Author Archives: Wijaya Kusumah

Hotel Horison Pasuruan

Hotel Horison Pasuruan yang Berkesan

Pagi ini saya jalan-jalan di depan hotel Horison Pasuruan. Tadinya saya mau sarapan. Tadi belum dibuka oleh petugas restoran. Katanya pukul 06.00 Wib pagi baru bisa sarapan. Sayapun memustuskan untuk jalan-jalan.

Di depan hotel horison Pasuruan saya potret sana potret sini. Mencoba mencari pemandangan indah di pagi hari. Kemudian mencari warung kopi. Sekedar mengisi perut ini dengan susu jahe yang hangat sekali.

Hotel Horison Pasuruan memang sangat berkesan. Harga sewanya tidak terlalu mahal bagi orang kebanyakan. Tinggal klik aplikasi Traveloka, maka kamarpun dengan mudah kita pesan.

Kami datang ke hotel ini menjelang sholat Isya. Mas Dodi sudah memesan kamar lewat Traveloka. Saya mendapat kamar di lantai 3. Di kamar inilah saya mulai menulis dan berkarya.

Kamar 311 bersih dan rapih sekali. Tak ada kotoran di sana sini. Saya menjadi betah sekali. Kolam renang di depan kamar terlihat jelas di depan mata ini.

Selama 3 hari berada dan menginap di hotel ini saya menemukan kedamaian hati. Bekerja dengan tenang dan mengerjakan beberapa laporan yang harus diselesaikan hari ini. Terutama laporan disertasi yang sudah disetujui. Semoga bisa disetujui di ujian kelayakan nanti.

Di warung kopi saya makan roti. Rasa rotinya enak sekali. Roti moka dengan rasa durian dipadu dengan kopi jahe membuat saya berseri-seri di pagi hari.

Di depan hotel horison Pasuruan saya melihat geliat kehidupan. Ibu warung kopi membuat pisang goreng kesukaan. Saya makan 1 untuk menghilangkan kelaparan.

Pukul 06.00 sudah lewat 4 menit. Itu artinya restoran hotel horison Pasuruan sudah dibuka. Saya cukupkan cerita saya. Semoga anda menyukainya.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Wijaya Kusumah

Wijaya Kusumah, S.Pd, M.Pd,

Teacher, Trainer, Writer, Motivator, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, Simposium, Workshop PTK dan TIK, Edupreneurship, Pendidikan Karakter Bangsa, Konsultan manajemen pendidikan, serta Praktisi ICT. Sering diundang di berbagai Seminar, Simposium, dan Workshop sebagai Pembicara/Narasumber di tingkat Nasional. Dirinya telah berkeliling hampir penjuru nusantara, karena menulis. Semua perjalanan itu ia selalu tuliskan di http://kompasiana.com/wijayalabs.

Omjay bersedia membantu para guru dalam Karya Tulis Ilmiah (KTI) online, dan beberapa Karya Tulis Ilmiah Omjay selalu masuk final di tingkat Nasional, dan berbagai prestasi telah diraihnya.

Untuk melihat foto kegiatannya dapat dilihat dan dibaca di blog https://wijayalabs.wordpress.com

Hubungi via WA : 0815 915 5515 atau kirimkan email ke wijayalabs@gmail.com atau klik hubungi omjay yg disediakan dalam blog ini, bila anda membutuhkan omjay sebagai pembicara atau Narasumber.

Salam Blogger Persahabatan

Omjay

Guru Blogger Indonesia

Blog http://wijayalabs.com

Pembangunan kamar mungil di Jatibening Bekasi

Terdampar di monas

Monas

Sudah lama tidak ke Monas. Malam ini saya terdampar di monas dengan sahabat lama. Pak Paidi namanya. Kepala sekolah SMK negeri di Jakarta. Beliau sedang ada tugas di Jakarta. Saya langsung mengunjungi beliau di hotel beatiqu Jakarta.

Sampai hotel beliau mengajak saya jalan jalan ke Monas. Katanya sudah lama tak melihat Monas.

Jadilah kami terdampar di Monas. Mengenang masa lalu yang panas. Tinggal di rumah kost tanpa pendingin ruangan. Jakarta yang panas sudah terbiasa di tubuh tambun ini.

Besok pak Paidi kembali ke Bengkulu. Kopdar dadakan pun berlalu. Saya kembali ke Bekasi. Dengan kakak ipar yang baik hati.

Selamat kembali ke kota Raflesia Bengkulu pak Paidi. Sukses selalu buat bapak dan keluarga. Semoga kita bisa jumpa lagi lain waktu. Di tugu Monas kita bertemu.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Tandatangan bermaterai

TTD bermaterai

Hari ini saya dijapri pimpinan sekolah. Katanya buku informatika SMP yang kami ajukan diterima.

Alhamdulillah saya bersyukur karenanya. Tinggal memikirkan bagaimana caranya agar surat perjanjian bermaterai sampai ke tangan pimpinan saya. Hari ini pokoknya harus sampai dan sudah saya tandatangani pakai materai 10.000.

Di rumah tidak ada printer. Saya terpaksa cari ke sana ke mari tempat mencetak surat perjanjian yang harus saya TTD bermaterai.

Alhamdulillah ada warung tetangga yang menjual material 10.000 dan beliau memberi tahu tentang tempat foto copy yang bisa mencetak file dari wa.

Sayapun langsung meluncur ke sana. Dengan semangat 45 saya berjalan kaki ke tempat fotocopy.

Alhamdulillah akhirnya ketemu tempatnya. File dari wa langsung saya kirimkan ke tempat fotocopy dan cetak file pakai blootot. Tak lama file langsung tercetak di kertas yang sudah ada di printer Canon.

Saya langsung menempel materai 10.000 dan tandatangan. Kemudian saya minta tolong untuk discan oleh petugas fotocopy. Cepat sekali prosesnya dan sudah terkirim ke ponsel jadul saya. Inilah kecanggihan teknologi saat ini.

Saya langsung kirim ke pak Adam pimpinan saya. Alhamdulillah dapat diterima dengan baik tanpa saya harus pergi langsung ke Jakarta.

Saat ini saya masih berada di kota Bandung. Melepas kangen kedua anak cantik yang kuliah dan kerja di Bandung. Setelah itu baru balik ke rumah di Bekasi malam ini.

Saya kaget ketika petugas fotocopy bilang biayanya hanya Rp. 2000. Dua ribu rupiah untuk sebuah dokumen penting senilai Rp. 15.000.000. Wow luar biasa!

Kini tinggal kerja keras dan kerja cerdas agar tanggal 26 November 2021 naskah buku jadi dan kami menerima dengan senang hati. Mohon doanya bisa selesai tepat waktu dan tidak terkena sanksi. Berat juga sanksi yang diberikan. Kami diminta mengembalikan seluruh dana penelitian. OMG.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Menulislah sebelum ajal menjemput

Menulislah sebelum ajal menjemputmu

Kita pasti akan mati. Cepat atau lambat kematian akan datang menghampiri kita. Bisa besok atau lusa tiada yang tahu. Allah SWT sudah menentukan kapan waktunya.

Teman teman yang saya kenal satu persatu pergi. Tapi sayangnya belum sempat menulis kisahnya. Padahal mereka adalah orang baik.

Pesan saya untuk pembaca. Menulislah sebuah buku sebelum mati. YPTD akan membantu anda menerbitkan buku dengan bayar seikhlasnya.

Dapatkan mahkota seorang penulis. Saya mencicilnya dengan cara menulis setiap hari. Blog saya tak pernah sepi pengunjung. Selalu saja ada yang datang memberikan komentar.

Malam semakin larut. Mata sudah mulai mengantuk. Dunia mimpi sudah terbuka pintunya. Selamat beristirahat kawan. Mimpikan akan dalam tidurmu.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Gurunya Manusia di Masa Pandemi Bersama Munif Chatib

🌟 WEBINAR APKS PGRI 🌟

Menjadi Guru di Masa Pandemi

📝 Silakan catat tanggalnya:

🗓️ Hari/ Tanggal : Kamis, 12 Agustus 2021

🕗 Pukul : 19.00 WIB

Narasumber
👩‍💼 Munif Chatib

  • Praktisi dan Penulis Buku Pendidikan

🖥️ Join Zoom Meeting
https://zoom.us/j/92240049441?pwd=MmM0OUN2eTBXR1ZjSVlCNXJlbm0vUT09

Meeting ID: 922 4004 9441
Passcode: PGRI

📡 Live Streaming on Youtube:


https://youtu.be/uyJkFZk0iCk

Tonton “MENINGGALKAN JEJAK DIGITAL YANG BAIK” di YouTube

Bedah soal hots PPPK

Guru PPPK

Ayolah menulis guru PPPK. Sampaikan keluhanmu. Sampaikan deritamu. Agar para penentu kebijakan bisa turut membantu bapak dan ibu guru.

Malam ini saya membuka acara bedah soal hots PPPK. Alhamdulillah pesertanya banyak sekali. Kami siapkan zoom dengan kapasitas 1000 dan live YouTube yang sudah ditonton lebih dari 4000 orang. Kami prediksi jumlahnya akan terus bertambah.

Saya membayangkan bila kawan kawan calon aparatur sipil negara ikut tes, pasti server akan penuh diserbu kawan kawan guru. Mereka berharap lulus tes seleksi PPPK. Semoga harapan guru calon PPPK menjadi kenyataan.

Sebelum mulai acara, saya memimpin doa. Kekuatan doa jangan kita sepelekan. Ketika usaha sudah dilakukan, maka doa adalah senjata orang yang beriman.

Minta kepada Allah agar saat tes dimudahkan dan jaringan internet tidak ada gangguan. Apa yang dibaca dan dipelajari keluar soalnya sehingga dengan mudah peserta tes dapat menjawab dengan nilai memuaskan.

Seleksi PPPK memang sangat ketat dan persaingan semakin tinggi. Belajar bersama adalah salah satu upaya kita agar lulus seleksi PPPK. Siapa yang fokus pasti akan lulus.

Saya membayangkan akan ada 1 juta guru diangkat menjadi ASN. Mereka mendapatkan lencananya dengan suka cita. Perjuangan menjadi guru tangguh berhati cahaya terus berlanjut agar mampu mencerdaskan kehidupan bangsa.

Jangan pernah berhenti belajar. Menjadi ASN adalah jalan pengabdian. Berikan pelayanan terbaik agar bangsa ini menjadi bangsa yang berpengetahuan.

Saya bagikan rekaman videonya dan semoga dapat membantu kawan kawan yang akan ikut seleksi PPPK. Pak Eko bagus sekali menyampaikan materinya. Moderator acara ibu Rita bagus banget membawakan acaranya.

Ayo terus belajar dan jangan lupa terus menulis. Ayo ikatlah ilmu dengan cara menuliskannya. Mari ikut kelas menulis PGRI dan kita belajar bersama.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog https://wijayalabs.com

Guruku

02 38
Senin 2 Agustus

GURUKU

Di dalam keheningan malam seperti ini aku sangat berbahagia. Aku menjadi bersyukur karenanya.

Doa malam sudah selesai …masak sudah selasai…cuci2 perabotan dapurpun sudah selesai…menutup meja makan untuk makan pagi juga sudah rapi.

Aku bersantai diatas ranjangku yang ketepatan ada di tengah2 kompor dan meja makan.
Sambil….menyalakan mesin cuci aku sempatkan mencuci beberapa pakaian bekas pakai tadi siang, sambil bersandar bantal guling aku menulis apa saja yang ada dibenakku malam ini…..

Aku kagum dengan kegiatan …GURU BLOGER INDONESIA https://wijayalabs.com yang sa abrek2….

Sepertinya beliau ini gak pernah…. tidur…..seperti aku..?

Ah ngaco menyamakan diri dengan sang idola itu namanya SOMBONG.

Wah iya kadang orang menyombongkan diri itu tidak terasa.

Oh maafkan daku….. maksudnya cuma bercanda….ada juga yang super sibuk disini maupun disana yang aku juga ngefan padanya.

Beliau Bapak Presiden Guru. Orang yang tulisanya luar biasa..sayangnya aku belum bisa mengenalkan secara lengkap siapa beliau secara lengkap pada kalian para pembaca.

Harapanku pada GURU2semua seluruh Indonesia maupun sejagat raya ini bisa seperti mengikuti jejak beliau. Jejak digitalnya nyata sebagai guru penggerak Indonesia.

Setiap kali aku membaca artikelnya..
Sepertinya beliau tidak mengenal lelah untuk…….

Menggali potensi tiada henti juga membagi ilmu tanpa pamrih.

Jadi ingat ayah dan ibuku …kala aku kecil sering diajak ke rumah muridnya yang kurang bisa mengikuti pelajaran dikelas. Nah ayah juga ibuku mendatangi rumah mereka …

Ayah dan ibu tak segan mendatangi rumah2 mereka untuk memberikan penjelasan yang tadi dikelas mereka kurang faham lalu memberikan privat pada murid 2nya…. dirumahnya, meski harus bejalan kaki yang menurutku cukup lumayan jauh.
Iya jauh untuk ukuran langkah kakiku yang masih kecil.

Sekarang dengan kemajuan tehnologi jarak tidak masalah,begitu juga mau menggali ilmu juga yang seperti apa saja juga tidak masalah.
Tinggal membuka ponsel dengan satu jari sudah bisa belajar apa saja yang kalian mau…

Para guru sudah menuliskan apa saja yang mereka bisa …..tinggal klik saja pakai ponsel pintarnya.

Dan taukah anda bila dikelas kita hanya bisa sekali mendengar..akan tetapi bila kita belajar apa saja dari ponsel…kita bisa berulang kali membaca sampai kita bisa mengerti, dan bisa mempraktekan.

Sekian dulu ya… ceritaku…aku mau..mengatur menu pagiku dimeja makan. Kemudian berjalan kaki 5000 langkah pagi ini.

Ayo terus menimba ilmu meski kita hanya seorang ibu rumah tangga. Ibu yang membesarkan anak anaknya sepanjang masa.

By Rr Sri Utami mz
MOJOSONGO GROUP
Solo Inna