Author Archives: Wijaya Kusumah

MEMBACALAH SETIAP HARI DAN BUKTIKAN APA YANG TERJADI

SINOPSIS BUKU TERBARU OMJAY
MEMBACALAH SETIAP HARI DAN BUKTIKAN APA YANG TERJADI.

Inilah buku terbaru omjay yang dinantikan pembaca setianya. Omjay menulis buku terbarunya setelah sukses dengan buku menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi. Tulisan dalam buku ini adalah hasil dari menulis setiap hari selama 28 hari menulis di blog pribadi selama bulan Februari 2021, dan ratusan email yang masuk setiap hari.

Setiap hari OMJAY membaca lalu kemudian menulis. Bukan hanya membaca buku saja, tapi membaca apa yang ada di media sosial OMJAY. Membaca kitab suci itu pasti karena bekal hidup kita di dunia ini. Membaca koran setiap pagi sambil ngopi asyik sekali. Koran yang dulu dibaca dengan lembaran kertas lebar, kini bisa dibaca lewat ponsel setiap hari. Itulah kecanggihan teknologi saat ini.

Manusia cerdas tidak akan lepas dari aktivitas membaca. Kebutuhan akan informasi selalu didapatkannya setiap hari di media sosialnya. Itulah mengapa aktivitas membaca menjadi makanan sehari-harinya. Rabun membaca akan lumpuh menulis.PERBANYAK MEMBACA BILA INGIN MENULIS.

Buku terbaru Omjay INI dibuat dari hasil membaca setiap hari. Tiada hari tanpa kegiatan membaca dan menulis.  Ketika menulis dan membaca sudah menjadi sebuah kebutuhan, maka kita akan terasa haus dan lapar bila belum membaca dan menulis. MEMBACA ADALAH MAKANANKU, DAN MENULIS ADALAH MINUMANKU.

Membacalah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi. Itulah pesan penting yang ingin Omjay sampaikan dalam buku terbaru ini. Bila itu anda lakukan setiap hari dengan pemahaman yang tinggi, maka produktivitas anda dalam membaca menjadi sangat berkualitas sekali. Andapun akan berkeliling dunia, karena buku adalah jendela dunianya.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog   http://wijayalabs.com

BUKU MEMBACALAH SETIAP HARI DAN BUKTIKAN APA YANG TERJADI

Politik

Politik

Tadinya saya tak begitu suka dengan politik. Tapi, ketika pelajaran TIK dihapuskan dalam kurikulum 2013 dan diganti prakarya, barulah saya melek politik.

Ternyata pendidikan kita dan kurikulumnya dikuasai politik. Itulah mengapa akhirnya saya belajar politik yang menggelitik.

Seperti ramainya partai demokrat yang sedang ramai diributkan banyak orang. Masing masing kubu merasa paling benar dan akan berhadapan di pengadilan. Mereka yang dulunya kawan kini menjadi lawan.

Itulah politik yang menggelitik. Kita bisa tersenyum dan terkejut melihat sepak terjang para pemainnya. Ada politik dinasty dan ada politik demokrasi. Entah ada politik apalagi. Saya siap jadi penonton saja.

Menjadi politikus itu bagus. Tapi lebih bagus jadi orang yang religius. Sebab dia akan fokus supaya lulus dari fulus. Dalam politik tak ada teman dan musuh yang abadi. Politik berputar dari mereka yang kuat memegang amanah rakyat.

Konggres luar biasa dilaksanakan oleh mereka yang tersakiti dan merasa diperlakukan tidak adil. Begitulah saya pelajari dari pernyataan mereka di televisi. Saya sangat maklum sekali.

Buat saya sebagai pengamat politik dadakan, jadi belajar berdemokrasi yang benar. Demokrasi yang telah diajarkan para tokoh bangsa dalam membentuk negara kesatuan republik Indonesia.

Politik memang selalu menggelitik. Persis seperti matpel sejarah yang akan dihilangkan dalam kurikulum. Mereka yang terusik pasti akan berisik.

Mulai mengumpulkan argumentasi dan naskah akademik yang sesuai dengan filsafat ilmu. Hal yang saya ingat TIK hilang di masa pemerintahan sby yang mendikbudnya menteri dua nabi.

Itulah yang kami lakukan ketika berjuang mengembalikan mata pelajaran TIK dan kini berubah nama menjadi informatika. Namun belum bisa diterapkan ke smeua sekolah karena kurangnya dukungan politik.

Politik memang selalu menggelitik. Siapa yang cerdik tak kena hardik. Saya menikmatinya sebagai tontonan yang semoga menjadi tuntunan. Siapa yang benar akan bersinar. Siapa yang salah akan mendapat masalah.

Indonesia negara hukum. Bukan hukum rimba yang diberlakukan. Namun hukum yang berpihak pada kebenaran dan kejujuran. Keadilan harus diwujudkan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Siapa yang jujur akan mujur. Siapa yang bohong akan ompong. Pendidikan harus mampu mendidik orang jujur agar negara tak menjadi hancur. Itulah mengapa pendidikan karakter itu penting.

Politik memang menggelitik. Saya belajar sabar dari kisruhnya partai demokrat saat ini. Lebih enak jadi penonton daripada pemain. Semoga goal yang diciptakan terlihat indah. Seindah goal almarhum Diego Maradona dengan tangan Tuhannya.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Intan dan Berlian

INTAN DAN BERLIAN

Intan dan Berlian ADALAH NAMA-NAMA PERHIASAN MAHAL DI DUNIA. KEDUANYA sudah saya miiki. Bukan berbentuk barang, tapi berbentuk orang. Kalau ada orang terkaya di dunia, sayalah orangnya. Sebab saya sudah mempunyai Intan dan Berlian. Dua orang anak yang cantik-cantik.

Tadinya saya mau minta lagi permata dan mutiara. Tapi belum dikabulkan oleh Allah. Kalau dikasih anak lagi akan saya berinama batu akik. hehehe. saya menjadi ingat bait sebuah lagu. HARTA DAN ISTANA YANG PALING BERHARGA ADALAH KELUARGA. ITULAH SEBAIT PESAN DARI LAGU ‘HARTA BERHARGA’ YANG DINYANYIKAN BUNGA CITRA LESTARI. SUNGGUH saya bersyukur diberikan keluarga yang sakinah dan mawaddah.

Intan dan Berlian sekarang sudah besar. Intan sudah bekerja di Bandung dan Berlian sebentar lagi akan melanjutkan kuliah di Bandung. Intan lahir di Bandung pada tanggal 26 Desember 1998, dan Berlian lahir pada tanggal 13 Juli 2003. ADA SELISIH 5 TAHUN ANTARA ANAK PERTAMA DAN KEDUA. Mereka lahir tanpa didampingi ayahnya yang sedang menjalankan tugas negara.

SEORANG KAWAN BERKOMENTAR DI WA GROUP RUMAH VIRUL LITERASI.

Intan dan berlian dalam ukuran besar. Pasti sekarang SDH tidak bisa dinilai dengan uang saking besarnya. Ide bagus buat kasih nama😁🤭👍👍👍, Selamat Om Jay, punya intan dan berlian. Semoga intan dan berlian menjadi perpaduan dua kekuatan untuk kebahagian diri dan orang tua (Om Jaya dan Ibu)

Sebagaimana saya punya intan saja Om, tapi saya punya raja (Danendra) di rumah. Saya berharap juga, intan dan raja mampu menyatu menjadi sebuah kekuatan sebagai penyejuk pandangan orang tuanya. Aamiin YRA

Semakin anak anak dewasa, rumah menjadi SEMAKIN sepi. Tinggal saya dan istri. Kami jadi pengantin baru lagi. UNTUNGLAH ADA KEPONAKAN KAMI YANG BEKERJA DI BEKASI. Alda ikut menemani kami di Jatibening Bekasi. Alda menjadi guru TK di Mentari Indonesia. Saya suka tersenyum sendiri kalau melihat Alda mengajar ONLINE anak-anak TK-nya. Mereka dipanggil teman-teman oleh Alda. BOCAH-BOCAH CILIK YANG MENGELITIK.

TERUS TERANG, Kepengen punya anak banyak. KATA ORANG BANYAK ANAK BANYAK REZEKI. Tapi belum dikasih oleh sang maha pemberi. DUA ANAK CUKUPLAH. Saya menjadi laki-laki paling ganteng di rumah. Saya berasa berada di surga, dan ditemani bidadari cantik yang datang dari langit. Rumahku adalah surgaku.

Saya membaca kembali tulisan saya di kompasiana.com/wijayalabs beberapa tahun lalu. Saya copas SEDIKIT tulisannya untuk anda baca.

Mimpi Umroh Bersama Keluarga Tercinta. Itulah mimpi saya yang belum berwujud nyata.

Hari ini saya merasa waktu bersama keluarga tercinta begitu panjang. Wabah corona membuat saya betah berada di rumah. Semoga mimpi pergi umroh bareng bersama keluarga tercinta dapat terwujud. Mohon doa dari pembaca. Man jadda wajada, siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil. Allah pasti akan mewujudkan mimpi ini menjadi nyata. Entah kapan waktunya. Saya akan terus berdoa dan bekerja keras mewujudkannya.

Intan dan Berlian tumbuh menjadi manusia dewasa. Intan cantik seperti mamahnya. Berlian LUCU seperti fotocopy ayahnya. Semoga umur saya panjang. Bisa menikahkan mereka dengan laki-laki pilihannya. Saya kelak bisa momong cucu dari kedua anak saya. Itulah mimpi terindah dalam hidup saya. DOA YANG TULUS DARI SEORANG AYAH. MOHON DOA DARI PEMBACA AGAR MIMPI KAMI UNTUK UMROH BARENG KE TANAH SUCI TERWUJUD.

Aamiin.

Salam Blogger persahabatan

Omjay

Blog http://wijayalabs.com

Menjadi guru yang senang menulis dan meneliti

IKUTILAH WEBINAR PGRI

Topic: Kiat Sukses menjadi Guru yang Suka Menulis dan Meneliti
Time: Sabtu, 6 Maret 2021 pukul 19.00 WIB

Join Zoom Meeting
https://lpduk-xyz.zoom.us/j/88227945879?pwd=dXpaVUtBb3M5cjVWajJBa091alUwdz09

Meeting ID: 882 2794 5879
Passcode: PGRI

Menjadi guru yang senang menulis dan meneliti

IKUTILAH WEBINAR PGRI

Topic: Kiat Sukses menjadi Guru yang Suka Menulis dan Meneliti
Time: Sabtu, 6 Maret 2021 pukul 19.00 WIB

Join Zoom Meeting
https://lpduk-xyz.zoom.us/j/88227945879?pwd=dXpaVUtBb3M5cjVWajJBa091alUwdz09

Meeting ID: 882 2794 5879
Passcode: PGRI

Lkms smp labschool Jakarta

LKMS.

Pandemi seharusnya tak membuat kita berhenti berinovasi. Itulah yang telah dilakukan kami. Hadapi pandemi dengan solusi. Kita hadapi dunia dengan kesabaran dan kebesaran hati.

Jangan cepat menyerah. Tetaplah bersama mencari berkah. Lawan corona dengan kegiatan yang meriah. Kegiatan LKMS adalah kegiatan yang kami laksanakan di tengah wabah.

Pagi ini sekolah kami di SMP Labschool Jakarta mengadakan kegiatan bareng bersama SMP Taruna Bakti Bandung. Nama kegiatannya Latihan Keterampilan Manajemen Siswa. Biasa kami singkat LKMS.

Kegiatan kerjasama ini diikuti oleh pengurus Osis Gadhiwara, Mpk Gadriyaksa, dan Rohis Amin siswa SMP Labschool Jakarta dan juga siswa SMP Taruna Bakti Bandung. Tema kegiatannya adalah menjadi teladan dengan sikap disiplin dan militan.

Kegiatan dibuka oleh Prof. Sofyan Hanif. Beliau ketua badan pengelola sekolah Labschool UNJ. Beliau membuka acara dari Labschool Cirendeu. Beliau bercerita pernah membuka acara pakai 3 laptop secara bersamaan.

Beliau berpesan kepada siswa agar mampu menjadi manusia yang tangguh. Mampu mengatasi ketahanmalangan dalam kehidupan. Mampu menjadi pemimpin masa depan yang tangguh.

Acara juga mendapatkan kata sambutan dari pak Asdi Wiharto kepala SMP Labschool Jakarta dan pak Insan Waluyo kepala SMP Taruna Bakti Bandung.

Seru sekali kegiatannya walaupun dilaksanakan secara online. Pengurus Osis dan Rohis mulai memaparkan program kerjanya. Juga ada hiburan musik dan lagu yang dinyanyikan salah satu pengurus Osis SMP Labschool Jakarta.

Acara lkms masih berlangsung hingga saat ini. Sebagai wali kelas 8 dan guru pembimbing saya ucapkan selamat mengikuti acara lkms. Salut dengan ketua dan sekertaris panitia pak Adi dan Bu Iin. Semoga kegiatan kolaborasi ini terus ditingkatkan dan dilaksanakan oleh banyak sekolah di Indonesia. Aamiin.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Menjadi guru yang menggerakkan

Menjadi Guru yang Menggerakkan.

Usai acara Public Speaking for teacher dalam kegiatan belajar bicara PGRI, saya melakukan refleksi diri.

Selama ini saya belum menjadi guru yang baik. Saya masih menjadi guru kebetulan karena cita cita saya bukanlah menjadi guru.

Pesan Mas Aris Ahmad Jaya malam ini bagus sekali.

Terus terang saya mendapat banyak pencerahan malam ini. Banyak motivasi yang saya dapatkan agar menjadi guru tangguh berhati cahaya.

Saya langsung pesan buku terbaru Mas Aris Ahmad Jaya yang berjudul mengajar gaya motivator dan seperti biasanya buku beliau selalu menginspirasi dan menjadi buku best seller.

Sebentar lagi kegiatan guru belajar bicara selesai. Tak terasa malam ini sudah pertemuan ke 17 dan besok lusa hari Kamis sudah pertemuan ke 18. Semua peserta yang hadir selama 18 kali pertemuan dan membuat resumenya akan mendapatkan sertifikat 36 jam. Pak Fajar sudah membuatkan disain sertifikatnya dan siap dibagikan buat peserta yang telah membuat resumenya dengan baik.

Bagi peserta yang ketinggalan tak perlu khawatir. Sebab pak Fajar sudah menyiapkan chanel youtubenya sehingga bapak ibu yang ketinggalan info dapat menonton acara siaran ulang Public Speaking for teacher melalui channel youtube yang sudah kami buat. Bapak ibu tinggal menyimaknya saja dan menuliskan resumenya.

Ikatlah ilmu dengan cara menuliskannya. Itulah cara saya menyimpan ilmu yang diberikan oleh para narasumber belajar bicara PGRI.

Sewaktu mengajukan program ini kepada ibu ketua umum PB PGRI, Prof. Unifah Rosyidi, saya belum menghubungi semua narsumnya. Namun saya yakin para narsum nasional itu mau berbagi ilmunya di PGRI. Adanya dukungan dari ibu ketua umum PB PGRI membuat saya optimis program ini berbuah manis.

Meskipun secara matematika saya harus mengeluarkan biaya ratusan juta, tapi berkat izin Allah dan kemurahan hati para narsum, program ini dapat berjalan dengan baik.

Saya berharap semakin banyak guru yang mampu menggerakkan guru lainnya setelah mendapatkan materi kegiatan belajar Bicara PGRI. Saya akan undur diri sejenak menyelesaikan desertasi yang belum selesai.

Semoga ada banyak guru yang siap menggantikan peran saya di dalam kegiatan belajar bicara. Seperti halnya kegiatan belajar menulis yang sudah berhasil melahirkan para penulis baru dan menerbitkan buku. Bahagia rasanya melihat kawan kawan guru mendapatkan mahkotanya. Buku adalah mahkota seorang penulis.

Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Mari kita kerjakan bersama agar terasa ringan. Kolaborasi itu indah dan pekerjaan yang berat menjadi terasa ringan. Jadilah guru yang mampu menggerakkan guru lainnya.

Terima kasih kepada kawan kawan yang berada dalam tim belajar menulis dan belajar bicara. Kalian adalah guru guru hebat Indonesia yang saya kenal di dunia maya. Semoga kita bisa jumpa di dunia nyata sebelum ajal menjemput. Aamiin.

Salam Blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com

Mengajar Gaya Motivator

IKUTILAH WEBINAR PGRI

Topic: Resep Cespleng Mengajar Gaya Motivator
Time: Selasa, 2 Maret 2021 pukul 19.00 WIB

Join Zoom Meeting
https://lpduk-xyz.zoom.us/j/81323664586?pwd=OUlJZkhUS0V2S0NnZVI2aU5ONE1iUT09

Meeting ID: 813 2366 4586
Passcode: PGRI

menjawab email peserta lomba blog

Menjawab email

Kapan terakhir kali anda menjawab email?

Saya hari ini. Kemarin belum sempat buka email. Saya ada 3 email aktif. Satu di yahoo dan dua di gmail.

Satu email di gmail saya buka setiap hari di HP, tapi dua email lainnya tidak setiap hari saya buka. Kalau pas buka laptop barulah saya buka.

Hari ini saya membuka laptop dan menjawab semua email di omjaylabs@gmail.com. Khususnya peserta lomba blog PGRI yang jumlahnya lumayan banyak.

Peserta lomba blog bulan Februari ini lebih dari 100 orang. Mereka bersemangat menulis di blog setiap hari dengan tujuan menjadi buku yang enak dibaca dan bermutu.

Saya membaca tulisan mereka satu persatu sebelum saya kirimkan ke dewan juri untuk dinilai dan dipilih 10 orang finalisnya.

Luar biasa tulisan kawan kawan guru Indonesia. Semangat mereka menulis di blog untuk dijadikan buku luar biasa.

Tantangan menulis setiap hari selama 28 hari mereka jawab dengan mengirimkan email ke omjaylabs@gmail.com.

Hari ini saya menjawab email mereka satu persatu. Sekaligus mengecek tulisan mereka yang diposting di blog pribadinya dan blog http://terbitkanbukugratis.id.

Sebagian tulisan mereka sudah siap cover dan sinopsis bukunya. Tinggal mengurus isbn saja di perpustakaan nasional yang diurus oleh Yptd.

Rasanya baru kemarin saya menjawab email mereka satu persatu. Kini saya optimis akan banyak peserta yang dapat menerbitkan bukunya, bila mereka fokus mengerjakan bukunya.

Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan atau biasa disingkat Yptd adalah yayasan sosial yang banyak membantu para penulis mendapatkan mahkotanya. Buku adalah mahkota seorang penulis.

Sesuai saran Mr. Emcho beberapa waktu lalu di acara bedah buku YPTD, perlu ada relawan yang siap menjadi editor bukunya. Sehingga buku yang diterbitkan yptd semakin berkualitas.

Semoga semakin banyak relawan di Yptd sehingga tulisan para peserta lomba Blog PGRI semakin menawan.

Membaca tulisan para peserta lomba blog dan menjawab emailnya membuat saya tersenyum puas. Semoga semakin banyak guru yang menerbitkan bukunya ber ISBN.

Salam Blogger Persahabatan
Omjay
Blog http://wijayalabs.com

Belajar bisnis dari penjual makanan ringan dan tukang roti

Belajar bisnis dari tukang roti dan makanan ringan.

Pagi ini saya berjalan kaki ke pasar Andir Bandung. Niatnya mau berolahraga pagi sambil silahturahim ke kang Asep Surya dan Teh Ucu. Mereka berdagang makanan ringan di pasir Andir Bandung. Tepatnya di dekat pertigaan jalan Jamika dan jalan Jenderal Sudirman Bandung.

Saya berjalan kaki mulai dari apotik jamika hingga jalan Jenderal Sudirman. Sebuah jalan yang penuh dengan kenangan. Saya melewati sekolah modern islamic school dan sekolah Budha terang di kota Bandung yang masih sepi. Biasanya sekolah sekolah tersebut ramai sekali di pagi hari. Wabah Corona merubah kondisinya.

Kalau mendengar lagu sepanjang jalan kenangan karya Lis Haryanto ini membawa saya ke masa silam. Sebuah masa dimana saya berjalan kaki dengan kekasih hati. Alhamdulillah sekarang sudah resmi menjadi istri yang setia menemani sampai ajal menjemput nanti.

Banyak orang menjemput rezeki di pagi hari. Saya melihatnya disepanjang Jalan Jamika – Вandung . Ada tukang bubur ayam, nasi Kuning, martabak, KUPAT TAHU dan pedagang lainnya.

Sampailah saya di tempat jualan kang Asep dan Teh Ucu. Katanya sekarang sepi pembeli akibat apndemi. Corona membuat suasana pasar yang tadinya ramai menjadi sepi pembeli. Begitulah cerita dari teh ucu yang saya wawancarai di pagi hari.

Teh Ucu dan Kang Asep berjualan makanan ringan sudah lebih dari 15 tahun. Suami istri ini sudah mulai menyiapkan dagangannya mulai pukul 02.00 pagi. Kang Asep sering sholat tahajud di dekat tempat dagangnya. Kemudian sholat subuh di masjid terdekat.

Saya melihat banyak yang membeli dagangannya. Lumayan juga pembelinya. Tapi tidak seramai sebelum wabah Corona. Sekarang ini yang membeli makanan ringan rata rata untuk dijual lagi. Untungnya tidak banyak tapi cukuplah untuk menghidupi kami sekeluarga. Kata kang Asep bercerita kepada saya. Dari hasil berdagang, kang Asep yang lulusan SMK bisa membangun rumah dan membeli mobil serta motor untuk mendukung usahanya.

Saat asyik ngobrol, teh Ucu menawari roti yang enak sekali. Saya memakannya satu buah dengan rasa keju. Kemudian kang Asep memberi saya segelas aqua tapi mereknya bukan aqua. Kalau di Bandung merknya Ron 88. Tapi rasanya tidak jauh beda dengan merk Aqua. Nikmat sekali rasa airnya. Sejuk dan dingin di tenggorokan ini.

Kami mengobrol tak terasa lama. Tahu-tahu mereka sudah siap membereskan dagangannya. Cepat sekali membereskannya. Semu barang dagangan sudah rapih tertata di dalam mobil dan gerobak.

Sambil menunggu Kang Asep dan Teh Ucu merapihkan dagangannya, saya ngobrol dengan Kang Dani penjual roti. Katanya sekarang sepi pembeli. Biasanya jam segini sudah banyak yang beli rotinya. Kang Dani membawa 5 rantang roti yang isinya sekitar 30 buah dengan berbagai rasa.

Pabrik rotinya di jalan kepatihan belakang Yogya katanya. Pulang dari berdagang roti di pasar andir beliau kembali ke pabrik untuk menyetorkan hasil roti yang terjual. Semakin banyak roti yang terjual, maka semakin banyak pemasukannya.

Saya membelinya 2 roti lagi. Dari teh ucu sudah dikasih 2 buah. Saya makan 1 buah dan 3 buah saya bawa pulang ke rumah kakak di Bandung.

Kang Asep mengajak saya pulang dengan mobilnya. Sementara teh Ucu naik motor. Sampai rumah saya langsung membeli kupat tahu untuk sarapan pagi. Sementara kang asep dan teh ucu kembali lagi ke pasar mengambil gerobaknya.

Saya belajar bisnis dari tukang roti dan penjual makanan ringan pagi kn. Siapa yang fokus dengan profesi yang ditekuninya pasti akan sukses. Rezeki manusia tidak ada yang tertukar. Mari kita jemput rezeki kita.

Salam Blogger persahabatan
Omjay
Guru Blogger Indonesia
Blog http://wijayalabs.com