blog akan anda rasakan bila anda telah menjadi blogger.

Sebagai seorang guru blogger, saya memanfaatkan blog sebagai tempat berbagi inspirasi. Walaupun saya tahu belum banyak guru yang mau berliterasi dan membuat blog. Bahkan masih ada di antara mereka yang belum tahu cara membuat blog dan mengelola blog dengan baik. Perlu waktu untuk duduk sebentar dan mencari tahu apa itu blog dan cara membuatnya di google dan YouTube.

Buku trik jitu menjadi penulis masa kini akan membuat anda terharu dan terinspirasi untuk mulai menulis. Oleh karena itu, mulailah belajar menulis melalui blog dan temukan manfaatnya ketika anda merajutnya menjadi sebuah buku yang bermutu.

Salut dengan kerja keras dan kerja cerdas ibunda Ledwina yang telah berhasil mewujudkan mimpinya menjadi seorang penulis. Kisah nyatanya akan anda baca dalam buku berwarna hijau cerah ini. Secerah hati ini yang bahagia melihat mereka yang belajar sepanjang hayat. Terbitkan bukumu sebelum ajal menjemput.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Dari webinar ke webinar

Dari webinar ke webinar

Pandemi korona membuat guru banyak ikut berbagai webinar. Banyak motif dijadikan alasan. Ada yang cuma mencari sertifikat webinar dan ada yang ingin pintar. Semoga kegiatan webinar tidak membuat guru menjadi pemburu. Guru adalah pendidik dan bukan pemburu. Apalagi pemburu sertifikat dari webinar ke webinar.

Kemudahan teknologi, membuat kita dengan mudah mengikuti berbagai kegiatan webinar. Bisa dengan cara sinkronus dan asinkronus. Baik secara langsung maupun tidak langsung. Sertifikat digital dengan mudah didapatkan. Asalkan mau duduk sebentar, dan menyimak materi sampai selesai, maka sertifikat digital terkirim ke email peserta.

Dari pagi hingga malam hari banyak sekali webinar bisa diikuti. Baik dari kementrian maupun organisasi profesi guru. Inilah saatnya guru meningkatkan kompetensi yang dikuasainya. Belajar bersama dan saling berbagi ilmu akan membuat kita kaya akan pengalaman. Itulah yang sebenarnya diharapkan. Guru saling berbagi ilmu dan pengalamannya.

Namun, terkadang ada oknum guru yang hanya berburu sertifikat saja. Mereka hanya mencari sertifikat untuk menambah point’ kenaikan pangkat. Padahal sertifikat adalah bonus bagi mereka yang ingin menaikkan harkat dan martabat. Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang berilmu pengetahuan. Itulah janji Allah dalam Al Qur’an.

Kegiatan webinar seharusnya membuat guru menjadi bertambah ilmunya. Dari sesuatu yang belum tahu menjadi tahu. Dari yang belum bisa menjadi bisa. Mari isi hari-hari kita dengan belajar setiap hari. Pandemi ini kita hadapi dengan selalu meningkatkan kompetensi diri. Lawan kemalasan diri dan kelola waktu dengan manajemen waktu yang menguntungkan diri. Semoga kita menjadi guru tangguh berhati cahaya di negeri ini.

Dari webinar ke webinar seyogyanya membuat kita lebih mawas diri. Teruslah belajar kepada pakarnya. Kami di APKS PGRI membuka kelas belajar menulis dan bicara. Kegiatannya dilaksanakan malam hari. Dari pukul 19.00 sampai 21.00 wib. Kami berharap, kegiatan ini tidak menggangu aktivitas guru dalam kegiatan di sekolah masing-masing.

Kegiatan belajar menulis dilaksanakan setiap hari Senen, Rabu, dan Jumat. Kegiatan belajar bicara dilaksanakan setiap hari Selasa dan Kamis. Sedangkan hari Sabtu malam Minggu kami adakan webinar dengan tema yang sedang dibutuhkan para guru. Biasanya lebih ramai dari hari biasa. Bahkan bisa tembus 15.000 orang penonton di YouTube dan 1000 orang di aplikasi zoom.

Bagi kami, bukan jumlahnya yang kita harapkan. Tapi kualitas kegiatannya yang terus kami evaluasi bersama tim solid Omjay. Saat pandemi kami berkolaborasi. Kami saling melengkapi. Ada yang belum pernah bertemu sama sekali. Kami bekerjasama lewat dunia Maya yang tak pernah sepi. Dengan kerjasama tim itulah kegiatan demi kegiatan kita lalui.

Kita tidak bisa bekerja sendirian. Kita harus saling bekerjasama dan saling melengkapi. Kegiatan webinar yang kami gelar adalah hasil dari kolaborasi kawan-kawan di PGRI. Saatnya kita membangun supertim yang solid agar menjadi magnet yang kuat dan bisa mengajak guru-guru lainnya.

Kolaborasi adalah salah satu kecakapan abad 21. Bila guru sudah saling bekerjasama dalam mengadakan kegiatan, maka hal ini bisa ditularkan kepada peserta didiknya. Guru kencing berdiri murid kencing berlari. Keteladanan guru sangat penting dalam membangun profil pelajar Pancasila.

Dari webinar ke webinar seharusnya membuat guru saling berkolaborasi. Siapa yang berpengalaman dan berpengetahuan berbagilah ilmu kepada guru lainnya. Ilmu ketika dibagikan tidak akan pernah habis. Bahkan akan bertahan lama dari pemiliknya. Kita akan menjadi pakar di bidang masing-masing.

Saatnya saya harus undur diri. Laporan desertasi harus segera diselesaikan. Selalu saja ada pertarungan dalam diri ini. Antara mementingkan diri sendiri dan orang lain. Semoga bisa dikerjakan di sela-sela kesibukan kegiatan. Aamiin

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com